Khudsheye Bedstviye

Khudsheye Bedstviye
#029



Setelah mengaktifkan protocol security system level 3 di Main Control Room B Tyler langsung pergi meninggalkan Main Control Room dan pergi ke luar Base lewat gerbang utama terdepan. Tyler berjalan ke Great Slide Gate terdepan dan terluar Aegis Base dengan raut wajah serius.


[06.13 RMT 24 Oktyabr’ tahun 738]


[Sebuah desa terpencil di dekat kaki gunung Aberoon]


Tyler tiba di sebuah desa yang berada di dekat kaki gunung Aberoon. Penduduk desa setempat menyambut kedatangan Tyler dengan baik. Penduduk desa itu sangat ramah terhadap tamu pendatang. Mereka mengatakan desa mereka jarang kedatangan pengunjung sehingga mereka senang saat ada orang yang datang berkunjung ke desa terpencil dan terpelosok ini. Penduduk desa setempat menjamu Tyler dengan berbagai macam makanan,minuman serta hiburan seperti tarian adat turun menurun mereka yang sudah menjadi tradisi yang melekat dan terukir di setiap orang yang tinggal di desa tersebut.


“Sudah lama kami tidak kedatangan pengunjung”.


“Desa kami jarang kedatangan pengunjung. Jadi saat ada orang yang datang berkunjung ke desa kami. Kami merasa senang”. Ucap Kepala Desa.


“Terima kasih telah menyambut saya”. Ucap Tyler berterima kasih atas sambutan hangat yang diberikan penduduk desa setempat kepada Tyler dan memberikan jamuan pada Tyler.


“Silahkan nikmati jamuan yang telah kami sajikan untuk anda. Tidak perlu sungkan-sungkan”. Ucap seorang pria paruh baya yang merupakan Kepala Desa meminta Tyler untuk menerima jamuan yang telh disajikan para penduduk desa.


“Maaf saya menolak jamuan yang telah diberikan”. Tyler menundukkan kepala meminta maaf karena tak menerima jamuan yang disajikan penduduk desa itu.


“Maaf, bukannya saya tidak mau menerima jamuan yang telah susah payah disiapkan. Tapi saya harus segera pergi ke gunung Aberoon”. Ucap Tyler sekali lagi meminta maaf kepada para penduduk setempat karena menolak jamuan yang telah disajikan untuk Tyler.


“Ohh....tidak apa-apa, maaf telah menganggu perjalanan anda. Tapi siapa yang ingin anda temui di gunung tersebut? tak ada manusia yang tinggal di gunung itu, hanya ada hewan dan monster saja”. Ucap Kepala Desa dengan raut wajah serius.


“Anda tak perlu meminta maaf. Saya lah yang menolak jamuan yang telah penduduk desa susah payah sediakan untuk saya, justru saya minta maaf membuat kalian kerepotan menjamu”. Ucap Tyler kepada pria yang merupakan Kepala Desa tersebut.


“Tidak kerepotan. Justru kami senang ada orang yang mau datang berkunjung ke desa terpelosok kami”. Ucap Pak Kepala Desa dengan senyum.


“Kalau begitu selamat tinggal. Terima kasih atas sambutan hangat dan jamuannya dan sekali minta maaf karena menolak jamuan nya”. Tyler mengucapkan selamat tinggal pada penduduk desa yang telah menyambutnya sambil melambaikan tangan sampai jumpa kepada mereka.


Para penduduk desa juga melambaikan tangan kepada Tyler yang ingin pergi ke mendaki gunung Aberoon. Tyler pun berbalik badan dan kembali berjalan melanjutkan perjalanannya untuk ke Andine Kingdom dengan melalui gunung Aberoon sekaligus melakukan observasi di gunung tersebut barangkali menemukan informasi bagus saat di gunung Aberoon.


[17:35 25 Oktyabr’ tahun 738]


Tyler telah mencapai pada height point 865 meter gunung Aberoon yang mana tinggi dari gunung Aberoon mencapai 1737 meter.


