Girl And Falsehood

Girl And Falsehood
11



"Kenapa kalian diam saja?."tanya hyuna



"Ahh oke oke aku yang mengalah.. hyung maafkan aku.. aku terlalu egois dan tidak pernah mau mendengarkan hyung.. maafkan aku hyung."ucap jimin



"Apa kamu tulus meminta maaf."tanya suga



"Aku tulus hyung.."



"Baiklah aku juga minta maaf jimin."



Jimin dan suga saling berjabat tangan.



"Suga.."panggil hyuna



"Hhhmm."balas suga



"Dimana bambam?."



"Aku tidak tau mungkin dia ada urusan. Kenapa?."



"Tidak papa aku hanya ingin pulang."



"Biar aku yang mengantarmu pulang."suga dan jimin bersamaan.



"Tidak usah.. tolong telfon bambam suruh dia datang kesini.. aku tidak mau merepotkan kalian."



Suga pun menelfon bambam dan bambam pun berkata akan segera tiba.



"Jam berapa sekarang?."tanya hyuna



"12.00 siang..apa kamu memiliki janji?."tanya suga



"Ahh tidak aku hanya bertanya."fake smile.



"Hyung aku tinggal yah kelamaan disini aku jadi berasa menjadi patung ada tapi tak dianggap oleh kalian."ucap jimin



"Hahaha.. apaan sih jimin.. mianhae.."ucap hyuna



"Kamu cepet sembuh ya.."jimin mengelus rambut hyuna



"Yaakk!! Kamu jangan menyentuh pacarku."tegur suga.



"Haiisshh pelit sekali hyung.. ya sudah aku pergi dulu.. dahh."jimin berjalan keluar kamar.



Setelah jimin sudah tak terlihat suga berubah menjadi 80% bukan seperti tadi yang lemah lembut dan perhatian bahkan cemburu saat hyuna dipegang jimin.



"Apa akting ku bagus?."tanya suga.



Hyuna terkejut mendengar pertanyaan suga.



"(Dia berpura-pura? Aku kira dia benar-benar baik padaku? Ya tuhann.. kenapa aku yang terjebak seperti ini.. kenapa aku yang jatuh cinta lebih dulu padanya? Aku benci ini.)."batin hyuna



"Yakk!! Kenapa kamu diam saja!."tegas suga.



"Yahh akting mu bagus.. tapi lebih bagus akting aku kan.. apa terlihat seperti benar-benar sakit?hahaha..wajah panik kalian sangat lucu."tawa palsu hyuna



"Kamu berpura-pura sakit!?."teriak suga.



"Ttookk..Ttookk..Ttookk."



Suara ketukan pintu itu mengagetkan hyuna dan suga.



"Masuk pintu tidak dikunci."perintah suga.



"Bambam."teriak hyuna sambil berdiri dan hendak berlari kearah bambam.



Namun hyuna sempoyongan dan jatuh dipelukan suga.



"Apa ini juga termasuk sandiwara mu?."tanya suga



Hyuna hanya diam dan segera berdiri dan bambam menghampiri hyuna.



"Apa kamu baik-baik saja?."tanya bambam.



"Ciihh... berapa tahun kamu bersama nya bambam."tanya suga.



"Entah lah 5 tahun atau mungkin lebih.. kenapa?."



"Masa kamu ga tau kalo dia pura-pura sakit?."



"Apa maksudmu!?."tegas bambam.



"Ga usah ngegas juga kali bam."



"Bambam udah aku gapapa aku ingin pulang ayo pulang."ucap hyuna.



"(Cihh dasar wanita licikk.. dalam waktu dekat aku akan berbaik hati padamu dan membuatmu semakin tenggelam dan hancur dalam permainan ku hyuna.)."batin suga



Bambam menggendong hyuna hingga masuk ke mobil hyuna dan membawa hyuna pulang.


Sampai dirumah bambam membawa hyuna ke kamarnya.



"Kenapa denganmu.. kmu melamun sepanjang jalan."tanya bambam.



"Tidak apa aku hanya merasa lelah."tersenyum



"Baiklah aku akan turun kebawah untuk memasakan mu makanan..kamu pasti lapar kan?."tanya bambam



"Yaahh aku lapar.. aku ingin makan spageti tanpa bawang yahh."hyuna bersemangat



"Oke oke..tunggu yahh tuan putri."



"Hahahaha.. Arra.."



Bambam tersenyum melihat hyuna tertawa seperti itu karena bambam tau hyuna yang berpura-pura dan hyuna yang sebenarnya.



Hyuna memegang ponsel nya dan akun IG nya.



"Whattt!!??.. appa sama amma besok pulang? Dia ingin kenal suga?... bagaimana ini."gumam hyuna sambil menggigit kuku jarinya.



