
Assassin K 083 yang merupakan sebuah unit Droidbot Assassin series diberi misi untuk mengobservasi salah satu negara benua Iminovea. Negara yang diobservasi Assassin K 083 adalah Alysria Holy Empire. Setibanya di kota Dira yang merupakan ibukota dari Alysria Holy Empire dirinya mendapat masalah saat ingin masuk perbatasan kota. Assassin K 083 dihalangi oleh dua orang Knights Empire yang menggoda Assassin yang saat ini Assassin K 083 sedang menggunakan Navyk nya untuk menyamarkan diri dengan berkamuflase menjadi seorang gadis manusia.
Tapi Assassin K 083 berhasil melalui masalah itu. Setelah berhasil melarikan diri Assassin berkeliling kota dan berbicara dengan orang orang di kota. Assassin ingin menjual Jewels yang diberikan Tyler,Masternya untuk menjualnya dan menggunakan hasil dari jual Jewels itu untuk hal hal yang diperlukan dalam misi walaupun Assassin K 083 tidak bisa makan dan tidak memerlukan tidur.
Tapi karena tujuan misi ini adalah berbaur dengan orang orang di Empire sembari mengumpulkan informasi Assassin K 083 harus berkamuflase menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar dia saat ini.
Dalam misi Assassin K 083 kali ini dilarang terlibat dengan konflik dalam bentuk apapun konflik itu.
Melihat sebuah bar dan berfikir bisa mendapatkan informasi dengan menghampiri bar Kakuellio tersebut. Assassin K 083 membuka pintu masuk Bar Kakuellio dan masuk ke dalam Bar.
Semua orang di Bar itu tercengang melihat kecantikan dan penampilan Assassin K 083. Kemudian Assassin K 083 duduk di kursi depan kasir Bar dan melihat menu apa yang bisa dia pesan walaupun dia tak bisa mengkonsumsi itu.
Assassin K 083 memberi tahu pelayan Bar dia memesan sebuah original koktail. Setelah memesan tiba-tiba datang seorang pelanggan pria bertubuh besar dengan tinggi badan 175cm dan tampangnya nampak seperti seorang bandit berjalan mendekati Assassin K 083 dan duduk di kursi tepat sebelah kiri Assassin K 083.
Pria di sebelah kiri Assassin K 083 terus memandangi wajah Assassin K 083. Sensor Assassin K 083 mendeteksi tiga orang laki-laki dan dua perempuan berjalan ke arah bar.
Dan benar tiba-tiba pria dengan armor berambut hitam membuka dengan keras pintu masuk Bar Kakuellio sambil tertawa tawa dan berteriak dengan kencang “Kita akan berpesta...hyaa...haah...hahh...haaah”.
Pria yang tertawa dan berteriak sambil membuka pintu masuk bar dengan kencang adalah Louff yang merupakan leader dari party avantyurist bernama Railbolt. Pria bernama Louff itu datang ke bar Kakuellio bersama dengan seorang perempuan witch bernama Melia, lalu wanita dengan armor dan daun telinganya yang panjang bernama Nora.
Ada juga laki-laki Hunimal bertelinga dan ekor kucing bernama Connor di belakang Louff serta laki-laki yang memasang ekspresi wajah kesal dan nampak merasa sebal yang bernama Callico.
Hunimal bertelinga dan berekor kucing itu melihat ke arah Assassin K 083 yang sedang duduk di kursi depan kasir pelayan Bar. Mata Connor berbinar-binar melihat kecantikan Assassin K 083 yang saat ini menyamar dengan berkamuflase menjadi gadis manusia berambut hitam yang mengenakan baju pink-hitam bercelana hitam dan sepatu perempuan bewarna hitam.
Connor yang melihat kecantikan Assassin K 083 itu langsung jatuh cinta dan berlari menghampiri Assassin K 083 yang sedang duduk di kursi dengan original koktail di meja depan Assassin K 083.
“Wahai nona cantik,bolehkah aku tau siapa namamu”. Ucap Connor sambil berlutut dihadapan Assassin K 083 dan memegang tangan kanannya.
