
Bambam Pov
"Kenapa dengan hyuna?."gumam bambam
Saat bambam melihat ke arah lain bambam melihat mark.
Bambam berlari kearah mark jarak mark dan suga hanya 4 langkah.
Bambam End Pov
"Aku takut suga.. ku mohon hentikan dia.."tangis hyuna.
Suga tidak bisa menengok ke belakang karena hyuna mendekap suga dengan erat.
Namun suga mendengar suara bambam.
"Kenapa kamu disini? Apa kamu mengikuti kami?."tanya bambam.
"Aku kebetulan habis bertemu namjoon untuk membicarakan kolaborasi ku dengan namjoon... dan kebetulan aku melihat kalian jadi aku sekalian ingin bicara dengan hyuna."balas nya.
"Mark! Sebaiknya kamu pergi! Dan menjauh dari hyuna!."tegas bambam.
"Aku ingin meminta maaf padanya apa aku salah?."
"Tidak perlu meminta maaf padanya aku yakin dia tidak akan mau memaafkan mu!."tegas bambam.
"Keputusan aku dimaafkan atau tidak ada pada hyuna bukan padamu."ketus mark.
Mark berjalan kearah hyuna langkah hyuna dengan mark menjadi 2 langkah.
"Tidakk!! Menjauh dariku!! Kumohon pergi dariku!!."teriak hyuna yang melihat wajah mark semakin dekat dengannya.
Bambam menarik baju mark dari belakang dan mendorong mark hingga mark terjatuh.
"Sudah ku bilang pergi darinya mark!."teriak bambam.
Melihat hyuna yang semakin histeris suga memasukan hyuna kembali kedalam mobil namun genggaman hyuna sangat erat membuat suga kesulitan untuk melepaskan nya.
"Aku akan memanggil bambam hyuna.. sepertinya kamu membutuhkan nya.. percaya padaku aku yang akan menyelesaikan nya."ucap suga.
"Tidak aku tidak mau.. bawa aku masuk ke dorm sekarang kumohon."tangis hyuna
Melihat hyuna menangis histeris seperti itu suga menjadi tidak tega dan suga menggendong hyuna ala bridal style.
Sedangkan bambam masih berurusan dengan mark.
Bambam menarik baju mark.
"Kuperingatkan padamu untuk menjauh dari hyuna!! Dia layak bahagia dengan suga."tegas bambam.
Jackson datang menengahi perkelahian antara mark dan bambam.
Bambam pun menjauh dari mark dan jackson dan menyusul hyuna dan suga.
Sampai didalam semua member BTS (kecuali jimin dia masih didalam kamarnya) terkejut melihat hyuna yang digendong suga sambil menangis dan gemetar.
"Kenapa dengan hyuna hyung?."tanya namjoon.
"Tidak papa.. dia hanya ketakutan melihat kecelakaan tadi dijalan."ucap suga
"(Kenapa dia berbohong pada mereka? Bukankah dia membenciku?)."batin hyuna.
Suga menurunkan hyuna dikursi dengan hati-hati.
"Sekarang lepaskan tangan mu aku akan mengambilkan minum untukmu."bisik suga.
Hyuna melepaskan tangan nya dari leher suga. Kemudian bambam masuk dengan ekspresi khawatirnya dan lupa menyapa member BTS.
"Hyuna maaf aku.."terpotong.
Bambam melihat sekitar.
"Ahh maaf.. Annyeong."sapa bambam.
"Kamu juga datang bambam?."tanya namjoon.
"Ahh iya aku kesini karena hyuna lupa membawa obatnya jadi aku mnyusul mereka. Aku akan pulang sekarang."ucap bambam.
"Tidak apa gabunglah dengan kami."ucap seokjin.
"Tapi..."balas bambam
"Tidak usah sungkan pada kami kamu juga kan yang ditugaskan ayah nya hyuna untuk menjaga hyuna jadi kamu disini saja."ucap taehyung.
"Baiklah.. terimakasih."
Hyuna memegang obat yang diberikan bambam.
Tangan hyuna masih gemetar dan namjoon melihat keobat hyuna.
"(Obatnya sebanyak itu? ada obat penenang juga? Apa hyuna depresi? Tapi dia terlihat baik-baik saja? Sebenarnya apa yang terjadi padanya?)."batin namjoon.
Suga kembali membawa segelas air putih untuk hyuna.
"Apa itu obat pribadi mu?."tanya suga.
"Ahh ini.."hyuna ragu mengatakannya.
"Ahh baiklah aku mengerti.. pegang ini."suga memberikan segelas air putih itu pada hyuna.
Suga menggendong hyuna ala bridal style dan membawa hyuna ke kamar suga namun sebelum suga masuk kamarnya suga melihat jimin yang berdiri dipintu kmarnya dan hendak keluar.
"Kamu melukainya?."ucap jimin.
"Bukan urusanmu."ketus suga.
Suga merebahkan tubuh hyuna dikasurnya.
