
Jam makan siang sudah semakin dekat. Adelia berusaha secepatnya menyelesaikan masakan yang akan ia bawa ke kantor suaminya. Ia juga akan berencana makan siang di kantor Raka saja nantinya. Karena lebih enak jika makan berdua dengan pasangan. Lebih berasa nikmatnya begitu kata orang-orang yang sering Adelia dengar.
Dengan kemampuan yang ia miliki. Adelia berusaha untuk membuatkan masakan yang spesial. Sudah hampir sejam ia berkutat di dapur. Setelah semuanya sudah siap di dalam rantang. Adelia bergegas untuk mandi kembali dan berdandan untuk menuju kantor suaminya. Sepertinya Adelia sudah tidak sabar untuk melihat reaksi Raka yang memakan masakannya nanti.
Di perusahaan Raka Shaquille tampak sedang berbicara serius dengan asistennya, Deon.
"Jadi kecelakaan itu bukan murni kecelakaan. Namun memang disengaja oleh orang lain?"
"Benar sekali tuan. Dan kini pelaku sudah berhasil diringkus oleh pihak yang berwajib. Kita akan segera tau siapa dalang dibalik kecelakaan yang menimpa nona Adelia," ujar asisten Deon yang sudah mengantongi informasi penting yang selama ini dinantikan oleh Raka.
"Baiklah, kalau begitu kita harus segera menangkap otak dibalik kecelakaan yang menimpa Adelia. Jangan kasih ampun si pelaku. Ia sudah hampir membuat nyawa seseorang melayang. Aku tidak akan membiarkan ia bebas begitu saja," ucap Raka yang menaruh amarah kepada si pelaku yang sudah tega mencelakai sang istri.
"Baik tuan."
"Kalau begitu...."
Tok
Tok
Tok
Ucapan Raka terpotong oleh ketukan di balik pintu ruangannya. Siapa juga yang sudah berani mengganggu percakapannya dengan Deon.
"Masuk."
"Maaf, mengganggu ya?" suara sapaan dari perempuan yang hanya melongokkan kepalanya di pintu ruangan Raka itu seketika membuat Raka langsung tersenyum sumringah.
"Sayang...." panggilan sayang itu langsung terucap begitu saja membuat Adelia mengangkat kedua alisnya terkejut. Bisa saja suaminya itu memanggil dirinya dengan sebutan manis di depan orang lain.
"Ehmm.. saya permisi tuan muda," asisten Deon seketika pamit undur diri karena melihat situasi yang tidak seharusnya dia berada di sana.
"Baiklah, nanti kita bahas lagi, masuklah sayang," ujar Raka sambil bangkit dari tempat duduknya menghampiri sang istri tercinta.
"Apakah aku mengganggu?" tanya Adelia yang merasa tidak enak melihat kepergian asisten Deon dari ruangan Raka.
"Tidak kok, tadi hanya membicarakan laporan harian saja. Eh kamu ada apa datang ke sini? katanya tadi pengen jalan-jalan di sekitar apartemen saja, hmm?" tanya Raka mengalihkan pembicaraan sang istri.
"Iya aku sudah berjalan-jalan kok tadi. Dan taraaaa....aku bawakan kamu makan siang. Aku sendiri yang memasaknya lho. Semoga kamu suka ya?" ujar Adelia dengan senyum manisnya.
Raka yang melihat betapa cerianya sang istri siang ini jadi gemas ingin mencubit pipinya yang chubby tersebut.
"Kamu manis banget hari ini," puji Raka melihat penampilan Adelia yang cukup membuatnya terpesona.
Dengan gaun selutut berwarna putih bunga-bunga. Dan rambut panjang Adelia yang terurai panjang dengan hiasan jepit rambut yang lucu membuat istrinya begitu menggemaskan. Rasanya Raka tidak rela jika Adelia berkeliaran sendirian di luar sana. Dia takut ada yang mengambil istri manisnya itu.
"Kenapa memangnya?" tanya balik Adelia yang penasaran alasan Raka melarangnya.
"Kamu cantik banget, kalau cantik begini perginya musti sama aku aja. Aku nggak suka nanti ada pria lain yang melihatmu seenaknya. Aku cemburu sayang," bisik Raka sambil memeluk pinggang ramping sang istri dan meletakkan dagunya dibahu Adelia.
Adelia tersenyum kecil mendengar ucapan jujur suaminya. Ya ampun seorang Raka Shaquille bisa juga cemburu melihat dirinya yang jalan sendirian. Ucapan suaminya membuat hati Adelia berbunga-bunga mendengarnya.
"Ayo kita makan dulu. Nanti makanannya keburu dingin lho," ajak Adelia yang sudah selesai menata makanan yang ia masak itu di atas meja.
"Rasanya aku pengen makan kamu dulu sebelum makan siang ini," bisik Raka kembali tepat di telinga adelia yang membuat jantung gadis tersebut berdetak begitu cepat.
"Nanti malam kamu bisa mendapatkannya," ucap Adelia spontan mengatakannya membuat Raka langsung membelalakkan kedua matanya.
"Sayang, maksudnya?" tanya Raka sambil membalikkan tubuh sang istri dan menatap kedua mata indah Adelia mencari jawaban dari pernyataannya barusan.
"Emmm....ya gitu deh," jawab Adelia yang sengaja membuat Raka penasaran dibuatnya.
"Sayang.....jawab dulu maksud kamu tadi apa?" tanya Raka yang merengek-rengek kepada Adelia seperti anak kecil yang sedang merajuk.
Astaga, Adelia justru terkekeh melihat tingkah suaminya yang mendadak seperti anak kecil itu. Tak pernah sebelumnya ia tahu Raka bisa bertingkah lucu begini.
"Makan dulu yang banyak. Biar nanti malam kuat buat makan akunya," ujar Adelia semakin membuat wajah Raka sumringah tak karuan mendengar ucapannya yang cukup frontal tapi menyenangkan bagi raka.
Karena itu artinya adelia sudah menerima cintanya dan juga mau menjadi istri seorang Raka Shaquille seutuhnya. Bagaimana raka tidak bahagia coba? Kesempatan yang dia tunggu-tunggu selama ini akhirnya datang juga.
Cup
Cup
Cup
Raka menghujani sang istri dengan ciuman bertubi-tubi. Membuat Adelia merasa bahagia sekaligus geli dengan tingkah Raka yang seperti itu. Berkali-kali ia mengucapkan terimakasih dan kata cintanya kepada Adelia.
"Aku sayang kamu Adelia. Aku cinta kamu."
Apa yang membuat Adelia mau menerima Raka? Mungkin cinta itu belum sepenuhnya berkembang di hati adelia. Akan tetapi sikap dan ketulusan Raka yang selama ini ia rasakan membuat Adelia mengerti dan sudah seharusnya ia melakukan kewajibannya sebagai seorang istri kepada suami. Dan malam ini adelia sudah memutuskan akan tidur berdua dengan Raka. Hal itu sudah seharusnya ia lakukan sejak awal bukan. Dan Raka sudah banyak bersabar untuknya selama ini. Saatnya Adelia membalas semua kebaikan yang pernah Raka berikan kepadanya dan juga keluarganya. Dan Adelia tidak berbohong jika rasa takut kehilangan dan sayang itu mulai hadir dalam dirinya.
Siang itu hati Raka begitu berbunga-bunga dan membuatnya makan cukup lahap. Selain karena masakan Adelia yang begitu lezat juga karena hatinya yang bahagia.
❤️❤️❤️
TBC