Can'T Stop Loving You

Can'T Stop Loving You
Chapter 5



Malam hari, Sienna pulang kerumahnya. Membantu Caramel mengurus resto seharian membuat nya lelah. Dia pun mandi untuk membersihkan badannya yang sangat lengket dengan keringat.


Setelah mandi, cewek itu merebahkan badannya di kasur empuknya. Dia berniat untuk tidur Berhubung dia sudah makan malam bersama Caramel. Walaupun jam masih menunjukkan pukul 20.00. Toh dia juga sudah sholat isya.


Tapi sebelum tidur dia menyempatkan untuk membuka ponselnya. Mengecek apakah ada pesan masuk.


Girls lambeturah


Amberlie


Hai guyss


Caramel


Apaan Mber?


Amberlie


Sienna where are you?


Amissyou


Caramel


Jijik bat ember


Amberlie


Jahat:(


Sienna


Paan?


Caramel


Heyoo muncul nih orang


Caramel


Mber! Gue mau ngeghibah! Kalian dengerin gue dulu!! Panjang banget nihceritanya.


Amberlie


Nyimak


Sienna


2


Caramel


Jadi kan...


Tadi...


Sienna...


Ketemu...


Jeng Jeng Jeng


Amberlie


Gue greget lho nungguin lo Mel! Pen tampol


Sienna


EHH AMEL GUKGUK!


Caramel


Sienna ketemu mantan ****! Awowkowk


Amberlie


Seriusan? Mewek gak dia pas liat mantan?


Caramel


Dua rius! Sienna ambyar sampai mewek! Gue liat matanya bengkak.


Ngakak gue.


Sienna


Kuping gue panas! Banyak SETAN!


Amberlie


Haha. Gue kepingin liat komuknya Sienna. Cian bat sih lo!


Sienna


Gue kagak mewek anj! Jahat banget sih kalian jadi temen!


Amberlie


Sienna kasar:(


Caramel


Gue bukan temen lo


Amberlie


Gue juga


Kasian yak jadi Sienna


Sienna


Gue sedih lo! Hatinya gue tuh...


Au ah payah jelasinnya


Caramel


Woy! Besok kalian kerumah gue yak! Ngelepas rindu gitu


Amberlie


Hayuks beb! Gue kangen OM setyo. Papa muda kuhh.


Caramel


Gue sumpel nih mulut. Bokap gue dah punya nyokap. Lo mau jadi emak tiri gue? Ha?!


Amberlie


Aa-aku suka body goyang papa muda. Papa muda. Nanana.


Sienna


Ember gak waras! Ngucap Mber!


Amberlie


Papa muda...Nanana


Caramel


Abaikan. Na lo ikut kan?


Sienna


Sip. Gue mau semur jengkok besok!


Amberlie


Gue tampol lo ya?! Jangan Nor!


Woy Annora


Caramel


Abaikan


Sienna


Amberlie


Ingin mengumpat.


Sienna meletakkan ponselnya di atas meja. Dia pun mulai memejamkan matanya. Dan tak lama kemudian dia pun terlelap.


-------


"Sienna lama amat lo datang!" Teriak Amber sambil berkacak pinggang.


Ya memang Sienna terlambat 1 jam lamanya. Alasannya seperti biasa, karena terlambat bangun.


"Ya maap sih. Gue telat bangun. Capek banget!" Kata Sienna sambil melirik kanan kiri.


"Amel mana? Kok kagak nongol?" Tanya Sienna tak melihat keberadaan Caramel.


Amber mengendikkan bahunya. "Kagak tahu. Dari tadi gue juga belum liat. Kata nyokap nya sih dia lagi antar makanan ke tetangga barunya." Katanya bermain ponsel sambil tersenyum sendiri.


Sienna mendekat ke Amber. "Chattan sama siapa lo Mber?"


Amber meliriknya sekilas. "Kacang almond." Jawab Amber cuek.


Sienna mendecak. "Masih aja lo ya chatan sama kacang almond."


Amber meletakkan ponselnya dan mengambil minum yang di sediakan pembantu rumah Caramel. "Seru aja chattan sama dia. Tuh orang masih sama. Asik di ajak ngobrol. Gue jadi kangen deh."


Sienna mengangguk. "Gue juga rindu kacang almond deh. Dia receh. Gue suka."


Amber mendelik lalu menyipitkan matanya curiga. "Lo dulu juga suka sama dia?"


"Kagak lah." Jawab Sienna melotot. Kemudian Amber kembali mengambil ponselnya di atas meja. Membalas pesan masuk dari Kacang Almond.


Tiba-tiba Sienna berdiri dari duduknya membuat Amber terkejut dengannya. "Gak bisa. Gue harus samperin tuh anak.kasi makan kok lama amat."


Caramel mendengus. "Biarin aja elah. Palingan dia lagi bincang-bincang manjah sama ciwi-ciwi."


