Daniella, The Brave Girl

Daniella, The Brave Girl
Chapter 25



Dan pada malam itu benar saja saat ada nilai keluar dari ruang kuliahnya ternyata di depannya abad sudah menunggu dirinya


kenapa menungguku kan bukan kata dia aku sudah bilang aku bisa pulang sendiri Ucup dan nilai berkata kepada


jika aku sudah mengatakan kalau aku akan mengantarmu pulang maka aku pasti akan menunggumu aku pasti akan menunggumu


makalah dengan mengalah nafas panjang dan nelpon kemudian tidak ingin berdebat karena pasti ia akan kalah


di sepanjang perjalanan menuju rumah danilah mengajak habib


apa ada sesuatu yang ingin aku tanyakan kepadamu tapi kamu jawab dengan jujur ya ucap danilla kepada


tanyakan saja apa yang ingin kau tanyakan dan Ella aku justru senang jika kamu mengajak aku mengobrol


sebenarnya sudah lama aku itu sangat curiga dengan dirimu Aku tidak yakin sebenarnya jika kamu ini orang biasa saja aku merasa Kamu itu orang yang ada tapi kamu hanya pura-pura tidak mampu dan pura-pura miskin karena sangat mustahil bagiku Aku bisa masuk di universitas yang sebagus itu juga bukan tanpa bantuan seseorang dan aku juga sangat heran Tidak cukup tidak mungkin juga dirimu bisa berguna di tempat seperti itu karena untuk mendapatkan beasiswa desa tersebut tidak mudah yang aku maksud adalah dari mana kamu mendapatkan akses untuk bisa membuat aku diterima oleh di sana Dan juga dengan dirimu padahal kondisi kita sama-sama susah


oh itu yang membuatmu menjadi mencurigai aku ujar Albert yang kemarin hanya tersenyum


? seperti katamu kan yang pernah bilang padaku jika aku tidak boleh memberitahu kepada siapapun tentang dari mana aku mendapatkan beasiswa makanya aku tidak mengatakan kepada mereka jika aku mendapatkan beasiswa itu darimu


apa maksudmu perkataan mereka mengganggumu apa mereka memang dari masalah denganmu tanya


Tidak mereka tidak menggangguku hanya saja ada beberapa orang yang sepertinya tidak suka maksudku bukan tidak suka tapi mereka mencurigaiku mungkin mereka bilang atau berasumsi jika aku bisa masuk ke universitas itu dengan cara yang tidak baik tidak cara yang tidak benar


abaikan saja pasangkan Mereka kenapa kamu harus peduli yang kamu pikirkan saat ini adalah kamu sudah masuk di universitas itu sudah diangkat menjadi mahasiswa bahkan engkau menjadi mahasiswa yang paling pintar di sana abaikan saja perkataan mereka dan nila


ya Aku memang ingin mengabaikan semua perkataan mereka tapi itu tidak mudah apa Aku di saat tidak mempunyai Serka Aku hanya sendiri dan setiap orang selalu menanyaiku Bagaimana aku bisa mendapatkan beasiswa itu dan sepertinya mereka curiga


siapa sih yang suka bertanya kepada dirimu Aku jadi penasaran besok aku akan bilang kepadanya untuk tidak


oh no tidak tidak seperti itu Albert justru kalau kamu bersikap seperti itu Aku tujuan akan mendapatkan masalah biarkan aku mengatasi masalah aku sendiri Jika ada ada campur tangan dirimu aku yakin mereka akan lebih iri kepada diriku