
Jennifer sedang menyetir mobilnya dan berusaha mencari tempat persembunyian yang aman setelah ia dinyatakan sebagai pelaku dalam kecelakaan yang telah menyebabkan Adelia koma.
Jennifer berusaha menghubungi mamanya dan mengatakan bahwa ia akan kabur dan tidak kembali ke rumah. Selain itu ia juga sudah membawa beberapa barang berharga untuk dia bisa bertahan hidup selama menjadi buronan.
"Siii-al!!! bukankah mereka sudah kubayar mahal waktu itu biar tidak berkeliaran di sini. Kenapa masih bisa juga tertangkap sih? Booooo-doh!!" teriak Jennifer kes sambil memukul setir mobilnya.
Dia benar-benar tidak menyangka jika pihak berwajib masih mengusut kejadian yang menimpa adelia. Sepertinya memang ada pihak yang serius menangani masalah adelia. Yang pasti Jennifer dibuat pusing dan tidak tau musti berbuat apa untuk bisa melepaskan dirinya dari jeratan hukum.
"Aku harus minta tolong kepada siapa? Gilang...ya hanya Gilang yang bisa membantuku terlepas dari jeratan hukum ini," ucap Jennifer kemudian bergegas mencari cara untuk bisa bertemu dengan Gilang untuk membuatnya terlepas dari jeratan hukum.
......................
"Bagas Chalandra! Keluar kamu! Bagas Chalandra!"
Suara keributan di luar rumahnya pagi itu membuat Bagas yang sedang menikmati sarapannya penasaran apa yang sebenarnya terjadi.
"Mau apa dia ke sini?" tanya bagas setelah melihat mantan istrinya yang datang dan membuat keributan di depan pagar rumahnya.
"Keluar kamu Bagas Chalandra! Keluaaaarrr!!!" teriakan Nella membuat Bagas akhirnya keluar juga dari rumah mewahnya. Ia ingin tau apa yang membuat mantan istrinya itu membuat keributan di depan rumahnya.
"Apa yang kamu lakukan Nella! Kurang kerjaan kamu sampai membuat keributan di depan rumah orang, hah!" sentak Bagas Chalandra menatap datar ke arah wanita yang pernah bersanding dengannya tersebut.
"Heh Bagas Chalandra! Jangan mentang-mentang kamu kaya raya terus kamu berbuat seenaknya ya!" teriak Nella yang tidak terima jika Jennifer menjadi buronan karena kasus yang menimpa Adelia.
"Kamu yang sudah melaporkan putriku dengan tuduhan membuat putrimu kecelakaan. Buktinya mana kalau putriku memang pelakunya. Jangan menuduh sembarangan tanpa bukti," ucap Nella dengan nada sinis.
Bagas Chalandra baru tau kabar ini. Dan ia cukup syok mengetahui jika apa yang menimpa putrinya semua adalah ulah dari Nella. Kalau memang benar kenyataannya begitu maka Bagas Chalandra sudah memelihara penjahat untuk menyakiti buah hatinya sendiri. Benar-benar kedua manusia iblis ini tidak pantas lagi ia kasihani.
"Jadi apa yang menimpa Adelia adalah ulah putrimu?" tanya balik Bagas Chalandra dengan sorot mata yang penuh dendam.
Nella justru kaget melihat ekspresi yang Bagas Chalandra tunjukkan kepada dirinya. Kenapa justru mantan suaminya itu tampak tidak mengetahui apa yang sudah terjadi. Sebenarnya yang melaporkan Jennifer ini siapa? batin Nella bertanya-tanya.
"Kalau memang Jennifer pelakunya. Maka aku tidak akan memberikan ampun kepada kalian berdua. Penjaga, usir wanita gila ini dari depan rumahku. Kalau tidak mau juga seret dia ke tengah jalan!" perintah Bagas dengan nada geramnya.
Dia segera berlalu dari hadapan Nella setelah mendengar ucapannya. Ia meraih handphonenya dan menghubungi seseorang.
"Kenapa nomor handphone kedua anak ini dimatikan. Astaga, ini sudah jam berapa?" gumam lirih Bagas Chalandra karena tidak bisa menghubungi anak perempuan dan menantunya.
❤️❤️❤️
TBC
Sabar ya ayah, putri dan menantumu sedang proses sembilan bulan. Jadinya mereka nggak akan fokus dengan telepon. Tau nya gelut doang di ranjang🙈