Miss Cupid & Mas Cupid

Miss Cupid & Mas Cupid
1. Lulus!!!



"Alhamdulillah.. Luluuuusss!!!" Teriak Kala dan Kina sahabatnya, setelah selesai acara wisuda kelulusan.


Sorak sorai anak-anak SMP Merdeka pun terdengar sangat ramai.


Mereka baru saja selesai menjalani serangkaian acara wisuda kelulusan dan perpisahan.


"Kakiii!! Kala Kinaaaa!!!" Teriak Bita, teman sekelas Kala sambil berlari menghampiri Kala dan Kina.


"Apa sih lo kaki, kaki.." gerutu Kala begitu Bita sampai di depan mereka berdua.


"Ya kan Kala dan Kina." Jawab Bita tanpa merasa bersalah.


"Kenapa sih lo teriak teriak." Kina ikut kesel.


"Kalo ga teriak kalian ga nengok. Kalian ga denger, ini di sini ramai banget?" Bita membela diri.


"Kenapa?" Tanya Kala.


"Aaakkk!! Kalaaaaa, thank you yaaa!!" Bita langsung memeluk Kala erat.


"Woi lepasin wooii..!! Gue engap!!" Kala menepuk kasar lengan Bita.


Bita langsung melepaskan pelukannya, kemudian menggenggam erat kedua telapak tangan Kala.


"Makasih karena elo, masa SMP gue indaaah sekaliiii.." Bita tersenyum lebar.


"Iya, emang gue mengindahkan masa SMP kalian semua. Mengindahkan sekolah ini juga karena segudang prestasi gue." Kata Kala sambil tersenyum bangga.


"Mengindahkan sekolah apaan? Mengindahkan buku catatan keterlambatan sih iya. Di sana banyak tertulis nama Lo." Gerutu Kina, gemas dengan kepedean tingkat dewa sahabatnya itu.


"Kan karena elo, gue jadi makin semangat sekolah. Karena elo, gue bisa pacaran sama Betrand." Kata Bita sambil melambaikan tangannya ke arah Betrand kekasih hatinya.


"Bebiii!!" Panggilnya kemudian.


Betrand langsung menghampiri Bita yang sedang berbincang dengan Kala dan Kina.


"Iya, Bebi.. kenapa?" Tanya Betrand begitu sampai di depan Bita.


"Uhuukk!! Bebiii.." Kala dan Kina tertawa geli.


"Bebi itu singkatan tauu! Betrand dan Bita." Bita bergelayut manja di lengan Betrand.


"Oh, oke. Baiikk.." Kala menahan tawanya.


Memang sejoli ini sama-sama alay, pikirnya. Atau memang karena Kala saja yang belum pernah merasakan pacaran sebelumnya. Jadi belum tahu bagaimana alaynya dunia pacaran.


"Thank you, Miss Cupid." Betrand mengangkat tangannya hendak menjabat tangan Kala.


Kala menyambut jabat tangan itu.


"You are welcome. Semoga kalian bahagia selalu." Jawab Kala sekaligus mendoakan untuk kebahagiaan pasangan 'bebi' ini.


"Kala emang the best Miss cupid in town deh!" Puji Bita dengan senyumnya yang seperti dikasih ragi, baking powder, kemudian didiamkan selama 30 menit.


Iya, mengembang sempurna.


Ya. Kala memang terkenal sebagai Miss cupid alias Mak comblang di sekolahnya ini.


Sudah banyak pasangan kekasih yang berhasil dicomblangkan Kala.


Ya walaupun tak semuanya bertahan lama.


Beberapa kemudian putus setelah tak lama berpacaran.


Tapi itu kan bukan tanggungjawab Kala. Ya kalau memang tidak cocok tidak bisa dipaksakan, bukan?


Karena tugas Kala hanya menyatukan dua insan yang saling jatuh cinta. Atau yang salah satunya jatuh cinta, dan berusaha membuat targetnya jatuh cinta juga pada kliennya.


Dari sejak mencomblangkan Bita inilah Kala jadi dikenal oleh teman-temannya sebagai Miss cupid.


Dan mereka langsung menganggap Kala adalah miss cupid atau Mak comblang yang handal.


Padahal mah kebetulan aja awalnya, karena memang Bita dan Betrand sudah sama-sama suka, hanya saja mereka masih malu dan ragu untuk mengungkapkan perasaan satu sama lain.


"Kalian masuk SMA mana?" Tanya Betrand mencoba mengakrabkan diri dengan teman-teman Bita.


"Kita berdua rencananya mau di Saturnus." Jawab Kina.


"Hah? Saturnus? Mau pindah planet lo?" Bita bingung.


"Saturnus. SMA 1 Raga Nusantara." Jawab Kala tersenyum.


"Ah, sa ae lo." Kata Bita sambil tertawa.


Betrand ikut tertawa. Ternyata ga cuma pacarnya aja yg gesrek dan suka bikin singkatan gitu. Temen-temennya juga. Pikirnya.


"Kalo gue kayanya di Uranus deh." Ucap Bita kemudian.


"Uranus? SMA 2 Raga Nusantara?" Kina menebak asal.


"Ah! Kok elo tau sih." Bita ngambek dibuat-buat.


"Hahaha." Mereka tertawa bersama.


"Kalo gue mau masuk Pluto." Kata Betrand menghentikan tawanya.


"Duh.. apaan lagi nih Pluto?" Kala berpikir keras memutar otak demi memecahkan teka-teki singkatan dari Betrand.


"Apaan sih?" Tanya Kina.


"Apa itu, Bebi?" Bita juga bertanya-tanya.


"SMA Pelita Budi Utomo." Kata Betrand sambil tersenyum bangga karena berhasil mengimbangi obrolan Bita dan teman-temannya.


"Hahaha. Bisa aja deh kamu, Bebi." Puji Bita sambil menyolek dagu Betrand. Kala dan Kina ikut tertawa.


"Aduh.. udah udah.. kram nih perut gue lama-lama, ketawa terus." Kina menyeka air mata di sudut matanya.


Tawanya pecah bukan hanya karena betapa lucu singkatan-singkatan yang mereka ciptakan, tapi juga karena melihat ekspresi Betrand yang sepertinya bangga sekali bisa mengimbangi jokes receh pacarnya dan teman-teman sekelasnya.


"Kenapa kalian ga satu sekolah?" Tanya Kina setelah berhasil menghentikan tawanya.


"Gue kan suka olah raga. Di sana kan olah raganya lebih bagus. Ada kelas khusus olah raga." Jawab Betrand.


"Oh ya? Sama kayak Ge dan Mahen. Sepertinya mereka berdua juga mau masuk sana." Kata Kina lagi.


"Ge? Oh, Grady anak basket itu ya?" Tanya Billy memastikan.


"Iya." Jawab Kina. "Eh, iya kan, Ge?" Tanya Kina memastikan pada Ge, panggilan dari Grady, yg baru bergabung.


"Iya mungkin. Belum tau juga gue." Jawab Grady yang datang bersama Mahen.


"Yah, kita ngga satu sekolah lagi dong." Kala memasang wajah sedihnya.


Grady mengusap puncak kepala Kala.


 


Ini karya pertama saya kakak kakak sekalian.


Mohon jangan dibully. Kasih saran saran yang membangun ya, biar othor semangat nulis dan belajarnya.


Terimakasih banyak banyaaakk :))