
Vote jangan lupa babe 😄😘
Happy Reading •••
•••••
"Bagaimana apa kau suka? " Tanya Frans membuyarkan lamunan Salsa Salsa pun mengangguk antusias,
Bagaimana bisa Frans tau jika Salsa ingin sekali ke pantai ini.
Pantai Walton-on-The-Naze, Essex, Pantai yang cocok untuk liburan keluarga ini berada di kawasan Essex. Memiliki pasir lembut, anak-anak akan senang membangun istana pasir di pasir keemasan. Di sepanjang dermaga, pengunjung juga dapat memancing ikan dan menikmati pemandangan Naze Tower yang telah berdiri sejak 1720. Menara tersebut diperuntukkan sebagai bantuan navigasi, dan sekarang berubah menjadi museum, galeri seni, dan ruang teh.
Pantai itu adalah pantai Favorit Salsa bersama mendiang orang tuanya, sudah hampir 2 tahun belakangan ini Salsa tidak pernah lagi menginjakkan kakinya di pantai Walton ini, semenjak ibunya dan ayahnya meninggal ia tidak lagi datang ke pantai itu karena hanya dapat membuka kenangan yang ingin dilupakan oleh Salsa namun hari ini?
Boss mesumnya itu membawanya ke sini? Ada angin apa boss mesumnya itu mengajaknya kemari? Dan lagi, bagaimana bisa ia tahu itu adalah pantai favorit Salsa? Apa diam-diam Boss mesumnya itu memata-matai Salsa? Tapi untuk apa? Kurang kerjaan sekali, ckck
"Sudah lama sekali "Akhhh rasanya Salsa ingin sekali berteriak sekeras-kerasnya hari ini sungguh ini adalah hari yang paling menyenangkan.
Salsa menutup kedua matanya menikmati hembusan angin yang menerpa wajahnya, tak lupa juga ia merentangkan kedua tangannya menghadap kearah pantai membiarkan sinar matahari menyapa Salsa dengan sinarnya yang terik.
Frans memeluk Salsa dari belakang dan meletakkan dagunya di bahu Salsa sontak saja hal itu membuat Salsa terkejut " Tuan.. " Salsa ingin melepaskan tangan kekar milik Frans yang sedang mengurungnya.
"Biarkan dulu seperti ini ''Salsa tertegun, Salsa bingung dengan sikap boss mesumnya hari ini? Apa mungkin boss mesumnya ini kepalanya habis terbentur atau bagaimana? Ckck
" Aku ingin meminta satu hal padamu, tolong jangan panggil aku tuan! " Ucap Frans yang masih bertahan pada posisinya yang memeluk Salsa dari belakang.
"Eh?Kenapa kau kan boss ku wajar aku memanggilmu tuan" Ucap Salsa dengan gugup ia sangat bingung harus bersikap seperti apa pada boss mesumnya itu ahh ralat sepertinya bukan hanya mesum tetapi juga sepertinya bossnya itu otaknya agak sedikit tergeser.
"Aku ingin lebih mengenalmu lebih dari boss dan bawahan " What the hell! What the ****! Shit!
Itu ucapannya bisa diperjelas lagi tidak? Salsa rasa boss nya itu otaknya sudah benar-benar tergeser bukan hanya tergeser tapi sudah terbalik otak kanan pindah ke kiri dan otak kiri pindah ke kanan Salsa yakin otak boss nya sudah terbalik!!
Apa maksudnya bicara seperti itu, ahh sialan! Salsa hanya diam dia bingung harus menanggapi ucapan boss nya itu seperti apa.
"Ma.. Maksudnya? " Sialan! Umpat Salsa dalam hati karena nada yang ia keluarkan terdengar gugup.
Frans menarik tangannya menjauhi pinggang Salsa, sesaat Salsa dapat merasakan kelegaan namun kelegaan itu hanya bertahan persekian detik karena tangan kekar milik Frans mencengkram kedua bahu Salsa  dan memutarnya agar Salsa dapat berhadapan dengan Frans.
"Aku ingin mengenalmu lebih dekat bukan sebagai boss dan bawahan tapi sebagai pria kepada wanita apa kau tidak mengerti juga? " Tanya Frans geram dengan tingkah Salsa yang pura-pura tidak mengerti dengan ucapan Frans.
