
Sebelum dilanjutin ceritanya penjelasan dulu ya.
Bakat yang dimiliki Amel adalah
-beladiri
-menggunakan berbagai senjata
-merancang senjata
-mengetahui pengobatan tradisional dan modern
-membuat racun dan penawarnya
-dapat bermain seruling
SKIP
back to cerita
author pov
Sebelum fan'er membuka semua pakaian yang ia kenakan, lian/Amel mencari cara agar dapat kabur dari fan'er. Ia pun menemukan cara agar dapat kabur dari tempat itu.
Ia pun berjalan mendekati jendela seraya berkata "Kenapa kamu tidak menutup jendelanya. Kamu mau ada yang lihat perbuatan kita.Lebih baik aku tutup jendelanya".
Fan'er hanya mengangguk sebagai jawaban dan ia meneruskan membuka pakaian yang ia kenakan.
Karena lian merasa fan'er tak mengawasinya ia pun langsung melompat dari jendela dan pergi meninggalkan rumah bordil tersebut.
Lian berjalan disekitar hutan gelap.
"Ada apa ya, didalam hutan ini"sambil melangkahkan kaki masuk kedalam hutan gelap.
______________________
Kerajaan Syinh Yan
Terlihat ada seorang wanita paruh baya dan seorang pemuda bertopeng yang berjalan pincang , sedang menuju ke aula kerajaan untuk menemui Sang Kaisar.
"Ibu apakah ibu akan menitipkan aku sama kaisar breng**k itu?"tanya sang pemuda.
"Yue kamu tidak boleh berkata seperti itu, kaisar adalah ayahanda mu, kamu harus hormat padanya. Ibu akan menitipkan kamu karena ibu sudah harus ke kuil awam untuk berdoa. Kamu harus menuruti kata kaisar karna untuk saat ini kamu hanya memiliki kaisar sebagai keluargamu karna ibu sudah harus pergi karena adat keluarga Ming"nasihat wanita itu.
"Tapi apakah kaisar itu akan menerima aku?" tanya pemuda itu dengan tatapan sendu.
"pasti"jawaban wanita itu.
Setelah beberapa saat ibu dan anak itu sudah berada dalam aula bersama sang kaisar.
"Apa yang kalian inginkan?" tanya kaisar dengan nada datar dan tatapan tak suka melihat sepasang ibu dan anak itu.
"Aku hanya ingin kaisar merawat anak kita, karena aku sudah harus pergi ke kuil.Tolong jaga dan rawat anak kita.Perlakukanlah dia seperti kau memperlakukan semua anak anak mu."kata wanita itu.
"Lebih baik kita langsung bahas saja pernikahan dia"kata kaisar datar.
"Dia akan aku nikahkan dengan anak bernama Anh Shao Yi anak perdana mentri Anh Fu Ji."lanjut kaisar.
bukankah maksud kaisar, putri yang dianggap sampah oleh rakyat karna tak memiliki bakat' batin Yue.
"aku akan menuruti apa yang dikatakan oleh kaisar, kalau begitu aku mohon pamit undur diri karena aku sudah tak punya banyak waktu"kata wanita itu dan dijawab anggukan oleh kaisar.Wanita itupun langsung meninggalkan aula kerajaan.
"pengawal" teriak kaisar memanggil pengawal.
"siap yang mulia"jawab pengawal dengan sigap.
"Antarkan pangeran yue ke kediaman teratai, dan kamu(sambil menatap pemuda itu) pernikahan kamu akan dilaksanakan 2 hari lagi"kata kaisar.
sejak kapan kaisar punya pangeran baru' batin pengawal" baik yang mulia "kata pengawal itu kemudian ia menuntun yue ke kediaman teratai.
Setelah kepergian YUE dan pengawal kaisar memerintahkan kasim untuk menyuruh para istrinya ke aula kerajaan dan ia menyuruh kasim itu pergi ke kediaman perdana mentri Anh untuk menyampaikan lamaran dan tanggal pernikahan yue dan yi'er 2 hari mendatang.
Setelah beberapa saat para istri menemui kaisar di aula kerajaan. Setelah semua istri berkumpul kaisar menceritakan apa yang baru saja terjadi dan menyuruh para istri nya untuk membuat pesta pernikahan yue dan yi'er.
