I Love You Uncle

I Love You Uncle
ada apa sebenarnya?



" rasanya gue kayak kenal sama itu cewek kalau dilihat dari belakang " gumam nina, sambil mengingat-nginat postur belakang tubuh wanita yang bersama nando.


" ma nina kesana bentar dulu ya? " sambil menunjuk arah meja nando dan susi.


" mau ngapain sayang ? tanya mamanya


" itu mah,,emm,,itu,,,nina pengen kebelet ke wc " alasan nina.


" sayang, itu bukan arah menuju wc, itu arah menuju bioskop " bu sri menatap manik mata putrinya.


" ya udah kita pulang aja yuk, sudah jam 18.49 wib papa kamu pasti sudah pulang " ajak mamanya.


mereka pun pulang menuju parkiran mobil, ditempat parkiran, nina melihat mobil nando, dia mengenali plat mobilnya. perasaan penasaran nina dengan wanita bersama nando tadi di mall makin menjadi.


setelah beberapa menit nando dan susi pun pulang, nando mengantar susi menuju rumahnya.


dalam mobil.


bu sri melihat putrinya memandang kedepan dengan pandangan kosong, sesekali melihat layar ponselnya.


" sayang kok mama lihat kamu dari tadik, melamun terus ? tanya bu sri.


" ah ngak kok ma, nina capek aja " senyum terpaksa yang dibuat-buatnya.


saat masuki perkarangan rumah, terlihat dua mobil mewah di depan rumah nina.


" ma, papa kayak nya udah pulang" -nina.


" iya sayang" sambil keluar dari mobil.


" ma satu itu mobil siapa? teman papa? " tanya nina.


" bisa jadi" -mamanya.


"kalian sudah pulang?" sambut papa nina yang melihat anak dan istrinya berjalan memasuki rumah.


" sudah pa " -nina dan mamanya.


mama nina langsung duduk disebelah suaminya, yang sedang berbicara sama teman bisnisnya. ya, teman bisnis papanya adalah david pramata wijaya, seorang pengusaha muda berusia 26 tahun. anak tunggal dari wisnu twins wijaya dan ike wijaya. papa nina wahyu hadinata gerceon dan david pramata wijaya memang baru beberapa bulan ini menjalin hubungan kerjasama sesama pengusaha.


semenjak kedatangan nina dengan mamanya, mata david terus memandang nina.


" ehem,,cantik " gumam david ssambil menyungingkan sebuah senyuman. siapa sih tidak tertarik dengan nina, dengan perwatakan rupa nan menawan matanya kecokelatan dengan bulu mata lentik, hidung mancung.


" sayang " panggil pak wahyu yang melihat putrinya berjalan nampak lesu " sini dulu sayang, kenalan sama teman papa uncle david"


" pa, nina capek, badan nina lengket, nina mau ke kamar bersih-bersih " jawab nina sambil meninggalkan ruang tengah.


ada perasaan kecewa di hati david karena nina tidak mau kenalan dengan nya. tapi perasaan itu cepat-cepat dia singkirkan.


" maafin putri saya ya " ucap pak wahyu yang tak enak hati karena nina tidak mau memperkenalkan diri.


" iya. gapapa pak" ujar david seraya tersenyum.


di dalam kamar, nina langsung membersihkan diri setelah beberapa menit dia pun merebahkan diri di kasurnya. namun perasaan penasaran sama siapa nando berduaan di mall tadi terus menghantuinya, dia berjalan ke balkon kamarnya dan menatap keluar.


setelah beberapa jam berbicara mengenai pembangunan cabang perusahaan mereka di amerika david pun ijin pulang. saat di halaman rumah tepat di posisi parkiran mobil nya yang hampir posisinya menghadap ke balkon kamar nina. mata nina dan david sama mengunci satu sama lain walaupun dengan jarak yang cukup jauh. cepat-cepat nina mengalihkan matanya sambil menatap jalanan dengan tersenyum malu..


