FLOWERS

FLOWERS
Curhat bersama ibu



Assalamu'alaikum para riders mohon maaf sebelumnya jika ada kata kurang berkenan, namun sekiranya kondisikan jempol kalian itu lebih baik..


Bagi yang berkenan dengan karya ini mohon bantuannya untuk menaikkan ratenya kembali makasih.


🌺🌺🌺🌺🌺


Malam semakin larut, di kesunyian malam hari hanya suara binatang malam yang terdengar, suara jangkrik yang begitu nyaring.


Cempaka terbangun dari tidurnya dahaga menghampirinya dan dia pun beranjak keluar kamar dan akan menuju ke dapur untuk mengambil air minum.


Cempaka melihat jam di dinding baru jam 1 malam, dia pun pergi ke kamar mandi untuk mengambil wudhu, dia manfaatkan waktu bangunnya di tengah malam untuk mendekatkan diri kepada sang Pencipta.


Disaat Cempaka selesai berwudhu ternyata ibu juga terbangun, Cempaka kaget saat tiba-tiba ibu sudah berada di depan kamar mandi.


"Astagfirullah ibu.." Ucap Cempaka kaget dengan mengelus dadanya.


"Astagfirullah kakak." Ibu pun tak kalah kagetnya saat ingin membuka pintu kamar mandi ternyata pintu terbuka oleh Cempaka.


"Tumben kak kamu bangun tengah malam gini?" Tanya Ibu.


"Iya bu tadi cempaka terbangun karena haus dan sesak mau pipis hehe." Jawab Cempaka sambil nyengir.


"Cempaka kedalam dulu ya bu." Pamit Cempaka.


"Eh nak, mending waktu terbangun nya di gunakan buat sholat lail sayang." nasehat Ibu buat Cempaka sambil mengusap kepala Cempaka.


"Iya bu. ini tapi Cempaka udah berwudhu." Jawab Cempaka.


"Oh yaudah sana lanjut sholatnya." ucap ini sambil berlalu masuk kedalam kamu mandi Cempaka pun berlalu masuk ke dalam kamarnya kembali.


Sesampai kamar Cempaka langsung membentang sajadah dan diapun memakai mukena nya dengan benar setelah itu dia pun melafazkan niat sholat tahajud nya.


اُصَلِّى سُنَّةً التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى


"Ushallii sunnatan tahajjudi rak'ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta'alla."


Artinya: "Aku niat sholat sunat tahajud 2 rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta'ala."


Sholat tahajud adalah sholat sunnah yang dilakukan pada waktu malam hari. Dalam bahasa arab sholat sunnah tahajud disebut sebagai Sholatun Lail yang memiliki arti sholat malam.


Sholat tahajud sangat dianjurkan oleh Allah SWT. Sholat sunnah ini dikerjakan pada waktu sepertiga malam sampai sebelum waktu subuh. Kira-kira waktu sepertiga malam itu sekitar jam 01.00-04.00 sebelum masuk waktu subuh.


Mengerjakan sholat tahajud sangat dianjurkan secara rutin setiap malam karena Allah akan memberikan pahala yang berlimpah bagi seorang mukmin yang melaksanakan sholat tahajud.


Perintah sunnah untuk mengerjakan sholat tahajud ditunjukkan oleh firman Allah dalam surat As-sajdah ayat 16-17,


“Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya dan mereka selalu berdoa kepada Rabbnya dengan penuh rasa takut dan harap, serta mereka menafkahkan apa apa rezeki yang Kami berikan.” (ayat 16).


“Tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan.”(ayat 17).


Dari penjelasan ayat diatas, diperintahkan kepada orang-orang taat untuk mengurangi tidur mereka, dan bangun disepertiga malam untuk melaksanakan sholat tahajud.


