Heart Treatise

Heart Treatise
bab.10 EVANO MENGAKHIRI PERTUNANGAN NYA DENGAN KARINA



Evano menghubungi Karina untuk bertemu di suatu tempat.setelah menunggu hampir setengah jam Karina datang dengan gaya centilnya untuk menggoda Evano.karena dia berfikir Evano memberikan kejutan untuk Karina.karena hari ini Karina ulang tahun.


"hallo sayang, maaf aku sedikit terlambat.karena salon langganan ku lagi ramai Custumer" sambil Karina cipika cipiki pada Evano namun dia bersikap datar saja padanya


"kemarin malam kamu kemana?" tanya Evano masih berusaha tenang.


"kemarin? aku bertemu dengan teman lama ku sayang"


"sampai pagi?!"


"hahh? apa magsudmu Evano?tentu saja tidak.aku menunggu mu di rumah sampai tertidur"


"Kau yakin Karina? Sedang tidak membohongi ku?"


"Aku yakin sekali sayang, kamu meragukan ku?"


"Lalu ini apa Karina?" Evano melempar map pada karina.karina sempat bingung dengan map yang di tunjukkan padanya.di lihatnya isi map itu dan Karina begitu terkejut melihat photo dirinya sedang di peluk mesra dan di cium oleh William di luar hotel dan saat di dalam mobil.


"Ini?! Evano! Ini tidak benar! Ini pasti rekayasa Evano.percayalah padaku.aku mencintai mu dengan setulus hatiku Evano!" Teriak Karina yang terkejut dan syok.


"Rekayasa apa? Lalu video ini apakah rekayasa?" Evano memperlihatkan video Karina keluar dari kamar hotel sambil di peluk mesra oleh William dan saat di dalam lift mereka kembali berciuman panas hingga pintu lift terbuka.


"Tidak! Siapa yang melakukan ini padaku!" Teriak Karina melempar handphone Evano.


Evano hanya tersenyum sinis menanggapi Karina yang mengamuk atas kesalahannya sendiri.


"Sudah jelas bukan? Jika kamu itu sudah mengkhianati kepercayaan ku! dan bagaimana jika hubungan kita di akhiri saja?!" Ucap Evano menatap tajam Karina.


"Tidak Evano, aku tidak mau! Aku hanya mau menikah dengan mu.tidak dengan yang lain Evano!"


Karina berteriak sambil menangis memohon pada Evano untuk mencabut ucapan nya itu.


"Lalu ap yang harus ku lakukan? Aku harus menikmati bekas orang lain setiap hari saat kita menikah nanti ?"


"Aku hanya melakukan satu kali hari itu, dan tidak akan aku ulangi lagi Evano, aku berjanji padamu"


"Tidak berlaku janji itu untukku! Kamu bisa saja ingkar di belakang ku Karina"


Karina menggeleng kan kepalanya sambil menangis ingin memeluk Evano, namun tangan Evano mencegahnya.


"Jangan sentuh aku Karina, kamu terlalu menjijikkan!"


"Jangan munafik kamu Evano, bisa saja kamu pun melakukan nya dengan wanita lain di luar sana!"


"Hati-hati mulutmu berbicara, jika kamu tidak mempunyai bukti itu!"


Setelah merasa cukup berdebat dengan Karina, Evano memilih pergi dan berlalu dari hadapan Karina.


"Evano, jangan tinggalkan aku! Aku mohon Evano!" Teriakan Karina tak di anggap oleh Evano.Evano memilih melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi dan pergi dari sana menuju tempat favorit nya yaitu laut.


Karina duduk di lantai restoran sambil menangisi dirinya sendiri.hari ulang tahun nya yang dia pikir akan di rayakan dengan Evano ternyata gagal dan berakhir kacau.


"William sialan! Dia mengacaukan semuanya!" Teriak Karina dalam kesendirian nya.setelah merasa lelah menangis, Karina pergi dari restoran itu dan berniat kembali ke rumah saja.tapi dia urungkan dan justru pergi ke club untuk minum-minum.


Sesampainya di Club', Karina menuju bartender dan memesan minuman beralkohol tinggi.


William yang sedang berada di hotel dengan para wanita nya di hubungi anak buahnya jika ada Karina di club' dan sedang minum sendirian.


William menyelesaikan semuanya dan pergi dari hotel itu menuju club' di mana Karina berada.


