
Pukul 10.00
"Hyuna.. bangunlah.."ucap bambam.
"Ahhhh.. ya aku bangun.."
Saat aku melihat kearah bambam wajah kami sangat dekat.
"Bisakah kmu bangun tangan ku keram."ucap bambam.
Aku melihat kearah tangan bambam dan ternyata aku tidur ditangan bambam bukan dibantal.
"Maaf maaf.. apa perlu ku obati."
"Tidak usah aku baik-baik saja.. bagaimana denganmu?."tanya bambam.
Aku terdiam saat bambam menanyakan kondisi ku.
"Ahh baiklah aku tidak akan bahas ini lagi.. lupakanlah.. dan anggap saja seperti mimpi yang ketika kau bangun.. kau tidak merasakan ketakutan lagi."ucap bambam.
"Aku tau.."
"Tokk...tokkk..tokkk."
"Nyonya muda.. diluar ada teman nyonya.."ucap pelayan
"Namanya?."tanya bambam.
"Kim namjoon tuan."
"Astaga...!!! Aku lupa ada janji pergi dengan namjoon."ucap hyuna
"Kamu mau pergi kemana?."tanya bambam.
"Ke namjoon."
Aku pun pergi keluar dan meninggalkan bambam sendirian dikamar nya.
Namjoon terkejut melihat ku yang terlihat tidak sehat.
"Apa kamu sakit? Jika kamu sakit kita batalkan saja."ucap namjoon.
"Aku baik-baik saja.. masuklah dulu tunggulah diruang tamu aku akan keatas untuk bersiap-siap.. maaf ya aku bangun kesiangan."balasku.
"No problem to me.. pergilah mandi aku akan tunggu disini."
Aku pun naik ke atas sejujurnya sekarang aku takut masuk kamarku sendiri badanku gemetar mengingatnya.
"(Tidak aku harus bisa mengontrol emosi ku...)"ucapku dalam hati.
Aku menggingit bibir bawahku hingga berdarah.. aku masuk ke kamar mandi untuk mandi dan bersiap-siap.

Style ku..
Aku selesai aku pun segera turun kebawah dan menemui namjoon.
"Bambam.. kamu disini...ahhh aku lupa kalian berteman"ucapku.
"Dasar bodoh,."balas bambam.
"Bodo amat.."
"Kapan kita pergi?."tanya namjoon.
"Ahh iya secepatnya."balasku.
"Kalo sekarang gimana?."tanya namjoon.
"Aahhh sebentar ada yang ingin kubicarakan dengan bambam."balasku
"Apa pribadi?."tanya namjoon.
"Aahh tidak ko kamu duduk aja disini."
"Keintinya aja.. kmu juga kan mau pergi dengan namjoon."ucap bambam
"Aku butuh perubahan dikamar ku.. dan aku tidak mau dekorasinya setengah2 aku mau dekorasi kamar ku diubah sesuai yang ada diotakmu.. bantu aku yahh.. pleaseee."memohon.
"Okkeyyy aku mengerti.. pergilah.."
"Kamu mengusirku?."
"Dasar cerewett.. joon tarik dia pergi bawa dia bersamamu.."ucap bambam.
"Yaa!! Ini rumahku."ketus hyuna.
"Bawell.. pergi sana kasian namjoon menunggu mu dari tadi??."
"Oke oke.. ayo joon kita pergi."ajakku.
Namjoon mengikuti dari belakang sedangkan bambam hanya melihat ku dan namjoon semakin menjauh darinya.
Namjoon membukakan pintu untukku setelah aku masuk dia baru masuk ke mobilnya.
Ponsel ku bergetar aku melihat notif pesan dari bambam.
Message pov
"Berhati-hatilah.. aku khawatir dengan keadaanmu?."ucap bambam.
Read
"Araso..jangan khawatir."
Read
"Telfon aku jika terjadi sesuatu."
Read
Message End Pov
"Pesan dari siapa?."tanya namjoon."
"Ahh bukan siapa2."
"Oh oke."
"Boleh kah aku tidur sebentar?."tanyaku
"Boleh.. tidurlah nanti kubangunkan jika sampai."balas namjoon.
Aku pun memejamkan mataku dan tertidur.
Hotel tempat BTS berkumpul
"Hey.. kita disini sepertinya kekurangan anggota?."ucap jhope
"Ahh ya sepertinya begitu."balas jennie.
"Kalian kenapa sih? Bukannya namjoon hyung sudah izin ya barusan dia bilang padaku izin untuk menjemput gebetannya."ucap jimin.
"Yaa!! Jimin hyung.. kmu tidak mengatakan apapun sejak sampai sini!."balas jungkook.
"Aku mengucapkannya.. tapi dalam hati."
"Sayang.. aku penasaran siapa gebetan namjoon?."tanya jennie.
"Yaa!! Jimin!! Apa aku mengajarkanmu bicara kasar pada wanita!!."teriak suga.
