
"Aku menentang perjodohan ini. Karena aku sedang mengandung janin, anak dari Gilang Pratama," ucap Jennifer dengan tegas.
Dia sengaja datang ke kediaman keluarga Chalandra karena dia mengetahui jika keluarga Pratama akan melamar Adelia. Tentu saja Jennifer tidak mengetahui jika Adelia sebenarnya sudah menikah. Makannya dia buru-buru datang untuk menggagalkan perjodohan tersebut.
"Siapa kamu?" tanya nyonya Pratama yang kaget karena ada seorang wanita cantik datang mengaku telah hamil anak dari gilang.
"Jangan mengaku-ngaku kamu Jen!" bentak Gilang yang sudah semakin tersulut emosinya.
Karena dia tidak mengira jika Jennifer akan nekat mengatakan semua itu kepada semua orang di sana. Apalagi di depan kedua orang tuanya dan juga om Bagas Chalandra.
"Aku membawa buktinya jika kamu ingin mengelak Gilang," ucap Jennifer tidak main-main.
Plug!
Jennifer melemparkan beberapa foto mesranya dengan Gilang saat di apartemen dan juga tempat hiburan malam. Tak hanya itu juga terdapat sebuah video yang mana menunjukkan kemesraan mereka. Jennifer tidak malu menunjukkan semua bukti tersebut karena dia ingin Gilang tidak lagi mengingkari apa yang telah dia perbuat. Karena itulah Jennifer telah menyiapkan semua bukti dengan baik.
"Jangan sembarangan kamu Jen! Bisa saja kamu tidur juga dengan laki-laki lain setelah tidur denganku!" teriak Gilang yang sudah sangat marah dengan tingkah Jennifer yang justru merusak momen dirinya dihadapan ayah Adelia.
"Kamu yang selalu jalan berdua denganku. Bahkan kamu sengaja mengkhianati Adelia demi bisa bersama denganku. Kenapa sekarang kamu seolah memungkiri semuanya ini Gilang. Kamu lupa akan malam-malam panas yang sudah kita lalui berdua?" ucap Jennifer mencibir kelakuan gilang.
"Astaga, anak kita pa," ucap nyonya Pratama yang sudah tidak tahan melihat apa yang ada di hadapannya. Bagaimana bisa dia tidak mau melihat kelakuan bejat putranya di hadapan keluarga Chalandra.
"Pa, ma, ini tidak seperti yang kalian pikirkan."
Sebuah tamparan langsung mendarat sempurna di wajah mulus Gilang. Tanpa menutupi lagi tuan Pratama yang sudah tidak tahan dengan kelakuan bejad anaknya itu segera mengajak sang istri untuk pergi meninggalkan kediaman Chalandra. Dia malu karena telah melihat kelakuan rusak anaknya. Belum lagi rasa malunya dengan Bagas Chalandra. Tuan Pratama segera undur diri meninggalkan Gilang di sana. Mereka juga tidak lagi memaksa perjodohan untuk kedua anaknya. Tuan Pratama tidak mau semakin malu lagi jika memaksakan kehendak. Putranya sudah mencoreng nama baiknya di depan banyak orang.
"Ma... pa...aku bisa jelaskan," lirih Gilang akan tetapi kedua orang tuanya sudah tidak mau mendengar alasannya lagi.
Tuan Bagas Chalandra pun hanya bisa menghela napasnya panjang. Beruntung dia berubah pikiran dan tidak jadi menikahkan putrinya dengan Gilang Pratama. Andai saja itu dia lakukan maka penyesalan tentu akan terasa begitu menyakitkan. Apalagi mengetahui fakta yang demikian ini. Memilih Raka Shaquille sebagai menantunya adalah pilihan yang tepat.
"Om, aku..."
"Kalian selesaikan masalah kalian di luar rumah ini. Silakan pergi meninggalkan rumah saya," usir Bagas Chalandra kepada Jennifer dan juga Gilang Pratama.
Akan tetapi gilang bergegas bersujud dan memohon kepada Bagas Chalandra agar dipertemukan sekali saja dengan adelia. Dia sangat merindukan Adelia.
"Sudahlah Gilang. Selesaikan permasalahan saja. Jangan lagi mendatangi ataupun menghubungi Adelia. Dia sudah bahagia dengan suaminya. Dan juga jangan pernah menginjakkan kaki di rumah ini lagi," ucap Bagas Chalandra kemudian pergi dari ruang tamu tersebut.
"Suami? Adelia sudah bersuami?" batin Jennifer yang mendengar ucapan mantan ayah sambungnya tersebut. Secepat itukah bangun dari koma terus menikah?
❤️❤️❤️
TBC