Heart Treatise

Heart Treatise
bab.8 KARINA TEEJEBAK PERMAINAN WILLIAM



Sore harinya Samuel kirim pesan pada Mira untuk tidak lupa bahwa nanti malam aja di jemput jam 7.30.


Mira yang masih malas-malasan itu, membuka pesan di handphone nya.


melihat pesan dari Samuel, Mira baru ingat jika dia punya janji untuk datang ke acara makan malam keluarga Samuel .


Mira bingung, ada dua pesan yang meminta Mira menemuinya.hingga akhirnya Mira memilih Samuel saja untuk dia temui.karena Samuel lebih dulu mengundang nya untuk makan malam. dan tidak enak juga jika menolaknya karena Samuel adalah tunangan nya.


Mira segera mandi dan menyiapkan baju untuk pergi ke acara keluarga Samuel.


Mira sempat bingung dengan pakaian yang akan dia pakai pada acara itu.


namun akhirnya Mira menemukan setelan blazer warna hitam yang elegan.


jam sudah menunjukkan pukul tujuh malam.Samuel sedang dalam perjalanan menjemput Mira, begitu juga dengan Evano yang sudah mengirim pesan pada Mira untuk bertemu di tempat biasa dulu janjian sedang dalam perjalanan menuju tempat tersebut.


sementara Mira masih berdandan di depan cermin, melihat penampilan nya yang takut nya Norak atau kampungan.bolak balik di depan cermin memperbaiki riasan nya.


terdengar bunyi klakson menandakan Samuel sudah datang.


Mira segera keluar kamar dan berpamitan pada ibunya.


terlihat dari dalam mobil Mira keluar dari rumahnya dengan pakaian modis dengan stelan blazer warna hitam di padu sepatu heels warna putih dan tas berwarna putih pula.


rambut yang di gerai indah menambah keanggunan Almira


Samuel sampai tak berkedip saat menatap Mira.


" maaf ya nunggu lama? "


" gak kok buat perempuan secantik Mira gak ada yang lama hehe.. ayo masuk sayang "


Samuel membukakan pintu mobilnya.


" sayang melihat mu seperti ini, aku sudah tidak sabar meminangmu Mira ! "


" Sam, setahun lagi yah, please "


" bagaimana jika satu bulan lagi ? "


" ayolah Sam jangan membuat ku gugup "


dalam perbincangan itu, tak terasa mereka sampai di restoran.Samuel menggandeng mesra Mira ke sebuah restoran yang sudah di pesan oleh keluarga nya.


semua keluarga Samuel menatap ke arah Samuel dan Mira.


seperti seorang Cinderella, pesona Mira mampu menghipnotis para tamu di restoran tersebut.


begitu juga keluarga besarnya Samuel, begitu terpesona dengan penampilan Mira.


" selamat malam semuanya. pah, mah selamat malam maaf kalau saya terlambat "


ucap Mira sopan


" oh tidak apa-apa, kami baru saja sampai juga.ayo duduk di sini Mira "


ajak ibunya Samuel pada calon menantunya yang sudah berjuang banyak untuk keluarga nya itu.


" baik mah, terima kasih sebelumnya "


samuel duduk di sebelah Mira, pasangan yang begitu serasi dan semua tamu di restauran itu saling berbisik membicarakan yang sedang trending di media bisnis.


" Kalian sangat serasi, kenapa tidak di resmikan saja hubungan kalian itu! "


tanya saudara Samuel yang bernama Sintia.


mendengar ucapan Sintia, Mira hampir tersendak saat sedang minum.


" Mira are you oke? "


tanya Samuel kawatir


" aku baik-baik saja Sam "


sambil tersenyum dan tetap tenang.


"Sintia kamu bikin Mira grogi tau gak haha, Mira jangan di ambil hati ucapan Sintia itu biasa dia kan hobi ngeledek gitu "


sahut Bram pada Mira,Mira hanya menjawab nya dengan tersenyum.


"maaf tadi cuma kaget saja, Sintia gak salah kok hehe "


" maaf dech kalau gitu, habis kalian itu nunggu apa sih ? karir ok umur udah cukup matang iya kan "


" Sintia sudah ah kasihan Mira tuh muka nya merah kayak tomat haha " ledek Samuel


" ya sudah lanjut makan lagi yukk "


ajak bapaknya Samuel.Samuel hanya tersenyum dan menenangkan Mira.


saat sedang melanjutkan makan, handphone Mira bergetar ada chat dari Evano .


" Mira kamu udah jalan belum, aku udah di tempat biasa kita ketemu "


melihat isi chat itu Mira jadi merasa tidak tenang saat sedang makan.ada perasaan gelisah karena merasa sedang di tunggu seseorang.tapi ada rasa cuek karena Mira berfikir tidak peduli lagi dengan Evano.tapi hati kecilnya memaksa untuk menemui Evano.


Samuel yang melihat Mira tidak tenang merasa sangat bingung.


" kamu kenapa Mira? "


" ini aku lupa ada undangan dari teman SMA buat ketemu malam ini jadi gak enak hehe "


" oh ya udah habis dari acara disini aku antar kamu ke tempat teman mu bagaimana? "


" ok deh kalau gitu "


selesai acara makan-makan, mereka berphoto bersama.Mira pun di ajaknya berphoto bersama keluarga mereka.ada rasa canggung dalam diri mira.namun Mira berusaha tetap santai.


