Moved Dimensions To The Old Days

Moved Dimensions To The Old Days
Festival



Keesokan harinya yi'er dan ling'er bersiap siap guna menghadiri festival.


Saat sedang bersiap tiba tiba


TOK TOK TOK


Terdengar suara pintu.Ling'er yang mendengar ketukan itu langsung membukakan pintu sedangkan yi'er melanjutkan berias.


Saat ling'er membuka pintu ia langsung tertawa terbahak bahak.


"ha ha ha ha ha ha"tawa ling'er terpingkal pingkal.


Yi'er yang mendengar tawa ling'er langsung menghampiri ling'er.


Saat sudah sampai di pintu tiba tiba


Peftftft


Yi'er menahan tawanya.


Li mey yang melihat itu langsung bertanya "kalian kenapa?aku tetap jelek ya?"tanya li mey dengan tatapan sendu.


"tidak kok, ayo masuk'' ajak yi'er.


Sampai di dalam kamar yi'er langsung mengunci pintunya.


"eh li mey kamu itu dandannya gimana si?"tanya ling'er.


"emangnya kenapa"tanya li mey.


"kamu itu kaya badut. udah bedak tebal, itu pipi diapain kok merah kaya tomat"ucap ling'er.


Sebelum li mey menjawab ucapan ling'er yi'er langsung menyuruh li mey untuk duduk dekat dengannya.


"udah sini Li biar aku yang bantu kamu berhias"ucap yi'er.


Setelah li mey duduk dekat yi'er, ia langsung menghapus make up yang dipakai li mey dan langsung menghias wajah li mey.


SKIP


"bagaimana?" tanya yi'er sambil menyodorkan sebuah cermin kepada li mey.


Saat li mey melihat bayangannya dicermin ia langsung memelototkan matanya "beneran ini aku?"tanya li mey yang terus melihat bayangannya di cermin.


"iya, makanya kalau mau dandan tinggal minta tolong sama yi'er aja"ucap ling'er.


"Sudah , ayo kita keluar" ajak yi'er sambil memakai cadarnya.



(visual yi'er)


Saat mereka sudah sampai di halaman kerajaan Lan Ning, mereka langsung mencari tempat untuk tempati agar tidak kepanasan karena matahari yang bersinar sangat terik.


Saat sedang menonton pertunjukan tiba tiba li mey bertanya.


"Yi, bukankah itu pangeran yue?" tanya li mey sambil menunjuk salah satu murid kaisar lan.


Yi'er mengikuti arahan dari li mey


"hem"jawab yi'er acuh dengan pertanyaan li mey.


Ling'er yang mengikuti pembicaraan tersebut bertanya.


"siapa pangeran yue?" tanya ling'er.


"pangeran yue adalah suami dari nona Shao Yi" jawab li mey.


"suami yi'er?" tanya ling'er lagi untuk memastikan jika yang ia dengar adalah benar.


"iya suami yi'er"jawab li mey.


"kalian kaya nggak punya kerjaan aja ngomongin orang" ucap yi'er yang kesal dengan pembicaraan kedua temannya itu.


"Yi lo itu nggak bisa diam aja, lihat tu suami lo deket banget sama tu cewek" ucap ling'er.


"mereka itu satu perguruan jadi wajar"ucap yi'er acuh.


"tapi lo itu harus tetep labrak dia!!"seru ling'er.


"kalau mau bicara jangan disini, ini terlalu berisik" ucap yi'er.


"ya udah ayo kita pergi dari sini"ajak ling'er.


"jiejie tapi aku masih mau disini" ucap xi'er.


" kalau gitu aku sama xi'er disini dulu kalian duluan aja" ucap li mey.


"ya udah kita duluan ya" ucap ling'er sambil menyeret yi'er pergi.


SKIP


"Yi kok lo cuek gitu si sama suami lo" ucap ling'er.


"emang kenapa?" tanya yi'er.


"ya elo sebagai istrinya jangan gitu"ucap ling'er.


"jadi?" tanya yi'er.


"iiiihhhhh nggak peka banget sih" ucap ling'er.


Yi'er tak menanggapi ucapan ling'er .


" eh lihat tu"ucap yi'er sambil menunjukan arah ke sebuah gazebo.


"oh , samperin yuk" ajak ling'er sambil menyeret yi'er.


SKIP


Sampai digazebo itu ling'er langsung berkata " permisi" ucap ling'er.


karena tak ada jawaban ia mengulang lagi perkataannya. "permisi!!!"seru ling'er.


bersambung