
Namaku Lee Hwayoung nama palsu ku Lee Hyuna. aku terlahir dikeluarga kaya, ayah dan ibuku slalu mementingkan pekerjaan mereka daripada aku, dan mereka bekerja berpindah-pindah negara. mereka tidak pernah pulang , mereka memanjakanku dengan uang bukan dengan perhatian dan kasih sayang mereka.
Itulah kenapa aku menjadi gadis yg berkepribadian buruk, dan slalu berpura-pura menjadi orang lain. Banyak yg mengincarku dari kecil mereka membenci ayahku dan mereka fikir aku adalah kelemahan ayahku, tapi sayang nya kenyataan berkata lain, ayahku lebih menyayangi hartanya dari pada aku.
Seoul, hari ini tampak cerah. gedung-gedung tinggi menjulang ke atas. sementara, gumpalan awan menghiasi langit yany katanya berwarna biru. pesawat yang ku naiki mendarat tanpa kesalahan.
Aku dan teman-temanku turun dari pesawat. dan para wartawan berkumpul untuk mengambil gambar dan video kami beberapa dari mereka membicarakan kami.
"Sistar sangat cantik meskipun tanpa makeup diwajah mereka." wartawan B
"Tapi bukankah sistar beranggota 4 member lalu siapa gadis berambut hitam dan sexy itu." wartawan C
"Bodoh!! kmu tidak mengenalnya? dia adalah Lee Hyuna Queen Kpop dia sangat terkenal dan dia adalah teman sistar." wartawan A
Kami berjalan melewati para wartawan itu, sebenarnya aku merasa tidak terlalu menyukai seoul, mungkin karena aku terlalu lama di amerika.
"Yaa!! Hyuna kenapa dengan wajahmu?." ucap bora.
Mendengar apa yg dikatakan Bora. Soyou,Hyolyn, dan Dasom melihat ke arahku secara bersamaan.
"Weo??." menatap mereka.
"Wajahmu terlihat tidak senang hyuna! apa kmu lebih suka diamerika daripada ditanah kelahiranmu sendiri!?."
Aku hanya memasang fake smile ku.
Kami pulang memakai mobil Dasom mereka mengantarkan ku pulang lebih dulu. karena aku tidak tinggal dengan mereka.
*sampai dirumah*
"Thanks you girls, mau mampir dan menginap dirumahku?." Fake smile.
"Tidak hyuna terima kasih, kami harus kembali ke dorm." ucap Hyolyn.
"Maaf hyuna mungkin lain kali kita akan menginap dirumahmu, untuk sekarang kami harus kembali ke dorm karena manager ingin membicarakan banyak hal pada kami." ucap Dasom.
"Okay.. Kalian berhati-hatilah dijalan.
sampai jumpa. sampai bertemu nanti."
Merekapun pergi dan akupun masuk kerumahku. saat aku membuka pintu dan akan berjalan masuk para pelayan dan bodyguard membungkuk padaku aku seperti ratu yahh bagi mereka ini menyenangkan tapi bagiku ini sangat berlebihan dan membosankan.
Aku mengabaikan keberadaan pelayan dan bodyguard itu aku berjalan menaiki tangga dan masuk ke kamarku, Aku langsung mengunci kamar ku dan berbaring dikasurku hingga aku tertidur.
pukul 21.40 aku terbangun, aku pergi ke kamar mandi, aku mandi selama 15 menit. memakai baju dan berdandan selama 10 menit. saat ini aku memakai style black dan menggerai rambutku.
Aku keluar dari kamar ku dan turun kebawah.
"Maaf Nyonya muda mau kemana?." bodyguard A.
"Berhenti panggil aku nyonya muda, aku mau pergi tidak perlu diantar dan tidak perlu diawasi."
"Baiklah."
Aku pergi keluar dan menuju garansi mobilku. mobil kesayanganku ferari berwarna merah. aku masuk ke mobilku dan meninggalkan rumah dengan kecepatan diatas rata2.
Tiba2 mobil ferari putih menyalipku dengan kencang aku merasa tertantang oleh nya aku menyalip mobil itu kembali hingga terjadi salip-menyalip.
Disisi jalan lainnya ada mobil ferari berwarna hitam melaju sangat kencang dan berhenti didepan mobil ferari putih itu hingga membuat mobil ferari putih yg didepan mobilku itu mengerem mendadak dan mobilku menabrak mobil ferari putih itu hingga penyok.
Aku turun dari mobil dan berdiri didepan mobilku. aku menunggu mereka keluar dari mobilnya dan menghampiriku.
Beberapa menit kemudian mereka keluar dari mobil mereka dan menghampiriku.
"Hey.. Kmu menabrak mobilku." ucapnya.
"Sudahlah hyung dia seorang wanita."
"Ya aku tau aku menabrak mobilmu. tapi itu bukan salah ku karena kamu yang mengerem mendadak didepan mobilku."ucapku.
