
Dengan mengendarai mobil LAV, Tyler gunakan untuk menuruni gunung dan keluar dari area gunung Aberoon. Sisa 2 mil lagi Tyler akan keluar area gunung Aberoon dan Tyler pun memberi tau Nexus yang mengontrol kendali kemudi LAV bahwa Tyler akan turun disini dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.
Mobil LAV yang dinaiki Tyler pun berhenti dan pintu sebelah kiri Tyler otomatis terbuka. Setelah pintu mobil sebelah kiri terbuka maka Tyler pun keluar dari dalam mobil. Dan setelah Tyler sudah keluar dari mobil LAV yang tadi dia naiki, LAV tersebut sedikit demi sedikit menghilang menjadi butiran partikel bercahaya yang berterbangan di udara lalu partikel-partikel bercahaya tersebut pun. Dan LAV Car Tyler telah kembali masuk ke dalam Inventory Tyler.
[06.46 RMT 27 Oktyabr tahun 738]
Tyler melanjutkan perjalanannya untuk pergi ke sebuah kerajaan yang berada di timur Regalia Coutry yaitu Andine Kingdom. Andine Kingdom adalah sebuah negara dengan sistem pemerintahan kerajaan yang mana saat ini negera tersebut dipimpin oleh seorang raja bernama Snaith.
Sesampainya di sisi lain kaki gunung Aberoon. Saat ini di depan Tyler adalah sebuah daerah dataran bebas bernama Fendelwis. Dari luar Fendelwis Tyler melihat sajian pemandangan indah nan tentram pada dataran Fendelwis.
Dan Tyler pun mulai melangkah berjalan masuk ke daerah dataran Fendelwis yang memiliki pemandangan yang cukup indah.
Ketika Tyler masuk ke dalam dataran Fendelwis ada banyak mayat-mayat makhluk hidup diantaranya mayat manusia yang sudah membusuk dan juga tulang belulang. Di semua mayat dan tulang belulang tersebut dikerumuni lalat, belatung.
Saat Tyler berjalan satu langkah dia menginjak suatu benda logam yang ternyata pedang besi. Tyler pun melihat sekitarnya dan terdapat banyak senjata-senjata abad pertengahan tergeletak di tanah dan tanaman-tanaman.
Anak-anak panah banyak tertancap di tanah dan pepohonan. Bau busuk menyengat tercium dari mayat-mayat yang ada di tempat tersebut.
Banyak Vulture hinggap di sekitar area bagian dalam Fendelwis dan memakan bangkai dan mayat yang sangat banyak dan dibiarkan tergeletak di tanah Fendelwis.
[13.50 RMT 29 Oktyabr’ tahun 738]
Tyler terus berjalan dan di sepanjang jalan hanya melihat hal yang sama terus menerus yaitu mayat-mayat, tulang belulang dan senjata bekas. Tak menemukan hal penting yang Tyler bisa temukan di Fendelwis. Tyler memutuskan untuk menggunakan Sposobnost’ Teleport Point.
Setelah mengaktifkan Sposobnost’ nya Tyler yaitu Teleport Point. Tyler pun terteleportasi ke bagian timur laut luar dataran Fendelwis.
“(Berhasil berpindah tempat ke luar dataran Fendelwis tanpa masalah)”). Ucap Tyler dalam benak pikirannya sambil melihat visual yang ada di Advanced Glasses Tyler dan visual tersebut menampilkan posisi Tyler sast ini berada.
“Give me visual”. Tyer memberi command kepada Nexus untuk menampilkan lokasi Andine Kingdom melalui Advanced Glasses Tyler.
“(Sedikit lagi akan sampai ke Andine Kingdom. Lokasi tujuan sudah ada di depan)”. Ujar Tyler yang menghadap ke depan dan tujuan sudah ada di depan mata.
[16.00 RMT 29 Oktyabr’ tahun 738]
Sudah sore hari dan kurang dari dua jam matahari akan terbenam dan langit akan menjadi gelap. Tyler yang baru saja tiba di dekat perbatasan Andine Kingdom berniat ingin mengintai terlebih dahulu dari jauh seperti apa negara yang ingin dia kunjungi. Tyler saat ini masih berada di dalam wilayah dataran Fendelwis yang merupakan daerah bebas tapi seperti dihindari orang-orang.
Sebuah Binocular muncul di genggaman telapak tangan kanan Tyler. Tyler pun menggunakan Binocular tersebut untuk melihat dari kejauhan kota Andine Kingdom yang berada di dekat perbatasan bagian barat daya Kingdom.
Tyler melihat sebuah hutan di kota yang nampaknya ada beberapa makhluk yang disebut monster tinggal di hutan tersebut dan Tyler bisa meletakkan ‘sesuatu’ di hutan tersebut seperti yang dia rencanakan.