Melia,Nora dan Callico spontan terkejut melihat Connor yang tiba-tiba menghampiri seorang gadis manusia dan menyatakan cintanya secara terang terangan.
Louff yang melihat Connor sedang menyatakan cinta pada Assassin K 083 dan menanyakan nama perempuan yang membuat dia jatuh cinta nampak membuat Louff terkejut sekaligus senang. Louff tiba-tiba memeluk Connor sambil menangis bahagia melihat Connor yang sedang jatuh cinta. Louff memeluk Connor dan menangis bahagia itu mengelus-elus pundak Connor. Setelah memeluk Connor Louff mengusap air mata tangisan senangnya dan berkata “Selamat Connor mau telah jatuh cinta”.
...Louff de Farbern...
“(Jadi ini yang namanya jatuh cinta pada pandangan pertama, sangat indah dan berasa luar biasa)”. Ucap Connor dalam pikirannya dan Connor kemudian berbalik badan dan menghadap Assassin 083.
“(Aku tak bisa menahan perasaan ini, aku merasa perasaanku meluap dan tak dapat menampungnya)”. Ucap Connor dalam pikirannya dan dia sedang menatap Assassin K 083
Lalu Assassin K 083 mengenalkan diri sebagai “Aku Beatrice, salam kenal”.
Mendengar suara lembut jawaban Assassin K 083 yang mengenalkan dirinya Beatrice membuat Connor sangat senang dan perasaan cintanya semakin meluap tak tertahankan. Tapi tiba-tiba Assassin K 083 memutuskan untuk segera pergi agar tak terlibat masalah lebih jauh lagi.
“Maaf,saya tidak jadi minum koktailnya,berapa harga koktailnya?”. Tanya Assassin K 083 kepada pelayan bar dan mengeluarkan kantong koinnya.
“ Koktailnya hanya 5 koin tembaga”. Jawab pelayan bar sambil mengelap gelas-gelas minum yang lain dengan kain serbet dan menghadap ke Assassjn K 083.
Assassin K 083 mengeluarkan 5 koin tembaga dari kantong kecilnya dengan tangan kanan dan meletakkan koin nya di atas meja bar dekat tempat tadi Assassin K 083 duduk. Kemudian Assassin K 083 berbalik badan dan berjalan pergi keluar bar.
Assassin K 083 yang berjalan menuju pintu keluar melewati Connor yang cemberut melihat Assassin K 083 pergi begitu saja padahal dia baru saja bertemu dan ingin mengajak Assasajn K 083 mengobrol banyak hal.
Melihat Connor yang cemberut itu Assassin K 083 berjalan melewati sisi kiri Connor dan menepuk pundak kiri Connor “Kalau kau mau koktail milikku boleh kau minum,aku tidak sempat meminumnya”.
Dan Assassin K 083 membuka pintu bar dan segera keluar dari bar. Connor yang baru saja pundaknya ditepuk oleh Beatrice dan dibisikan tentang minumannya yang boleh dia minum karena Beatrice tak sempat meminum merasa senang dan Connor berjalan ke meja tempat tadi Beatrice atau Assassin K 083 minum “Aku yang akan meminum koktail miliknya”.
Di atas meja tepat depan Connor terdapat gelas berisi koktail yang tadi dipesan Beatrice. Dengan tangan kanannya Connor mengambil gelas koktail pesanan Beatrice dan langsung meminumnya. “Hwah...segar nikmat seperti pemesannya.
“Padahal kau tak suka minum minuman seperti koktail, Vino dan semacamnya, tapi mengapa kau sekarang meminumnya?”. Callico berjalan ke belakang Callico yang menghabiskan koktail pesanan Beatrice dan menanyai Callico sambil melakukan gestur dengan mengangkat tangan kanannya.
“Sepertinya Connor sedang dibutakan oleh perasaan cintanya”. Ucap Nora yang sedang berdiri di sebelah kanan Callico.
“Hahh? Apa maksudmu?”. Tanya Callico yang tak mengerti maksud dari yang dikatakan Nora.
“Orang tak berperasaan dan dingin seperti tak mungkin bisa mengerti”. Ucap Nora yang menjawab pertanyaan Callico sambil menatap Callico.
