Khudsheye Bedstviye

Khudsheye Bedstviye
#040



[27 Oktyabr tahun 738]


Setelah berhasil menuruni gunung Aberoon dan keluar dari area gunung Aberoon yang mana ada sangat banyak monster di dalam area pegunungan Aberoon. Para monster itu terus menerus berdatangan dari segala arah mengejar Tyler dan menyerang Tyler.


Karena setelah masuk cukup dalam ke dalam area gunung Aberoon Tyler pun memutuskan untuk menggunakan LAV Car agar lebih cepat keluar dari daerah gunung dan mengunrangi kemungkinan pertemuan dengan monster-monster di gunung Aberoon.


Pintu sebelah kiri mobil LAV terbuka otomatis dan Tyler pun masuk ke dalam mobil lewat pintu sebelah kiri. Setelah Tyler masuk ke dalam mobil, pintu mobil sebelah kiri pun tertutup otomatis dan untuk kendali kemudi LAV yang dinaiki Tyler adalah Nexus. Nexus akan mengontrol kemudi LAV Car tersebut selama di gunung Aberoon.


Sembari mobil berjalan Tyler mengeluarkan Sniper SVG 100 dari Inventory nya untuk menghabisi para monster yang mengejar LAV Tyler. Mata Tyler mendekati lensa scope SVG 100 dan jari telunjuk tangan kanan Tyler hampir menyentuh pelatuk SVG 100. Dengan Scope SVG 100 Tyler membidik para monster yang berada di belakang LAV yang merupakan target tembakan SVG 100 Tyler yang mana mereka terus mengejar dan mengikuti Tyler selama di gunung Aberoon.


Begitu bidikan sudah tepat dan siap menembak Tyler pun menarik pelatuk SVG 100. Peluru dari Gun Barrel SVG 100 keluar dan tepat mengenai sasaran. Monster yang terkena tembakan itu hancur berkeping-keping seperti meledak. Melihat akan hal itu Tyler terkejut dan berfikir sepertinya SVG 100 terlalu berlebihan jika digunakan hanya untuk menghabisi monster seperti itu. Bahkan tembakan Tyler sampai piercing shot menembus ke monster yang ada di belakang target.


Kurang 2 mil lagi LAV Tyler akan keluar dari area gunung Aberoon. Para Monster pun sudah tidak ada yang mengejar di sekitar LAV Tyler. Tyler pun memutuskan untuk turun dari LAV Car dan dari sini Tyler akan melanjutkan perjalanan ke lokasi tujuan nya yaitu Andine Kingdom dengan berjalan kaki lagi.


Kemudian Tyler pun keluar dari mobil LAV nya lewat pintu sebelah kiri yang terbuka otomatis. Setelah keluarnya Tyler dari dalam mobil maka mobil LAV tersebut perlahan-lahan menghilang menjadi partikel-partikel bercahaya yang berterbangan dan perlahan lenyap menghilang tiada sisa. LAV Car yang tadi Tyler pakai sudah kembali masuk ke dalam Inventory Tyler.


[28 Oktyabr tahun 738]


Usai menuruni gunung Aberoon Tyler saat ini berada di sebuah dataran dengan pemandangan alam yang indah yang nampak dari luar. Tapi setelah Tyler memasuki daerah dataran yang bernama Fendelwis Plains itu di dalam ada sangat banyak mayat tergeletak dan tersebar di segala penjuru Fendelwis Plains. Ada banyak senjata era abad bertengahan yang berserakan di Fendelwis dan tertancap di tanaman-tanaman Fendelwis Plains.


Tyler menelusuri lebih dalam Fendelwis Plains dan tak menemukan apa-apa selain mayat-mayat dan senjata yang berserakan dimana-mana. Karena tak menemukan hal yang penting Tyler pun menggunakan Sposobnost’ Teleport Point untuk pergi dari Fendelwis daripada membuang-buang waktu hanya melihat mayat-mayat di Fendelwis.


[29 Oktyabr tahun 738]


Pada saat malam hari Tyler yang baru saja menggunakan Sposobnost Teleport Point berpindah tempat ke lokasi luar Fendelwis Plains tepatnya di perbatasan di timur laut dekat Andine Kingdom. Dari point tersebut Tyler melakukan penginataian ke lokasi target dari jauh menggunakan Binocular. Dengan mengamati Tyler akan mengorek beberapa informasi mengenai kota Weliss yang merupakan sebuah kota yang dekat dengan perbatasan wilayah Andine Kingdom sisi barat daya.


Walaupun jika hanya dengan mengintai Tyler hanya bisa mendapatkan sedikit informasi mengenai kota Weliss. “(Tapi setidaknya memiliki informasi walaupun sedikit daripada tidak memiliki informasi sama sekali)”. Ucap Tyler dalam benak pikirannya saat mengintai kota menggunakan Binocular melihat ada apa saja di kota tersebut.


