Gg

Gg
Pingsan



Vote jangan lupa ~~


Typo in everywhere: ")


*****


Aku baru tau jika menjadi seorang sekertaris adalah hal yang sangat merepotkan dan sangat menyusahkan, padahal saat menonton drakor what's wrong with sekertaris kim yang Jennifer kasih, kim miso yang saat itu menjadi sekertaris Tn. Lee terlihat biasa saja saat mengerjakan semua hal yang mengenai perusahaan.


Ia begitu telaten dan sangat terencana dengan apa saja yang akan ia lakukan dan apa yang saja yang tidak perlu dilakukan sedangkan aku, aku sangat bingung apa saja yang perlu dilakukan dan yang seharusnya tidak di lakukan.


Yang aku tau aku hanya perlu menyiapkan materi meeting,menyusun rencana hariannya, mencatat hal pokok dalam meeting,  membantu boss mesum itu dalam setiap hal yang mengenai perusahaan, apa perlu aku juga melakukan hal yang sama seperti hal yang kim miso lakukan?  Seperti menyiapkan sarapan paginya? Membantunya memilih stelan jas, mengikatkan dasinya dan lain sebagainya haruskah aku melakukan hal itu?


Tapi, itukan bukan tugasku boss mesum itu hanya menyuruhku seperti apa tadi yang kuucapkan tapi jika dipikir-pikir lagi mengapa aku harus menyamakan sifat ku dengan sifat kim miso, jelas sekali bukan aku seperti berharap bahwa aku dan kim miso itu memiliki kesamaan yaitu menjadi first lovenya CEO sendiri dan lagi kim miso sudah 9tahun menajdi sekertaris Tn. Lee sementara aku baru beberapa jam diangkat menjadi sekertaris Boss mesum itu.


Astaga kurasa otakku benar-benar sudah rusak karena kebanyakan baca novel-novel romance itu dan kebanyakan nonton drakor yang Jennifer tawarkan , aku pun menggeleng kuat, tidak mungkin aku berharap bahwa aku ada first lovenya Boss mesum itu, tidak mungkin.


"Jika kau tidak kuat menjadi sekertarisku kau bisa keluar sekarang" Ucap Boss mesum itu ntah sejak kapan berdiri dihadapan mejaku.


Aku sontak berdiri sebagai tanda hormatku walupun sebenarnya aku ingin sekali memukul wajah tampannya itu, "Tuan ada apa kemari?  Apa anda memerlukan sesuatu? " Tanyaku dengan nada yang aku sendiri malas mendengarnya.


"Aku tanya, jika kau tidak kuat menjadi sekertarisku kau bisa keluar sekarang! " Ucapnya lagi masih pada pertanyaan yang sama, aku menyeritkan dahi.


"Maksud tuan?  Saya boleh berhenti menjadi sekertaris tuan? Dan kembali ke Kubikal saya? " Aku pun langsung berbinar kulihat dia menatap mataku dengan tajam.


"Tentu kau boleh berhenti menjadi sekertarisku, tapi kau tidak boleh kembali ke Kubikalmu! "


"Ck, secara tidak langsung anda ingin memecat saya?  True? "Dia hanya mengangguk kecil, woah apa-apa ini apa ia sudah berubah pikiran, apa ia ingin memecat ku sekarang astaga.


" Woah, apa anda sudah berubah pikiran untuk tidak memecat saya? Apa ini waktunya untuk memecat saya?  "Tanyaku sedikit kesal karena boss mesum itu secara tidak langsung sudah mempermainkan ku.


" Hufft, aku hanya bertanya jika kau tidak kuat menjadi sekertarisku kau bisa keluar ruangan ini untuk mencari ketenangan sebentar" Aku menyeritkan dahiku.


"Maksud tuan? "


"Aku memberimu waktu untuk beristirahat karena sedari tadi kulihat kau bengong dan menggeleng-geleng tak jelas " Akupun langsung mengangguk tanda mengerti, mengapa boss itu harus menggunakan kalimat yang sulit dimengerti?mengapa tidak langsung to the poin saja? Bahwa ia memberiku waktu untuk beristirahat sejenak?


"Tidak perlu tuan, saya baik-baik sa__" Ucapanku terpotong dengan seringan ponsel yang berada di atas meja kerjaku.


Fireeeee ~


Fire eeee~


Fire eeee ~


" Maaf tuan saya mohon izin untuk mengangkat telepon ini " Boss mesun itupun hanya mengangguk pelan, aku dengan segera mengangkat telepon itu yang ternyata dari Daniel.


" Halo Sal "


"Iya Niel ada apa? "


"Kau jadikan makan siang bersamaku? " Tanyanya, aku pun hanya tersenyum samar


"Iya Daniel Craig jadi, kau tak percaya? "Ucapku dengan yakin,Aku yakin sekali saat ini pasti Daniel tengah menggaruk tekuknya yang tidak gatal.


" Bukan begitu hanya saja aku ingin memastikan " Balasnya


dengan pelan, aku mengangguk mengiyakan saja.