Sienna menggeleng. "Tetangganya cowok. Dan yang gue lihat si Caremel kesemsem sama tuh cowok."


Amber membelalak lalu berdiri dari tempat duduknya dan langsung menarik tangan Sienna paksa. "Ayok dah. Gue setuju sama lo. Mau gimana pun si Caramel mantan anak polos. Sering di bodohi. Gue takut tuh cowok ngapain Caramel."


Sienna pasrah kalau sudah di tarik Amber. Sudah kalah karena Amber lebih tinggi dan besar tubuhnya di bandingkan Sienna yang pendek dan mungil.


"Lo yakin Na nih rumahnya? Kan malu kalau salah masuk rumah." Tanya Amber ke Sienna yang dengan PD nya masuk kerumah orang.


"Gue yakin seyakin yakinnya. Tuh sandal punya Caramel. Tanda banget gue." Ujar Sienna mengendap-ngendap menuju pintu masuk.


Tiba di depan pintu, mereka melihat Caramel sedang duduk di hadapan dua cowok. Sesekali tersenyum bahkan tertawa. Sienna mengenali cowok yang memakai baju coklat, Azka. Tapi tak melihat cowok yang satu lagi. Sebab dia membelakangi Sienna dan Amber.


Amber mendecak. "Bener kan dugaan gue. Dia tuh mau dibodohi sama cowok. Lo gak liat Caramel di kerubungin tuh cowok. Gue harus labrak nih. Dalam hitungan ke tiga kita masuk ya." Ucap Amber diangguki Sienna.


" 1..2...3"


"HA!! KECYDUK KAN LO MEL!!" Teriak Sienna memasang tampak sangat sambil berkacang pinggang. Sama seperti Amber. Mereka sudah seperti orang tua yang menggrebek anak perempuannya sedang bersama cowok.


Deg!


Mata Sienna dan Amber membelalak. Saat cowok yang membelakangi mereka memutar badan menghadap mereka. Tak menyangka dengan pemandangan saat ini. Terlebih lagi Sienna yang membeku kaget.


Dihadapan mereka, seorang cowok memakai baju kaos hitam sedang bermain ponsel. Dan dia adalah Kenneth!


"ELO?! Lo Kenneth?!" Kata Amber kaget menunjuk wajah Kenneth dan di balas cowok hanya dengan menaikkan alisnya saja. Tak terkejut dengan kedatangan mereka.


"Lah kalian udah nyampe? Kok kagak ngasi tau?" Kali ini Caramel yang bertanya.


Amber menoleh ke Caramel. "Apa lo?! Gue udah nunggu lo hampir 1 jam ya!! Sienna telat dateng jadi gue berduaan sama kang kebun lo!" Ujar Amber sinis.


Caramel terkekeh. "Asiquee. Kapan lagi lo berduaan sama kang kebun gue. Jarang tau!" Caramel menjulurkan lidahnya ke Amber yang dibalas Amber dengan plototan.


Lain halnya dengan Sienna. Cewek itu bingung mau melakukan apa. Dia hanya bisa berdiri sambil menggaruk tengkuk nya yang tak gatal. "Eng- Mel kita gak kerumah lo aja?"


"Gak usah. Kalian disini aja. Nyokap gue lagi masak enak." Bukan Caramel yang menjawab melainkan Azka.


Sienna menggeleng cepat. "Gak us..-" ucapan Sienna terpotong.


"Gak nolak dong." Jawab Amber dan langsung duduk di sebelah Caramel membuat Sienna mendelik kepadanya.


Akhirnya Sienna hanya bisa pasrah lagi dan melangkah menuju sofa yang mereka tempati. Tapi langkah terhenti karena hanya satu yang tempat duduk yang tersisa dan itu pun di sampingnya Kenneth. Apa dia harus duduk di situ?


Cewek itu pun melirik Amber yang menaikkan alis menggoda dan mengarahkan dagu nya kearah Kenneth. Cih! Pasti Amber sengaja duduk disebelah Caramel agar dia duduk di samping Kenneth.


"Gak ada Na! Lo kan mau move on. Anggap biasa aja! Selow." Batin Sienna menguatkan.


Sienna pun duduk di sebelah Kenneth yang sedang memainkan ponselnya. Apa dia tidak tahu kalau Sienna duduk disebelah nya. Atau dia pura-pura cuek.


"Oh iya. Kalian satu SMA ya?" Tanya Azka.


"He'em kita bahkan sekelas." Jawab Caramel kalem membuat Amber disampingnya ingin muntah. Belum tau aja sifat aslinya Caramel yang suka teriak-teriak.


Amber mengalihkan pandangannya ke dua orang di hadapannya ini. Dua orang yang sama-sama terlihat kaku itu. Kemudian terbesit ide dalam pikirannya. "Ehem! KEN! lo sekarang kuliah dimana?" Tanyanya kepada Kenneth yang sedang fokus dengan ponselnya.


