Khudsheye Bedstviye

Khudsheye Bedstviye
#019



Fathers Dalton dan Pria yang bersamanya si Darnit CCXII the Executor datang ke markas pusat Imperial Holy Knights untuj membawa Oracle bernama Dumbarton yang mengaku bahwa dirinya bertemu dengan dewa yang dia sebut Razrushitel bogov dalam mimpi.


Alysria Holy Empire adalah negara yang menjunjung tinggi nilai agama dan sangat religius. Biarpun begitu di Alysria Holy Empire tak ada diskriminasi antar ras dan membenci serta memusuhi satu sama lain karena berbeda ras.


Oleh karena itu negara dan beberapa orang Alysria Holy Empire tak mentoleransi dengan orang yang mereka anggap sesat jika memiliki keyakinan dan agama serta dewa berbeda.


Bahkan Imperial Catedral dan para pemuka agama memiliki otoritas melebihi kaisar dan menteri menteri Alysria Holy Empire. Dengan kata lain perintah dari Catedral memilki tingkatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kaisar itu sendiri.


[10:37 RMT 15 Sentyabr tahun 738]


[kota Deutcher – Alysria Holy Empire]


Setelah berhasil menangkap Oracle sesat bernama Dumbarton yang berasal dari Korostelvo Kingdom Fatgers Dalton beserta orang suruhan Catedral Darnit CCXII the Executor membawa ke kota Deutcher tempat dimana para Cardinal berencana akan berkumpul disana dan membahas solusi pemecah masalah penyebaran ajaran sesat yang disebarkan oleh Dumbarton si Oracle dari Korostelvo Kingdom.


Kabar isu-isu mengenai seorang kakek tua Oracle yang membuat keributan di ibukota dan menyebarkan berita akan kemunculan dewa yang Oracle itu sebut dengan Razrushitel bogov telah menyebar luas ke beberapa tempat fi penjuru Alysria Holy Empire. Ada pula orang luar Alysria Holy Empire yang mengetahui hal ini karena isu mengenai Razrushitel bogov menyebar dengan sangat cepat.


Pihak Catedral dan para pemuka agama Alysria Holy Empire takut orang-orang akan menjadi menyimpang dan mengikuti ajaran baru sesat serta merubah keyakinan mereka. Untuk itulah para pemuka Imperial Catedral Alysria Holy Empire mencari solusi agar masalah ini mereda.


Dengan mengeksekusi penyebar ajaran sesat yaitu Dumbarton pihak Cardinal berfikir dengan ini akan menghilangkan kecemasan dan keraguan orang-orang dengan keyakinan yang selama ini telah mereka pegang teguh.


“kita akan memberikan hukuman pada orang sesat ini”. Ucap Margaret Nertouche, 5th Cardinal


“tenanglah, sang 3rd Cardinal, Fathers Dalton telah berhasil mengamankan orang penyebar ajaran sesat ini dan membawa orang itu ke kota Deutcher, tempat yang telah kita bicarakan bahwa kita akan berkumpul di kota Deutcher dan membahas solusi mengenai masalah ini”. Ucap Hinedine Fenedic,1st Cardinal menenangkan Margaret Nertouche.


“Benar, kita tak boleh goyah dan percaya pada dewa Hibiscus Charlene dan Dewi Theressa Helen yang memberkati 3rd Cardinal dalam menjalankan tugasnya”. Ucap Delann Carlisle, 2nd Cardinal yang nampak tenang menghadapi masalah.


“Puja dewa Hibiscus Charlene dan Dewi Theressa Helen”. Ucap Hinedine Fenedic, 1st Cardinal


“Puja dewa Hibiscus Charlene dan Dewi Theressa Helen”. Ucap Delann Carlisle, 2nd Cardinal


“Puja dewa Hibiscus Charlene dan Dewi Theressa Helen”. Ucap Laniger Farthingstone,4th Cardinal


“Puja dewa Hibiscus Charlene dan Dewi Theressa Helen”. Ucap Margaret Nertouche,5th Cardinal.


“Semoga Dewa Dewi memberkati perjalanan Fathers Dalton”. Ucap Hinedine Fenedic melihat ke langit-langit memohon.


[Catedral di kota Deutcher]


Oracle bernama Dumbarton telah berhasil dibawa ke kota Deutcher untuk dieksekusi. Para Cardinal merasa lega si penyebar kabar mengenai Razrushitel bogov telah berhasil diamankan dan dibawa ke kota Deutcher.


Kemudian Catedral menyebarkan lembaran-lembaran dan memasang lembaran di beberapa papan umum kota serta memasang poster mengenai berita bahwa pihak Catedral akan meredakan masalah yang terjadi akhir-akhir ini mengenai kabar kemunculan dewa palsu di ibukota.


Di papan pengumuman itu tertera bahwa pihak Catedral dan para Imperial Holy Knights telah menangkap pelaku penyebaran ajaran dan akan memberi pelaku penyebaran ajaran sesat hukuman berupa hukuman mati dengan mengeksekusi si pelaku di hadapan umum.


Tertera di pengumuman bahwa pelaku akan dieksekusi di tempat umum dimana orang-orang berkumpul tepatnya di aula kota saat besok pada tengah hari.


[13:07 RMT 14 Sentyabr tahun 738]


[Dira - Capital city of Alysria Holy Empire]


[Perspektif Beatrice]


Beatrice telah selesai dari misinya mengumpulkan informasi dan segera akan kembali ke Base sesuai yang diperintahkan Masternya.


Dalam perjalanan kembali ke Base Beatrice atau Assassin K 083 di jalan mendengar orang-orang berbicara tentang Cardinal dan Holy Knights. Mendengar hal itu Beatrice berjalan menghampiri kumpulan orang-orang ynag berbica mengebai Imperial Holy Knights dan Catedral dan menanyai orang-orang itu.


“anu ..ada apa ini?”. Tanya Beatrice pada seorang pria berusia sekitar 30an tahun yang sedang membicarakan sesuatu mengenai Catedral dan Hoyl Knights dengan pria di sebelahnya.


“Oh..nona muda, ada isu mengenai seorang kakek tua dari Korostelvo Kingdom dan kakek itu adalah seorang Oracle dan Oracle itu membuat keributan di tengah kota dengan menyebarkan cerita bahwa dirinya melihat sosok yang dia sebut Razrushitel bogov dalam mimpinya.


Mengetahui akan hal itu Holy Knights menahan Oracle itu dan membawa Oracle itu ke markas Imperial Holy Knights”. jawab pria yang ditanyai Beatrice.


“Oh..begitu, terima kasih”. Ucap Beatrice berterima kasih pada pria itu.


“Sama-sama”. Ucap pria berusia 30an tahun itu kepada Beatrice.


Beatrice lalu pergi melanjutkan perjalanan kembali ke Base. Kemudian Beatruce berfikir mungkin dirinya bisa mendapat informasi berharga lain tentang Cardinal dan Holy Knights.


“(Mungkin saja ini adalah informasi penting yang harus diketahui Master)”. Ucap Beatrice dalam brain circuit nya.