Destined Together

Destined Together
Eps. 1



sore hari pukul 04:35 syafina tengah duduk asyik di pinggir jalan bersampingan dengan lutfia serta azizah sahabatnya.pemandangannya begitu indah di pandangan syafi.rasa sejuk yang menimpa gerahnya terbayar saat ia selesai joging mengelilingi komplesk perumahan.


"masyaallah,, sejuknya ya raab,,"seru syafi dengan mata tertutup menikmati rasa nyaman yang dirasaknnya.


"hah! lo ke ga pernah ngerasain ademnya di sore hari aja lo sya."ucap lutfi ketus dengan mata yang tetap fokus memainkan gejetnya


"ya kan jarang-jarang lut ngerasain betapa ademnya dunia ini saat sedang damai-damai nya."saut syafi dengan kepala menoleh dan tubuh tetap pada posisi yang sama.


"serah dah"


"debat trooss!!!"sela zizah dengan keras yang tak mau ambil pusing mendengar ocehan garing sahabatnya.


"KAGAK DEBAT!!" saut syafi bersamaan dengan lutfi yang tiba-tiba serentak menatap tajam pada azizah


"his! selow men selow~ jangan ngegas ademin dikit.kalo kalian kaya singa gini nanti lekas loh" tukasnya dengan cepat takut akan membangunkan kunti betina


"lekas apa?"tanya safi denngan expresi wajah.


mata lutfi melirik dan mengucapkan kata-kata yang terus terang pada syafi."MATI.atau ngk LEKAS TUA.


"heh! beneran zah?"tanya syafina denga mata melotot bibir tersenyum kesal dan tangan mengepal siap terjun.


"kalau bukan,apa lagi cobak?"saut zizah dengan jujur apa adanya


"sini kau!sialan,"kesal dengan kejujuran sahabtnya.syafina yang duduk berlari sambil menjunjung tinggi tangannya berniat memukul pantat sahabtnya.


namun sayang,azizah terlalu cepat tanggap dengan expresi syafi yang melotot.ia sudah menyadari syafi akan memukul bokongnya saat ia rasa syafina kesal di buatnya.


syafi trus menerus kesana kemari mengejar dan ingin menangkap zizah.


sedangkan lutfi yang melihat tingkah laku ke2 sahabatnya hanya tersenyum tipis saat melihat zizah lagi lagi mengejek syafi yang tak bisa menangkap dan mengejarnya.


"HEEEEIII!!! .ku bunuh kau setan biadab! " teriak syafi yang sudah kesal melihat pantat zizah bergoyang goyang mengejek syafi.


larinya semakin cepat.matanya hanya tertuju pada bokong zizah yang sudah menjadi incarannya.


seketika...


panas,perih,serta sakit yang sirasakan zizah begitu ia rasakan saat telapak tangan syafi mendarat mengenai bokongnya dengan kejam.


"AW AW AAAAAAWWW SSSTT sakit beg*k"ucap zizah kesal dan langsung meringis kesakitan memegang pantatnya yang terasa sakit.


sedangkan syafi tetap pada posisinya yang seperti pensilat habis bertarung melawan 10 orang.seketika


gerakannya meniru adegan anime naruto saat syafi ingin kembali dengan posisi normal.


"HAHAHAHAHA! tawa lutfi pecah saat melihat syafi meniru jurus naruto yang disukainya.


sedangkan zizzah yang diam diam melihat betapa percaya dirinya temannya itu, beralari ingin membalas.


dengan cepat syafi memegang ke2 tangan zizah serta tangan satunya yang mengunci leher zizah.


"UP UP UP! teriak lutfi dengan langkah lebar berniat melerai syafi dan zizah yang tengah gelud menggelud.


"jurusmu sangat bagus sobat."puji lutfi sambil melepas tangan syafi yang masih melekat menguci azizah.


"tapi...sebelum itu.mari kalian kembali dengan pikiran sehat dulu.lihatlah betapa banyaknya manusia yang telah menonton kaliyan.apakah kaliyan tidak merasa malu?jika tidak maka saya akan adakan ronde ke2.bagaimana?ucap lutfi dengan senyum horornya.


#NGAK! ngk usah.kita cukup damai aja kan cinta ku sayangku?" ucap syafi dan zizah bersamaan berusaha terlihat berbaikan satu sama lain.namun lain halnya dengan nada mereka saat mengucapkan kata-kata "ngk sampai sayangku."mungkin orang pikir perkataanya memang tulus mereka berdamai. tapi jika mendengar nada dari keduanya,mungkin sultanpun tak akan percaya mereka berbaikan.


expresi lutfi datar.melihat mereka saling tepuk menepuk degan snyum serta tawa palsu mereka yg sedang berusaha meyakinkan lutfi.tak sabar.lutfi too the poin.ke dua lengannya terangkat membentuk bentukan salip dan kedua tangannya menujuk ke semua penontonton yang ada dari sisi kanan dan kiri.


#seketika reflexks mata syafi dan zizah melihat ke arah yang di tunjuk lutfi.terlihat segerombolan anak anak yang memandangnya.dan tampa tahu malu tubuh mereka tertunduk memberi hormat selayaknya menyudahi penampilan.๐Ÿ˜Œ


"terimakasih!terimakasih!" ucap syafi zizah dengaan percaya diri.


"gua serasa liat pertandingan liat cewe itu ribut sama temennya."ucap seorang yang melihat safi dan zizah


"hhhhhhhh!!! coba liat apaan coba.beri hormat!?๐Ÿ˜‚makin ngakak gua,gua ga habis pikir ada cewe kek gitu."saut salah satu temannya yang juga ikut ikutan menonton dengan tawa para segorombolan teman teman didekatnya..


#seketika anak" yang meonton di sebelah kangan dan kiri hanya tertawa terbahak bahak dengan komenannya sendiri terhadap safi dan zizah.


bersambung...