Girl And Falsehood

Girl And Falsehood
5



"Mark! Katakan padaku! Kenapa denganmu!."



"Aku... akku.. aku kalah taruhan main ps dengan bambam dan hukumannya.. mmmmm.."



"Jawab yang bener mark!."



"Hukuman nya disuruh meminum obat perangsang."



"Gilaa ya!! Aku akan kebawah menegur bambam!."kesalku.



"Tidak.." menahan hyuna.



"Kenapa?."



"Aku udah terlanjur meminumnya.."



"Ya sudah bereskan saja sana dikamar mandi."



"Tapi sebelum itu.. izinkan aku menciummu..pleasee."



Aku sedikit tidak suka jika ada pria yang menyiumku dan menggoda ku. 



Jadi aku yang mencium mark lebih dulu dan mark sedikit terkejut namun akhirnya dia membalas ciumanku.



Tiba-tiba ciuman itu menjadi semakin panas dan tangan mark tiba-tiba menyentuh dadaku.



"Aaahhh..maaarkkkhhh.. hentikkannn..."desahku.



Mark tidak menghentikan tangannya dan ciuman itu kini pindah keleher ku.



Aku mendorongnya dia terkejut namun dia tidak berhenti merebahkan ku dengan kasar dan tangan kirinya menahan mulutku sedangkan tangan kanan nya menahan tangan ku.



Aku mengigit tangan nya hingga dia melepaskan tangan nya dari mulutku dan aku berteriak dengan keras.



"BAAAAMMMMBAAMMMMM...!!!!."teriakku.



Namun bambam belum juga datang dan mark terus membuat menahan tangan ku dan kini tangan kirinya yang tadinya digunakan untuk menahan mulutku kini berpindah ke paha ku..



"Aaahhhh..."desahku.



"Diam dan nikmatilah permainan ini hyuna.. aku tau kamu juga menginginkan nya bukan."bisiknya ditelingaku.



Saat tangan kiri mark akan menarik celana pendek ku aku berteriak terus menerus.



"BAMBAMMMM!!! JACKSSOOONN!!!."teriakku.



Mark menciumku agar aku berhenti berteriak.



Bambam jackson pov



"Hentikan.. tolong kecilkan suara tvnya jackson.. aku seperti mendengar suara hyuna.."ucap bambam.



Jackson mengecilkan suara tv nya dan mereka mendengar suara teriakan hyuna.



"Bambam.. jangan2 mark."ucap jackson.



"Siallaann aku lupa dia orang yang berani melakukan apapun tanpa berfikir resikonya."



"Sebaiknya ayo kta keatas."ucap jackson.



Jackson dan bambam akhirnya keatas menuju kamar hyuna.



End pov



Karena pintunya dikunci jadi mereka dengan mudah membuka pintunya.



Aku melihat kearah pintu dan aku meneteskan airmataku.



"Siallaannn!!!.."teriak bambam.



Bambam berlari kearah mark dan memukul mark dengan keras hingga mark terpental dan terjatuh kelantai.



Aku berlari keluar kamar ku dan masuk kamar tamu.


Menutupi tubuhku dengan selimut padahal bajuku masih ditubuhku.



Aku duduk diatas kasur dengan posisi tangan ku memeluk lututku dan menundukan kepalaku.



Aku menangis sendirian dan aku ketakutan disana.



Keadaan di Kamar hyuna



"Sialannn!! Apa yang kamu lakukan!!."tanya bambam.



"Aku hanya menginginkannya dan lagian dia juga kan sering melakukannya denganmu!! Jadi untuk apa dia menangis hingga syok seperti itu!!."balas mark.



"Siaallann!!! Tutup mulutmu!!."



Bambam terus memukul mark hingga keluar darah dari hidung dan bibir mark.



"Hentikan bambam.. kita bisa bicarakan ini dengan baik!."ucap jackson.



Bambam tidak mendengarkan apa yang dikatakan jackson.




Bambam berhenti memukul mark dan berjalan pergi kearah pintu.


Mark dan jackson menatap bambam yang hendak pergi namun tiba-tiba bambam menghentikan langkahnya.