"Yayaya baiklah kita makan ditempat biasa ok"


"Ok  sampai jumpa siang nanti Sal " Ucapnya sebelum mematikan telepon itu secara sepihak.


"Astaga benar-benar pria itu " Gumamku sambil menatap layar handphoneku, aku tidak pernah menyangka bahwa Daniel bisa bertingkah seperti anak ABG yang baru saja jatuh cinta.


Akh memikirkan hal itu membuat diriku semakin jahat saja. Aku masih berkutat dengan pikiranku bagaimana bisa Daniel menyukai wanita seperti diriku? Apa yang laki-laki lihat dari wanita yang tak ada apa-apa nya ini?


" Sudah selesai pacarannya? " Suara itu mampu membuat aku tersadar dari lamunanku, aku menatap Boss mesum itu dengan tatapan terkejut,


"Ku kira Boss mesum ini sudah pergi "


Apa aku melakukan kesalahan sehingga ia menatapku seperti itu?  Jika iya apa kesalahanku? 


Ia tak membalas ucapanku, ia hanya berlalu pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun, aku tak mau ambil pusing mungkin boss mesum itu sedang dalam mode PMS jadi moodnya selalu berubah-ubah, sepeninggalnya ia aku melanjutkan pekerjaan ku yang sempat tertunda tadi.


****


"Carikan biodata Daniel Craig sekarang juga " Ucap Frans pada Juna melalui sambungan telepon genggam yang berada di ruangan itu.


"Baik tuan "


Setelah mendengar ucapan itu Frans hanya dapat menatap kosong pintu didepannya, "berani sekali kau mengacuhkanku karena seorang pria!  Kau benar-benar ingin mengujiku Salsabilla Smith! Akan aku buktikan siapa yang berkuasa disini! "


Pikirannya melayang jauh kedepan ntah mengapa Frans sangat tidak suka diacuhkan oleh Salsa, Ia tidak suka Salsa selalu menebar senyum manisnya kesemua pria diluaran sana!  Frans sangat membenci itu. Sungguh.


"Tuan Biodata yang anda minta telah Saya kirim ke email anda " Ucap Juna dengan sopan di sambungan telepon itu, Frans tak menjawab ia langsung membuka e-mail nya dan membaca biodata itu dengan teliti.


"Ckck, ternyata lawanku hanya segenggam pasir " Decak Frans setelah membaca keseluruhan biodata Daniel Craig yang tak lain ada karyawannya sendiri.


Ini sangat mudah bagi Frans bahkan sangat sangat sangat mudah untuk dilakukan.


Dengan senyum smriknya Frans menatap ke depan sambil mentautkan kedua tangannya di depan wajahnya.


"Akan ku buat kau menyesali ini Sal" Frans membatin.


****


Pukul 12.30


Waktu makan siang telah tiba dan untungnya semua pekerjaanku telah sebagian selesai dan yang lebih untungnya lagi tidak ada jadwal apapun siang ini mengenai Boss mesum itu.


Dengan begitu aku dapat membayar janjiku pada Daniel, setelah aku mematikan komputer dan menyusun semua kertas yang bertebaran di mejaku aku pun dengan segera pergi menuju lift untuk dapat pergi ke cafe yang berada di depan kantor untuk menemui Daniel.


Tak butuh waktu lama untuk aku sampai di restoran itu, aku pun masuk dan dengan segera mengambil tempat yang menurutku strategis untuk duduk sembari menikmati pemandangan diluar cafe.


Aku sebenarnya ingin memesan terlebih dahulu namun karena aku masih menghormati Daniel aku urungkan untuk tidak memesan makan terlebih dahulu jadi aku memutuskan untuk memesan minuman favorit ku saja sembari menunggu kedatangan Daniel.


Hampir 5 menit lamanya aku menunggu Daniel namun batang hidungnya tak kunjung terlihat, aku sudah hampir kelaparan  ah ralat bahkan sekarang sudah sangat kelaparan  karena memang sedari pagi tadi aku tak sarapan apapun karena aku hampir terlambat datang ke kantor karena perbuatan saudari tiriku yang lagi-lagi mengusiliku dengan tingkah anehnya.


Aku masih setia menunggunya.....


7 menit


10 menit


15 menit


21menit


25 menit


Daniel tak kunjung datang, para karyawan pun banyak yang sudah meninggalkan cafe ini  karena memang jam istirahat kantor hampir berakhir,aku pun memutuskan untuk mengiriminya pesan singkat.


"Kurasa makan siang kaliini sepertinya batal 😊"


Setelah mengiriminya pesan singkat itu aku berdiri dengan pelan ntah mengapa mataku sedikit berkunang, kepalaku mulai sakit ditambah dengan perutku yang akhhh.... Rasanya seperi dihujani ratusan jarum. Sakit sekali


Aku ingin melangkah namun sayang kegelapan mulai menghampiriku sebelum aku sempat berjalan satu langkah.


Namun sebelum kegelapan benar-benar menguasaiku aku melihat seorang pria yang menghampiri ku dan langsung menangkap tubuhku yang hampir jatuh.


Setelah itu aku tak tau apa lagi yang terjadi padaku!


TBC


Tengah malam update 😌