“(Sudah sejauh ini tak nampak satupun orang dan hanya ada hewan dan makhluk yang disebut monster seperti yang dikatakan Kepala Desa)”. Ucap Tyler dalam benak pikiran sambil terus berjalan menuju lokasi tujuan Tyler saat ini yaitu Andine Kingdom.


Selama berjalan di area gunung, para Monster terus muncul berdatangan dan menyerang Tyler. Untuk mengatasi serangan monster-monster itu dengan menerapkan kemampuannya dalam Throwing Knife.


“(Dahulu sewaktu World War III, aku mengasah kemampuan dalam menggunakan pisau yang mungkin berguna dalam pertempuran nanti, dan benar saat senapanku kehabisan sementara musuh terus berdatangan menyerang, aku terpaksa menggunakan pisau untuk membunuh setiap musuh yang muncul di hadapanku demi bertahan hidup. Karena pengguna pisau adalah tipe jarak dekat jadi aku juga mempelajari kemampuan Throwing Knife yang mana aku bisa melemparkan pisau ke target dan bisa digunakan untuk membunuh musuh)”.


“(Memang awalnya susah, tapi saat sudah terbiasa menggunakan pisau disaat terdesak karena kehabisan peluru maka akan mudah. Saat aku menjadi bagian dari regu 3 Batalion 2 di barisan depan medan perang, seorang Sergeant terkagum saat melihat aku maju melawan musuh menggunakan pisau karena telah kehabisan peluru senapan dan Sergeant tersebut memujiku)”. Ucap Steiner dalam benak pikirannya mengenang masa-masa sewaktu Steiner masih menjadi tentara militer dalam pertempuran saat World War III.


[22.32 RMT 25 Oktyabr’ tahun 738]


Tyler berniat istirahat di tengah hutan itu karena hari sudah larut malam dan Tyler mengeluarkan sebuah Camp Pack yang berbentuk seperti Pouch dari Inventory nya. Setelah muncul Camp Pack, Tyler menepukkan tangan sekali dan Pouch kecil yang tergeletak di tanah itu berubah menjadi tenda camp yang lumayan mewah. Camp Pack yang seperti Pouch itu adalah perlengkapan kemah portable yang telah dilengkapi berbagai macam kebutuhan saat berkemah seperti matras, peralatan masak, kasur kepompong dan sebagainya.


Walaupun Tyler yang sudah bukan lagi manusia melainkan B.H.W yang tak membutuhkan istirahat tidur, makan dan minum semenjak Steiner menjadi karakter avatar game yang Steiner pakai saat bermain Freusiegmer. Tapi bukan berarti sudah tak butuh tidur, makan, minum bukan berarti tak bisa tidur, makan dan minum. Hanya saja dengan melakukan semua hal itu tak akan memberikan efek apapun pada Tyler yang merupakan B.H.W seperti merasa mengantuk dan merasa bugar setelah tidur ataupun lapar, haus, kenyang. Semua itu tak dapat dirasakan oleh Tyler saat ini.


Tyler rehat sementara untuk mengevaluasi semua hal selama perjalanan Tyler dan merencanakan berbagai persiapan untuk kedepannya dari informasi yang telah Tyler dapatkan selama ini.


Tyler juga memasang beberapa Deploy Trap di sekitar area Tyler singgah berkemah. Dengan memasang Deploy Trap di sekitar Tyler maka tak akan ada hal yang bisa menyerang Tyler seperti monster saat Tyler hendak rehat untuk sementara dan mengevaluasi segala hal.


[04.08 RMT 26 Oktyabr’ tahun 738]


Tyler merapikan semua peralatan kemah yang telah Tyler gunakan dan memasukkan Camp Pack itu ke Inventory Tyler serta membereskan segala macam trap yang telah Tyler pasang semalam. Ada beberapa hewan dan monster yang mati terkena trap dan ada juga hewan yang sekarat karena terperangkap di trap yang dipasang Tyler. Tyler membereskan semuanya hingga tak jejak pernah ada orang yang menetap berkemah disitu.


Kemudian Tyler melanjutkan perjalanannya untuk pergi ke Andine Kingdom. Dan lagi-lagi dalam perjalanan selalu bermunculan monster-monster yang menghalangi Tyler dan terus-terusan menyerang Tyler.