
...πΉπWELCOMEππΉ...
...ππΉRIDERSπΉπ...
...SELAMAT DATANG DI CERITA BARUKU...
...HAPPY READING π₯³π₯³...
...JANGAN LUPA LIKE, COMMENT, DAN SUBSCRIBE...
...πππππ...
...πππ...
...π...
DSL 01 - Prolog
Drrrtttt
Drrrtttt
Suara ponsel yang bergetar menyita perhatian seluruh orang yang tengah berada di dalam sebuah ruangan. Terlihat mereka sedang menghadiri rapat bulanan yang diadakan di perusahaan mereka. Tak ingin mengganggu jalannya rapat, pemilik ponsel itu segera mengambilnya. Namun kerutan di dahinya muncul ketika nomor yang berusaha menghubunginya itu adalah nomor telepon rumahnya.
"Berhenti," titah pria itu kepada seorang pegawainya yang saat ini tengah membacakan hasil laporannya.
"Baik, Tuan."
Pria itu lalu menyingkir dari meja rapat sembari meletakkan ponsel itu di telinganya.
"Halo?" Alis pria berkerut tak lama kemudian kedua matanya terbelalak saat ia mendengar kabar yang diterimanya.
"APA? Baiklah, aku akan segera kesana. Terimakasih," pekik pria itu yang terkejut sekaligus khawatir dengan wanita yang sangat dicintainya.
"Rapat berhenti sampai di sini. Bubar," setelah mengatakan itu, pria tersebut langsung berlarian meninggalkan ruang rapat. Meninggalkan para pegawainya yang saling berbisik melihat tingkah aneh atasannya.
"Ada apa dengan Tuan Alvin?"
"Sepertinya beliau sangat terburu-buru,"
"Jangan-jangan sesuatu yang buruk menimpa Nona Oliv?"
"Husst. Jangan bicara sembarangan, kita doakan saja semoga tidak terjadi apa-apa dengan beliau."
"Bener itu. Sebaiknya kita keluar dan kembali bekerja,"
Satu persatu orang-orang di dalam sana mulai mengemasi barang-barangnya dan keluar dari ruangan rapat. Meski masih ada satu dua orang yang berbisik, tapi mereka tetap menjalankan perintah dari sang bos besar.
Alvin Leonardo. CEO sekaligus pemilik dari LEONARDO GROUP yang merupakan perusahaan nomor satu di Indonesia yang bergerak di bidang farmasi. Dia adalah putra tunggal dari pasangan Adam Leonardo dan Stella Cornelia, pendiri sekaligus Direktur Utama VINLEN Hospital. Ia juga merupakan suami dari Olivia Elisa Lovus yang dulu bekerja pada Valerie sebagai tangan kanannya yang memegang kendali di VALE DIAMOND PARIS.
(Bagi yang sudah baca SANG PENGUASA tentu kenal dengan sosok Olivia ini. Bagi yang belum, cus silakan baca. Sudah tamat.)
Alvin mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. Ia sampai beberapa kali menerobos lampu merah demi bisa mencapai tujuannya dengan cepat. Kedua tangannya mencengkeram kuat setir mobilnya, memikirkan bagaimana semua ini terjadi secara tiba-tiba.
"Selamatkan istri dan anakku, Tuhan. Selamatkan lah mereka berdua. Aku tidak akan sanggup jika harus hidup tanpa mereka," gumam Alvin seraya menambah kecepatan laju mobilnya. Sebagai seorang dokter, tentu ia tahu bagaimana gambaran keadaan sang istri saat ini. Ya, Alvin dulunya merupakan seorang dokter bedah sebelum ia terjun ke perusahaan milik keluarganya. Tepatnya setelah ia menikah, Alvin memutuskan untuk berhenti menjadi dokter yang hidupnya dihabiskan di meja operasi rumah sakit. Selain karena pekerjaannya yang mengharuskan berada di rumah sakit terus menerus, Alvin juga menginginkan bisa hidup damai berada di samping sang istri.
Olivia Elisa Lovus. Pemegang kuasa tertinggi kedua setelah Valerie Valentino Dominic di perusahaan berlian ternama VALE DIAMOND yang bertempat di Paris. Olivia merupakan seorang yatim-piatu. Ia bertemu dengan Alvin saat ia menghadiri pernikahan kakak sahabatnya Valerie yang bernama Daniel Valentino. Alvin jatuh cinta pada pandangan pertama dengan sosok wanita cantik dan lembut seperti Olivia. Dimulai dari situlah kisah cinta keduanya bermula. Alvin yang dulunya sangat nakal dan terkenal playboy seketika langsung berhenti dan mulai mengejar cinta Olivia. Kegigihan serta tekad kuat yang dimiliki Alvin, membuatnya akhirnya bisa mendapatkan cinta Olivia meski ia tahu jika Olivia bukan wanita biasa. Olivia tidak seperti wanita pada umumnya, ia memiliki penyakit langka dan sulit untuk disembuhkan.
