Moved Dimensions To The Old Days

Moved Dimensions To The Old Days
Tamu Tak Diundang



Setelah menikah yi'er mengurung diri dikamarnya guna membaca buku yang ada di sana. Dan sesekali ia pergi ke ruang dimensinya guna bertanya pada belati apa yang tidak ia ketahui.


Saat yi'er sedang membaca buku kultivasi tiba tiba terdengar suara ketukan pintu.


tok tok tok


"siapa disana?" tanya yi'er.


"Yi ini aku"jawab li mey.


"masuklah" kata yi'er sambil menyimpan buku yang ia baca.


"ada apa?" tanya yi'er setelah li mey menghadap.


"Yi ada putri perdana mentri Yu yang ingin bertemu" jawab li mey.


"perdana mentri yu? bukankah perdana mentri Yu dan perdana mentri Anh saling bermusuhan.Mengapa putri perdana mentri yu ingin bertemu?" tanya yi'er.


"entahlah, apakah kamu akan menemuinya?"ucap li mey.


"tentu. dimana ia sekarang?" tanya yi'er.


"Dia ada di taman belakang" jawab li mey.


"Mengapa di taman belakang?" tanya yi'er.


"entahlah ia yang memintanya"jawab li mey.


"baiklah mari kita kesana"kata yi'er.


Setelah yi'er dan li mey sampai putri perdana mentri yu hanya acuh tak acuh dengan kedatangan yi'er.


"Ada kepentingan apakah perdana mentri yu kesini?" tanya yi'er dengan nada datar.


"kepentingan pribadi" jawab putri yu.


Yi'er yang mengerti maksud putri yu langsung memberikan kode kepada li mey untuk meninggalkan mereka.


"kepentingan apakah yang anda maksud?" tanya yi'er.


"Aku ingin kau menjauhi gege Bai Yue Ming" jawab putri yu yang bernama Yu Jifu.


"gege? Sebenarnya apa yang dimaksud putri yu jifu?" tanya yi'er sambil memiringkan kepalanya.


"gege itu tidak cocok sama kamu. kamu hanyalah sampah yang tidak memiliki bakat apa pun. Kamu buruk rupa, tidak bisa berkultivasi, tidak bisa bernyanyi, melukis, bersyair, menari, apa lagi bela diri. Yang cocok sama gege itu aku. cantik, bisa berkultivasi, dan bersyair. Aku memiliki bakat yang bisa aku banggakan. Aku bukanlah sampah. Jadi yang aku inginkan kamu pergi dari sisi gege." kata yu jifu.


"oh jadi kamu ingin aku meninggalkan dia" kata yi'er datar.


"ya secepatnya " kata yu jifu penuh penekanan.


"Kenapa kamu tidak menyuruh dia untuk menceraikan aku saja" kata yi'er.


"kamu menantangku!!!" seru yu jifu.


"hem bisa dikatakan seperti itu" kata yi'er acuh.


"Bersiap siap lah pergi dari kediaman ini!!" kata yu jifu langsung meninggalkan yi'er.


"Aku akan selalu menantikan kebebasan itu" gumam yi'er dengan semiriknya.


Saat Yu Jifu akan meninggalkan kediaman teratai ia melihat Bai yue ming yang sedang berlatih pedang , ia pun memiliki ide untuk menyingkirkan yi'er.


Ia pun menghampiri pangeran yue yang sedang beristirahat sehabis berlatih pedang.


"gege" sapa putri yu dengan senyum manisnya.


"kenapa kamu bisa ada disini?" tanya pangeran yue datar.


"gege tadi meimei habis menemui putri Anh"kata putri yu.


"Ada urusan apa kamu dengannya?"tanya pangeran yue.


"Aku hanya ingin menyapanya saja tapi ia........."kata putri yu yang tidak dilanjutkan.


"katakanlah" ucap pangeran yue.


" sepertinya ia tak menyukai ku tadi ia berbicara dengan ku dengan nada yang tak enak didengar" adu putri yu .


" tapi bukankah perdana mentri yu dan perdana mentri anh bermusuhan jadi itu hal yang wajar" kata pangeran yue yang mengerti arah pembicaraan putri yu yaitu menjelek jelekkan istrinya.


"Tapi kan tak seharusnya ia mendorongku dengan kasar" kata putri yu bohong.


"apakah ia mendorongmu?" tanya pangeran yue.


"Iya dia mendorongku sampai aku terjatuh" kata putri yu dengan air mata buayanya.


" benarkah" kata pangeran yue penuh selidik.


"iya itu benar" jawab putri yu.


"Sudahlah berhenti bersandiwara" ucap pangeran yue yang mulai jengah.


deg


"a aku ti tidak ber bersan diwara" kata putri yu dengan gagap dan wajah yang pusat pasi.


"jika dia mendorongmu pasti pakaian yang kamu kenakan itu kotor. Tapi dari yang aku lihat pakaian kamu bersih dan itu menandakan semua yang kamu ucapkan itu hanyalah kebohongan." kata pangeran yue yang langsung meninggalkan putri yu.


putri yu pulang dengan amarah yang meluap luap.


______________________


Ditempat lain terlihat yi'er dan xi'er yang sedang bermain.


"Yi" kata li mey sambil mendekati kakak dan adiknya.


"ada apa li" tanya yi'er.


"Yi satu minggu lagi adalah hari pernikahan pangeran kedua dengan anak selir itu" kata li mey.


"jadi" ucap yi'er acuh.


"aku takut jika mereka mempermalukanmu saat acara itu" kata li mey cemas.


"tenanglah kita akan mengikuti alur permainan yang mereka mainkan" kata yi'er dengan semiriknya.


'kita lihat saja apa yang akan kalian mainkan pasangan laknat, aku akan membalikan permainan yang kalian buat' batin yi'er.


bersambung