Sholat malam memiliki keutamaan antara lain menjadi sarana berdoa kepada Allah agar diselamatkan dari api neraka dan bershodaqoh atas sebagian hartanya karena Allah. Dan keutamaan lainya, Allah akan menjanjikan surga bagi seorang hamba yang istiqomah dalam mengerjakan sholat malam.


Cempaka melaksanakan sholat tahajud nya dengan khusuk, ada ketentraman yang dia rasakan di dalam dirinya.


Sehabis sholat Cempaka berdzikir dan bermunajat kepada Allah SWT dia tumpahkan segala resah dan kerinduannya terhadap sangat ayah kepada Allah SWT.


Dia berdoa agar ibunya dilimpahkan rezeki serta kesehatan.


Sehabis bermunajat Cempaka menyempatkan dirinya membaca alquran surah yasin.


Semua ritual sholat malam telah dilaksanakan Cempaka dan dia pergi keluar kamar kembali untuk mengambil teko yang tadi lupa dia bawa masuk.


Disaat dia telah sampai dapur Cempaka melihat ibu sedang meracik-racik bumbu.


"Bu, apa yang ibu lakukan malam-malam gini." tanya Cempaka.


"Ibu hanya meracik bumbu ikan saja kak. biar nanti subuh tidak banyak kerjaan, jadi dengan di racik sekarang kan tinggal goreng dan menulis aja nanti." Ibu memberikan penjelasan kepada Cempaka.


"Cempaka bantu ya bu." ucap Cempala dan dia langsung memegang bahan-bahan yang akan di kupas nya.


"Emang besok rencana ibu mau masak apa?" Tanya Cempaka.


"Rencana ibu sih mau masak nasi kuning, sambal tempe pakai kacang tanah, bihun goreng dan dadar telur nak." Jawab ibu dengan terus meracik bumbu untuk nasi kuningnya.


Setelah semua bumbu selesai di racik dan di haluskan ibu mencampurkan bumbu tersebut kedalam beras dan menanamnya dan subuh baru ibu kukus.


Tempe sudah di iris kecil-kecil, ikan teri telah di belah dan kacang tanah pun telah di bersihkan oleh Cempaka.


Bawang merah dan cabe untuk sambal juga udah di ulek oleh Cempaka, bumbu buat bihun pun juga udah di siapkan.


Setelah semua dirasa sudah beres ibu dan Cempaka menunggu air nasi yang ditanak kering.


Sambil menunggu Cempaka bercerita sama ibunya.


"Bu.. Lusa Cempaka akan pulang ke kosan." Ucap Cempaka.


"Iya nak semua uang buat kebutuhan di sana udah ibu sisihkan." Jawab ibu.


"Bu, Cempaka boleh tanya."


"Mau tanya apa nak?"


"Bu jika seseorang menyatakan sayang dan menginginkan kita menjadi pacarnya itu gimana Bu?"


"Hmm anak ibu ada yang suka kah?"


" Ibu.. Cempaka kan nanya kok malah d


diledekin sih." Cempaka cemberut.


Ibu tersenyum melihat anak gadisnya cemberut dan diapun mengusap kepala anaknya. Ibu berdiri dan mematikan kompornya.


Ibu kembali duduk di samping anak gadisnya dan dia membaringkan kepala Cempaka di pangkuannya dan mengeluarkan kepala anaknya.


"Ya gak gimana gimana nak, kalau orangnya baik pengertian dan sayang sama kamu ya terima aja." Jawab ibu dengan terus menggoda anak gadisnya.


"Kalau orangnya baik, pengertian dan sayang sama kita, tapi dia juga baik dan perhatian ma orang lain gimana Bu?"


"Setiap orang kan boleh baik dan perhatian sama orang lain nak, tapi pasti ada kadarnya tersendiri."


"Maksudnya Bu?"


