
Di sebuah kafe seorang wanita paruh baya tampak geram menatap pasangan mesra yang duduk tidak jauh dari tempat ia melihat keduanya bermesraan. Nella sudah tidak tahan lagi melihat cowok yang selama ini menjadi kekasih gelapnya justru bermesraan dengan wanita lain. Memang wanita itu jauh lebih muda dan cantik dari dirinya. Akan tetapi si brondong jagung kesayangan Nella itu telah berkhianat dan juga membawa kabur uang yang sudah ia percayakan kepada pria muda tersebut.
Braaakk!
"Kembalikan uangku yang kamu pinjam untuk usahamu itu! Kembalikan kurang ajar!"
Plak!
Nella langsung memukul wajah pria muda yang pernah menjadi simpanannya tersebut.
"Eh, jangan sembarangan dong kalau mukul orang. Dasar nenek-nenek tua!" sentak si wanita pria mudanya tersebut. Melihat kekasihnya tiba-tiba dipukul seorang wanita paruh baya tentu saja si perempuan muda itu tidak terima.
"Heh! Asal kamu tau aja ya. Lelaki ini sudah menipuku dan membawa kabur uangku. Heh! penipu! Pencuri! mana uangku hah! kamu pakai buat niduri dia ya kamu? Heh! kemana uangku!" teriak Nella sambil memukul-mukul si mantan berondong manisnya itu di depan si cewek muda yang berusaha menolong kekasihnya dari amukan Nella.
Bug
Bug
Bug
Nella yang sudah kesetanan dan juga kepanasan dengan sikap berondong jagungnya yang sudah berani menggaet wanita muda langsung menunjukkan kegarangannya. Dia sudah benar-benar kesal karena kehidupannya yang amburadul sejak Bagas Chalandra menceraikan dirinya. Lalu ia harus kembali hidup dari nol. Eh malah berondongnya berusaha menipu dirinya sampai uang tabungannya habis tak bersisa.
"Security!!!!" teriakan si gadis muda itu membuat dua orang security datang melerai aksi yang Nella lakukan.
Kedua petugas keamanan di kafe tersebut segera meringkus Nella yang masih meronta-ronta minta dilepaskan. Rasanya ia masih belum puas menghajar si berondong jagungnya tersebut. Ia masih ingin melampiaskan rasa sakit hatinya diperlakukan seperti itu oleh kekasih gelapnya.
"Usir nenek tua ini dari kafe. Bikin kisruh saja. Memangnya dia ini siapa berani sekali melukai kekasihku," gerutu si gadis muda sambil melihat kondisi kekasihnya yang tampak terluka oleh aksi Nella.
"Sayang kamu tidak apa-apa, hemm?"
"Tidak sayang, bawa pergi perempuan gila itu. Aku tidak mengenalnya sama sekali," bisik lirih si pemuda kepada kekasih barunya.
Hal itu seketik membuat Nella langsung membulatkan kedua matanya. Berondong manisnya itu tidak mengakui dirinya. Bahkan tidak merasa mengenalnya. Sungguh keterlaluan.
"Dasar cowok ba-jiiiiing-aaan!!!!! Eh, lepaskan aku!"
Dua security langsung menarik paksa Nella keluar dari kafe.
Nella masih berusaha meronta-ronta dan ingin dirinya dilepaskan. Tetapi pegangan kedua security dengan tubuh yang kekar membuat Nella tidak sanggup lagi melawan. Ia hanya bisa berteriak dan menyumpahi si mantan berondong manisnya.
"Dasar laki-laki pencuri! Pengkhianatan! Ba-jiiiiing-aaan!!!!??"
Bruk!!!
Dua petugas keamanan itu mendorong tubuh Nella dengan kasar sampai terhempas di lantai yang dingin.
"Aduh!" Nella mengaduh kesakitan karena lututnya menjadi terluka akibat ulah kedua penjaga keamanan kafe tersebut.
"Heh, nenek tua jangan kembali lagi ke sini. Atau majikan kami akan melaporkan kamu ke pihak yang berwajib karena sudah mengganggu ketenangan pengunjung kafe kami. Nona masih berbaik hati melepaskan kamu. Tapi tidak untuk kedua kalinya nanti," ujar salah satu petugas itu memberikan peringatan kepada Nella.
"Cih, rupanya cewek tadi pemilik kafe ini. Lihat saja nanti kamu akan dibuat bangkrut oleh cowok tidak tahu diri itu," gerutu Nella sambil menatap sinis ke arah dua manusia yang kembali bermesraan dari kejauhan tersebut.
Tampaknya berondongnya itu sudah menemukan target baru sehingga tidak semudah itu Nella melawan apalagi si cewek termasuk golongan orang berada. Dasar lelaki kurang ajar! Ia akan membuat perhitungan dengan lelaki itu.
Drtttttt
Drtttttt
Ponsel Nella bergetar membuatnya segera menekan tombol hijaunya karena terdapat nama Jennifer di sana.
"Halo sayang, mama sudah menemukan...."
"Apaaaaaa? Ka-kamu gimana bisa begitu? kamu..."
"Apaaaaa!!!??"
Nella seketika melemas mendengar apa yang Jennifer ceritakan kepadanya.
Ya Tuhan, kenapa ceritanya jadi seperti ini??
❤️❤️❤️
TBC