Callico salah kaprah menangkap maksud dari yang dikatakan Nora.“Haaa? Maksudmu aku orang tak berguna begitu?!”. Callico membentak marah kepada Nora sambil menarik kerah Nora dengan raut wajah kesal.
Louff lalu datang melerai Nora dan Callico“Sudah...sudah, cukup”.
Kemudian Melia berjalan menghampiri sisi kiri Louff “Lalu bagaimana dengan pestanya?”. Sambil menghadap ke atas karena Louff lebih tinggi dari Melia sehingga saat berbicara dengan Louff Melia harus menganggukkan pandangannya ke atas.
[20:28 RMT 10 Sentyabr’ tahun 738]
Setelah pergi meninggalkan Louff,Connor dan yang lainnya untuk menghindari kemungkinan terlibat konflik. Assasin K 083 mencari tempat penginapan sesuai yang diperintahkan Tyler yang tertera di file misi yang diberikan.
Sebagai Beatrice keliling bertanya-tanya ke beberapa orang di kota dan akhirnya menemukan sebuah penginapan untuk tinggal sementara selama menjalankan misi di kota Dira, Alysria Holy Empire. Beatrice berjalan masuk Marie’s Inn dan memesan kamar ke meja resepsionis yang langsung nampak meja resepsionis saat setelah orang memasuki Inn.
“Selamat datang di Marie’s Inn, saya Marie pemilik tempat penginapan ini, apa ada yang bisa saya bantu?”. Tanya Marie yang sedang berdiri dibalik meja resepsionis
“Saya ingin memesan satu kamar untuk 3 hari,bisa?”. Ucap Assassin K 083
“Baiklah,akan kami siapkan kamar anda segera”.
“Dane, cepat siapkan kamar untuk nona ini!”. Ucap Marie pada seorang pria pelayan di lorong bagian kanan Inn yang baru saja kembali melayani pelanggan kamar 103.
“Ini kuncinya, kamar anda di kamar 045 lantai dua”. Ucap Marie selaku pemilik Inn memberikan kunci kamar Inn kepada Beatrice a.k.a Assassin K 083
Assassin K 083 menerima kunci kamar 045 yang diberikan Marie kepadanya. Setelah mengambil kunci kamar yang diberikan Marie wanita 38 tahun pemilik Inn. Assassin K 083 membayar sewa kamarnya “Berapa biaya menginapnya?”.
“6 koin perak dan 27 koin besi”. Jawab Marie.
Kemudian Beatrice mengeluarkan 7 koin perak dari kantong koin lalu memberikan koin itu ke Marie di meja resepsionis. “Ini bayarannya, aku tak punya koin besi jadi kubayar dengan mengganjilkan nya”. Ucap Beatrice
“Tapi....”. Ucap Marie yang menerima bayaran lebih dari Beatrice
“Kembaliannya simpan saja”. Ucap Beatrice
“Terima kasih banyak”. Ucap Marie
Setelah membayar biaya menginap kamar untuk 3 hari Beatrice berjalan di lorong kiri Inn lalu naik tangga ke lantai dua Inn. Sesampainya di lantai dua Beatrice mencari kamar dengan tulisan angka 045 di pintu kamar. Beatrice berjalan ke ujung lorong sisi kanan dan menemukan kamarnya berada di sebelah kiri kamar 046 yang merupakan kamar di ujung lorong lantai dua.
Beatrice menggunakan kunci kamar yang diberikan Marie ‘tuk membuka pintu kamar. Beatrice mamasukkan kunci itu ke lubang kunci di gagang pintu dan pintu pun terbuka. Beatrice berjalan masuk ke dalam kamar 045 lalu menutup kembali pintu kamar.
Kemudian berjalan ke arah kasur dan membaringkan tubuhnya di atas kasur lalu mematikan api lentera kamar yang berada di atas meja tepat di sebelah kiri kasur.
“Rest mode”.
Beatrice pun menonaktifkan sementara dirinya dan memasuki mode rest dan di set up agar aktif 6 jam dari dia rest mode. Saat ini Beatrice berada di penginapan mewah dengan biaya sewa kamar 2 koin perak 9 koin besi per hari.