"Maksudnya mungkin dia baik dan memberikan perhatian tersebut kepada sahabat-sahabatnya, saudara atau adiknya." Bu Imah memberikan penjelasan kepada anaknya


"Hmm emang siapa nih yang sedang baik dan kasih pengertian sama kasih sayangnya sama anak ibu ini?" Tanya Bu Imah dengan memegang wajah anaknya dengan kedua tangan nya.


"Hmm gak ada, Cempaka cuma nanya aja."


"Ibu tau nak Bram menyukai mu kan nak?"


Cempaka melihat ke arah ibunya dan tersipu malu.


"Lah anak ibu malu-malu."


"Dari mana ibu tau?"


"Insting ibu mengatakan nya begitu."


"Hmm,"


"Ibu selalu memperhatikan dia kalau kalian sedang bersama matanya selalu menuju kearah mu."


"Apa dia sudah nyatakan perasaannya sama kamu nak?"


"Sudah Bu, tapi!"


"Tapi apa nak?"


"Hubungan gimana maksudnya? Apa kamu sudah tanya sama dia?"


"Dia memiliki hubungan dengan kak Biyan Bu, Cempaka melihat mereka berpelukan kemaren."


"Cempaka gak mau merusak hubungan orang Bu,"


"Apa kamu juga menyukai Bram?"


"Jujur Cempaka juga menyukai kak bram Bu."


"Kamu sayang sama dia?"


"Iya Bu."


"Sebaiknya kamu tanyakan dulu sama Bram apa benar dia ada hubungan dengan Biyan atau nggak, jangan sampai nanti malah jadi kesalahpahaman di antara kalian."


"Gak usah lah Bu, kelihatan kok dari mereka berpelukan mereka berdua saling menyayangi."


"Gak apalah Cempaka mengalah aja dari sekarang Bu."


"Percayalah nak kalau dia jodohmu kemana pun dan bagaimana pun rintangannya kalian pasti akan berjumpa kembali."


"Seperti sebuah kutipan dari Khalil gibran


Jika kamu mencintai seseorang, biarkan dia pergi. Karena jika dia kembali, dia akan selalu menjadi milikmu.


Dan jika tidak, dia tidak akan pernah menjadi milikmu."


"Cie ibu puitis."


Disaat mereka sedang berbicara ada sepasang mata yang memperhatikan mereka berdua.


"Yaudah yok kita tidur lagi nanti biar gak kesiangan bangunnya." Ajak ibu dan mereka pun beranjak masuk kedalam.


Disaat sampai ke pintu menuju ruang tengah mereka bertemu sama Sherly yang akan pergi ke kamar mandi.


"Eh nak Sherly dah bangun?" Tanya ibu.


"Iya Bu sherly kebangun kebelet hehehe permisi Bu sherly mau langsung ke kamar mandi." Jawab sherly dan dia langsung menuju kamar mandi.


Ibu dan Cempaka sudah masuk ke dalam kamar mereka dan mereka pun terlelap dalam tidurnya.


****


Terdengar suara adzan berkumandang ibu imah langsung bangun dan menuju kamar mandi untuk mandi serta mengambil wudhu.


Sehabis mandi dan berwudhu Bu imah menjalankan sholat subuhnya dengan khusuk.Begitu pula dengan Cempaka dan yang lain.


Sehabis selesai sholat subuh ibu langsung menuju dapur guna mengukus nasi kuning yang dia tanak tengah malam tadi.


Sambil mengukus Bu Imah menggoreng dadar telur, setelah itu tempe yang telah di iris oleh Cempaka, setelah tempe gantian ikan teri dan kacang tanah nya.


Semua bahan buat sambal telah siap di goreng Bu Imah lanjut menumis cabe yang telah di haluskan oleh Cempaka setelah tumisan tersebut mengeluarkan aroma khas dan telah matang Bu imah masukkan pelengkapnya tempe. ikan teri dan kacang tanah dan Bu imah aduk sampai sambal tercampur rata.


Cempaka merendam bihun dengan air hangat. Setelah di rasa cukup lembut dan lentur Cempaka menipisnya.