__________________
Kediaman perdana mentri Anh
Semua orang yang ada di kediaman tersebut kaget karena ada utusan kaisar yang menyampaikan titah kaisar tentang pernikahan putri tertua kediaman Anh dengan seorang pangeran yang entah itu pangeran siapa karena tak disebut namanya.
________________________
Ditempat lain ada seorang gadis cantik bercadar yang sedang menjelajahi hutan gelap ya siapa lagi kalau bukan si pemeran utama yaitu Amel.
"Kenapa hutan ini terang ya nggak kaya hutan tadi"gerutu Amel sambil terus menyusuri hutan yang tanpa ia sadari hutan itu bukanlah hutan gelap lagi tetapi hutan kematian.
Setelah sekitar dua jam berjalan ia menemukan sebuah gua, ia pun langsung memasuki gua tersebut. Sesampainya didalam gua ia melihat ada sebuah belati tang sangat indah.
"wow belati ini indah sekali, tapi sayang kenapa nancap di batu ya"gumam Amel.
Saat Amel ingin memegang belati tersebut tidak sengaja tangan Amel tergores belati itu dan tangan amel mengeluarkan darah sama seperti belati itu tapi belati itu terkena darah amel. Sesaat setelah itu belati tersebut mengeluarkan cahaya yang menyinari tubuh Amel.
Karena merasa silau ia mencoba mengambil belati itu sambil tangan kirinya menutup mata karena silau.
Saat Amel berhasil mengambil belati itu , tiba tiba terdapat formasi yang mengelilingi amel dan belati tersebut.Ya formasi tersebut adalah perjanjian darah antara Amel dan Belati tersebut.
"Akhirnya nona kembali"kata belati tersebut.
"suara siapa itu"kata Amel sambil memperhatikan sekitar.
"itu suara ku"kata belati itu
"siapa kau"tanya amel.
"Aku adalah belati yang nona pegang"kata belati itu.
"Belati?kenapa kamu memanggilku nona?"tanya Amel.
"Karena nona adalah majikan baruku"kata belati itu.
"kenapa aku"beo amel.
"karena nona dapat mengambil belati ini dari batu itu dan nona sudah melakukan perjanjian darah dengan ku"kata belati.
"oh.... perjanjian darah itu apa atau itu perjanjian yang ada kaya novel2 itu ?"tanya Amel.
"mungkin iya."kata belati.
Amelpun keluar dari gua tersebut.
Saat sampai diluar gua ia melihat ada seekor burung yang jatuh dari sarangnya iapun membantu burung itu kembali ke sarangnya.Tanpa ia sadari masih ada darah di tangannya waktu ia mengelus kepala burung itu dan seketika perjanjian kontrak terjadi. Karena Amel tak menyadari perjanjian itu ia pun langsung kembali kerumah.
Sesampainya dirumah ia melihat ada kereta kediaman perdana mentri anh yang ada di depan rumahnya.
"Li Mey" Kata Amel sambil masuk kedalam rumah. Saat berada didalam ia melihat ada 2 pengawal yang sedang berbincang dengan li mey.
"yi'er kamu sudah pulang"kata li mey menghampiri amel.
"Ada apa ini? "tanya amel.
siapa dia' batin kedua pengawal itu.
"maaf dia siapa"tanya pengawal 1.
"dia putri Anh Shao Yi" jawab li mey sambil tersenyum.
"putri?"tanya pengawal 2
"iya"jawab li mey singkat
'kenapa putri anh shao yi terlihat sangat berwibawa, apa ia masih sama seperti putri yang dulu' batin kedua pengawal.
"ada apa kalian kemari" tanya Amel datar dan dingin.
"emmm itu"kata pengawal 1 dengan gugup.
"itu nona kami di perintah kan untuk menjemput nona"kata pengawal 2
"bukankah ini masih waktu hukuman. sebenarnya apa yang terjadi"kata amel datar.
"Maaf nona tadi ada utusan kaisar yang datang ke kediaman dan menyampaikan bahwa anda akan menikah dengan seorang pangeran yang tidak diketahui namanya. dan pernikahan akan dilaksanakan 2 hari lagi"jelas pengawal tersebut.
"NIKAH?!!!!" kata amel kaget.
**bersambung
untuk capther selanjutnya author nggak pakai nama Amel lagi ya yang di pakai nama Yi'er/ anh shao yi**.