"Sayang ku Karina, kamu sexsi dan cantik sekali malam ini?" Ucap William sambil membelai lembut pundak Karina dan mengecup nya.


"Minggir kamu William sialan! Kamu mengacaukan rencanaku!" Ucap Karina yang sudah mulai mabuk.


"Rencana apa yang sudah aku kacaukan Karina?" William penasaran.


"Acara hari ulang tahun ku berantakan karena photo dan video itu! Evano sudah mengetahui semuanya dan dia memintaku mengakhiri hubungan ini huhuhuhuhu" Karina menangis sambil mabuk.


Namun William justru tersenyum senang menanggapi pengakuan Karina.


Memang ini yang dia inginkan, menghancurkan hubungan Karina dengan Evano.


"Maafkan aku Karina, tapi kita melakukan nya karena saling membutuhkan bukan? Bagaimana jika malam ini aku yang menggantikan Evano merayakan ulang tahunmu Karina?" Rayu William


"Kamu mau merayakan ulang tahun ku William? Hahahaha tidak perlu.aku sudah kehilangan mood ku"


"Ayolah kita rayakan dengan pesta meriah bagaimana? Kita rayakan di sini bersama teman-teman semuanya"


William lalu ke atas lantai DJ untuk pinjam sebentar micropon nya dan mengucapkan selamat ulang tahun pada Karina.


"Dear Karina, selamat ulang tahun yang ke dua puluh empat ya sayang.aku William mencintai mu setulus hatiku" ucapan William yang menggema di club itu mendapat tepuk tangan meriah dari orang-orang di club' itu. sedangkan Karina hanya tertawa sambil sempoyongan berniat menghampiri William.


"William kamu sudah gila hahahaha" Karina yang hampir jatuh lalu di tangkap William dalam pelukan nya.


"Aku gila karena mu Karina, dan sekarang kamu milikku! Malam ini kita nikmati pesta ulang tahunmu dengan meriah bersama ku" ucap William tertawa menyeringai.


Melihat Karina yang sudah benar-benar mabuk itu akhirnya dia membawanya ke hotel langganan nya itu.begitu bahagia William yang kembali mendapatkan tubuh Karina yang begitu mengundang Hasrat kelelakian nya bangun.


William menyetubuhi Karina dengan nafsu yang menggebu-gebu.dia luapkan rasa dendam itu pada Karina yang dulu di tolaknya mentah-mentah dan menyiram wajah William dengan air bir.


Ingatan itu membuat William tak ingin menyudahi ritual itu.Karina yang sudah tidak sadarkan diri akibat mabuk berat itu hanya mendesah lirih saat dirinya di rudapaksa oleh William.hingga pagi menjelang William yang meminum obat kuat masih begitu perkasa terus menerus menyetubuhi Karina dengan nafsu yang tinggi.


"Akan ku buat kamu bertekuk lutut di hadapan ku Karina hahaha" ucap William sembari terus melakukan persetubuhan itu.


Setelah merasa lelah, William langsung tertidur di pelukan Karina yang Telanjang bulat yang hanya di tutupi oleh kain selimut hotel.


Di laut, Evano tertidur hingga pagi di dalam mobil.hingga Evano terbangun karena merasakan silau karena sinar matahari yang mengarah pada nya.


"Aku ketiduran di sini, jam berapa ini!" Evano merilekskan tubuhnya setengah itu melajukan mobilnya dan kembali pulang untuk bersiap-siap berangkat ke kantor.


Pak Agung yang melihat Evano pulang pagi dengan keadaan kusut itu hanya mengeryitkan keningnya heran.Bu Marta pun terheran-heran melihat putranya yang terlihat sangat kusut sekali.


"Evano dari mana pak, dia baru kembali dalam keadaan kusut begitu?" Tanya bu Marta


"Mana aku tau Bu, tanyakan sendiri pada nya" ucap pak Agung sembari meneruskan membaca koran.


Setelah selesai membersihkan diri, Evano lalu bersiap turun untuk sarapan.


"Evano kamu dari mana nak? Pulang kok kusut sekali?" Tanya Bu Marta


"Itu tidak penting Bu, Pak.Evano cuma ingin memberitahu jika Evano sudah mengakhiri hubungan Evano dengan Karina!" Setelah mengatakan demikian, Evano lalu pergi berangkat ke kantornya.


Pak Agung dan Bu Marta terkejut mendengar ucapan Evano.


******