[00.26 RMT 30 Oktyabr tahun 738]


[Hutan di kota Weliss]


Di saat kota sudah sunyi dan keamanan penjaga di sekitar kota Weliss mulai sedikit kendor sehingga ada sedikit celah untuk bisa menyusup. Tyler pergi ke dalam hutan yang ada di kota Weliss dengan mengendap-endap agar tidak ketahuan oleh siapapun. Dan Tyler meletakkan ‘itu’ di dalam hutan setelah itu pergi kembali ke lokasi tadi Tyler melakukan pengintaian.


[07 Noyabr tahun 738]


[Kota Weliss — Andine Kingdom]


Sebuah party Avantyurist bernama Railbolt datang ke kota Weliss yang merupakan kota yang banyak dikunjungi oleh pedagang dari berbagai negeri dan letak kota tersebut berada di dekat perbatasan wilayah bagian barat daya Andine Kindom.



Seluruh member Railbolt seusai turun dari kereta kuda yang berhenti ketika tiba di kota Weliss, mereka pergi ke sebuah Inn sederhana di kota Weliss. Louff dan Melia pergi ke bagian resepsionis ‘tuk memesan kamar mereka menginap untuk sementara di kota Weliss. Louff mengatakan pada seorang perempuan yang merupakan resepionis Inn tersebut bahwa mereka memesan 5 kamar untuk lima orang.


Tapi resepsionis perempuan itu memberikan Louff empat kunci kamar padahal mereka memesan lima kamar. Setelah itu resepsionis tersebut memberikan sebuah kunci ruangan yang terdapat tulisan ‘00’ di papan pintunya yang mana ruangan tersebut berada di basement Inn.


Louff beserta teman-teman party Avantyurist nya pergi turun ke basement Inn tersebut dan Louff pun menemukan ruangan yang dimaksud oleh resepsionis perempuan itu. Louff pun membuka pintu ruangan yang bertuliskan ‘00’ di pintu dengan kunci yang diberikan resepsionis perempuan itu.


Kemudian tangan kanan Louff memegang gagang pintu dan membuka pintu nya ke arah dalam. Ruangan tersebut ternyata adalah sebuah gudang Inn dan di dalamnya ada banyak barang bekas dan barang yang sudah tak digunakan berserakan serta debu yang ada di setiap sudut gudang itu bahkan hingga membuat mereka batuk-batuk karena kepulan debu-debu yang terhembus bertebangan ke Louff dan teman-teman nya.


Atas perlakuan pihak Inn terhadap Connor, Callico merasa kesal dan marah terhadap perlakuan mereka terhadap customer.


Kemudian Nora menepuk pundak Callico sebelah kanan dan memberi tau Callico mengenai diskriminasi ras yang terjadi di Andine Kingdom kepada Callico. Tapi Callico jutsru semakin marah yang kemudian Callico mengajak Connor agar menginap sekamar dengan nya untuk sementara waktu.


Kamar yang dipesan oleh party Railbolt berada di lantai dua Inn dan untuk kamar Callico di kamar 24 yang mana Connor akan menginap bersama dengan Callico setelah Connor diperbolehkan oleh Callico menginap bersama nya sekamar.


Mereka meletakkan barang-barang milik mereka di kamar mereka masing-masing. Louff di kamar 23 dan Nora di kamar 25 sementara itu Melia di kamar 26.


Connor akan tidur di sebuah tikar yang telah disediakan oleh Callico untuknya tidur selama menginap di Inn tersebut.


“Tikar ini terbuat dari pelepah Yordt dan cukup nyaman untuk digunakan tidur, tikar itu harganya lumayan mahal jadi pastikan kau bisa tertidur nyeyak dengan tikar itu!”. Ucap Callico kepada Connor sembari menggelar tikar yang dia beli dan akan digunakan untuk tidur Connor sementara waktu.


“terima kasih banyak Callico atas kebaikanmu”. Ucap Connor sambil tersenyum saat mengucapkan terima kasih kepada Callico karena diperbolehkan menginap sekamar dengannya bahkan disediakan tikar untuk tidur oleh Callico.



“tidak perlu berterima kasih, pastikan saja kau akan membalas budi ini”. Ucap Callico dengan nada cukup tinggi dan masih kesal perihal tadi.



“Baik, akan kupastikan aku bisa membalas kebaikanmu ini, Callico”. Ucap Connor yang akan segera tidur di tikar yang disediakan Callico untuk dirinya sambil bersenyum kepada Connor.


[23.57 RMT 07 Noyabr tahun 738]


[Sebuah Inn di kota Weliss — Andine Kingdom]