Moved Dimensions To The Old Days

Moved Dimensions To The Old Days
Rencana



Keesokan harinya seperti biasa Yi'er hanya berdiam diri di kamar dengan membaca buku, dengan ditemani oleh Li mey dan Xiao yi yang sedang bercanda.


Setelah beberapa saat terdengar langkah kaki yang mendekati yi'er


"Apa aku bisa bicara sebentar denganmu?" tanyanya.


Yi'er medongokkan kepalanya dan melihat seorang pemuda tepat dihadapannya.


"tentu" jawab yi'er datar.


Li mey yang mendengar percakapan suami istri tersebut langsung membawa xiao yi meninggalkan kamar yi'er dan menutup pintu kamar tersebut.


"Mau bicara apa" tanya yi'er sambil menyimpan buku yang ia baca.


"Saat acara pernikahan pangeran kedua telah usai, aku akan meminta ijin sama kaisar untuk keluar dari istana ini, dan selama aku tak disini lebih baik kamu tidak membuat kekacauan" ucap pangeran yue.


"Memangnya kamu mau kemana?" tanya yi'er.


"Bukan urusan kamu dan lebih baik kamu tidak mencampuri urusanku"kata pangeran yue.


"oh....Lebih baik saat kamu meminta ijin, dalam ijin itu ada aku" kata yi'er.


"Maksud kamu dalam urusan aku itu aku mengajak kamu untuk menemani aku?" tanya pangeran yue.


"iya dan tidak juga" kata yi'er.


"Maksudnya" kata pangeran yue.


" iya, dalam ijin itu anggap saja kamu meminta agar aku ikut bersamamu, tapi tidak untuk menemanimu" kata yi'er.


"..........."


Karena tak ada jawaban dari pangeran yue, yi'er menjelaskan lebih detail.


" Jadi gini, setelah kamu meminta ijin aku ikut meninggalkan istana ini , tapi nanti saat berada dipasar kita pisah arah, kamu dengan urusan mu itu dan aku dengan urusanku" jelas yi'er.


"memangnya kamu mau kemana?" tanya pangeran yue.


" itu bukan urusan kamu" jawab yi'er acuh.


"Baiklah" kata pangeran yue pergi meninggalkan yi'er.


Saat pangeran yue ingin melewati pintu tiba tiba yi'er menghentikannya


"tunggu"seru yi'er.


pangeran yue berbalik "apa" tanyanya datar.


" Lebih baik saat kita cuma berdua kamu tidak usah berbohong dengan kakiku itu. Aku tahu jika kakimu itu baik baik saja, jadi kamu nggak usah berpura pura pincang. Sudahlah kamu bisa pergi" lanjut yi'er mengusir pangeran yue.


Karena diusir pangeran yue meninggalkan yi'er dengan pikiran yang berkecamuk.


' bagaimana dia bisa tahu jika aku berpura pura pincang, Selama ini 6


yang tahu hanya teman seperguruan, Ibu juga tidak tahu tapi bagaimana dia bisa tahu. Sedangkan dia itu tak bisa berkultivasi.' batin pangeran yue meninggalkan yi'er.


"Li"kata yi'er.


selang beberapa menit Li mey dan xiao yi sudah berada di dalam kamar yi'er.


"Ada apa yi?" tanya li mey.


"iya jiejie ada apa?" saut xiao yi.


"Lebih baik kita meninggalkan tempat ini" ucap yi'er.


"huh. Jadi gini yang akan meminta ijin adalah si Bai Yue Ming itu, dan untuk tempat tinggal kita akan memikirnya nanti. Dan untuk ijin aku sudah mendapatkannya jadi kamu jangan khawatir" ucap yi'er.


"oh. baiklah kita akan mengikutimu saja" kata li mey yang diangguki oleh xiao yi.


"baiklah. Li apa kamu bisa berkuda?" tanya yi'er.


"bisa , memangnya ada apa?" tanya li mey.


"Memangnya kamu mau pergi dengan jalan kaki?" tanya balik yi'er.


"hehehe ya tidak" jawab li mey dengan cengar cengirnya.


"Lebih baik sekarang kamu pergi ke pasar guna membeli 2 kuda. Dan kamu harus memilih kuda yang bagus jangan yang cacat" perintah yi'er sambil menyodorkan 2 kantung yang berisi koin kepada li mey.


"baik, tapi apa kuda itu harus dibawa kemari?" tanya li mey.


"Kamu bilang saja. jika kuda itu akan di ambil setelah pesta perayaan pernikahan pangeran kedua" kata yi'er.


"Baik aku pergi dulu" pamit li mey dan langsung melesat pergi.


" jiejie" panggil xiao yi.


"Ada apa" jawab yi'er sambil mendudukan xiao yi di pangkuannya.


"aku tidak bisa berkuda" kata xiao yi sambil menunduk sedih.


" saat kita pergi nanti, xi'er berkuda bersama jiejie bagaimana?"tanya yi'er.


"bolehkah" tanya xiao yi dan dibalas anggukan oleh yi'er.


"hore. aku akan ikut jiejie" kata xiao yi sambil memeluk yi'er.


_____________________


Malam harinya Li mey menemui yi'er.


tok tok tok


"yi" kata li mey dengan suara pelan.


yi'er langsung membuka pintu dan mempersilahkan li mey masuk.


"bagaimana?" tanya yi'er.


"semua sudah siap" kata li mey.


"bagus sekarang kamu istirahatlah biarkan xiao yi tidur disini" kata yi'er.


"hem" Li mey langsung meninggalkan yi'er .


Tanpa mereka sadari ternyata pangeran yue sedang mengawasi gerak gerik yi'er.


"bagaimana"tanya pangeran yue.


" tadi putri hanya bilang "bagaimana" dan di jawab dengan " semua sudah siap" dan pelayan pribadinya langsung pergi. Itu saja yang mereka rundingkan tuan" jelas hui pengawal bayangan pangeran yue.


"Sudahlah kamu bisa pergi" Hui langsung meninggalkan pangeran yue.


'putri Anh kenapa kamu sangat misterius' batin pangeran yue dan ia langsung menuju alam mimpi.


bersambung