
Setelah kepergian Raka ke perusahaan. Adelia pun bersiap-siap untuk pergi. Setelah hampir tiga puluh menit ia habiskan di depan meja riasnya. Kini tampak Adelia yang sudah segar diantar oleh supir pribadinya ke sebuah mink market yang tidak jauh memang letaknya dari apartemen raka.
Niatnya Adelia ke sana adalah untuk membeli beberapa bahan makanan. Adelia ingin memasak khusus untuk makan siang suaminya. Sudah lama Adelia tidak lagi memasak. Ya, sebenarnya ingatan Adelia sedikit demi sedikit mulai kembali. Ia hanya merahasiakannya dari Raka dan juga ayahnya. Ia ingin membuat surprise tentunya nanti dengan mengajak keduanya makan malam bersama.
Adelia tampak sedang memilih bahan-bahan makanan di depannya yang bisa ia olah menjadi masakan kesukaan dari Raka. Ia sudah mencari tahu tentunya dari orang terdekat Raka, yaitu asisten Deon. Ia sudah banyak bertanya apa saja yang Raka sukai dan tidak disukainya dari asistennya tersebut. Karena selama ini orang yang dekat dengan suaminya ya tentu saja asistennya.
Ada satu hal yang Raka belum ketahui yaitu kemampuan memasak dari Adelia. Ya, diam-diam Adelia memang suka belajar memasak karena dulu sewaktu ia masih berpacaran dengan Gilang. Ia pernah bercita-cita menjadi ibu rumah tangga yang baik seperti almarhum ibunya dulu. Ia ingin menjadi seorang istri dan ibu yang baik untuk suami serta anak-anaknya. Melihat keluarganya makan dari hasil olahan atau masaknya sendiri. Itu adalah kebanggaan bagi Adelia tentunya. Tetapi kebahagiaan menjadi seorang istri bukan ia dapatkan dari Gilang. Melainkan dari Raka, seorang pria yang hadir justru disaat dirinya tengah mengalami keterpurukan. Memang takdir jodoh seseorang itu tidak ada yang tahu. Manusia boleh merencanakan tetapi Tuhan lah yang menentukan siapa yang lebih baik untuk umatNya.
"Wah...wortelnya segar juga, ini pasti enak dimasak..."
"Adelia," suara panggilan itu membuat Adelia seketika terdiam terpaku.
Adelia tentu hapal dengan suara yang sedang berdiri dibelakangnya saat ini. Seketika Adelia menghela napasnya panjang. Setelah sekian lama tidak bertemu. Pada akhirnya keduanya dipertemukan juga lelah keadaan. Ya, Adelia tau pada saatnya juga mereka pasti akan bertemu.
"Adelia, ini aku, Gilang, kamu apa kabar sayang?" panggilan Gilang, mantan kekasihnya kepada dirinya membuat Adelia langsung berbalik badan dengan raut wajah datarnya. Ia sudah menjadi istri dari seorang Raka Shaquille. Tidak pantas pria lain yang sudah tidak ada hubungan apa-apa dengannya memanggilnya dengan sebutan sayang.
Ya, bukan tanpa sebab bagaimana bisa Gilang menemui Adelia di minimarket itu. Karena mata-mata Gilang yang selama ini ditugaskan untuk memantau perkembangan Adelia telah mengabarkan kepadanya kalau Adelia hari itu pergi ke luar apartemen sendirian. Itulah sebabnya Gilang bisa bertemu dengan Adelia. Ia segera menyusul Adelia ke minimarket yang dikatakan anak buahnya.
"Aku merindukanmu, Adelia, selama ini kamu kemana saja?" tanya Gilang dengan raut wajah penuh kerinduan. Sedangkan tatapan Adelia sudah tampak berbeda. Bahkan terkesan datar saja kepada mantan kekasihnya tersebut. Ia sangat tidak menyukai ucapan Gilang yang seolah-olah masih mencintai dirinya. Padahal Adelia masih ingat bagaimana sikap Gilang dengan Jennifer saat dirinya sedang koma saat itu.
"Hentikan Gilang! Aku sudah menjadi istri orang lain. Kita sudah tidak ada hubungan lagi. Lupakan saja hubungan kita dulu. Lagipula aku mencintai suamiku sekarang. Dan kamu nikahi saja kak Jennifer. Dia sedang hamil anak kamu sekarang. Bertanggungjawablah dengan apa yang sudah kamu lakukan kepadanya," ujar Adelia panjang lebar membuat Gilang terkejut karena adelia sudah mengetahui apa yang terjadi dengannya. Padahal Adelia baru saja tersadar dari komanya.
"Ba... bagaimana kamu tahu semuanya?" tanya Gilang dengan suaranya yang tercekat. Ia cukup syok dengan kenyataan ini. Ia masih mengira jika Adelia belum tau dengan apa yang terjadi selama ini dengan dirinya dan juga Jennifer.
"Aku tau semuanya. Bahkan aku juga tau kalau kalian sering berhubungan secara fisik dibelakangku selama ini. Sudah cukup Gilang. Jangan lagi mengejarku dan memberikan penjelasan panjang lebar yang nantinya juga tidak akan kudengar. Aku lebih mempercayai apa yang ku lihat daripada apa yang akan kau katakan," tegas Adelia membuat Gilang menjadi bungkam seketika.
❤️❤️❤️
TBC