"Dengarkan aku mark! Kamu salah menilai hyuna seperti itu! Dia mungkin terlihat murahan karena menggoda banyak pria namun satu hal yang tidak kamu ketahui tentangnya!! Dia tidak pernah melakukannya denganku atau dengan pria lainnya! Dan sebenarnya dia melakukan itu krena dia menginginkan sebuah perhatian yang tidak dia dapatkan dari orang tuany!."ucap bambam.



Mark terkejut dan menundukan kepalanya dia menyesal dan bambam berlari turun ke bawah dan mencari hyuna.



Hingga suara benda jatuh terdengar oleh bambam.



"Brrraaakkkkk...praannkkk.."



"Hyunaaa!!."teriak bambam.



Bambam berlari kearah suara itu berasal dan bambam menemukan hyuna yang sedang menggenggam pecahan kaca.



"Hentikaann hyuna!"teriak bambam



Bambam mengambil pecahan kaca yang ditangan hyuna dan mendekap yuna.



Pandangan hyuna terasa kosong dan hyuna menangis dipelukan bambam.



"Menangislah.. dan jangan takut.. aku disini.. slalu bersamamu."



Hyuna mulai tenang namun tiba-tiba pandangan hyuna tertuju pada satu sosok.



"Pergi kamu!!! Pergii!! Menjauhlah dariku!! Aku tidak mau melihatmu!!!."teriak hyuna.



Bambam menengok ke arah pintu dan melihat mark dan jackson yang berdiri disana.


Mark berjalan mendekat ke arah hyuna dan bambam.



"Maafkan aku hyuna kumohon maafkan aku."ucap mark.



"Jangan mendekat kearahku!! Menjauh dariku!! Kumohon!! Aku tidak mau melihatmu!!."teriak hyuna



Mark terus mendekat dan berhenti dihadapan hyuna mark menjatuhkan dirinya hingga terduduk lemas dan menetes kan air mata.



"Maafkan aku hyuna.. aku mencintaimu.. ku mohon jangan menjauh dariku.."ucap mark.



Hyuna melihat ke arah belakang dan melihat gunting lalu hyuna mengambil gunting itu dan berdiri melepaskan dekapan bambam.



"Menjauh dariku atau aku memotong nadi ku!!."teriak hyuna.



Mereka semua terkejut.



"Tenanglah hyuna. Aku disini. Dia tidak akan menyakitimu."ucap bambam.



"Tidak!! Dia jahat!! Aku tidak mau melihatnya lagi!!."



Jackson mendekat kearah mark dan membawa mark keluar dari rumah hyuna.



"Tenanglah dia sudah pergi... letakan gunting nya..."ucap bambam.



Hyuna meletakan gunting itu dan memeluk bambam dengan erat.



"Bambam.. aku takut.."ucap hyuna.



"Tidak usah takut aku disini.. akan kupastikan dia tidak bisa bertemu lagi denganmu.."



"Aku ingin tidur tapi aku tidak mau tidur dikamarku.."



"Kamu bisa tidur dikamarku.. aku akan menemanimu.."



"Baiklah.. janji padaku untuk tidak meninggalkanku."



"Im promise you."



Bambam menggendong hyuna ke kamarnya dan membaringkan hyuna dikasur. Saat bambam beranjak pergi akan melangkah menuju ke kursi yang ada disana hyuna menarik tangan bambam.



"Kamu jangan disana.. kamu harus disini.."ucap hyuna.



"Aku duduk disana hyuna.. aku tidak akan pergi dari kamar ini."



"Tidak kamu harus disini.. naiklah dan duduk disini.. dan nyanyikan lagu untukku."



"Baiklah baiklah.."



Akhirnya bambam naik ke kasur yang sama dengan hyuna dan kepala hyuna tepat berada dipaha bambam..


Bambam mengelus rambut hyuna sambil menyanyikan lagu hingga hyuna tertidur.










Mohon maaf untuk episode kali ini kesan nya terlalu pendek🙏🙂



Thanks For Reading☺