
Melihat sebuah kepalan tangan melesat kearahnya, Ye Chen tidak sedikitpun bereaksi atau menutup matanya. Dia hanya berdiri tegak tanpa melakukan apapun ketika melihat pukulan Han Jian melesat kearahnya.
"Heh, dia mungkin sangat ketakutan sekarang!" Seorang murid Han Jian mencibir.
"Aku bertanya-tanya darimana sebenarnya keberanian bocah itu berasal, lihat saja dia! Dia ketakutan sampai tidak bisa menggerakkan tubuhnya." Lanjut pria di sampingnya.
Han Jian terkekeh, "Hehe, berani menghinaku? Matilah bocah sialan!!"
Ketika pukulan Han Jian hampir mengenai Ye Chen, sebuah telapak tangan menghalanginya yang membuat serangannya terhenti.
Bam!
Suara itu menggema di seluruh Ye Alkimia, mereka semua bisa melihat dengan jelas bahwa Ye Tian menahan pukulan Han Jian dengan telapak tangannya. Wajahnya memerah karena marah, dia menatap Han Jian sambil mengeluarkan niat membunuhnya.
"Cukup!! Berani sekali kau menyerang putraku di hadapanku!"
Ye Tian meraung, tekanan yang luar biasa kuat terlepas dari tubuhnya dan mendorong Han Jian menjauh ratusan meter jauhnya. Dia menghantam sebuah dinding halaman hingga menciptakan retakan di dinding itu.
Khhh!
Akhhh!
Han Jian memuntahkan banyak darah dari mulutnya, wajahnya menjadi pucat seketika. Dia menatap kerah Ye Tian dengan niat membunuh dan juga kebencian yang sangat besar.
Alkemis Klan Ye dan juga murid Han Jian menatap tidak percaya dengan apa yang baru saja terjadi. Siapa Han Jian? semua orang jelas tahu siapa dia dan juga reputasinya di seluruh Kabupaten Yunhai.
Tetapi karakter penting seperti itu saat ini tergeletak lemas di tanah. Melihat kondisinya, beberapa tulang rusuknya mungkin patah dan juga organ dalamnya terluka.
"Kenapa kalian diam saja, cepat bantu aku sialan!" Teriak Han Jian sambil menahan rasa sakit di punggungnya. Meskipun dia terluka, tetapi jangan lupakan bahwa Han Jian juga seorang Kultivator di ranah Foundation Estabilishment.
Dia saat ini berada di tingkat kelima dari ranah Foundation Estabilishment, pemulihan tubuhnya juga jauh lebih cepat dari Ye Chen yang hanya berada di tingkat kedua dari ranah Qi Refining.
Mendengar teriakan marah dari han Jian, puluhan muridnya tersentak, mereka segera berlari dan membantu Han Jian berdiri.
Setelah Han Jian berdiri, dia menatap Ye Tian dengan ganas. Dia tidak pernah diperlakukan sehina ini oleh seseorang, bahkan jika orang itu adalah seorang Patriak mereka harus bersikap hormat kepadanya.
"Bagus! Bagus sekali! Klan Ye, aku akan mengingat hal ini... Kalian semua, ayo pergi!" Han Jian meminta muridnya untuk membantunya berjalan.
Bahkan sebelum Han Jian melangkahkan kakinya keluar, dia mendengar suara dingin yang membuat punggungnya mengeluarkan keringat dingin.
"Siapa yang memperbolehkanmu pergi pak tua?"
Deg-
Jantung semua orang sekali lagi terasa berhenti berdetak, mereka semua menatap ke sumber suara itu dan melihat seorang pria muda berjalan mendekati Han Jian yang telah terluka.
"Berhenti Chen'er, apa yang akan kamu lakukan?" Ye Tian menghentikan putranya dengan memegang pundaknya.
Ye Chen berbalik, dia menatap ayahnya dengan ekspresi gelap di wajahnya. Dia membuka mulutnya dan berkata, "Apa yang aku lakukan? Tentu saja membunuhnya!"
"Bagaimana mungkin kita membiarkan parasit sepertinya hidup." Lanjut Ye Chen.
"Apa!!" Ye Tian membelalakkan matanya sambil menatap Ye Chen dengan ekspresi terkejut.
Dia tidak menduga bahwa anaknya akan mengucapkan hal seperti itu di depannya. Han Jian merasakan jantungnya tiba-tiba berhenti berdenyut, kebangaannya yang tadi dia perlihatkan menghilang seketika.
Wajahnya cemas dan juga panik, "M-Membunuhku? Apa kau tahu konsekuensi setelah membunuh seorang Alkemis tingkat hitam?"
Meskipun Han Jian terlihat panik, tetapi dia tetap menyembunyikannya dengan memberi Ye Chen ancaman. Dia juga menduga bahwa Ye Chen hanya mengatakan omong kosong belaka, bagaimana mungkin pemuda polos sepertinya berani melakukan hal itu.