"Yaaa setidaknya kmu harus tanggung jawab ini kan ditabrak mobilmu! dan lihatlah seberapa parahnya mobilku dibuat mu!."
"Hyung ayolah.. kita akan terlambat jika hyung terus berdebat dengan nya."
"Baiklah..Baiklah.. Ayo pergi!! dan kamu!! urusan kita belum selesai." menunjukku.
"Ya aku tau cerewet!."
"Hay.. namaku jimin ini kartu namaku hubungi aku jika hyung ku membuat masalah denganmu."
Merekapun akhirnya pergi dan aku kembali kedalam mobilku untuk melanjutkan perjalanan.
aku membaca kartu nama yg diberikan jimin tadi.
Vocalist Member BTS
No.Telp : 777788889999
Bighit Entertainment.
"BTS.. Hmmm.. sepertinya aku pernah mendengarnya... ahh lupakan." pikirku.
Aku melempar kartu nama itu kelaci mobilku dan aku melanjutkan fokusku pada setir mobilku lagi dan melanjutkan perjalanan.
Sampai Dibar aku langsung memarkirkan mobilku dan masuk kedalam. sampai didalam aku duduk dan memesan minuman beralkohol tinggi.
Setelah meminumnya aku menari dengan seorang pria yg kukenal setelah lelah menari aku menariknya ke pinggir dan mengajaknya duduk dan mengobrol.
"Kmu Disini? Bukankah kamu bilang kmu pulang ke thailand?." ucapku.
"Dasar bodoh!! aku memberitahumu 4 hari yg lalu dan aku baru saja sampai pukul 9 pagi tadi, apa kau merindukanku?."
Tiba-tiba aku merasa mual dan aku berlari masuk ketoilet. dan bambam mengikuti dengan panik hingga dia ikut masuk kedalam toilet.
"Ada apa denganmu? Apa kmu hamil?." ucapnya.
"Yaa!! Mana ada orang hamil mabukk!! Dan lagi aku tidak pernah melakukannya mana bisa aku hamil! ini mungkin karena aku seharian belum memakan apapun."
"Haiisshh.. Kenapa kmu slalu menyiksa dirimu sendiri heo..!! aku akan membawamu kerumah sakit sekarang!." menarik tanganku.
"Tidak bambam! aku benci rumah sakit! apa kamu lupa aku phobia bau rumah sakit heoo..!!."
Bambam tidak mendengarkanku dan menarikku keluar dari toilet dengan sangat kasar. tiba2 seseorang menarik ku dan membawaku berlari menjauh dari bambam.
Dia membawaku keruangan VIP. aku terkejut melihat banyak orang diruangan itu. dan aku melihat seseorang yg tak asing. yahh.. dia adalah orang yg mobilnya kutabrak tadi.
Aku menengok ke samping dan melepaskan genggaman tangan nya.
"Kamu yg menarik tanganku dan membawaku kesini? apa maksudnya ini? dan siapa kamu? apa kamu mengenalku?."
aku berbicara dengan nada keras padanya hingga membuat semua orang yg didalam ruangan menengok bingung kearahku.
"Kamu melupakanku? aku jimin! aku yg memberikan kartu namaku tadi! aku tidak bermaksud apa2 aku hanya ingin menolongmu menjauh dari pria berbahaya tadi!."
Aku terdiam saat tersadar bahwa disekitar ku banyak mata yg menatapku dengan bingung.
"Yaa!! jimin hyung siapa wanita itu kenapa tidak mengenalkan nya pada kami?."
"Ahh ya aku lupa. silahkan noona perkenalkan dirimu padaku dan mereka."
"Ohh.. oke.. namaku Lee Hyuna kalian bisa memanggilku Hyuna." fake smile.
"Lee Hyuna...?? apa kamu Lee Hyuna Queen kpop yg menghilang itu? namaku seokjin panggil aku jin." ucap seokjin.
"Aku tidak menghilang hanya berlibur beberapa bulan." fake smile.
"Yaa!! Kalian mengabaikan keberadaan kami hanya karena wanita ga jelas ini!!."
"Dia teman ku Jennie!! bukn wanita ga jelas!." ucap jimin.
"Tapi jimin.. kmu pacarku knapa kmu dekat2 dengan wanita lain."
"Harus berapa kali ku katakan padamu jennie.. hubungan kita sudah berakhir dan aku tdak mau balikan denganmu."
Jenniie pun pergi keluar dari ruangan VIP itu sambil menangis dan disusul oleh teman-teman nya itu.
Aku terdiam sejenak dan ketika mereka semua menatapku dengan senyuman mereka aku berbalik ke arah pintu dan keluar.
Aku mendengar suara langkah kaki yg mengikutiku aku menengok kebelekang.
***********Thanks for reading*************