Girl And Falsehood

Girl And Falsehood
12



"Ini rumah siapa?."tanya hyuna



"Rumahku."balas suga



"Rumah sebesar ini kenapa kamu lebih memikih tidur didorm?."



"Aku lebih nyaman didorm."



"Ohh iya suga.."



"Hmmm."



"Besok kamu ada acara ga?."



"Kenapa?."



"Ayah ibuku pulang dia ingin mengenalmu."



"Apa!?."suga terkejut



"Kenapa kamu terkejut?."



"Tunggu.. hyuna apa kamu fikir hubungan ini serius?."tanya suga



"Ya karena aku mencintai mu suga.. apa kamu tidak mencintaiku?."



"Tidak tidak tidak.. ini.... ngga mungkin hyuna.. secepat itu kamu mencintaiku?."



"Karena aku mempercayaimu jadi aku menyerahkan hatiku untukmu."



"(Siaalll... sekarang bagaimana?.)."batin suga



"Minnn.. suga.."teriak hyuna.



"Yaa.."



"Aku kedinginan disini apa kamu tidak membawa ku masuk?."



"Ahh mianhae.. kenapa kamu berpakaian seperti ini? Apa kamu tidak takut aku melakukan sesuatu padamu?."



"Tidakk.. karena aku mempercayaimu... dan sekalipun kamu melakukan nya aku mungkin akan menerimanya karena aku mencintaimu."



"Apa kamu yakin?."



"Yahh... ayolah masuk aku kedinginan."



"Aahh ya.. ayo.."



Suga menggandeng tangan hyuna dan membawa hyuna kekamarnya.




"Ini kamarmu?."tanya hyuna



"Iya.. lalu siapa lagi.."balas suga



"Orang tuamu mana?."



"Ibu dan ayahku diDaegu aku tinggal sendiri disini."



"Aahh ada PS.. ayo main PS."ajak hyuna.



"Kamu bisa main PS juga?."



"Dulu aku sering main PS juga dirumah tapi sekarang udah males.. tapi disini bersamamu sepertinya akan menyenangkan."



"Kamu bisa menyalakan PS nya?."



"Bisa.."



"Yasudah nyalakan dulu PS nya aku buatkan minum dan cemilan untukmu."



"Oke.."



Hyuna menyalakan PS nya dan suga ke dapur mengambil cemilan dan membuatkan minum.



Suga POV



"Siallan kenapa harus bawa-bawa orang tua sih!?."gumam kesal suga.



Suga membuat minum dan mencampur minuman hyuna dengan bubuk aneh.



"Setelah malam ini hidupmu akan hancur hyuna."gumam suga sambil mengaduk minuman yang dibuat untuk hyuna.



End POV



"Suga lama sekali?."gumam hyuna



Beberapa menit kemudian suga kembali ke kamarnya sambil membawa cemilan dan minuman untuk hyuna.



"Ayo main bersama.."ajak hyuna.



"Oke.."balas suga.



Hyuna dan suga bermain PS hingga pukul 21.30.



"Tunggu.. pause dulu.."ucap suga



"Kenapa?."tanya hyuna.



"Aku haus aku ingin minum."



"Aku juga."



Hyuna dan suga meminum minuman nya masing-masing.



"Ayo lanjutkan lagi."ajak suga.



Mereka melanjutkan permainan nya hingga 21.50.



"Tunggu hyuna.."ucap suga



"Weo??."tanya hyuna.



Suga terdiam meliat hyuna.



"(Sialan aku salah minum..)."batin suga.



Hyuna menengok melihat suga karena permainan nya dipause oleh suga.


Saat hyuna melihat suga hyuna terkejut melihat wajah suga yang terlihat merah.


Hyuna merangkak kearah suga hingga dada hyuna terlihat oleh suga.



"Apa kamu sakit? Wajah mu merah dan panas? Aku ambilkan obat? P3Knya dimana?."tanya hyuna



Saat hyuna bertanya pada suga.


Suga hanya diam dan tiba-tiba suga menarik hyuna hingga hyuna menindih badan suga.


Mata mereka saling bertatapan.


Dan tiba-tiba suga mencium hyuna dan membuat hyuna terkejut hyuna tidak membalas ciuman suga.


Suga menggigit bibir hyuna hingga berdarah dan saat itu pula lidah suga punya kesempatan untuk masuk ke dalam mulut hyuna.


Ciuman suga semakin dalam dan suga membangunkan badan hyuna dengan tidak melepas ciuman nya.


Kemudian suga merebahkan tubuh hyuna keranjang dan melepas cardigan hyuna.



"Eemmmmhhh.."hyuna memukul dada suga.



Suga melepas ciuman nya.



"Hyunahh.. maafhhkaanhh akuuhh.."ucap suga sambil memdesah ditelinga hyuna.



Hyuna terkejut mendengar suara suga.



"Apa yang ingin kamu laku.."ucap hyuna terpotong karena suga mengecup leher hyuna.