Kenneth meliriknya sekilas lalu kembali melihat ponselnya. "Gak kuliah." Jawab seadanya.


Mata Amber, Caramel dan Sienna membulat besar. Mengalihkan pandangannya kepada Kenneth. "What lo gak kuliah Ken? Langsung kerja aja gitu. Kerja mana lo? Ada yang mau nerima lo yang kagak kuliah?" Pekik Amber terkejut.


Azka mendecak. "Dia kerja di perusahaan bokapnya. Sekarang udah pemimpin di kantor." Sahut Azka yang di yakininya Kenneth tak akan menjawabnya.


Amber manggut-manggut mengerti lalu kembali menoleh ke arah Kenneth. "Lo udah nikah? Atau tunangan gitu?"


"Uhuk-uhukk." Sienna tersedak saat minum yang telah disediakan ibunya Azka. Kaget dengan pertanyaan Amber yang asal ceplos saja.


Yang ditanya siapa yang kaget siapa. Buktinya saja Kenneth yang ditanya malah Sienna yang kaget. Sampai tersedak lagi. Cewek itu pun menatap tajam Amber yang tersenyum manis melihat Kenneth. Berpura-pura tidak menatap Sienna yang sudah mendelik tajam.


Caramel menoleh ke arah Sienna dan tersenyum miring. "Napa lo Na?! Kagak rela kalau Kenneth udah punya pujaan hati."


Sienna mendelik tajam. "Apasih lo! Minuman nya terlalu manis. Siapa sih yang buat Ka?" Tanyanya kepada Azka. Masih dengan tatapan tajamnya.


Azka membalas nya dengan delikan juga sambil mengancungkan jari telunjuknya. Menunjuk Sienna. "Wahh ngehina lo ya! Parah Lo! Nyokap tuh yang buat." Jawab Azka membuat Sienna terdiam seketika.


Amber pun kembali melihat Kenneth. Saat Sienna tersedak tadi, Kenneth mengalihkan pandangannya ke Sienna. Lalu melihat tatapan Amber seolah minta jawaban."Gue belum nikah."


Tatapan Kenneth kembalu beralih ke Sienna. "Tapi gue suka sama satu cewek." Dan kembali menatap Amber datar.


Seketika Sienna terdiam dan membeku kaget dengan ucapan cowok itu. Gerakan membersihkan baju yang terkena tumpahan minuman tadi pun terhenti. Tak berkutik sedikitpun. Tangannya juga jadi bergetar. Matanya menjadi perih.


Begitupula Suasana menjadi awkard. Amber dan Caramel juga ikut terdiam. Tidak menyangka dengan jawaban yang di berikan Kenneth. Mereka bahkan sangat terkejut.


Suasana tegang tadi tergantikan karena Azka berbicara. "Ehh kalian udah lapar belum? Kita makan aja gimana? pasti lapar kan?" Tanya Azka mencairkan suasana. Sepertinya dia tahu bahwa suasana menjadi tegang.


Caramel dan Amber mengangguk cepat. kemudia berdiri berjalan menuju Sienna yang telihat menunduk sedih. "Iy-iya. Kita makan aja dulu. Nyokap Azka pasti capek banget udah masak banyak." Ajak Caramel sambil menggandeng lengan Sienna.


Mereka bertiga berjalan menuju meja makan. Caramel mendekat ke Sienna. "Stt. Lo gak apa-apa kan?" Bisik Caramel menuju meja makan. Masih menggandeng Sienna.


"Hmm." Dehem Sienna singkat.


"Lo gak mewek denger Kenneth dah punya cewek kan? Baik-baik aja kan?" Kini gilaran Amber yang berbisik kepada Sienna. Takut Sienna menangis, Amber juga menggandeng lengannya Sienna.


Sienna menghela napasnya kasar. Kesal dengan mereka berdua Sienna menghempaskan kedua tangan sahabatnya yang berada di lengannya. Cewek itu menarik napasnya dalam-dalam kemudian menghembuskan perlahan. Lalu menoleh ke arah Caramel yang di kanan dan berbalik kearah Amber yang di kiri. "Gue. Baik. Baik. Aja. Paham?" Tekan Sienna di angguki mereka berdua.


Mereka bertiga pun lanjut menuju meja makan. Sesampainya disana Amber dan Caramel langsung menjauhkan Sienna dari Kenneth. Membuat Sienna dan Azka kebingungan sendiri. Pasalnya tadi mereka sengaja mendekatkan Sienna sengan Kenneth. Kenapa sekarang malah menjauhkannya.


Bersambung...


Gimana nih? seru gak ceritanya? Sienna sedih Kenneth udah punya pasangan. Sienna galau gayss.


Maaf jika typo masih bertebaran dan kata baku kurang tepat.


Tokoh :


•Sienna Meisie Elvarette


•Kenneth Raefal Achilles


•Amberlie Curtina Aster


•Caramel Annora


•Azka Aldrich Pradipto


Thank You:v