Girl And Falsehood

Girl And Falsehood
7



"Kamu!!!."teriak mereka berdua.



Hyuna hanya tersenyum licik melihatnya.



"Kamu bambam kan?."tanya suga



"Dan kamu min suga kan?."tanya bambam.



"Masuklah dulu kita ngobrol didalam tidak sopan jika mengobrol dipintu seperti ini."ucap hyuna



Suga pun ikut masuk dan duduk diruang tamu sedangkan aku mengambilkan minum untuk suga dan bambam mengikutiku ke dapur.



"Kamu yakin akan memperainkan dia?."tanya bambam.



"Kenapa? Sekrg kita udah resmi pacaran ko."balas hyuna



"Apa!?."berteriak.



"Yaa!! Jngan keras2."



"Maaf.. aku hanya terkejut.. semudah itu kamu mendapatkan ny."



"Ini tdak mudah bambam.. aku mengancamnya.. aku mengatakan jika aku akan menghancurkan BTS jika dia tdak mau pacaran denganku."



"Tapi hyuna.. dia berbahaya dia licik.. aku takut sesuatu terjadi padamu.."



"Tidak akan bambam.. kan ada kamu disampingku.."



"Tapi.."terpotong



Hyuna mencium bambam supaya bambam berhenti berbicara.



"Aku mengantarkan minuman ke suga dulu.. kmu mau ikut?."tanya hyuna.



"Aku masih ingin menciummu."



"Kita bisa lanjutkan nanti."



"Baiklah.."



Hyuna dan bambam kembali ke ruang tamu.



"Maaf lama syang.. ini minumanmu."ucap hyuna.



"Terima kasih."balas suga.



Suga pov



"Aku akan menghancurkan mu lebih dulu hyuna.. kmu meninggalkanku dulu.. dan sekrang kmu ingin menghancurkan BTS.. ga semudah itu.. sebelum kamu menghancurkan BTS aku yang lebih dulu menghancurkanmu."



Suga end pov



"Aku selesai.. aku akan pulang."ucap suga



"Silahkan.. bambam tolong antarkan dia keluar yahh."ucap hyuna



"Baiklah.."balas bambam



Hyuna pergi kekamarnya.


Sedangkan bambam mengantar suga keluar.



"Ku peringatkan kamu untuk tidak menyakiti hyuna sehelai rambutpun!!."ancam bambam.



"Hhmmmm."balas suga.



Suga pun masuk ke mobilnya dan pergi meninggalkan rumah hyuna.



Bambam pergi ke dapur dan memasak beberapa menit kemudian hyuna turun dan memeluk bambam dari belakang.



"Kenapa denganmu hyuna? Tdak biasa nya kamu menempel seperti ini."tanya bambam



"Aku.. aku hanya merindukan kaka ku bambam."ekspresi sedih



Bambam berbalik ke arah hyuna.



"Kamu mengingat kaka mu?."tanya bambam



"Aku sudah mengingatnya sejak dulu.. dan aku sudah berusaha mencarinya tapi aku tidak menemukan petunjuk.."



Sebenarnya hyuna bukan anak pertama hyuna memiliki kaka namun kaka nya menghilang saat kejadian penculikan hyuna dulu.



Melihat hyuna yang terlihat sedih bambam memeluk hyuna dan mengelus rambut hyuna.



"Dont sad babe.. I will stay with you."ucap bambam.



"Thanks you... sepertinya aku mencium bau gosong."



"Aakhh tidak aku melupakan ikan nya."



Bambam melepas pelukan itu dan kembali fokus ke masakan nya.



"Yahhh ikan nya gosong."ucap bambam.



"Tidak apa2.. ayo makan diluar saja."ajak hyuna.



"Apa?? Serius..."bambam terkejut.



"Iya aku serius.. kita sudah lama tidak mkan diluar berdua kan."



"Baiklah aku ganti baju dulu sebentar."ucap bambam.



Bambam pun pergi ke kamarnya dan mengganti bajunya.



Baju hyuna dan bambam.






"Hahaha..."hyuna tertawa.



"Why..?."tanya bambam.



"Kmu terlihat lucu memakai baju itu...hahaha.."



"Haiishhh.. ini juga kan kamu yang belikan."



"Aku tau... ayo pergi."ajak hyuna.



Hyuna dan bambam pun pergi ke restoran dipusat kota.


Sampai direstoran hyuna melihat BTS juga disana.





Hyuna mengabaikan mereka dan duduk agak jauh dari mereka.



BTS POV



"Hyung bukankah itu hyuna?."tanya jungkook.



"Mana???."tanya namjoon dan jimin bersamaan.



"Itu lohh yang sama cowo yang pke baju putih gambar popaye."tunjuk jungkook.



Mereka menatap ke arah hyuna.



"Siapa dia? Apa dia pcarnya?."tanya seokjin.



"Dia bambam.. teman yang ditugaskan ayahnya untuk menjaga hyuna."jelas namjoon.



"Sepertinya hyung tau semuanya tentang hyuna."tanya jungkook.



Semua terdiam saat mendengar pertanyaan yng jungkook tanyakan ke namjoon.


Namun taehyung memegang tangan jimin.



"Lepaskan tanganku!."tegas jimin.



