
"Ayah ingin menjodohkan aku dengan Gilang Pratama. Aku tidak mau itu raka. Dia sudah mengkhianati ku dengan kak Jenni. Aku tidak mau sampai ayah membuatku menikah dengannya," sungut Adelia pagi itu sudah bercerita panjang lebar tentang apa yang dia tahu soal perjodohan dirinya.
"Kamu tenang saja, aku sudah membicarakan soal rencanaku untuk menikahimu. Bukankah kamu sudah tahu itu kemarin. Aku serius kan melakukannya?" tanya Raka yang tampak gemas dengan sikap Adelia.
Gadis itu merasa cemas dan panik jika ayahnya setuju dengan rencana perjodohan keluarga Pratama.
"Aku kan masih cemas aja kalau ayah berubah pikiran," ucap Adelia.
"Enggak sih, aku rasa tuan Bagas akan mempertimbangkan ucapanku. Meskipun aku orang yang baru dia kenal. Masalah Gilang kamu jangan khawatir. Aku mempunyai bukti kedekatan dia dengan kakakmu Jennifer. Jadi mereka tidak akan mengelak kembali," ucapan Raka bak angin segar di telinga adelia.
Dia tidak menyangka jika Raka akan mendapatkan bukti tersebut.
"Darimana kamu mendapatkan bukti tersebut?" tanya Adelia begitu kagum dengan cara berpikir Raka.
"Dari rekaman cctv di rumah sakit Adelia. Kamu jangan khawatir ya. Aku rasa secepatnya tuan Bagas akan menerima tawaran dariku," ucap Raka.
"Semoga saja Raka," balas Adelia.
Raka memegang tangan gadis cantik di hadapannya tersebut.
"Jangan bersedih Adel, kamu harus tetap semangat ya," ujar Raka memberikan semangat dan Adelia hanya bisa mengangguk pasrah.
......................
Drrttt
Drrtt
"Selamat pagi, maaf nak Raka harus menghubungi kamu sepagi ini. Tapi om sudah membuat keputusan dan om harap hari ini juga kamu bisa persiapkan semuanya. Om setuju kamu menikahi Adelia. Dengan syarat kamu harus menjaga dan melindungi dia. Apapun yang terjadi, kamu harus tetap berada di sisinya."
"Baik om, aku akan melakukannya. Dan pagi ini juga aku akan mempersiapkan acaranya. Terimakasih om sudah percaya padaku."
"Hmmm."
Klik
Sambungan telepon pun terputus. Bagas Chalandra menghela napasnya panjang. Semalaman dia sudah berpikir apa yang harus dia ambil. Dan keputusan pagi ini sudah membuatnya membulatkan tekat. Apalagi setelah dia melihat video rekaman hubungan antara Jennifer dengan Gilang. Dan kejadian di rumah sakit yang ditunjukkan dan diceritakan oleh Raka.
Bagas Chalandra pun segera ambil keputusan bahwa dia harus menyerahkan putrinya ke tangan yang tepat. Bukan tangan salah satu orang yang akan berniat jahat kepada sang putri. Ternyata selama ini dirinya telah di kelilingi oleh orang-orang yang ingin berbuat jahat kepada dirinya dan juga Adelia.
Setelah pernikahan Raka dan Adelia, Bagas Chalandra berniat untuk segera menyingkirkan mereka yang ingin menghancurkan keluarganya. Ya, Bagas tidak akan tinggal diam melihat keluarganya dirusak dan dihancurkan seperti ini.
"Aku harus persiapkan acara untuk...aaaakkhhh..."
Tiba-tiba saja dada bagas terasa sakit. Ini akibat dia tidak tidur semalaman memikirkan kebaikan untuk keluarganya, terutama Adelia yang masih koma. Putri kesayangannya dan satu-satunya itu masih berjuang untuk hidup. Dan Bagas tidak ingin putrinya pergi begitu saja. Sehingga Bagas tidak memperdulikan kesehatannya sendiri.
"Maafkan ayah nak, kalau saja ayah tidak menikah lagi. Ayah tidak akan membawa bencana ke dalam keluarga kita. Ayah yang masih egois ini hanya mementingkan nafsu sendiri tanpa mempedulikan keselamatan dirimu. Maafkan ayah Adelia. Semoga kamu bahagia nantinya di tangan raka," ucap lirih tuan Bagas Chalandra sambil mencoba menenangkan diri dari rasa sakit dan sesak di dadanya.
❤️❤️❤️
TBC