Salsa menatap dalam mata Frans seakan-akan ia mencari tatapan berbohong disana namun nihil mata boss mesumnya itu sejalan dengan apa yang diucapkan oleh bibirnya.
Namun bukan Salsa namanya jika terperangkap pada tipu muslihat boss mesumnya itu " Kurasa aku harus membalikkan otak boss mesum ini kembali seperti semula " Rapal Salsa dalam hati.
Salsa pun langsung menoyor kerasa kepala Frans, dan Frans langsung saja meringis "akhhh"ringis Frans sambil memegangi kepalanya.
" Maaf yah tuan, saya masih tidak mengerti apa yang anda ucapkan, mau lebih mengenal saya? Anda kan bisa melihat profil saya di data kantor, apalagi tadi anda bilang? Mau mengenal saya seperti pria ingin mengenal wanita? Ntah ini saya yang kurang menanggapi atau memang anda yang kurang minum air mineral tapi saya rasa anda sudah mengenal saya sama seperti pria mengenal wanita jelas kan? Karena anda pria dan saya wanita dan kita saling kenal jadi apalagi yang anda inginkan? "
Tadi aku-kamu sekarang saya-anda labil banget sih kamu Salsa. Ckck
" Aku tidak tau kamu pura-pura tidak mengerti atau apa? Tapi biar aku perjelas lagi aku ingin mengenal kamu lebih jauh bukan mengenal dalam artian boss dan bawahan tapi pria yang ingin mengenal wanita lebih dalam, aku juga ingin melindungi mu dan ingin menjagamu jadi tolong biarkan aku mengenal mu lebih jauh lagi " Ucap Frans sambil mencengkram kuat kedua bahu Salsa, Salsa meringis dalam diam.
"Atas dasar apa anda ingin mengenal saya lebih jauh? Anda ingin mengambil hati saya lalu menjadikan saya one night stand karena saya pernah menolak anda atau jangan jangan anda sedang mengadakan sebuah taruhan, dan saya dijadikan bahan taruhan itu?Jika opsi kedua yang benar saya bisa membantu anda untuk menang tapi hasilnya harus bagi dua dengan saya " Ucap Salsa meradang dengan ucapannya sendiri.
"Apa aku seburuk itu di matamu huh?aku tidak memerlukan alasan untuk mengenalmu lebih jauh" Jawab Frans yakin.
Salsa melepaskan cengkraman Frans di bahunya "anda ingin mengenal saya ok perkenalkan saya Salsabilla Smith, anak tunggal dari Jordania Smith yang menikah dengan Julianne___"
"Ya aku tahu kau anak tunggal dari Jordania Smith dan liliana Smith, ibu meninggal karena kecelakaan dan akhirnya ayahmu menikah dengan janda beranak satu bernama Julianne Smith kau juga mempunyai saudari tiri bernama Anne Smith yang sekarang tinggal dengan mu, ayahmu meninggal beberapa tahun lalu,kau lahir tanggal satu maret, kau suka warna pink dan hitam, kau menyukai kucing dan hewan imut lainnya, kau suka boyband Korea dan semua berbau Korea, kau bercita-cita ingin menjadi penulis namun sayang cita-cita itu terkubur karena tidak dapat memungkinkan kau dapat memperoleh penghasilan yang banyak, pantai ini adalah pantai favoritmu dan mendiang kedua orang tuanmu,ukuran sepatu mu 39-40 an, ukuran bajumu M dan kadang L, ukuran dalaman___"
"Kau seorang stalker yah? Sampai ukuran dalamanku saja kau tau? Gila kau! " Potong Salsa tak ingin mendengar penuturan Frans yang makin menggila.
"Apapun mengenai mu aku tau! Aku bukan ingin mengenalmu berdasarkan profil dari perusahaan, tapi aku ingin mengenalmu berdasarkan pengamatan! Aku tidak Terima penolakan "
"Heh? Kau meminta izin untuk mengenalku tapi kau berkata tidak terima penolakan yakin sekali bahwa aku akan mengizinkanmu " Salsa pun memutar bola matanya dengan malas.
Sekarang Salsa tau sifat baru Frans pemaksa, arrogant, dan slalu bersikap bossy.
