
Wajah Kenneth semakin mendekat hingga hidung mereka bersentuhan. Cowok itu melihat mata Sienna yang sudah tertutup kemudian cowok itu pun tersenyum miring.
Kenneth meniup poni sienna membuat cewek itu seketika merinding. Cowok itu mendekatkan mulutnya ke telinga Sienna dan berbisik pelan. "Gak pake hati aja lo udah ambyar."Katanya langsung menegakkan badannya.
Sienna terdiam sesaat seraya memegang pipinya yang sudah panas. Cewek bermata indah itu mencerna perkataan Kenneth, juga menetralkan detak jantung nya yang sudah berdentum hebat.
Setelah mengerti ucapan Kenneth, Sienna melotot ke Kenneth. Seketika pandangan mata Sienna yang indah itu pun menghilang dan tergantikan dengan tatapan tajam nan maut kepada Kenneth.
Sienna melayangkan pukulannya ke lengan cowok tersebut. Sesekali Sienna juga menarik baju Kenneth ganas. "LO YAH! GUE BENCI BANGET SAMA LO. SIALAN LO KEN!" Teriaknya memukul dada Kenneth bertubi-tubi.
Kenneth menangkap tangan Sienna yang memukul dadanya. Kemudian mereka saling berpandangan dan Kenneth yang mendekatkan wajah nya hingga..
Brak!!
"Wahh mau ngapain lo berdua?" Teriak seseorang di ambang pintu yang mengagetkan mereka berdua.
Tuk!
Kepala Sienna dan Kenneth saling terbentur satu sama lain karena di kagetkan oleh seseorang yang berteriak di ambang pintu.
Sienna melotot kecil dan mendorong dada Kenneth untuk menjauh. Cewek itu menjadi salah tingkah dan berdehem seolah-olah tidak ada yang terjadi. Meringis kecil sambil menunduk memegang ujung dress nya.
Sementara Kenneth juga menjauh dan segera merapikan jas nya yang sudah terlihat acak-acakan. Cowok itu langsung menoleh ke seseorang yang tidak tau diri membuka pintu ruangan tanpa seizinnya dahulu.
Seseorang yang berteriak itu mendecak sambil menggeleng. Lalu mendekat ke arah mereka berdua. "Parah lo Ken! Gue kira lo kagak demen sama cewek."
Tunggu! Suara itu Sienna sangat kenal sekali. Suara yang tidak asing dan dia pernah mendengarnya. Cewek itu langsung mendongak melihat siapa cowok dengan suara yang Sienna sangat kenali.
Sienna dan cowok itu saling mendelik dan mengacungkan telunjuk nya satu sama lain. Mereka sama-sama terkejut tidak mengira orang yang di hadapan mereka saat ini.
"KACANG ALMOND?!"
"ELPARET?!"
Pekik histeris mereka berdua, Sienna bangkit dari duduk nya dan berdiri menghadap cowo yang di panggilnya dengan sebutan kacang almond itu. "Lo Raymond kan? Si kacang almond waktu SMA dulu kan?"
Cowok yang bernama lengkap Raymond Denalfian itu memutar bola matanya malas. Yha! Mereka berdua memang satu SMA dan bahkan pernah satu kelas pada tingkat akhir.
Di SMA, Raymond terkenal dengan sifat buayanya atau suka merayu para junior di sekolah nya. Dia juga terkenal dengan sifat badboy dan tingkah usil yang suka mengganggu teman sekelas nya.
Raymond mendelik tidak suka dan menjitak dahi Sienna kuat. "Kurang ajar lo Na! Gak ada akhlak emang!" Ujar nya melotot.
Sienna mengaduh karena jitakan Raymond cukup terbilang kuat, cewek itu mengusap dahi nya pelan. Dia kembali melihat Raymond dengan tatapan tak suka. "Ngapain lo disini?" tanya nya sinis.
Sebelum Raymond berbicara, Kenneth terlebih dahulu menjawab pertanyaan Sienna. "Dia juga kerja disini."
Sienna mengalihkan pandangan nya ke Kenneth, dia mendengus dan menatap sinis Kenneth. "Gue bukan nanya lo, kenapa lo yang jawab." Tanya Sienna sewot.
Raymond tertawa keras membuat Sienna melotot kepadanya. "Lo kok gak berubah sih? masih aja sama kayak dulu. Galak." Katanya Raymond sengaja menekan kan kata Galak.
Sienna memejamkan matanya kesal, cewe itu mengepalkan tangan nya erat. Lalu cewek itu membuka matanya, kali ini tatapan nya berubah, bukan tatapan kesal. "Iya gue gak berubah. Masih tetap sama..." Sienna mengalihkan tatapan nya ke Kenneth yang juga menatap nya. "Masih dengan Sienna dengan perasaan bodoh nya." Katanya tersenyum kecut.
Sienna mengambil tas nya yang berada di sofa, kemudian berjalan menuju pintu ruangan tapi terhenti sebentar. "Kalau Amber sama Caramel tanya gue dimana, bilang aja gue udah pulang." Ujarnya langsung membuka pintu tersebut dan keluar dari ruangan.
Raymond menatap Kenneth bingung, ada apa dengan Sienna. "Eh gue salah ngomong yha, si Sienna kenapa??" tanya Raymond kepada Kenneth.
Kenneth terdiam sesaat lalu cowo itu menghembuskan napas nya gusar. Cowok itu menuju kursi kerjanya dan mengambil jas nya. "Gue ada urusan sebentar, kerjaan gue tolong lo handle ya." Ucapnya sambil menepuk bahu Raymond.
Raymond menghela napas pasrah, dia berjalan gontai menuju meja kerja Kenneth. Cowok itu menelungkupkan kepalanya ke meja sambil bergumam. "Lembur lagi deh gue." Katanya sambil memejamkan matanya.
KREK!!
Pintu ruangan terbuka menampilkan seorang cewek yang sedang celingak celinguk melihat kedalam ruangan. Pandangan cewek tersebut mengarah ke Raymond yang sedang menelungkupkan kepalanya. Cewek tersebut pun berjalan menuju meja "Sienna kemana? kok gak ada?" tanya cewek itu kepada Raymond.
"Lah mana gue tau, gue kan bukan bapaknya." Kata Raymond masih dengan menelungkupkan kepalanya.
Cewek tersebut melotot sebal dan langsung menggebrak meja membuat Raymond kaget dan langsung mendongak melihat cewek tersebut.
Cewek tersebut yang tak lain adalah Amber. Amber dan Raymond saling mendelik kaget. "Eloo?!" Kata mereka saling menunjuk satu sama lain.
Bersambung...
Maaf jika typo bertebaran dan kata yang kurang tepat.
Jangan lupa like, komen dan vote ya. Author butuh dukungan kamu semua.