Heaven Peak

Heaven Peak
Chapter 6 : Fisik Naga Kuno



Sebelum Ye Chen mengkonsumsi ginseng suci, ada satu hal yang masih membuatnya sangat penasaran. Dia kemudian duduk di lantai ruangannya dan mengambil sikap lotus. Kedua matanya terpejam dan kesadarannya kemudian menjelajah ke dalam tubuhnya.


Ketika kesadarannya mencapai Dantian, dia bisa melihat bahwa pusaran energi itu telah hancur dan memudar. "Hmm, kerusakan ini jauh lebih parah dari yang aku duga, bajingan Mo Jiang itu, aku pasti akan membalas ini ratusan kali lipat."


Ketika Ye Chen hendak menarik kembali kesadarannya, dia dikejutkan dengan cahaya misterius yang muncul jauh di bagian dalam tubuhnya. Karena penasaran, dia kemudian mengikuti arah cahaya itu.


"I-Ini ... bagaiamana mungkin ada pagoda sebesar ini di dalam tubuhku!"


Tepat di depan pandangannya, Ye Chen melihat sebuah pagoda besar berwarna emas menyala. Pagoda itu mengeluarkan aura suci yang sangat kuat, bahkan Ye Chen sedikit terkejut ketika merasakan aura suci itu mengenainya.


Pagoda itu memiliki total sembilan lantai, Ye Chen melihatnya sekilas kemudian dia mengangguk karena kagum.


"Melihatnya lebih dekat, pagoda ini memiliki ciri yang sangat mirip dengan Martial spirit." Ucap Ye Chen sambil menggelus dagunya.


"Hmm, bagaiamana jika aku menyentuhnya?" Sebuah ide tiba-tiba muncul dalam pikirannya.


Ye Chen kemudian melayang lebih dekat dengan Pagoda Surgawi. Ketika dia meletakkan tangannya pada dinding luar Pagoda Surgawi. Detik berikunya, kekuatan misterius menarik kesadaran Ye Chen bahkan sebelum dia menyadarinya.


Itu terlihat seperti Pagoda Surgawi dan kesadaran Ye Chen terhubung satu sama lain.


Begitu Ye Chen membuka kembali matanya, dia terbangun di tempat yang sama seperti ketika ia terbangun terakhir kali.


"Hmm, jadi ruangan ini adalah ruang di dalam Pagoda. Sungguh menarik bahwa ruangan ini memiliki perbandingan waktu yang cukup besar dengan dunia luar..."


Ye Chen menyeringai lebar, karena perbandingan waktu yang berbeda Ye chen bisa meningkatkan kekuatannya jauh lebih cepat daripada orang lain. Bahkan jika orang itu jenius sekalipun, mereka semua akan tunduk kepadanya.


Ye Chen mengeluarkan ginseng suci dari dalam cincin ruangnya, karena dia berhasil menghancurkan segel penghalang di dalam cincin ruang, Ye Chen bisa menggunakannya sesuka hati.


Dengan kontrol pikirannya, ginseng berwarna putih berdiameter 5 cm muncul di depan mata Ye Chen, dia tanpa ragu memakan ginseng itu mentah-mentah tanpa merebusnya terlebih dulu.


Alasan mengapa Ye Chen melakukan itu adalah karena dia tidak ingin sedikitpun khasiat ginseng suci terbuang sia-sia. Meskipun itu berbahaya untuk dilakukan, tetapi Ye Chen dengan berani mengambil resiko tersebut.


Karena dia sendiri mempunyai prinsip jika orang ingin menjadi lebih kuat, dia harus mengambil sebuah resiko bahkan jika itu harus mempertaruhkan nyawanya.


Deg-


Ketika efek dari ginseng suci mulai bereaksi, Ye Chen seketika merasakan jantungnya berdetak semakin cepat. Aliran rasa panas seketika menyebar keseluruh tubuh Ye Chen. Itu terasa sangat panas seolah api yang sangat panas membakar tubuhnya.


Sementara itu, tepat di bagian bawah pusarnya, Dantiannya yang rusak terbakar oleh energi dari ginseng suci. Wajah Ye Chen seketika menjadi pucat, dia membuka mulutnya dan aliran darah mengalir keluar dari mulutnya.


Proses pembakaran dan pembentukan ulang dantian terasa sangat menyakitkan, apalagi ketika Dantian miliknya perlahan membentuk kembali.