"Kamu mau kemana? Kita belum selesai makan."tanya taehyung.



"Bukan urusanmu!."teriak jimin.



Taehyung pun melepaskan tangan jimin dan jimin berjalan ke arah hyuna.



BTS End Pov



"Boleh aku duduk disini?."tanya jimin.



"Ahh jimin.. kamu disini dengan siapa?."tanya hyuna.



"BTS.. sekarang boleh aku duduk."



"Ahh silahkan."



"Apa kalian pacaran?."tanya jimin.



"Pacar??... haha.."hyuna tertawa.



Hyuna mengedipkan matanya ke bambam dan bambam mengerti apa yang dimaksud hyuna.



"Kamu tidak tau aku?."tanya bambam.



"Aku tau kamu bambam.. yg aku tanya apa kalian pacaran?."



"Kamu ga tau pacar hyuna? Padahal pacar hyuna salah satu temanmu?."ucap bambam.



"Temanku?."



"Yeaahhh temanmu?."



"Apa itu namjoon?."tanya jimin.



"Bukan."balas bambam.



"Lalu siapa? Yg aku tau hanya aku dan namjoon hyung yang menyukai hyuna."



"Kamu terlalu jujur dan bodoh jimin."



"Katakan saja padaku siapa orangnya!!."tegas jimin.



"Hey..hey.. tenanglah.. aku akan mengatakannya."



"Cepat katakan padaku!."teriak jimin.



"Bambam.. jimin... makanlah dulu..aku tidak apa2 dia tidak memberitahukan pada teman2nya..mungkin dia malu pacaran denganku."ucap hyuna



Hyuna memasang fake sad nya didepan jimin dan bambam. Bambam tau hyuna berpura-pura namun jimin..


Jimin sangat mudah dikendalikan.



"Katakan padaku hyuna! Aku tdak suka dia seperti itu padamu!."tegas jimin.



"Min suga adalah pacar hyuna jimin.. sekarang pergilah dan jangan ganggu kami berdua."ucap bambam.



Jimin terkejut dan terdiam mendengarnya..


Kemudian jimin pergi dari hyuna dan bambam. Jimin berjalan kearah meja BTS dan tiba2 memukul suga.



"Apa yang kamu lakukan jimin!."teriak namjoon.



"Dia penghianat hyung! Dia bajingan! Dia lyak mndapatkannya!."teriak jimin.



"Apa maksudmu?."tanya suga.



Kemudian suga menatap kearah hyuna dan bambam. Saat itu suga melihat senyum licik hyuna.



"Sialan.. baiklah jalan aku akan ikuti permainanmu dan kemudian aku yg akan menghancurkanmu !!."dalam hati suga.



"Jawab hyung.."tanya namjoon.



"Apa yg kalian bicarakan aku tidak mendengarnya."balas suga



"Apa benar yang dikatakan jimin.. hyung dan hyuna pacaran?."



"Ya itu bnar tpi aku tdak mencintainya."



"Bajingan!! Jika tidak mencintainya untuk apa hyung menjadikannya pacar."teriak jimin



Saat jimin akan memukul suga tiba-tiba hyuna menghalangi jimin dan jimin malah memukul hyuna hingga hyuna jatuh kebawah dengan hidung yang berdarah.



"Hyuna."teriak BTS dan bamban kecuali suga.



"Maafkan aku."jimin terduduk dan melihat wajah hyuna.



"Jngan pukul suga lagi jimin ku mohon."fake sad fake crying.



Jimin terkejut dan membangunkan hyuna.



"Baiklah aku tidak memukulnya lagi."ucap jimin.



"Biar hyuna pergi denganku... klian selesaikan urusan klian saja."ucap bambam.



"Tapi hyuna..."



"Aku baik2 saja jimin.."balas hyuna.



Hyuna dan bambam pun pergi kluar restoran dan masuk ke mobil.


Saat didalam mobil bambam menyetir sedikit menjauh dari restoran tadi.


Bambam berhenti di sebuah taman dan membawa hyuna duduk di kursi yang kosong.



"Kenapa kmu harus seperti ini sih."ucap bambam.



"Kenapa? Aku kan sedang berpura-pura jadi pacar yang perduli dengan pacarnya."balas hyuna.



Bambam mengambil kotak p3k di mobilnya dan kembali ke tempat hyuna duduk lalu mengobati luka hyuna.



"Ya tapikan ga usah melukai diri sendiri kan."tegas bambam.



"Kamu khawatir?."menatap bambam.



Bambam berhenti mengobati luka hyuna. Mereka saling menatap.


Bambam mendekatkan wajahnya sangat dekat dengan hyuna. bambam mencium hyuna.



Ciuman bambam semakin memanas dan satu desahan lolos dari hyuna.



"Eeehhmmm.."



Bambam menjauhkan bibirnya dan menghentikan ciumannya.



"Maaf.."ucap bambam.



"Aku ingin pulang."ucap hyuna.



"Baiklah ayo kita pulang."



Suasana hyuna dan bambam sepanjang jalan menjadi canggung.



Sampai dirumah hyuna langsung pergi ke kamar nya dan bambam pun pergi ke kamarnya.






*****To be Continue*****