Gg

Gg
Kejadian



Setelah selesai melakukan semua pekerjaan Salsa pun langsung berangkat untuk berkerja, ia berangkat menggunakan motor scoopy yang ia beli dari hasil kerjanya selama 4 bulan.


Ia melajukan motornya dengan kecepatan sedang sambil sesekali menyapa orang-orang yang ia kenal di jalan.


tak lupa Ia juga melajukan motornya dengan senyum cerahnya ketika beberapa kali ia disapa oleh beberapa orang, dari tukang kebun di samping rumahnya, pelayan sebuah tempat makan dan banyak lagi lainnya.


Salsa memang terkenal karena kebaikannya pada semua orang, oleh sebab itulah banyak yang mengenal Salsa.


Hingga beberapa meter ia melajukan motornya ia melihat seorang nenek yang ia kenal tengah membawa banyak belanjaan sembari menunggu lampu lalu lintas berwarna merah.


Melihat hal itu Salsa pun langsung menepikan kendaraannya kemudian ia turun untuk membantu nenek tersebut.


"Hai Miss. Anderson mau saya bantu" Ucap Salsa dengan senyumannya, nenek yang dipanggil Miss Anderson itu pun langsung menoleh melihat Salsa.


"Oh kau Salsa.. Kau mengejutkanku " Ucap miss Anderson,Salsa pun terkekeh.


"Aku tidak bisa menolakkan? " Sambung Miss Anderson sambil membalas senyuman Salsa dengan senyum diwajahnya yang terlihat sudah mengeriput.


"Yeah kau tidak bisa menolak ku Miss.Anderson kau tau kan aku tidak bisa menerima penolakkan apalagi dari wanita cantik seperti anda " Kekeh Salsa diakhir kalimatnya, Salsa pun mulai mengambil alih barang-barang yang tadi di pegang oleh Miss Anderson.


"Kau wanita yang pandai sekali memuji Salsa, " Balas Miss Anderson terkekeh mendengar ucapan gadis muda disampingnya ini.


"Yeah it's me, bukan hanya memuji aku pandai dalam segala hal yang wanita lain tidak bisa lakukan " Bangga Salsa, Miss Anderson pun hanya dapat menggeleng, mendengar pujian Salsa untuk dirinya sendiri.


Well, Miss Anderson harus mengakui ucapan Salsa barusan, Salsa memang pandai dalam segala hal yang wanita lain jarang lakukan. Contohnya waktu itu Miss Anderson ingin memanen buah mangga di belakang rumahnya, Salsa yang kebetulan mengunjungi rumah miss Anderson pun langsung membantu Miss Anderson untuk memanen buah mangga tersebut.


Namun bukannya memanen mangga dengan menggunakan tongkat untuk memetik mangga, Salsa malah langsung memanjatnya sungguh betapa terkejutnya Miss Anderson melihat tingkah Salsa yang saat itu, ia sudah menyuruh Salsa untuk turun namun Salsa seakan menulikan pendengarannya.


Miss Anderson pun hanya dapat membiarkan Salsa melakukan apa yang ia mau, karena ia tau Salsa adalah wanita yang sangat kuat.


"Ah ayo Miss Anderson, lampunya sudah berwarna merah " Ucap Salsa membuat Miss Anderson tersadar.


Miss Anderson dan Salsa pun mulai melangkahkan kakinya untuk menuju ke sebrang jalan, saat sudah berada di seperempat jalan menuju ke sebrang Salsa pun menoleh kebelakang tempat tadi ia berdiri bersama Miss Anderson, ia melihat ada satu plastik yang ia lupa bawa.


Salsa pelupa mode on


"Miss Anderson saya minta maaf saya tertinggal satu belanjaan anda di tempat tadi" Ucap Salsa dengan cengiran khasnya. Melihat hal itu Miss Anderson pun tersenyum, perlu dicatat bahwa Salsa memiliki satu kekurangan yaitu Pelupa.


"Kau ambil saja belanjaan itu biar aku menyebrang deluan " Saran Miss Anderson.


"Apa kau yakin tidak apa-apa menyebrang sendiri? " Tanya Salsa.


"Ya, sebaiknya kau cepat sebelum lampu berubah warna " Ucap Miss Anderson, Salsa pun Langsung mengangguk pelan.


Salsa pun mulai pergi berlawanan arah dengan Miss Anderson untuk mengambil plastik yang ia lupakan tadi.


"Akh bagaimana aku bisa melupakanmu plastik putih " Ucap Salsa sambil mengambil plastik itu.


"Untung saja aku langsung mengingat mu jika tidak pasti miss Anderson akan sangat sedih karena kau tertinggal" Sambung Salsa lagi seolah-olah ia tengah berbicara pada seorang anak kecil yang tertinggal.


Salsa pun langsung berbalik, untuk menyusul miss Anderson yang sudah hampir sampai di sebrang jalan, namun persekian detik lampu pun tiba-tiba menjadi warna hijau, dan tiba-tiba ada sebuah mobil melaju dengan kencangnya ke arah Miss Anderson.


Miss Anderson pun langsung jatuh tersukur ketika mobil itu nyaris menabraknya melihat hal itu Salsa pun langsung meninggalkan semua belanjaan miss Anderson kemudian berlari dengan kencangnya menghampiri Miss Anderson yang sudah berada diatas aspal, bukan hanya Salsa beberapa orang yang lewat pun langsung menghampiri miss Anderson.


