
“(Menelusuri ke berbagai penjuru dunia Renelvon, dunia saat ini aku berada. demi mencari cara agar bisa kembali ke bumi dan bertemu bisa moya mladshaya sestra)”. Ucap Tyler dalam benak pikirannya terus memikirkan Mladshaya sestra nya yang tak tau keadaannya sekarang bagaimana dan Tyler sangat khawatir dengan Mladshaya sestra nya.
Selama kurang lebih 3 hari Tyler berada di gunung Aberoon setelah menemukan sebuah desa yang ada di dekat kaki gunung Aberoon bagian barat dan bertemu dengan penduduk desa tersebut. Penduduk desa tersebut menyambut kedatangan Tyler dengan hangat bahkan menyajikan jamuan untuk Tyler namun sayangnya harus Tyler tolak.
Saat akan pergi meninggalkan desa tersebut Tyler berbicara dengan seorang pria paruh baya yang merupakan kepala desa itu. Kepala desa meminta Tyler untuk menerima jamuan yang telah mereka sediakan dan agar tak perlu ragu-ragu dan sungkan menerima jamuan penduduk desa. Walaupun tawaran jamuan itu ditolak oleh Tyler.
Kemudian Tyler berkata pada kepala desa yang mengajak Tyler berbicara bahwa Tyler harus segera pergi ke gunung Aberoon dan tak ingin terlalu lama di desa yang akan membuang-buang banyak waktu nantinya.
Karena Tyler yang merupakan tamu yang berkunjung ke desa itu nampak seperti harus sesegera mungkin pergi ke gunung Aberoon maka Kepala Desa bertanya siapa orang yang ingin dia temui di gunung Aberoon. Lalu Kepala Desa memberi tu Tyler bahwa di gunung Aberoon itu tak ada manusia yang tinggal di dalamnya. Hanya ada hewan dan monster di gunung tersebut.
Setelah Tyler berterima kasih atas sambutan dan jamuan yang telah disajikan serta meminta maaf karena menolak jamuan yang telah disediakan penduduk desa untuknya, Tyler pun berbalik badan menghadap ke gunung Aberoon lalu berjalan meninggalkan desa dan masuk ke hutan gunung Aberoon.
Selama di gunung Aberoon Tyler selalu didatangi banyak monster dari berbagai arah dan Tyler menghabisi mereka. Namun nampaknya tak kunjung dan karena setelah masuk cukup dalam area gunung dan tak terlihat ada satupun manusia maka Tyler memutuskan menggunan mobil LAV untuk menuruni gunung dan pergi ke Andine Kingdom.
Sementara itu kendali kemudi dikontrol Nexus, Tyler menggunakan Sniper SVG 100 untuk membunuh para monster yang mengejar mobil LAV Tyler walaupun para monster tersebut tertinggal cukup jauh karena tak sanggup mengikuti kecepatan LAV sehingga tak bisa mendekati mobil LAV Tyler.
2 mil lagi akan keluar daerah gunung Aberoon dan Tyler memutuskan untuk turun dari mobil LAV di point ini lalu dari sini melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Mobil LAV yang tadinya digunakan Tyler berkendara perlahan-lahan menghilang menjadi partikel-partikel kecil bercahaya yang berterbangan lalu lenyap tak ada sisa. Dan Mobil LAV yang menghilang telah kembali ke dalam Inventory Tyler.
Guna mengantisipasi apabila ada orang yang melihat mobil Tyler dan akan menimbulkan masalah lain yang tak diinginkan maka Tyler telah memutuskan untuk melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki lagi.
Di dalam Fendelwis ada sangat banyak mayat dengan belatung dan lalat yang hinggap di mayat-mayat tersebut. Dan disekeliling mayat ada banyak Vulture yang memakani mayat-mayat di Fendelwis.
“(Oh...Chertovski grubo)”.
“(Dari yang terlihat, sepertinya di tempat ini pernah terjadi perang dan semuanya yang terlihat disini seperti mayat-mayat, pedang, tombak, panah, perisai membuktikan bahwa Fendelwis adalah sebuah medan perang. Nampaknya perang tersebut sudah terjadi cukup lama karena mayat-mayat disini sudah lama membusuk bahkan ada yang sudah menjadi tulang belulang hingga tak dikenali mayat siapa itu)”. Ucap Tyler dalam benak pikirannya saat menginspeksi beberapa tempat di sepanjang dataran Fendelwis.
“(Sepertinya tak ada hal penting yang bisa kutemukan disini. Mungkin lebih baik aku langsung keluar dari daerah ini daripada membuang-buang waktu melihati tumpukan mayat dan tak mendapatkan apapun)”. Tyler berfikir untuk segera meninggalkan dataran Fendelwis sehingga bisa cepat tiba di lokasi tujuan ekspedisi Tyler yaitu Andine Kingdom.
Dengan Sposobnost’ Teleport Point dalam sekejap Tyler berpindah tempat ke luar dataran Fendelwis bagian timur laut. Saat akan menggunakan Teleport Point setidaknya User harus mengetahui gambaran lokasi tujuan yang akan dia tuju walaupun User tak mengetahui point titik koordinat tepat lokasi tujuan.
Pada Sore hari tanggal 29 bulan Oktyabr’ tahun 738 Tyler berada di dekat perbatasan antara Dataran Fendelwis dan Andine Kingdom. Sebelum masuk Andine Kingdom lokasi tujuan Tyler saat ini. Tyler akan mengintai dari jauh dan mengamati target ekspedisi Tyler.
Binocular milik Tyler ini bisa digunakan untuk pengamatan dan bisa melihat hingga sejauh belasan mil sehingga Binocular ini cocok untuk di saat-saat akan melakukan penyusupan ataupun observasi.
“(Di hutan kota barat daya aku akan menggunakan ‘itu’ di tempat tersebut sesuai rencana, dan apabila rencana ini berhasil akan membuahkan hasil yang cukup bagus dan bisa mendapat berbagai informasi yang mungkin bisa berguna kedepannya nanti)”. Ucap Tyler dalam benak pikirannya saat melakukan pengamatan pada lokasi target.