Suga mengecup,menjilat,dan membuat kissmark dileher hyuna.



"Eemmmhhh suugaahh.. hentikannhhh."desah hyuna




Aktifitas suga mulai berganti kedada hyuna.


Hyuna gemetar karena mengingat apa yang dilakukan mark.


Suga terkejut dan berhenti dengan aktifitasnya, suga menatap mata hyuna yang terpejam dan meneteskan airmata.


Suga menghapus airmata dipipi hyuna.



"Maaf hyuna.. jangan takut..ini aku.. tenangkan dirimu.. bayangkan aku dan hanya pikirkan aku."ucap suga.



Hyuna membuka matanya kemudian menatap mata suga.


Suga tersenyum dan mengangguk pada hyuna,


Hyuna pun mengangguk kemudian suga mencium bibir hyuna dengan lembut dan perlahan tubuh hyuna berhenti gemetar.


Tangan kanan suga mengangkat kaki hyuna.




"Eemmmhhh.."desah hyuna



"Panggil namaku hyuna."bisik suga.



"Eemmmhhh Minhh suugaahh ituhh geliihh."ucap hyuna.



Suga hanya membalas ucapan hyuna dengan smiriknya.



Skip Pagi






Hyuna terbangun pukul 09.00 pagi saat hyuna melihat kesamping dia tidak melihat siapapun.



"Aww.. sakit sekali."ucap hyuna.



Hyuna mendengar bunyi shower dari dalam kamar mandi suga.


Hyuna terkejut saat melihat dirinya tidak mengenakan baju.



"Aku.. aku.."ucap hyuna



Hyuna gemetar dan meneteskan airmata.


Hyuna tenggelam dalam dirinya sendiri.



"Kau sudah bangun?."tanya suga



Hyuna tidak mendengar apapun dia hanya memikirkan ketakutannya.



"Kamu gemetar lagi?."memegang tangan hyuna



"Tidak jangan sentuh aku!! Aku kotor!!."ucap hyuna sambil memojokan dirinya dikasur.



"Hyuna hey... tenanglah.. lihat aku..lihat mataku."ucap suga.



Hyuna melihat kearahnya sebentar.



"Hyuna... please tenangkan dirimu.. lihat aku.. aku disini.. aku slalu ada untukmu.. aku tidak akan meninggalkanmu.."ucap suga



Hyuna melihatnya lagi namun sulit dipercaya hyuna malah mengabaikannya dan meminta pulang.



"Suga aku ingin pulang sekarang."ucap hyuna



"Oke oke.. tapi nanti setelah sarapan yahh."balas suga



"Tidak mau aku mau sekarang."



"Hyunaa!! Kamu hanya perlu menurut padaku!!."tegas suga sambil memegang dagu hyuna erat.



Hyuna diam dan mengalihkan pandangan nya.



"Pergilah mandi dan pakailah baju ini."perintah suga.



"Aku tidak mau.. aku ingin mandi dirumah."balas hyuna



"Kamu sangat keras kepala!."teriak suga



"Tidak perlu mengantarku pulang aku pulang sendiri."ucap hyuna.



"Terserah."ketus suga.



Hyuna memakai bajunya yang semalam lagi dan berjalan pergi keluar dari rumah suga dengan jalan yang sempoyongan.



Hyuna terus berjalan kaki dari rumah suga ke jalan raya dengan tatapan kosong.



Sebuah mobil putih berhenti dihadapan nya dan keluarlah seorang namjah.



"Hyuna.. kamu sendiri?."tanyanya.



Hyuna hanya terdiam dengan pandangan kosongnya.


Namjah itu terkejut melihat banyak kismark dileher hyuna.



"Kenapa denganmu? Mau ku antar pulang?."tanyanya



"Pulang?."balas hyuna



"Yahh pulang."



"Aku mau pulang..hiks..hikss."hyuna menangis.



Namjah itu memeluk hyuna sebentar dan membawa hyuna masuk ke mobilnya.



"(Kenapa dengannya? Dia terlihat sangat syok?)."batin nya



"Hyuna."panggilnya



"Hhmmm."balas hyuna



"Kamu dari mana?."



"Aku.. aku..."



"Sudahlah jangan bahas."



Saat namjah itu mengeluh dan tidak berbicara lagi.


Tiba-tiba hyuna berbicara.



"Amma.. Appa.."ucap hyuna.



"Hyuna.."panggilnya.



Hyuna menengok ke namjah itu.



"Park Jimin!."teriak hyuna.



"Kenapa kamu terkejut?."tanyanya.



"Ayah dan ibuku?."



"Kenapa dengan mereka?."



"Mereka pulang sekarang dan ingin bertemu suga.. tapi aku..aku.."hyuna menundukan kepalanya dan jimin melihat airmata hyuna jatuh dipaha nya.



Jimin menghentikan mobilnya.



"Lihat aku hyuna.. heii.."ucap jimin.



Hyuna melihat kearah jimin dengan matanya yang meneteskan airmata.








*****To be continue*****