"Ckckck terserah kau saja" Salsa pun mengakhiri pembicaraan itu dengan melangkahkan kakinya menjauhi Frans dan mendekati bibir pantai.
"Bersiaplah mulai sekarang karena aku akan terus mengusikmu dan membuatmu membuka hati untukku " Ucap Frans dalam hati sambil terus melihat Salsa yang tengah asik menendang-nendang pasir dengan kakinya.
***
"Kemana perginya Salsa? Apa ia mau membalas perbuatanku kemarin? " Tanya Daniel pada dirinya sendiri.
"Akhhh tidak tidak Salsa bukan orang yang seperti itu, aku yakin pasti Salsa mempunyai alasan di setiap perbuatannya " Daniel pun kembali kekantor dan kembali melanjutkan pekerjaannya setelah hampir setengah jam menunggu Salsa.
Padahal Salsa yang bilang ingin ke cafe bersama, Daniel kira Salsa menunggu Daniel di cafe tersebut karena memang Daniel agak telat beberapa menit. Namun ketika di cek di cafe hasilnya nihil Salsa tidak ada, handphone nya pun mati.
Hm mau tak mau Daniel kembali kekantor dengan keadaan mood yang sangat buruk.
Itu semua karena Salsa...
Karena hanya Salsa yang bisa mengubah mood Daniel. Dan hanya Salsa yang dapat membuat Daniel merasa tersakiti akibat cintanya bertepuk sebelah tangan.
****
Dari siang menjelang sore Frans dan Salsa berada di pantai dan berkat itu pula Frans dapat mengetahui beberapa hal unik yang tidak ada pada profil yang Juan berikan pada Frans.
"Hm sudah sore apa kita tidak pulang? " Tanya Salsa sambil melirik jam tangannya.
"Kau ingin pulang? " Salsa langsung mengangguk antusias.
"Ya sudah ayo kita pulang! " Frans pun menarik tangan Salsa menuju ke arah parkiran, dalam perjalanan menuju parkiran Salsa hanya terpaku pada tangannya yang terkait dengan tangan Frans.
Ntah perasaan seperti apa yang ada pada lubuk hati Salsa saat tangan Frans menggenggam tangannya ada seperti sengatan listrik kecil yang membuat Salsa merasa tak nyaman namun makin kesini genggaman tangan itu makin terasa hangatnya sama persis seperti genggaman sangat ayah dulu.
Dan Salsa tidak tau apa penyebab dari tangan Frans yang terasa sama seperti genggaman ayahnya.
Mereka pun akhirnya sampai diparkiran dan langsung masuk kedalam mobil, dalam perjalanan tidak ada yang mau membuka percakapan.
Mereka sibuk dengan pikiran mereka masing-masing hingga tak terasa bahwa kini mereka telah sampai di halaman rumah Salsa.
"Sudah sampai kau tidak mau turun? " Salsa yang tersadar pun langsung menengok kearah jendela, ah ternyata benar telah sampai pikir Salsa.
"Terimakasih tuan " Salsa yang baru ingin membuka pintu mobil itu merasa tertahan karena Frans menahan lengannya.
"Sudah aku katakan jangan panggil tuan panggil aku Frans! " Lagi lagi nada itu yang keluar nada yang mampu membuat Salsa mah tak mau suka tak suka harus mengikuti ucapannya.
"Yayaya terimakasih tua__ Frans "hampir saja salah menyebut, setelah mengucapkan itu Frans pun mengacak rambut Salsa.
" Sudah sana masuk, good night babe "ucap Frans setelah Salsa menutup pintu mobil itu, namun Salsa dapat mendengar nya dengan jelas.
" Kurasa boss itu memang sudah tak waras" Salsa Lun berbalik dan mulai memasuki rumahnya.
Tanpa mereka sadari sedari tadi ada sepasang mata yang terus memperhatikan dari balkon.
" Lihat saja kau Sal, akan aku beri pelajaran! "
**TBC
Hyhyhyhy
I come back 😘😘
Sdh brpa lma crita ini ku telantarkan? Keknya klu buku pasti sdh berdebu 🤣
Thnks yg msh stia
penampakan visual Franslica Endailler Miller**