Selesai menumis sambal ibu langsung menumis bumbu untuk bihun nya.


Setelah dilihat tidak ada lagi air menetes di titisan Cempaka memberikan bihun kepada ibu dan ibu langsung memasukkan kedalam wajan berisi tumisan bumbu, ibu mengaduk bihun perlahan dengan api kecil agar bumbu merata dan meresap dengan bihun.


Semua telah selesai dimasak, ibu melanjutkan menggoreng kerupuk ikan sebagai teman sarapan mereka nanti.



Semua sudah siap tinggal di sajikan. Cempaka mengumpulkan peralatan-peralatan yang kotor dan menaruh nya di belakang.


Semua peralatan kotor yang sudah terkumpul Cempaka cuci bersih. Setelah mencucinya dan menaruhnya pada tempatnya Cempaka beranjak untuk membersihkan diri.


Sedang kan yang lain sedang membersihkan rumah di dalam dan di luar rumah.


Semua anak gadis yang berada di rumah ibu Imah sudah bersih dan rapi, anak bujang pun telah datang ke rumahnya, Bu Imah dan yang lain menyiapkan sarapan mereka di atas meja.


Mereka satu persatu mengambil nasi kuning


yang sudah berada di atas meja.



Mereka menyantapnya dengan kerupuk ikan yang gurih.



Mereka menyantap dengan nikmatnya.


"Wah Bu nasi kuningnya enak gurih lagi." puji Bima.


"Iya apa lagi nih kerupuknya gurih." Sahut lolly .


"Ini kerupuk apa Bu? Kok terasa seperti ikan gitu ya?" Tanya Biyan dan terus mengunyah kerupuknya.


"Itu kerupuk ikan gabus nak." Jawab Ibu.


"Hmm pantesan Bu, ikannya terasa banget." Jawab Sherly.


"Iya nak itu kerupuk buat sendiri." Jawab ibu.


"Lah kapan ibu buatnya, kok kita gak pernah liat ya?" Tanya Sintya.


"Yah ibu buat sebelum sekalian disini dan ibu tidak banyak kerjaan di ladang maupun di sawah." Jelas ibu.


Tak terasa makanan di atas meja habis tak tersisa, para gadis langsung membereskan dan langsung mencuci piring kotor mereka di belakang.


Setelah selesai mereka pun pamit untuk meneruskan tugas-tugas mereka.


"Cempaka hari ini ikut ya?" Ajak Biyan.


"Hmm maaf kak hari ini Cempaka gak ikut kakak, hari ini Cempaka mau bantu ibu di ladang." Tolak Cempaka.


"Emang kalian hari ini mau kemana?" Tanya ibu.


"Rencana kita akan melihat-lihat desa ini Bu, apa aja yang mereka tanam dan yang dapat menghasilkan bagi mereka selain ladang dan sawah." Jawab Alex.


"Oh gitu, yaudah hari ini Cempaka izin dulu ya? kan ada nak mila menemani kalian." Ucap Bu Imah memenuhi keinginan anaknya.


"Oh yaudah kalau begitu Bu, kami pamit dulu ya Bu." Ucap Biyan.


"Assalamualaikum." Ucap mereka serentak.


"Waalaikumsalam." Jawab Bu Imah dan Cempaka.


Bu Imah melihat ada raut kecewa di mata Bram, namun dia juga tak ingin menolak keinginan anaknya.


_______TBC______


MAKASIH BAGI YANG TELAH BERKENAN DAN BERPOSITIF THINKING DENGAN KARYA AUTHOR SEMOGA ALLAH MEMBALAS KEBAIKKAN KALIAN SEMUA AAMIIN.


JANGAN LUPA DUKUNGAN DAN JEJAKNYA


RATE ⭐⭐⭐⭐⭐


VOTE


LIKE❓❓❓❓❓❓


KOMEN