
[12:59 RMT 16 Sentyabr tahun 738]
[Kota Deutcher – Alysria Holy Empire]
Penghukuman Oracle bernama Dumbarton diselenggarakan di alun-alun kota. Dumbarton diberi hukuman mati dengan dipenggal atas penyebaran ajaran sesat dan mengatakan bahwa ada sosok yang dia sebut dewa selain Hibiscus Charlene dan Theressa Helen. Dumbarton mengatakan pada orang-orang di ibukota bahwa dirinya bertemu sosok tersebut dalam mimpi. Dumbarton menyebut sosok itu dengan ‘razrushitel bogov’.
[13:02 RMT 16 Sentyabt’ tahun 738]
Tsssttt... (Sound if Radio Static)
“(Ada panggilan! Sepertinya Master ingin menghubungiku. Tentu saja, seharusnya aku kembali kemarin sore ke Base, tetapi sampai hari ini aku belum kembali ke Base). Ucap Beatrice atau Assassin K 083 mendengar suara static communication devicenya.
Setelah mengumpulkan berbagai informasi di kota Deutcher mengenai Knights Alysria Holy Empire, Imperial Holy Knights, Imperial Catedral dan para Cardinal Catedral Beatrice segera pergi dari lokasi pengeksekusian Dumbarton.
Pria yang bersama Beatrice ditusuk leher sisi kananya menggunakan pecahan kaca. Pecahan kaca yang ditsuskkan ke pria itu pun membuatnya terluka parah di bagian leher serta pendarahan luar biasa hingga akhirnya pria itupun mati kehabisan darah. Orang-orang yang ada di alun-alun itu berteriak histeris melihat ada seorang laki-laki mati tergeletak di tanah dan lehernya tertusuk sebuah pecahan kaca.
Mendengar jeritan orang-orang yang berada di alun-alun para Imperial Holy Knights yang berjaga di sekitar alun-alun langsung berlari dengan cepat menuju ke lokasi pria yang mati tertusuk sebuah pecahan kaca di bagian leher dan tergeletak di tanah sambil darahnya terus mengalir keluar dari leher.
Empat pria Imperial Holy Knights bergegas membawa pergi pria itu dari alun-alun.
“apa yang terjadi?”
“kenapa ada orang tiba-tiba mati di tengah alun-alun?!. padahal alun-alun dipenuhi kerumunan orang tapi tak ada yang tau bagaimana pria ini mati”.
“Entahlah”.
“Sepertinya dia dibunuh”.
“tapi siapa yang membunuhnya sedangkan pria ini berada di tengah kerumunan orang-orang yang berada di alun-alun?”.
“Bagaimana mungkin membunuh di tengah kerumunan orang dan tidak ada yang tau siapa yang membunuhnya”.
“apa mungkin pelakunya bisa menggunakan magic?”.
“tapi jelas dia diserang secara langsung. Jika ada yang menggunakan magic maka akan ada yang menyadarinya”.
Semua orang panik dan kebingungan dengan kejadian pembunuhan di tengah alun-alun kota padahal saat itu sedang diadakan ritual pengeksekusian seorang Oracle sesat bernama Dumbarton. Setelah pengeksekusian dilakukan dan kepala Dumbarton putus dari tubuhnya terpenggal Darnit CCXII the Executor tiba-tiba ada seorang pria berusia sekitar 30an yang hadir di acara pengeksekusian dibunuh.
Jasad pria itu telah ditangani Imperial Holy Knights dan akan diberikan oleh keluarganya, pihak Imperial Holy Knights akan menghubungi keluarga korban dan memberi tau keluarga korban mengenai pria yang mati terbunuh itu. Jasad akan dimakamkan karena pihak keluarga korban menginginkan agar korban dikuburkan oleh keluarga.
[16:57 RMT Sentyabr tahun 738]
[Bagian barat perbatasan Alysria Holy Empire]
Beatrice telah tiba di perbatasan dan akan naik kereta kuda untuk kembali ke Base karena jika Beatrice berlari terus hingga sampai markas akan mencolok dan dilihati orang-orang yang beradq di sekitarnya. Seperti ‘padahal manusia tapi bisa berlari secepat dan sejauh itu tanpa henti serta tanpa makan dan minum, apa mungkin dia bukan manusia’.
Karena Assassin K 083 hanya tampilan luarnya saja seperti manusia karena menggunakan Navyk Disguise menjadi gadis manusia tapi tetap saja Beatrice adalah sebuah Droidbot.
[17:03 RMT Sentyabr tahun 738]
Beatrice telah menaiki kereta dan akan berhenti di sebuah desa yang berjarak 23 kilometer dari hutan tempat Aegis Base berada.
“(aku telah mendapatkan informasi mengenai desa yang menjadi tempat pemberhentianku)”. Ucap Beatrice dalam brain circuit nya.
“(menurut informasi yang telah didapatkan desa tersebut bernama Kealt dan dari yang kudengar penduduk disana ramah dengan pendatang baru. Sepertinya tidak akan ada masalah saat di desa tersebut)”. Ucap Beatrice dalam brain circuit nya mengulas informasi mengenai desa tempat pemberhentian Beatrice nantinya.
[21:37 RMT 16 Sentyabr tahun 738]
Kereta kuda yang dinaiki Beatrice masih terus berjalan bahkan hingga langit telah menjadi gelap gulita.
“(Sepertinya kusir kereta kuda ini memprioritaskan agar cepat tiba ke tempat tujuan)”. Ucap Beatrice dalam brain circuit nya.
Kusir terus memacu kudanya untuk terus berjalan menuju tempat tujuan. Saat di tengah perjalanan tanpa berhenti istirahat kusir memacu kuda sambil minum dan makan sehingga agar rasa laparnya mengganggu perjalanan. Serta jika dirinya kelelahan kusir tak ingin penumpang menjadi lebih lama tiba di tempat tujuan karena kusir kereta kuda kelelahan dan harus istirahat.
“anu...kenapa kita tudak berhenti sejenak untuk beristirahat?. Lagipula ini sudah larut malam”. Ucap Beatrice bertanya pada kusir sambil terus mamecu kudanya agar terus berjalan.
“aku tidak ingin penumpangku lama tiba di lokasi tujuan dikarenakan aku kelelahan. Itu sudah menjadi motoku”. Jawab Kusir kereta kuda yang terlihat agak kelelahan sambil berusaha fokus menatap ke depan dan memacu kudanya berjalan.
“(untung saja kudanya masih kuat bertahan walaupun sudah berjalan terus sangat lama dan jauh. Kuda miliknya memang luar biasa kuat)”. Ucap Beatrice dalam brain circuit nya
[21:52 RMT Sentyabr tahun 738]