" lumayan " desis nina yang menatap kepergian mobil david.


trig,,,tring,,,tring,,, alaram berbunyi menunjukkan jam 05.30 Wib. nina langsung bersiap-siap kesekolah, kali ini dia harus bangun lebih awal agar tidak terlambat kesekolah.


diruang makan.


" hupsss masih pagi " gumam nina seraya melihat jam tangan " baru jam 06.09"


bu sri langsung memberikan putrinya roti dengan selai nanas,nina langsung menyantapnya sampai habis kemudian meminum susu segelas. tak lama, papanya pun ikut bergabung di meja makan.


" pa, pak ahmad belum masuk ya?" tanya nina.


" iya, sayang. kenapa?" papanya bertanya balik.


" nina hari ini rasanya malas bawa mobil, boleh nina naik mobil papa?" dengan wajah imutnya nina harap papanya mengiyakn permintaannya, karena jarang sekali papanya mau mengantar nina ke sekolah karena alasan sekolah nina dan kantor papanya berbeda arah.


" boleh " ujar papanya.


"yesss" sorak nina kegirangan.


setelah selesai sarapan mereka pun berangkat. dengan diantar dimas sebagai supir pribadi papanya.


" pak dimas, kita antar nina kesekolahannya dulu ya " -pak wahyu.


" siap pak" ujar dimas sambil membuka pintu mobil buat tuan besarnya.


setelah memakan waktu 27 menit akhirnya mereka sampai di sekolahan nina.


" sudah sampai sayang " pak wahyu tersenyum pada putri semata wayangnya.


" nanti siang papa jemput nina lagi kan? " tanya nina.


" iya," jawab papanya. " belajar yang rajin ya pertahankan prestasi mu, kan sebentar lagi mau ujian nasional " -papa nina.


nina tersenyum mendengar ucapan papanya dan keluar dari mobil, nina langsung menghampiri sahabatnya yang ternyata sudah duluan sampai disekolahannya.


" heii" sapa nina.


"kalian ada lihat kak nando tidak?" tanya nina.


dan dijawab gelengan kepala dari sahabatnya


perasaan nina menjadi kacau, akhir-akhir belakangan ini nando tidak pernah lagi mengabarinya apa lagi ketemuan dengannya. nando seperti menghindar pertemuan dari nina.


" kok lu nanya sama kita? bukannya elu ceweknya? mang ada apa sih? kalian ada masalah?" tanya mega yang penasaran.


" kita ngak ada masalah kok, cuma akhir-akhir ini dia seperti menghindar dari gue. trus kemaren malam gue sama nyokap ke mall z kan, trus kita makan, tanpa sengaja gue ngeliat nando sama cewek, ceweknya itu duduk membelakangi gue sih, tapi rasanya gue tuh kenal sama cewek itu, tapi siapa ya?" nina sambil berpikir.


mega kelihatan antusias mendengar cerita nina, lain halnya dengan susi. susi nampak terkejut ketika mendengar nina bercerita tentang di mall z kemarin malam.


" uhukk,,uhukk" susi langsung kaget bukan kepalang "ternyata nina kemarin malam di mall z juga" gumam nya dalam hati.


" eh, guys gue ke toilet dulu ya " ijin susi sambil berjalan cepat-cepat.


mega dan nina ngerasa ada yang aneh dari ekspresi wajahnya nampak gugup. namun mereka tak ambil pusing.


ting,,,ting,,ting,,bel masuk berbunyi, semua siswa masuk ke kelas, saat berjalan menuju kelas, nina melihat nando, dan langsung mengejarnya.


" kak nando!!! " teriak nina.


nando pun langsung berhenti, dia pura-pura tersenyum.


" hay " sapa nando. " lama kita tak berjumpa, sorry ya gue akhir-akhir ini sibuk banyak tugas" nando beralasan.


" tugasnya di mall z ya kak?" tanya nina sinis.


" emm,,,eh kakak masuk kelas duluan ya" ucap nando yang meninggalkan nina duluan masuk ke kelasnya karena menghindari pertanyaan nina.


nina pun masuk ke kelasnya, karena sebentar lagi pelajaran fisika di mulai. susi dan nina duduk semeja, sedangkan mega di seberang meja mereka.