Pertama kali saat Alvin mengetahui penyakit Olivia, ia sangat terkejut. Hingga saat Olivia melepas wig yang selama ini ia pakai, baru itulah Alvin mempercayai penyakit itu. Untuk pertama kalinya Alvin menangis saat mengetahui kenyataan bahwa wanita yang dicintainya itu mengidap penyakit paling mematikan di dunia ini. Ia sangat terpukul sampai-sampai ia tidak bisa fokus dalam bekerja selama beberapa hari.
Namun, Olivia yang merupakan wanita lembut dan penuh kasih selalu menasehati Alvin. Ia memberikan semangat serta pengertian kepada laki-laki itu agar tidak terpengaruh dengan kondisi serta penyakitnya. Olivia juga tidak memperlihatkan wajah tersiksanya pada sang suami meski kadang kala ia merasa seperti sekarat saat penyakit itu mulai kambuh.
Tak butuh waktu lama, akhirnya Alvin tiba di lobi rumah sakit. Tanpa mempedulikan mobilnya, Alvin langsung keluar dan berlari memasuki area dalam rumah sakit. Semua orang yang ada di sana terlihat menunduk saat melihat wajah dingin Alvin yang berjalan tergesa menuju suatu tempat. Sesampainya di sebuah lorong, kedua matanya bisa melihat kedua orang tuanya yang sudah berada di sana dengan wajah mereka terlihat khawatir.
Langkah Alvin terasa berat, namun sebisa mungkin ia tetap melangkahkan nya. Kedua matanya terasa memanas, air matanya ingin tumpah tetapi Alvin berusaha untuk menahannya. Stella yang melihat kedatangan sang putra langsung menghampiri Alvin dan berhambur ke dalam pelukannya. Stella menangis tersedu mengingat kembali perkataan dokter beberapa saat yang lalu.
"Alvin, Olivia, Alvin. Olivia mengalami pendarahan saat dalam perjalanan ke rumah sakit. Ia mengalami PRE-EKLAMPSIA, oleh karena itu ia harus di operasi sekarang juga." Ucap Stella dengan tangis kesedihannya. (PREEKLAMASIA) adalah Tekanan darah tinggi yang berkembang saat kehamilan.
Oliv mengalami kelainan itu sejak usia kandungan 25 Minggu. Dokter yang menangani Olivia lah yang mengatakan hal itu.
Deg
Jantung Alvin seakan berhenti berdetak. Dunianya runtuh seketika bersamaan dengan kabar buruk yang menimpa sang istri. Adam dan Stella yang mengetahui hal itu juga sama terkejutnya seperti Alvin. Mereka sama-sama berada di titik terberat karena kondisi Olivia saat ini.
"Pe-pendarahan? Ba-bagaimana bisa, Ma? Apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya Alvin pada sang mama. Tak lama kemudian tubuh Alvin terasa melemas. Adam yang melihat Alvin terhuyung segera memapahnya.
"Yang sabar, Nak. Everythings gonna be okay, hm?" Setelah keduanya duduk, Adam berusaha menengkan hati sang calon ayah itu. Pandangan mata Alvin seketika kosong, pikirannya mendadak buyar. Ia tidak bisa berkata-kata lagi selain menitikkan air mata.
"Kenapa? Kenapa semua ini harus terjadi padaku dan istriku, Ya Tuhan? KENAPA?" Tanya Alvin seraya menatap sang pencipta yang ada di atas sana. Ia merasa marah sekaligus kesal kepada takdir yang seakan selalu mempermainkan dirinya dan Olivia.
"Bersabarlah, Sayang. Jangan seperti ini, Mama juga sama sedihnya seperti mu." Stella memeluk tubuh Alvin dengan erat, menyalurkan rasa cinta serta semangat kepada pria matang berusia tiga puluh tujuh tahun itu.
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...
Hallo, Gengs ....
Aku hadir dengan cerita baru nih...
Ada yang sudah ngikutin ceritaku SANG PENGUASA?
Ini adalah kisah cinta Dokter ganteng Alvin Leonardo menemukan cinta sejatinya.
Jangan lupa untuk tinggalkan jejak kalian ya ππ
Jika ada yang belum tahu siapa itu Alvin, dia adalah salah satu anggota empat serangkai yang terdiri dari :
DANIEL VALENTINO (SANG PENGUASA)
DAVID FERNANDEZ (Cinta dalam Perjodohan)
ARGA PUTRA WIJAYA (Sang Penakluk Cassanova)
ALVIN LEONARDO (Doctor's Second Love)
Ketiganya sudah tamat dan bisa dibaca marathon ya... untuk DSL ini On-going dan setiap hari satu bab update nya...
Mohon maaf ya gaes kalau author belum bisa crazy up seperti author yang lain, karena author sibuk ngurusin bocil juga πππ
Selamat membaca kesayangan π
regards,
ambarayu96 πΉ