Hyuna mendapat pesan



"bisakah kita bertemu..?"


"tidak ada penolakan!."



➡End pov pesan⬅



"Kenapa dia selalu seenaknya sendiri sih.."gumam hyuna.




"Ohh.. sekarang pukul 13.30 siang masih punya banyak waktu untuk prepare."gumam hyuna



Tiba-tiba bambam datang dan membawakan makanan untuk hyuna.



"Apa yang kamu lakukan?."tanya bambam



"Aku?? Aku memilih baju untuk nanti malam suga mengajakku jalan-jalan."ucap hyuna



Melihat hyuna yang terlihat senang bambam hanya bisa tersenyum.



"Makan dulu nanti pilih2 bajunya.."ucap bambam.



"Aku ingin terlihat cantik didepan nya."



"Apa kamu mencintainya?."tanya bambam.



Hyuna menghentikan aktifitas nya dan kembali duduk dikasur.



"Sekarang suapi aku..aaa."ucap hyuna.



"Kamu manja sekali.."balas bambam.



Bambam menyuapi hyuna.



"Apa kamu mau?."tanya hyuna.



"Suapi aku.."balas bambam.



Hyuna mengambil garpu dan dan memasukan makanan nya kedalam mulutnya sendiri.



"Mana giliran ku."tanya bambam.



Tiba-tiba hyuna mencium bambam dengan mulutnya yang berisi spageti itu.


Awalnya bambam tidak membuka mulutnya namun hyuna menggigit bibir bawahnya hingga mulut nya terbuka dan hyuna mengoper makanan nya ke mulut bambam.


Bambam menelan makanan itu namun tidak melepas ciuman mereka hyuna merapatkan bibirnya menandakan bahwa dia tidak mau namun bambam menggigit bibir hyuna dan tangan bambam menahan kepala hyuna agar ciuman nya tidak terlepas begitu saja.


Hyuna mulai membalas ciuman bambam.



"Eeemmmm.."hyuna memukul dada bambam.



Dan bambam melepas ciuman mereka.



"Hah.. aku tidak bisa bernafas bodoh."ucap hyuna.



"Suruh siapa menggodaku."balas bambam



"Ahh Mianhae."



"Yeahh.. habiskan makanan mu habis itu minum obat dan beristirahat lah nanti kubangunkan pukul 19.00 malam."ucap bambam.



"Oke... oke.."



Hyuna menghabiskan makanannya dan meminum obatnya setelah itu hyuna membaringkan tubuhnya dikasur dan tertidur sangat pulas.


Bambam duduk dikasur hyuna sambil membaca buku hingga tertidur dan memeluk hyuna.



Pukul 20.00 hyuna dan bambam masih tertidur dan dengan posisi yang sama bambam memeluk hyuna.



"Eeekkhheemmm."



"Apa kalian tetap seperti ini mencuri kesempatan selagi aku tidak ada disini!."teriaknya.



Hyuna dan bambam terbangun dan terkejut melihat sosok yang tak asing bagi mereka.



"Min suga."panggil hyuna



"Kenapa? Kamu tidak suka aku disini?."tanya suga



Hyuna dan bambam saling menatap.



"Bambam.."panggil hyuna



"Ya hyuna.."balas bambam



"Bisakah bawa suga pergi dulu aku mau mandi dan siap-siap."



"Ahh baiklah.. min suga.. ikut aku."



"Kenapa aku harus menurutimu.. ini kamar wanitaku kenapa aku tidak boleh disini sedangkan kamu yang bukan pacarnya malah seranjang dengan nya."ucap suga



"Jaga ucapan mu suga."teriak hyuna



"Ok ok aku keluar sekarang.. jangan lama-lama aku tidak suka menunggu lama."



"Yaa aku tak akan lama."



Bambam dan suga pun keluar dari kamar hyuna dan hyuna segera masuk ke kamar mandi.




Hyuna memakai tanktop hitam hotpants hitam dan gardigan.



Hyuna turun kebawah untuk menemui suga.


Saat sampai dibawah.



"Hyuna..bajumu.."ucap bambam terpotong



"Eh.. sudah selesai.. ayo.."ucap suga sambil menarik tangan hyuna.



"Apaan sih ga usah tarik-tarik ngapa.. aku bisa jalan sendiri."tegas hyuna.



"Jalan mu lama kaya keong."ejek suga.



"(Aku khawatir dia memakai baju seperti itu akan terjadi sesuatu padanya.. apa yang harus aku lakukan?)."ucap bambam dalam hati.



Suga membawa hyuna masuk ke mobilnya.


Dan membawa hyuna pergi.








*****To be continue*****