
Adelia menatap jalanan sedari tadi dan hanya duduk terdiam saja. Raka yang melihat istrinya sepertinya ada masalah. Ia mencoba untuk membuat sang istri berbicara.
"Adel....." panggil Raka sambil menyentuh jemari tangannya.
"Emmm, iya Raka," Adelia yang sedari tadi memang melamun cukup terkejut dengan sentuhan dari Raka. Membuat lamunannya buyar seketika.
"Kamu sedang mikirin apa sayang?" tanya Raka dengan sengaja menekan kata sayang kepada sang istri.
Adelia seketika menoleh mendengar ucapan sayang yang sengaja di sematkan oleh Raka.
"Hmmm.. tidak," kata Adelia dengan raut wajahnya yang semburat memerah.
Raka tau kalau Adelia pasti memikirkan apa yang tadi terjadi di kantor ayah mertuanya. Sepertinya Raka harus berbuat sesuatu.
"Bagaimana kalau kita jalan-jalan? Kamu belum pernah jalan sehabis sembuh sayang. Aku ingin mengajak kamu ke suatu tempat," ujar Raka dengan bersemangat.
"Kemana?" tanya Adelia penasaran.
"Ada, emmm... dan kamu pasti suka dengan tempatnya," kata Raka kembali sambil mengedipkan sebelah matanya.
Adelia hanya tersenyum melihat kelakuan pria yang sudah menjadi suaminya tersebut. Tak lama kemudian mobil yang keduanya tumpangi sudah sampai di sebuah taman yang tak asing bagi Adelia. Ya Adelia ingat bahwa taman ini adalah tempat yang tidak pernah ingin Adelia datangi lagi karena ia pernah kehilangan sesuatu yang berharga di sana. Maka setiap kali ia ke sana ia akan sedih.
"Aku ingin menunjukkan sesuatu kepadamu sayang," ajak raka sambil menarik Adelia untuk mau ke melangkah masuk ke dalam taman tersebut.
Raka mengajak Adelia menuju ke kolam yang ada di taman tersebut. Dimana dulunya ia pernah tercebur di sana dan Adelia lah yang pernah menolongnya. Padahal bukan begitu sih kenyataannya. Adelia memang berniat menolong raka. Tetapi karena kolam itu begitu dalam. Justru Adelia yang tidak bisa berenang dengan baik membuat Raka kerepotan.
Raka mengangkat tubuh adelia yang waktu itu hampir tenggelam. Karena memang usia Adelia lebih muda daripada raka. Tetapi meski ia masih kecil, bocah itu sok-sokan menolong raka.
"Kenapa sih kita ke tempat ini?" tanya Adelia merasa tidak nyaman.
"Karena aku ingin menunjukkan sesuatu kepadamu sayang," kata Raka sambil memegang kedua tangan Adelia. Raka merogoh kantong celananya dan menunjukkan gelang milik Adelia yang dulu pernah hilang karena pernah menyelamatkan dirinya dulu.
"Ini," tunjuk Adelia dengan mata yang berkaca-kaca. Ia tidak percaya setelah sekian lamanya ia mencari gelang pemberian almarhumah bundanya. Yang dulu pernah ia cari sampai ia menangis dan pada akhirnya jatuh sakit karena merasa kehilangan.
"Iya, gelang ini aku yang menemukannya. Dan maaf karena setelah kejadian tersebut aku pindah ke luar negeri. Tetapi aku tidak pernah melupakan sosok gadis kecil yang pernah menyelamatkan aku dulu. Hanya saja waktu itu aku belum sempat mengatakan terimakasih kepadamu. Terimakasih banyak Adelia, sayang, istriku. Karena kamulah aku sampai saat ini masih bernapas. Dan aku menyesal dulu telah bodoh ingin mengakhiri hidup. Tetapi aku sekarang sadar bahwa aku harus terus berjuang dan maju menyongsong masa depan. Apalagi sekarang aku sudah punya kamu sebagai pendamping hidupku. Aku mencintaimu adelia. Sangat mencintaimu," ucap Raka mengatakan isi hatinya selama ini kepada Adelia secara langsung.
❤️❤️❤️
TBC