Ye Chen duduk bersila sambil mengigit bibirnya menahan rasa sakit dari pembentukan Dantiannya. Setelah berselang beberapa menit, rasa sakit itu akhirnya mereda. Ketika Ye Chen merasa bahwa rasa sakit berhenti sampai di situ, dia tidak enduga bahwa aliran panas yang jauh lebih kejam kembali muncul. Aliran rasa panas mulai menyebar dari Dantiannya keseluruh tubuhnya.


Dia menggertakkan giginya menahan aliran rasa panas itu. Aliran rasa panas itu akhirnya memuncak saat mencapai kepala Ye Chen, dia tidak bisa memikirkan apapaun selain rasa panas yang tiada henti menyerangnya.


"Aku harus bertahan, jika aku keilangan kesadaranku disini. Maka semuanya akan berakhir."


Terlihat percikan api di udara setiap kali Ye Chen melepas pukulannya. Dengan metode itu, Ye Chen berhasil mengurangi aliran panas itu. Keringat mengucur deras di wajah dan juga sekujur tubuhnya, Ye Chen menarik nafas panjang kemudian berteriak.


"Jangan remehkan aku, sialan!"


Argghh!!


Duarr!!


Ledakan keras menggema di ruangan itu, bersamaan dengan munculnya ledakan itu energi panas yang Ye Chen rasakan juga telah menghilang sepenuhnya.


Dia menundukkan kepalanya, nafasnya sangat tidak beraturan. Sebagai gantinya, Ye Chen meraskan bahwa tubuhnya sekarang telah dipenuhi dengan energi spiritual. Dia mencoba mengukur kekuatan energinya saat ini, tetapi tubuhnya sudah sangat lelah karena menerima rasa sakit itu.


Ye Chen terlentang di lantai dengan keringat membanjiri tubuhnya, dia kemudian tertawa lepas, "Hahaha, akhirnya aku berhasil memasuki Ranah Qi Refining."


Butuh beberapa waktu sebelum Ye Chen berhasil menstabilkan fondasinya. Kini Kultivasinya sudah meningkat ke tingkat pertama dari ranah Qi Refining.


"Hmm, masih banyak energi dari ginseng suci yang belum aku murnikan. Tapi untuk saat ini..."


Ye Chen berdiri lalu menepuk pundaknya yang dipenuhi debu, dia mengambil sikap kuda-kuda dengan mata terpejam.


Dia mencoba mengingat teknik pukulan di kehidupan pertamanya, ada puluhan bahkan ratusan teknik pukulan yang Ye Chen ketahui. Tetapi karena dia dulunya adalah pengguna pedang, dia tidak memliki waktu untuk belajar teknik-teknik itu.


Setelah Ye Chen membuka kembali matanya, energi spiritual memusat pada kepalan tangannya. Ketika dia melapaskan sebuah pukulan ke udara kosong, udara kosong itu meledak dan menciptakan hembusan angin yang mengibaskan rambut Ye Chen dan juga pakaiannya.


Melihat kekuatan dari pukulannya, Ye Chen mengerutkan kening dengan ekspresi terkejut. "Apa ini kekuatan dari seorang Qi Refining tingkat pertama? Bukankah kekuatan ini setara dengan seorang Kultivator di ranah Qi Refining tingkat ketiga?"


Apa yang Ye Chen lepaskan barusan adalah pukulan biasa dengan mengalirkan energi spiritual melewati meridian di telapak tangannya. Tapi secara mengejutkan, kekuatan itu jauh melampaui seorang Kultivator di ranah Qi Refining tingkat pertama.


Ye Chen berdiri diam, dia mengirimkan kesadarannya untuk memeriksa kondisi meridiannya dan kualitas tulangnya. Ketika ia membuka mata, hanya ada senyuman misterius dan juga tawa aneh yang keluar. "I-Ini... pantas saja hahaha..."


"Anak ini benar-benar beruntung, dia dilahirkan dengan tubuh fisik bawaan yang sangat langka. Bahkan di Alam Immortal, pemilik fisik ini hanya dapat di hitung dengan jari."


"Nama tubuh bawaan ini adalah ... Fisik Naga Kuno!!"


***


To Be Continued.


Tingkatan Ranah :


Fana : Qi Refining, Foundation Estabilishment, Core Formation, Golden Core, Nascent Soul, Soul Tranformation, Void Refining, Form Synthesis, Transcending Tribulation, Mahayana.


Masing-masing ranah terdapat 10 tingkatan yang harus di lalui untuk menerobos ke ranah berikutnya.


Selamat membaca :)