Mira sangat berharap acaranya segera selesai dan pulang pikirnya.


ternyata apa yang di harapkan Mira terwujud acaranya selesai juga.


di tempat Evano menunggu, Evano duduk sendirian di sebuah taman sambil sesekali melihat pintu masuk dan tetap tidak mendapati Mira datang.dari jam delapan, jam sembilan Mira belum juga datang.


hingga rintik hujan mulai mengguyur taman dan sekitarnya, Evano berusaha tetap menunggu Mira.Evano mencari tempat berteduh yang tak jauh dari tempat dia menunggu. takutnya kalau Mira datang Evano bisa melihatnya.


******


Karina yang sedang stres masalah hubungan nya dengan Evano, memilih pergi ke club' dan janjian dengan teman nya.


" sendirian kamu kayak anak ABG saja hehe "


sahut teman nya.


" iya Cowok gue punya acara sendiri begitu, dari pada aku di anggurin ya mending kesini kumpul sama kalian "


" punya tunangan cantik begini kok di anggurin sayang banget "


ledek William mendekati Karina.


" hei Wil apa kabar kamu? "


" aku tidak baik semenjak di tinggal tunangan sama kamu Karina "


melihat William hanya menggombal Karina hanya tersenyum tak menanggapi ucapan nya.


" ayo minum bareng yoooo "


ajak teman-teman nya pada Karina dan William.


mereka minum sampai mabuk di club'


dan berjoged bersama di iringi musik DJ.


Evano yang menunggu Mira hampir jam sepuluh dan belum juga kelihatan merasa sangat sedih.chat nya tidak di respon dan Mira juga tidak datang.


dunianya terasa sepi sekali.padahal ada Karina tunangan nya tapi Evano merasa berbeda saat bersama Mira.


hingga hujan reda Mira tak kunjung datang, akhirnya Evano memilih untuk pulang.


sementara Mira yang baru sampai di rumahnya.berpura-pura masuk dan setelah Samuel pergi, Mira langsung pergi lagi dan berlari menuju taman kota tempat mereka biasa janjian itu.


Mira melepaskan heels nya dan berlari melewati jalan pintas hingga akhirnya Mira sampai juga di taman yang memang tidak begitu jauh dari rumahnya.


Mira berlari lagi menuju tempat favorit mereka, namun ternyata Evano sudah tidak ada di sana.


Mira yang masih mengatur nafasnya memilih diam saja di tempat itu, Mira merasa menyesal karena terlambat datang dan tidak merespon chat Evano.seperti terulang di waktu dulu hingga Mira tidak pernah bisa bertemu Evano lagi.


tak terasa bulir bening jatuh di pipi Mira di barengi rintik hujan malam itu.namun tiba-tiba ada tangan seseorang menepuk pundaknya.


Mira terdiam sesaat, setelah itu berbalik badan dan mendapati Evano berada di depan nya.


seketika Mira langsung memeluknya dengan erat dan menangis.


Evano pun membalas pelukan Mira dan mengatakan sesuatu.


" aku tidak mau mengulang kesalahan yang dulu Mira, karena tidak sabar menunggu mu, aku salah melangkah dan menyesali semuanya hingga saat ini"


Mira hanya terdiam di pelukan Evano yang terasa sangat nyaman baginya saat ini.


Evano mengusap lembut rambut Mira dan Mira melepaskan pelukan itu, lalu menatap Evano dengan tatapan penuh kerinduan.


melihat tatapan Mira, Evano langsung mendekatkan wajahnya dan mecium bibir indah itu, ********** dengan penuh kelembutan.


Mira pun merespon Ciuman Evano, di bawah rintikan hujan mereka saling memadu kasih berciuman mesra dan saling mendekap tubuh mereka dengan erat.


****


dan yang terjadi di club' saat Karina merasa sudah tidak sanggup lagi minum.Karina memilih duduk di sofa.dan William menyusulnya lalu mencium bibir Karina dengan rakus.


Karina pun lantas membalasnya dengan rakus.merasa gairah nya bangkit, William mengajak Karina ke sebuah hotel mewah di dekat club'Karina yang mabuk berat mengikuti kemauan William .


mereka masuk ke hotel dan melakukan hubungan seksual dengan keadaan mabuk.William yang masih dalam keadaan sadar begitu bersyukur bisa menikmati tubuh Karina dengan leluasa.


William mencumbui Karina tanpa cela sedikit pun hingga Karina seperti di rudapaksa oleh William, karena dalam keadaan mabuk Karina menikmatinya dengan *******- ******* manja nya.


membuat William semakin bergairah malam itu.


Sementara di taman kota


Mira dan Evano yang sedang saling berciuman mesra akhirnya menyudahi nya.setelah Mira menyadari ada kesalahan di dalam hubungan nya dengan Evano.


" Evano, seharusnya perasaan ini sudah tidak ada untuk mu ? aku milik Samuel dan kami akan segera menikah.tapi kenapa perasaan ku masih sebesar ini untuk mu ? "


" aku tidak rela kamu bersama Samuel Almira ! tolong batalkan pertunangan mu dengan nya "


" tidak mungkin aku lakukan, ada hal yang kamu tidak akan pernah mengerti "


" lalu hubungan kita ini apa Almira ? "


" aku khilaf, mulai sekarang jangan lagi melakukan hal seperti ini Evano "


Almira berpisah dengan Evano di persimpangan jalan.berharap keputusan ini adalah yang terbaik untuk mereka berdua.karena selamanya mereka mungkin tidak akan bisa bersama.