Daniella, The Brave Girl

Daniella, The Brave Girl
Chapter 24



Hai Reni bagaimana hari ini hari ini siapa apa saat mereka bertemu di kampus


hariku baik apa kamu sendiri apa kabar


seperti yang kalian lihat aku selalu sering bahagia oh ya aku ingin mengajakmu ke kampus di Aku ingin mengajakmu ke perpustakaan di kampus ini aku minta tolong sesuatu Aku membutuhkan bantuanmu


bantuan apa


Aku sedang mencari buku untuk referensi mata kuliah kemudian aku pikir kamu bisa membantuku sehingga kau tidak keberatan


dan nelpon kemudian berpikir sejenak sejenak Iya nampak melihat jam tangan yang ada di pergelangan tangannya kemudian ia menyanggupi permintaan apa


baiklah aku masih ada waktu sekitar 40 menit untuk masuk dicampur kuliah Bagaimana kalau sekarang kita pergi ke perpustakaan


oke ayo acak HP


keduanya pun kini berjalan menuju perpustakaan yang ada di kampus


sebenarnya saat itu apa tidak ada niatan untuk mencari buku Itu hanya alasan abad agar ia bisa bersama dengan danilah


karena aku sudah meminta tolong kepada dirinya danilah saat itu pun mencarikan buku yang apa maksudkan


Di berjalan menyusuri orang demi lorong perpustakaan mata danilla nampak sedikit fokus untuk mencari buku yang abad


sedangkan di sampingnya aku dapat memperhatikan danilla bersama dengan wanita yang sangat ia kagumi merupakan kebahagiaan buat Albert


kiper mereka tidak memiliki status hubungan pacaran hanya dengan bersama saja membuat sudah sangat senang


aku kesulitan mencari buku yang aku inginkan dari tadi aku sudah mencarinya tetapi tidak ada di setiap rak buku yang ada di sini hujan dan Nella


oh tidak ada ya ada bagaimana dong Padahal aku suka membutuhkan buku itu apa kau pikir di perpustakaan ini ada jadi aku bisa menggunakannya malam ini untuk aku pelajari


kenapa tidak mencari di internet saja kau bisa mencari di internet kan


jika aku bisa mencarinya di internet kenapa juga aku harus mencari buku itu di perpustakaan aku lebih suka mebel mempelajari dari buku daripada dari internet


oke aku akan menunggumu aku akan mengantarkan kamu sampai pulang


tidak usah aku bisa pulang sendiri aku tidak ingin merepotkan kamu


biasa saja jendela lagi boleh aku juga ada kelas kok jadi jangan khawatir aku tidak menunggumu tapi aku hanya mengajakmu untuk pulang sama-sama


kalau aku sudah mendesak seperti itu sepertinya Daniel sudah tidak punya pilihan Ia pun kemudian berlalu dari hadapan Albert untuk menuju ke kelasnya


sampai jadi kelas jadi apa mempersiapkan diri untuk mengikuti kelas


dengan begitu fokus jendela baik sangat memperhatikan dosen ketika memberikan pelajaran


dan dari beberapa semester terakhir dan Nella keluar sebagai seseorang yang memiliki kepintaran yang cukup lebih dari teman-teman kuliah yang lain


Dede suka sangat terkenal sangat konsisten dalam menjalankan dalam mengerjakan semua skripsi yang sudah diberikan oleh dosen


sebenarnya Dani alam diberikan perhatian khusus kepada sang dosen karena kepintaran dan kejeniusan jadilah


jendela sendiri sangat antusias dalam menjalani pendidikannya di universitas tepatnya saat ini berkuliah


dia tidak ingin membuang waktu tidak ingin membuang peluang yang sudah diberikan kepada dirinya


Dede suka sangat terkenal sangat konsisten dalam menjalankan dalam mengerjakan semua skripsi yang sudah diberikan oleh dosen


sebenarnya Dani alam diberikan perhatian khusus kepada sang dosen karena kepintaran dan kejeniusan jadilah


jendela sendiri sangat antusias dalam menjalani pendidikannya di universitas tepatnya saat ini berkuliah


dia tidak ingin membuang waktu tidak ingin membuang peluang yang sudah diberikan kepada dirinya


dia akan menggunakan peluang itu sebaik mungkin untuk bisa meraih cita-cita dan masa depannya


sebab itu dan dia selalu antusias dan bersemangat dalam berkuliah