"Minumlah obatmu aku tau kamu tidak bisa menjawab pertanyaan mereka.. setelah minum obat istirahatlah."mengelus rambut hyuna.
"Suga.."panggil hyuna.
"Hmmm."bals suga.
"Terima kasih."
Suga hanya membalas nya dengan senyuman dan keluar dari kamarnya meninggalkan hyuna sendirian.
Saat kembali ke ruangan dimana member BTS berkumpul suga sudah melihat jimin dan bambam tidak ada disana mungkin bambam pergi dari dorm BTS.
"Aku hanya ingin menanyakan satu pertanyaan saja padamu."ketus jimin
"Bertanyalah."balas suga
"Apa kamu mencintainya?."
"Aku memang tidak mencintainya tapi aku menyukainya dan mungkin aku bisa mencintainya."
"Bisakah kamu menjaganya dengan baik?."tanya namjoon
"Kuharap bisa."
"Baiklah jika kamu menyakitinya aku tidak akan segan-segan merebutnya darimu dan kamu jangan menyesal jika dia bukan menjadi milikmu lagi."ucap jimin
"Untukmu jimin bisakah nanti kamu profesional saat colaborasi dengan suga? Kami harap kamu tidak mengecewakan kami?."ucap seokjin.
Jimin hanya diam dan pergi meninggalkan ruangan itu saat jimin ingin masuk ke kamarnya pandangan dan pikiran nya saat ingin masuk kedalam kamar suga.
Saat jimin tinggal selangkah lagi untuk masuk kekamarnya tiba-tiba hyuna berteriak.
"Tidakkk... jangannn."teriak hyuna.
Jimin langsung berlari akan masuk ke kamar suga namun saat beberapa langkah lagi jimin masuk suga mendahului langkah jimin dan disusul semua member BTS.
"Ada apa?."tanya suga
Hyuna melihat suga dan hyuna tiba-tiba memeluk suga dengan sangat erat dan menangis.
Semua member BTS termasuk namjoon dan jimin melihat dengan jelas wajah hyuna yang menangis ketakutan.
"Aku takut suga.."tangis hyuna.
"Jangan takut.. aku disini ada bersama mu.. aku tidak akan meninggalkan mu.. percaya padaku.. aku janji padamu."ucap suga
"Promise.."
"Yeahh.. Im promise you."
Hyuna melepaskan pelukannya dan suga menghapus airmata hyuna yang mengalir dipipinya.
"Dont cry.. lihat aku.. aku disini.. jangan takut.."ucap suga
Hyuna mulai tenang dan berbaring kembali dikasur suga dan semua member BTS pun bubar satu persatu kecuali namjoon dan jimin.
"Hyung.. bisakah kita bicara berdua saja.."ucap namjoon.
"Hyuna bolehkah aku pergi sebentar."tanya suga
"Tapi aku takut sendirian."
"Jimin bisakah kamu menjaga hyuna sebentar?."tanya suga
"Ya bisa."balas jimin.
"Aku pergi dlu hyuna disini ada jimin.. dia tidak akan berani berbuat macm macm denganmu."ucap suga.
Hyuna hanya mengangguk dan memejamkan matanya.
Jimin duduk disamping hyuna dan mengelus rambut hyuna.
"nyaman sekali."ucap lirih hyuna.
Jimin mendengar apa yang diucapkan hyuna jimin tersenyum.

Suga Namjoon Pov
"Apa yang ingin kamu bicarakan joon?."tanya suga
"Apa hyuna depresi?."tanya namjoon
"Aku tidak tapi dia bilang padaku dia punya penyakit namun tidak depresi? Kenapa?."
"Hyung harus memperhatikan nya dan cek obatnya hyung.. aku tadi melihat salah satu obat hyuna adalah obat penenang."
"Hanya itu yang ingin kamu katakan?."
"Hyung aku serius."
"Ya aku tau apa yng harus aku lakukan joon."
Suga meninggalkan namjoon dan kembali masuk ke kamarnya.
Saat suga masuk suga melihat hyuna tertawa bersama jimin seperti tidak takut pada apapun berbeda saat dengan nya dan itu membuat suga merasa kesal.
"(Kenapa denganku? Apa aku cemburu? Tidak aku tidak boleh seperti ini.)."batin suga.
Hyuna melihat suga berdiri dipintu.
"Sayang.. kenapa kamu tidak masuk?."tanya hyuna
"Ahh iya.. apa yang kalian bicarakan?."tanya suga
"Jimin menceritakan tentang mu yang pandai bermain piano dan membuat lagu dan hal-hal lainnya."
"Karena suga sudah disini aku kembali ke kamar ku ya hyuna.."ucap jimin.
"Kenapa secepat itu? Apa kalian sedang marahan?."tanya hyuna.
"Annii.."jimin dan suga bersamaan.
"Boleh aku minta satu hal.."
"Apa itu?."tanya jimin.
"Bisakah kalian kembali normal seperti dlu."pinta hyuna.
Jimin dan suga saling menatap tanpa berbicara apapun.
*****To be continue*****