Moved Dimensions To The Old Days

Moved Dimensions To The Old Days
Perayaan Pernikahan Pangeran Kedua



Setelah menunggu, akhirnya hari pernikahan pangeran kedua tiba.


Saat malam hari , di hari pernikahan itu terdapat acara perayaan dari pernikahan pangeran kedua.


Yi'er dan pangeran Yue pun sudah ada di aula tempat perayaan.


Yi'er menggunakan pakaian berwarna merah dan tidak lupa ia memakai cadar.


Saat sedang menikmati perayaan banyak pejabat yang sedang menggunjingkan sepasang suami istri tersebut.


lihat itu pasangan sampah


iya mereka sangat cocok


seorang sampah dengan anak haram


sama sama buruk rupa


seorang yang tidak berguna


Begitulah gunjingan dari pejabat yang tidak menyukai Shao Yi dan Pangeran Yue. Tapi orang yang digunjingkan hanya acuh tak acuh mendengarkan gunjingan tersebut.


Saat acara penampilan bakat, tepatnya setelah putri perdana mentri yu menampilkan bakat ia melancarkan aksinya.


"Mohon ampun yang mulia" kata putri yu sambil menunduk.


"ada apa putri yu?" tanya kaisar.


"Kami semua kan belum pernah melihat bakat dari putri Anh Shao Yi, maka dari itu saya menantang putri Anh untuk menunjukan salah satu bakat yang ia miliki" pinta putri yu.


Setelah perkataan putri yu semua pejabat yang ada di aula menatap yi'er dengan tatapan sinis.


'bersiap siaplah menanggung malu sampah' batin putri yu dengan melirik yi'er.


"Bagaimana putri Anh?" tanya kaisar pada yi'er.


'oh dia mau mempermalukan ku, lihat saja' batin yi'er.


"tantangan diterima yang mulia" jawab yi'er.


'apa yang dipikirkan gadis ini' batin pangeran yue sambil melirik yi'er.


Yi'er langsung melepas jubah yang ia kenakan dan menuju keatas tempat penampilan bakat.


Saat yi'er melepas jubahnya banyak mata yang mengagumi bentuk tubuh yi'er tak terkecuali para pangeran yang ada di aula tersebut.



Saat sudah berada di tempat pertunjukan bakat, yi'er langsung mengeluarkan pedang yang di berikan ibunya. Ia langsung melakukan tarian pedang yang ia pelajari di dunia modern.


Ia melakukan tarian dengan sangat anggun dan elegan dengan gerakan yang gemulai, sampai membuat orang yang ada di aula tersebut melototkan mata dan mulut mereka terbuka lebar


'tariannya sangat asing, tapi sangat indah' batin orang orang yang ada disana.


'aku tidak percaya dia bisa melakukan itu ' batin pangeran yue.


prok prok prok


Setelah yi'er menyelesaikan tariannya yang ia dengar adalah suara tepukan tangan dari orang orang yang ada di aula tak terkecuali kaisar sendiri.


"Sungguh tarian yang sangat indah" puji kaisar dan di angguki oleh orang yang ada di aula .


"terimakasih sebesar besarnya atas pujian dari kaisar" kata yi'er sambil menunduk.


"Di mana putri Anh mempelajari tarian tersebut?" tanya permaisuri.


"Luar biasa" puji kaisar dan permaisuri bersamaan .


'Sial kenapa dia bisa menari' batin putri yu dengan wajah semerah tomat karena menahan amarahnya.


"Baiklah kamu bisa kembali" ucap kaisar.


"baik yang mulia" jawab yi'er dengan menunduk dan kembali ketempat ia semula.


Sampai di tempat duduk yi'er langsung menggunakan jubahnya kembali serta menyimpan pedangnya kedalam cincin penyimpanan dan ia kembali duduk.


'mengapa tatapannya seolah tidak terjadi apa apa' batin pangeran yue sambil menatap yi'er.


"sudah menatapnya" kata yi'er sambil menatap balik pangeran yue.


Merekapun saling bertatapan.


"siapa yang menatap kamu" kata pangeran yue langsung mengelak tuduhan yi'er.


Yi'er yang tak mau berdebat langsung mengalihkan pandangannya. Dan pandangannya menuju kearah putri yu yang sedang menatapnya dengan amarah yang menggebu gebu. Dan yi'er hanya acuh dengan tatapan putri yu.


"astaga dia marah"gumam yi'er yang didengar pangeran yue.


"siapa yang marah?"tanya pangeran yue.


"yang marah....."yi'er menolehkan kepalanya dan melihat pangeran yue yang sedang menunggu jawaban darinya.


"bukan siapa siapa"lanjut yi'er.


"oh" jawaban dari pangeran yue.


________


Akhirnya acara perayaan selesai. Yi'er sedang berada di kamarnya dengan jendela yang masih terbuka bersama Li mey dan Xiao yi.


Setelah lama menunggu ia melihat pangeran yue dan ia langsung menghampirinya.


"bagaimana apa ijinnya diterima?" tanya yi'er.


"hem" hanya deheman dari pangeran yue yang menjawab pertanyaan yi'er.


Yi'er yang kesal dengan jawaban pangeran yue langsung pergi meninggalkan pangeran yue.


'Ditanya baik baik jawabnya cuma "hem" tahu kayak gini tadi langsung pergi aja nggak perlu nunggu' batin yi'er.


'kenapa dia' batin pangeran yue.


"Li" teriak yi'er.


Li mey dan xioa yi menghampiri yi'er.


"mari kita berangkat" kata yi'er sambil berjalan menuju halaman belakang dengan diikuti kedua adiknya.


"Mau kemana kamu?" tanya pangeran yue dengan sedikit berteriak.


"pergi" jawab yi'er acuh.


"tapi kan rencananya...." sebelum pangeran yue menyelesaikan ucapannya yi'er langsung memotong " lupakanlah rencana itu"


'Dia ini kenapa sih , dulu minta ikut pergi, tapi sekarang ...'batin pangeran yue sambil menggeleng gelengkan kepalanya.


Akhirnya yi'er pergi dengan li mey dan xiao yi.


bersambung