Daniella, The Brave Girl

Daniella, The Brave Girl
Chapter 9



Roselly malam itu menceritakan apa yang di utarakan oleh sang putra Albert kepada sang suami Erick. Roselly bercerita pada sang suami jika Albert akan melanjutkan kuliahnya lagi.


Sebagai seorang ibu, Roselly punya harapan untuk menjadi penengah yang baik antara anak dan suaminya. Karena Roselly tau. Sang suami Erick adalah tipe orang yang cukup keras serta protektif terhadap keluarganya.


Erick nampaknya tidak mempermasalahkan itu. Karena sebagai seorang Daddy, dia selalu memberikan kebebasan kepada putra-putranya untuk memilih.


Dan Erik pun juga tahu bahwa Albert saat ini memang masih harus berkuliah. Bukan tetapi saat itu apa sendiri yang mengatakan. Jika ia ingin belajar maka ia pun akan diberikan fasilitas oleh sang Daddy.


Jika sekarang anak laki-laki nya itu berubah pikiran. Erick pun memberikan ke longgaran bagi sang putra bungsunya itu untuk melakukan apa yang ingin ia lakukan selama itu baik.


Karena telah mendapatkan restu dari kedua orang tuanya untuk kembali berkuliah. Albert pun kemudian menjalankan misinya.


Ia diam-diam kembali untuk bisa diterima berkuliah di universitas yang sama dengan Daniela.


Yang saat itu ia sedang berjuang untuk mendapatkan beasiswa untuk ia bisa berkuliah di sana.


Kebetulan saat itu sang pemilik universitas sudah mengenal Albert dan juga sudah mengenal keluarganya dengan baik.


Bahkan universitas itu pun juga tidak luput dari kucuran dana dari keluarga Albert.


Albert benar-benar menggunakan kekuasaannya.


Albert meminta untuk agar pengurusan universitas meluluskan Daniela agar bisa mendapatkan beasiswa.


Oleh sebab itu pihak universitas pada hari itu mengirimkan email kepada Daniela dengan memberitahukan bahwa danilla diterima sebagai mahasiswa di universitas tersebut.


Dan Daniella di haruskan datang ke universitas untuk melakukan penandatanganan pengesahan penerimaan beasiswa.


Danilla yang kala itu masih berada di tempat kerja sangat terharu dan juga sangat senang di saat mendapatkan email bahwa dirinya diterima di sebuah universitas yang sangat terkenal dan bergengsi dan dia mendapatkan beasiswa di universitas tersebut.


Hal itu pun langsung dikonfirmasikan Daniella kepada manajer tempat ia bekerja.


🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Tiga bulan kemudian, kini dan Daniela telah sah masuk di universitas tepat ia ingin berkuliah dengan program beasiswa yang sudah ia dapatkan.


Danilla sangat senang bisa berkuliah di tempat kuliah tersebut apalagi di sana juga ada Albert.


Untuk menyamarkan dirinya Albert sedikit merubah dan gayanya. Saat ditanya oleh Daniela, Albert beralasan jika ia ingin merubah stylenya.


Semenjak Albert berkuliah di universitas yang sama dengan Danilla, Albert selalu memberi minyak rambut ke rambutnya dan berdandan dengan klimis serta ia mengenakan sebuah kacamata.


Hal itu Albert lakukan untuk menghindari beberapa orang yang sudah mengenalnya. Karena ia tidak ingin penyamarannya diketahui oleh banyak orang


Dan lagi-lagi Danilla pun mempercayai perkataan Albert yang saat itu berubah gayanya menjadi seseorang yang terlihat cupu.


Oleh sebab itu Albert berubah gayanya untuk tidak disukai beberapa wanita yang ada di universitas karena menganggap dirinya orang bodoh. Agar dia tidak di sukai di kampus.


Dan alibi itu diterima oleh Daniela. Dia percaya dengan apa yang di katakan Albert.


Semenjak saat itu, Daniella dan Albert semakin dekat.


Bahkan beberapa kali Albert pergi ke rumah Daniela untuk berdiskusi tentang masalah perkuliahan.


Getaran demi getaran perasaan kini mulai muncul di hati Daniela pada Albert.


Sedangkan untuk Albert sendiri memang ia sejak awal sudah jatuh cinta dengan Daniela.


Oleh karena itu ia menjalani misi dan berupaya agar Albert bisa lebih dekat dengan wanita yang sangat ia kagumi. Yaitu Daniella.