"Miss Anderson kau tidak apa-apa? Apa ada yang sakit? Apa kau mau aku antar kerumah sakit"ucap Salsa cepat, Salsa sangat khwatir melihat keadaan Miss Anderson saat ini, wajahnya sangat puncak mungkin miss Anderson sangat syok dengan kejadian tadi.


" Aku tidak apa-apa Salsa, "Balas miss Anderson pelan sambil menatap mobil yang tadi nyaris menabrak Miss Anderson.


Salsa pun mengikuti arah mata Miss Anderson, " Tunggu di sini Miss Anderson, aku akan memberi pelajaran dengan pengemudi Sialan itu tentang cara berkendara! "Marah Salsa, menatap nya langsung mobil itu.


" Tidak perlu Sal... " Ucapan Miss Anderson pun dianggap angin lalu oleh Salsa, Salsa langsung melangkahkan kakinya kearah mobil hitam yang tengah berhenti beberapa meter dari tempat Miss Anderson.


Tok


Tok


Tok


Tok


" Hey Kau tau cara mengemudi atau tidak HAH? Kau tau kau nyaris menabrak seorang nenek-nenek! Diamana mata mu saat mengemudi HAH?! "Marah Salsa pada pria tersebut. Pria itu diam tak menggubris.


Pria itu pun langsung turun dari mobilnya kemudian berjalan melewati Salsa yang tengah marah-marah hingga menjadi pusat perhatian orang-orang.


Pria Itu pun menghampiri Miss Anderson, Ia hanya melihat Miss Anderson sesaat kemudian ia mengambil teleponnya setelah itu pria itu pun langsung kembali ke mobilnya.


Salsa yang sedari tadi membututi pria itu pun makin kesal dengan tingkah pria itu yang seakan-akan seperti tidak terjadi apa-apa.


" Hy Sialan, kau pria macam Hah? KAU TAU KAU NYARIS MENABRAK SEORANG NENEK-NENEK DAN BEGINI SIFATMU! APA KAU TIDAK PERNAH DIAJARIN SOPAN SANTUN HAH? "Teriak Salsa di depan Pria Itu.


" DAN JANGAN MENTANG-MENTANG KAU ITU KAYA, KAU BISA MERENDAHKAN ORANG SEENAKNYA, DASAR KAU BENAR-BENAR PRIA SIALAN "sambung Salsa lagi kali ini Salsa berani memukul sang pria tersebut.


Pria tersebut pun langsung menahan kedua tangan Salsa, " Aku tidak punya waktu untuk mengurusi hal seperti ini "balas pria tersebut, kemudian pria tersebut pun menghempaskan tangan Salsa kemudian Ia melangkahkan kan kakinya kearah mobil.


" DASAR KAU PRIA BEDEBAH! SIALAN! MATI SAJA KAU SIALAN! "teriak Salsa sebelum mobil pria tersebut melaju pergi meninggalkannya pergi.


" Benar-benar pria yang tidak punya hati! Semoga saja aku tidak bertemu dengan pria itu lagi!!! Cih! "Batin SalSa.


Dengan kekesalan yang masih melekat dihatinya Salsa pun langsung menghampiri Miss Anderson. Namun Sayang ia sama sekali tidak menemukan keberadaan Miss Anderson.


Salsa sudah mencari kesana kemari namun hasilnya nihil ia tidak menemukannya. Hingga ada seorang wanita yang memberitahu bahwa Miss Anderson telah dibawah oleh seseorang kerumah sakit untuk memastikan keadaan miss Anderson.


Salsa pun langsung menghembuskan nafas leganya, untung saja ada orang yang mau menolong nenek-nenek seperti Miss Anderson.


para raram pam pam~


para raram pam pam~


para raram pam pam~


Lagu dari  penyanyi terkenal itu pun berbunyi dari kantong blazer Salsa menandakan Handphonenya berbunyi.


Salsa pun langsung meraihnya dan mengangkatnya tanpa melihat nama yang tertera.


" Halo"


"Hey, kau bangun kesiangan lagi hah? " Teriak seseorang dari sebrang telepon.


Salsa pun langsung menjauhkan handphonenya dari terlinga. "Aku sedang dijalan kenapa? " Tanya Salsa Sambil membawa plastik putih milik Miss Anderson.


Yeah sejak tadi hanya plastik putih itulah yang ia bawa karena  semua barang-barang miss Anderson ia tinggalkan disebrang jalan karena melihat miss Anderson nyaris tertabrak.


Ia ingin mengambil kembali semua barang miss Anderson lalu ia akan membawakannya ke rumah Miss Anderson. Namun sayangnya semua barang itu hilang ntah kemana.


"mungkin, miss Anderson dan orang yang telah menolongnya membawanya" Lirih Salsa.


"Kau lupa atau bagaimana!  Hari ini ada pengangkatan CEO baru! Kau jangan sampai telat, cepatlah!!! " Ucap sang penelepon lagi.


"Ahh iya aku baru ingat, baiklah aku akan segera kesana! " Salsa pun langsung memutuskan sambungan teleponnya secara sepihak.


"Ahh baiklah plastik putih! Aku akan mengembalikan mu setelah aku pulang dari kantor. Ok" Ucap Salsa pada plastik putih itu.


Salsa pun membawa plastik putih itu kemudian berjalan kearah diamana motornya tadi terparkir.


TBC


Mulut Salsa  gk bisa direm apa yak


: "


Tiati karma Sal: "