"Hentikan!! Harusnya kita bersenang-senang disini bukan nya malah ribut!."teriak taehyung.
Suasana nya jadi hening.
End pov
"Heyy.. hyuna.. bangunlah."ucao namjoon.
"Eeemmm... apa kita sudah sampai?."tanyaku.
"Ya kita sampai.. sekrang kita berada di parkiran. Tunggulah sebntar aku akan membukakan pintu untukmu."
Namjoon pun turun lebih dulu kemudian membukakan pintu untuk hyuna.
"Terima kasih.."ucap hyuna.
Namjoon hanya tersenyum dan kemudian menggenggam tanganku dan membawaku masuk hotel itu.
"Hotel??."ucapku.
"Jngn takut.. disana sangat lah ramai tidak hanya kita berdua."balas namjoon.
Aku pun mengikuti langkah namjoon dengan tangan ku yang digenggam namjoon.
Sampai ditujuan namjoon langsung menekan kata sandi ruangan itu untuk membuka pintunya.
Saat aku masuk..
"Lee Hyuna!!."teriak BTS bersamaan.
"Kenapa dengan kalian?."tanyaku.
"Apa kalian?."tanya jimin terpotong.
"Yaaa!! Jimin bukan nya sudah jelas ya tadi namjoon bilang padamu bahwa namjoon menjemput gebetannya? Dan namjoon sekarang membawa hyuna berarti hyuna dan namjoon sedang pendekatan."ucap jhope.
"Tidak hyung! Ini tidak adil.. hyung mendekatinya diam2 padahal hyung tau aku menyukainya."ucap jimin.
"Aku.. aku.."balas namjoon bingung.
"Hey.. hey.. ini salah paham."ucap hyuna
"Jelaskan padaku!."teriak jimin.
"Aku dan namjoon hanya berteman kamu salah paham."balas hyuna.
"Sudah cukup!! Kamu jalang berani nya kamu membuat teman-temanku bertengkar seperti ini!!!."teriak suga
"Apa maksudmu!? Aku tidak bermaksud membuat mereka..."terpotong
"Plaaakkkkk..."
Suga menampar hyuna.
"Hyunngg.."teriak jimin dan namjoon bersamaan.
"Pergilah dari sini! Aku tidak akan tinggal diam jika ada seseorang yang menghancurkan kekompakan BTS!."teriak suga
"Baiklah aku mengerti!! Aku tau!!."ucap hyuna
"Plaaakkk"
Hyuna menampar suga.
"Kita impas!!."teriak hyuna.
"Sialaann!!."teriak suga.
Hyuna pergi meninggalkan ruangan itu suga mengikuti hyuna hingga parkiran.
Dan tangan suga menarik tangan hyuna untuk menghentikan langkah hyuna.
"Apa yang kamu mau?."tanya suga.
"Apa yang aku mau? Kamu menanyakan ini? Jika aku mengatakan aku menginginkan sesuatu apa kamu akan mengabulkannya?."ucap hyuna.
"Ya aku akan mengabulkan nya asalkan kamu menjauhi jimin dan namjoon.. dan jangan buat kami menjadi ribut."
"Aku menginginkan mu.."
"Kamu gila!."teriak hyuna.
"Yasudah.. lepaskan tanganku aku mau pergi.."
Suga menarik hyuna masuk ke dalam mobil suga.
"Apa maksudnya ini? Kmu mau membawaku kemana?."tanya hyuna.
"Membawa mu pulang!."balas suga.
"Tapi kamu belum menanyakan apa yg harus kamu lakukan untukku!?."
"Baiklah.. baiklah.. apa yang ingin kamu lakukan..?"
"Aku ingin kamu menjadi pacarku!."bisik hyuna.
"Kmu gila!! Aku tidak mencintai mu."teriak suga
"Perlahan saja.. aku akan buat kmu terbiasa denganku dan jatuh cinta padaku."
"Lakukan sesukamu!."
"Mana ponsel mu?."
"Untuk apa?."
"Kita harus bertukar nomr.. dan mulai sekarang kamu pacarku."
Suga memberikan ponselnya pada hyuna dan mereka bertukar nomr ponsel.
"Dimana rumah mu?."tanya suga
"Didepan belok kiri.."tunjuk hyuna.
"Apa disini?."
"Yaa.. terima kasih telah mengantarku."
"Kamu tidak menanyakan aku mau mampir atau tidak?."tanya suga.
"Ohh.. kamu tertarik dengan rumahku?.. baiklah sayang.. apa kamu mau mampir dulu atau langsung pulang?."
"Hhmmm.. aku ingin minum aku mampir sebentar."
"Mulai tertarik denganku?."tanya hyuna
"Aku hanya haus.. aku sama sekali tidak tertarik denganmu."tegas suga
"Baiklah...baiklah.."
Hyuna membunyikan bell..
Saat pintu terbuka suga terkejut melihat seseorang yang dibalik pintu.
****To be continue****