Girl And Falsehood

Girl And Falsehood
4



"Apa kau benar-benar akan mempermainkan nya untuk menjebak suga?."tanya bambam



"Ya.. memang nya kenapa?."



"Aku hanya khawatir situasinya jadi terbalik.."



"Maksudmu aku yang masuk ke perangkap suga dan aku yang hancur.."kesalku.



"Iya aku takut kamu yang akan hancur Hyuna."



"Sudahlah jangan bahas ini aku capek.. aku mau istirahat sekarang."



"Biarkan aku menggendongmu."



"Tidak perlu..!!."



"Tapi..."



"Kubilang tidak perlu!."teriakku.



Akupun pergi kekamar ku dan meninggalkan bambam sendirian.



Sejujurnya aku juga takut situasi nya akan berbalik tapi entah kenapa aku sangat ingin menghancurkan min suga.



Sampai dikamar aku langsung membaringkan tubuhku dikasur aku menatap ke langit-langit kamarku hingga aku memejamkan mataku dan tertidur.



Namjoon pov



"Perasaan aneh apa ini? Aku tau aku menyukai gadis itu tapi aku harusnya sadar siapa aku? Dan kenapa aku harus cemburu pada bambam."gumam namjoon



Saat masih asik menyetir tiba-tiba ponsel namjoon berbunyi dan namjoon mengangkat telfon nya.



Calling..



"Hallo."ucap namjoon



"Dimana kamu? Apa masih bersama rubah licik itu?."



"Rubah licik? Maksudmu Lee Hyuna?."



"Siapa lagi yang ku maksud kalo bukan dia."



"Aku lagi dijalan pulang habis mengantar hyuna dia terluka karena menabrakmu tadi."



"Aku tidak tanya dia kenapa?."



"Ada apa menelfonku."



"Menjauhlah darinya joon dia tidak baik untukmu.."



"Kenapa hyung melarangku dekat dengannya? Apa hyung juga mencintainya?."



"Aku bukan pria bodoh sepertimu!."



"Ku matikan telfonnya ya hyung aku lagi dijalan kita bisa bahas ini lain kali."



"Tidak.. tunggu.. joon. Dengarkan aku!."



Belum selesai suga berbicara tiba-tiba namjoon menutup telfon nya.



E



nd call



"Aku tidak akan pernah percaya padamu suga.. aku mencintainya.. aku tidak akan menuruti apa katamu dan menyesalinya."gumam namjoon.



Namjoon end pov



Pukul 20.00 aku terbangun dan segera masuk kmar mandi..


Aku mandi dan cepat berpakaian.





Baju yang kupakai dan sedikit polesan makeup diwajahku.



Aku turun kebawah karena aku merasa lapar.



Sampai dibawah..



"Kau sudah bangun? Aku memasak untukmu."ucap bambam



"Bau nya enak.. kamu memasak semua ini?."



"Yahh aku memasak semua ini, duduklah ayo kita makan bersama."



Akupun duduk dan saat aku akan melahap makananku tiba-tiba seorang bodyguard masuk.



"Maaf Nyonya muda didepan ada 2 orang pria yang mencari anda."ucapnya.



"Suruh masuk saja aku lapar malas keluar."perintahku.



"Baiklah nyonya."



Bodyguard itu keluar dan menyuruh 2 orang pria itu masuk. Aku sudah menebak nya sih jadi ya aku ga nanya siapa mereka.



"are you having dinner?  why not invite us?."ucapnya



"Aku seperti mengenal suara ini,  dan nada bicara bahasa inggrisnya seperti..."bicara dalam hati.



Aku menengok ke arah pintu.



"Sudah ku duga itu kamu.."ucapku.



"Boleh kami duduk?."tanya nya



"Duduklah.. ayo makan bersama kami.. kau tau makanan ini dibuat oleh bambam."ucapku



"Benarkah? Aku baru tau bambam bisa memasak."balasnya.



Mereka pun ikut duduk dan makan bersama.



"Kapan kau sampai mark?."tanya bambam.



"Tadi pagi."balas mark sambik mengunyah makanan.



"Makanan mu enak."ucap jackson.



"Kamu terlalu berlebihan."balas bambam.



"Aku senang melihat kalian seperti ini.. suasana ini membuatku tidak ingin cepat cepat menghabiskan makanan ku."ucapku.



Mereka bertiga tersenyum sambil menatapku.



"Berhenti menatapku dan cepat habiskan makanan kalian."ucapku.



"Tadi katanya ga mau cept2 habis."



"Hahhaa.. yasudah kalo kalian ingin lama disini.. aku selesai aku ingin menonton film."balasku



"Film?.."bersamaan.



"Kenapa? Jangan berfikir joroklah aku ingin menonton film horor... apa yang kalian pikirkan?."



"Ohh..."bersamaan.



"Dasar Mesum!."ketusku.