Ye Chen mengangkat sudut bibirnya dan berkata, "Konsekuensi? Tidak ada hal seperti itu dalam kamusku!"
Whuss!
Dalam sekejap mata, Ye Chen sudah berada di depan Han Jian sambil menggenggam sebilah pedang di tangan kanannya. Matanya memancarkan niat membunuh yang begitu kuat seolah dia sudah membunuh ribuan bahkan jutaan orang di tangannya.
Han Jian yang benar-benar tidak siap dengan serangan Ye Chen tanpa ragu melempar kedua muridnya untuk menghalangi Ye Chen untuk membunuhnya.
Ye Chen menghindari kedua murid Han Jian dengan sempurna seolah dia sudah menebak Han Jian akan melakukan hal itu.
"Apa!!.." Han Jian melebarkan matanya melihat pergerakan Ye Chen yang tidak biasa.
Ketika jaraknya hanya terpaut beberapa meter, Han Jian tiba-tiba menyeringai. "Hehe, mati kau bocah!"
Dia sudah menunggu Ye Chen mendekatinya dalam jarak seperti itu untuk mengeluarkan tekniknya, meskipun dia telah terluka karena serangan dari Ye Tian. Tetapi menghadapi Ye Chen yang hanya berada di ranah Qi Refining tingkat kedua hanya memerlukan satu serangan.
"Cakar Iblis!" Han Jian mengalirkan Qi miliknya kedalam telapak tangannya, seketika bayangan cakar raksasa berwarna merah keluar dari telapak tangan Han Jian.
Seolah menduga Han Jian akan melakukan hal licik seperti itu, Ye Chen tertawa menghina.
"Hmm, seperti yang diharapkan dari orang bodoh sepertimu."
Dengan pergerakan cepat dan tidak dapat di prediksi, Ye Chen memutas pedangnya dan mengalirkan seluruh Qi-nya kedalam pedang di tangannya.
Begitu pedang itu bercahaya, Ye Chen memutar tubuhnya dan melepaskan tebasan pedang lurus yang seketika menebas kepala Han Jian.
Slashh!
Begitu kepala Han Jian terpisah dari tubuhnya, darah yang keluar dari lehernya menyembur keluar dan membasahi wajah Ye Chen.
Kejadian itu terjadi dalam waktu kurang dari lima menit, semua orang yang melihatnya bahkan tidak berkedip sedikitpun. Mereka semua dibuat takjub dengan pergerakan dan juga prediksi yang Ye Chen lakukan.
Selain itu juga, mereka semua tetap tidak mempercayai apa yang baru saja terjadi. Ye Chen hanyalah seorang pria biasa tanpa basis Kultivasi, bagaimana mungkin orang biasa sepertinya dapat membunuh Han Jian dengan mudahnya.
Bahkan jika Han Jian terluka karena serangan dari Ye Tian, dia tetap bisa membunuh Ye Chen hanya dengan satu pukulan.
Mereka semua tidak tahu bahwa Ye Chen telah memulihkan Kultivasinya, meski begitu Ye Tian juga sama tidak percaya dengan apa yang dia lihat.
Tetapi kematian Han Jian bukanlah sesuatu yang baik bagi mereka, "Chen'er...."
"Aku tahu ayah, aku akan bertanggung jawab penuh untuk ini."
Ye Tian menggeleng, "Bukan itu yang ayah maksud, Han Jian sebenarnya merupakan murid seorang tetua dari lembah obat. Dia juga merupakan seorang Alkemis Hitam tingkat sembilan, ayah hanya takut jika dia akan membalas dendam kepada kita."
Meskipun Han Jian merupakan seorang Alkemis Hitam, dia hanya berada di tingkat satu. Berbeda dengan gurunya yang sudah berada di tingkat sembilan, bahkan kerajaan Xuanyu pun tidak berani menyinggung sosok itu tanpa alasan yang jelas.
Ye Chen membasuh wajahnya yang dipenuhi dengan darah kemudian menatap ayahnya, "Jangan khawatir ayah, putramu bukanlah orang yang sama seperti dulu. Bahkan jika orang itu datang untuk membalas dendam, aku sendiri yang akan membuatnya bernasib sama dengan muridnya."
Entah mengapa, mendengar kalimat itu dari putranya membuat hati Ye Tian menjadi tenang. Dia tersenyum kemudian menggosok kepala putranya dan berkata, "Hmph, putra bodoh ini benar-benar menyebabkan banyak masalah untukku."
"Meski begitu, bahkan jika seluruh dunia menjadi musuhmu. Ayah akan selalu menjadi pelindungmu Chen'er."
Kalimat itu bagaikan panah yang menusuk langsung ke hati Ye Chen, dia kemudian membalasnya dengan berkata. "Terimakasih ... Ayah!."
***
To Be Continued.