Aku pun pergi keruang tv duluan dan aku menontonnya sendirian.



"Kenapa mereka lama sekali."gumamku



Saat adegan didalam film itu akan menampakkan hantunya tiba-tiba aku merasa merinding dan saat wanita yang difilm itu menjerit aku ikut menjerit.



"AAAAAAAKKKKKHHHH.."teriakku.



Tiba-tiba mark,jackson,dan bambam berlari kearahku.



"Ada apa denganmu? Apa kamu terluka? Kenapa kamu menjerit?."tanya bambam.



Aku menengok kebelakang dan memeluk bambam.



"Aku takut hantunya serem banget berasa keluar dari layar tv."ucapku.




Aku melepaskan pelukanku.



"Kalo takut hantu kenapa kamu menonton film horor?."tanya mark.



"Aku penasaran.."jawabku.



"Aku matikan tv nya ya."



"Tapi...."



"Kita bisa bermain ps 2 lawan 2."



"Aku ga bisa main ps."



"Aku akan mengajarimu."



Akhirnya kami berempat bermain ps. Aku dengan mark bambam dengan jackson hingga tengah malam.



"Huwaaa...aku kalah lagi."teriakku.



"Payah.."ucap bambam.



"Apa kamu bilang!.."



"Payah.."



"Oke kamu dipecat."



"Yahh jngan gitu dong."



"Iya klo gitu kamu ga boleh tidur dikmarmu kamu malam ini tidur disini!."



"Yahh ko dihukum sih.aku kan cuma bercanda."keluh bambam.



"Bodo amat wlee."



"Aaahh aku ngantuk aku tidur duluan yahh.. bye bye.."ucapku



"Yahh ko tidur sih aku kan masih kangen."ucap mark.



"Bodo amatt.. kalian lanjutin aja main bertiga.. aku kekamar dahh."ucapku.



Akhirnya aku pun meninggalkan mereka bertiga dan masuk ke kamarku.



Saat dikamar aku mengambil ponsel ku dan aku melihat ada pesan dari namjoon.



Message



"Selamat malam hyuna.."


"Apa kamu sudah tidur?."


"Entah kenapa aku terus memikirkanmu?."



Dikirim 21.00



"Maaf joon aku baru membalas pesanmu? Aku habis main ps tadi bareng sama bambam,jackson,dan mark."



Read



"Whatt.. mereka ada dirumahmu? Ahh irinya."



Read



"Kenapa iri?."



Read



"Karena mereka terus didekatmu? Kapan kamu punya waktu dengan ku... aku ingin membawamu bermain bersama teman-temanku juga."



Read



"Besok aku ada waktu luang."



Read



"Okeyy besok yahh.. pukul 10.00 aku jemput kamu."



Read



"Okey... dah joon.


Selmat malam."



Read



End message



"Huft.. aku ingin cept2 menghancurkan min suga.."gumamku.



"Tok..tok..tok.."



"Siapa?."tanyaku.



"Mark."



Aku membuka pintu kamarku dan mark menerobos masuk ke kamarku.



"Kenapa kmu kesini? Padahal aku mau tidur."ucapku.



"Aku merindukanmu."



Mark memelukku dan mendorong pintu kamarku hingga menutup kembali.



" I miss you hyuna.."ucap mark



"Aahh.. I miss you tapi aku sangat cukup lelah untuk mengobrol banyak hari ini."



Tiba-tiba mark melihat ke lutut ku.



"Kenapa dengan lututmu?."tanyanya.



"Aku terjatuh.. tdak usah khawatir ini hanya luka kecil.. kamu kembalilah ke kamarmu."



"Aku tidak mau.. biarkan aku disini sebentar.."



Mark memelukku lagi namun pelukan nya yang ini berbeda dengan pelukan nya yang barusan.



Dia memelukku dengan erat dan membawaku berjalan mundur hingga akhirnya aku terjatuh diatas kasurku.



"Eemmm mark.."ucapku.



"Jangan lepaskan pelukanku dan jangan lihat aku sekarang."



"Apa kamu menangis?."



"Tidak.."



"Markk!!."teriakku.



Aku mendorong mark dan aku melihat wajahnya sangat merah. Dan dia memelukku kembali dengan posisi nya yang menindihku membuat ku susah bernafas.



"Mark! Kau mabuk? Aku ga bisa bernafas bisakah kita duduk sekarang."ucapku.



Mark menuruti apa yang ku katakan kami duduk dengan posisi saling berhadapan.



"Kamu minum apa? Bukannya tadi kamu baik-baik saja."tanyaku



"Eemmm.. aanuu..aku.."



"Katakan mark."



Mark mengalihkan pandangan nya aku menatap wajahnya.. wajahnya sangat merah sperti sedang mabuk.



Mark masih terdiam dan belum merespon pertanyaanku.






*****to be continue*****