Broken Twins

Broken Twins
part 6



Jangan lupa vote and comment ya kawan.💜💜


...



...


...Dapet salah dari babang algaa😚💜...


"hiks kenapa mom? kenapa setelah 12 tahun lalu mommy baru mau menemui kita. "gunam jessa dengan nada lirih.


"apakah mom sudah tidak sayang sama jessa dan jastin hiks.. MOMMY SAMA DADDY JAHATTT hiks.. hiks."teriak jessa. Jastin yang kebetulan lewat depan kamar jessa langsung memasukinya tanpa ijin. Jastin langsung berlari menuju jessa yang begitu tampak kacau.


"dek sadar lo nggak boleh kayak gini. "ucap jastin yang langsung memeluk jessa. Yang berusaha untuk membuat jessa tenang.


"hiks....hiks.... Mereka jahat bang mereka jahattt jessa benciii JESSA BENCIIII. Jessa takut sendiri jessa takut bang hiks..."teriak jessa dengan memukul dada bidang jastin menggunakan tangan kecilnya.


"okay calm down. here is a brother who will always be by your side whenever it is. you can't be sad anymore okay for your sake." ucap jastin.


"Jessa hates them  hiks. " setelah mengatakan itu tiba-tiba jessa sudah tidak sadarkan diri. Jastin menatap nanar wajah jessa.  Hatinya sungguh sakit ketika dia melihat jessa menangis.


"gue sayang sama lo jes."gunam lirih jastin dengan mencium kening jessa. Lalu jastin membaringkan tubuh jessa di kasur king size nya. Jastin pun tidur di samping jessa sambil memeluk pinggang ramping jessa.


Detik demi detik telah berlalu jam pun sudah menunjukkan kalau fajar  telah datang.saat ini jam sudah menunjukkan pukul 05.25.


Pemandangan pertama yang dia lihat adalah wajah jastin yang begitu tampan.


"bang bangun."ucap jessa dengan nada lembut.


"emmmm. "sahut jastin yang masih berada di alam tidurnya.


"bang bangunnn kalo nggak gue bakal marah masa lo. "ketus jessa.


"iya-iya Queen. "jawab jastin dengan mendudukkan tubuh nya.lalu tanpa pamit jastin pergi menuju kamarnya untuk melakukan ritual paginya.jessa pun juga sama dia langsung bergegas menuku kamar mandi guna melakukan ritual paginya.


Hanya membutuh kan waktu 30 menit jessa dan jastin sudah siap dengan baju seragamnya.


Brakk


Jastin tersentak karena pintu kamarnya di tendang kuat oleh jessa.


"eh anjing. "kaget jastin.


"buahahaha muka lo komuk bat njir."tawa jessa.


"mau apa lo kesini. "ketus jastin.


"gue kesini cuman muuuu.... "ucap jessa yang sengaja di gantung.


"...inii buahahahha. "lanjutnya dengan menginjak kaki jastin hal itu membuat jastin kesakitan dan memakinya.


"akhhh bangsat lo dasar adik laknat. " teriak dan umpat jastin. Ia pun langsung berlari menyusul jessa yang telah berlari sedari tadi. Namun jastin menatap jessa heran karena jessa berdiri mematung di pertengahan tangga.lalu jastin mengikuti arah pandang jessa. setelah Mengetahui nya jastin juga tak kalah terkejut nya.


Jessa tersadar dari lamunannya saat jastin memegang tangannya lalu ia menarik jessa perlahan untuk menuruni tangga.


"child twins me."ucap lirih dua orang paruh baya.


Ya!!!  Mereka adalah Nando fermilion dan Dina fermilion.mommy and daddy jessa dan jastin.


"sayangg. "ucap mommy serta berlari memeluk kedua anaknya.namun pelukannya tidak di balas oleh sama sekali.


"sayang mommy kangen banget sama kalian hiks. Maafkan mommy and daddy karna tidak pernah menemui kalian" ucap mommy sambil menangis.


"hiya sayang maafin daddy."ucap daddy yang menangis di pelukan twins.


"masih ingat pulang?"tanya jastin dan jessa bersamaan dengan tatapam dingin dan datar.


"kenapa kalian bilang begitu sayang hiks."tanya mommy yang di iringi tangisan.


"kenapa kalian pulang?"tanya jastin dengan tatapan dingin.


"kami ingin meminta maaf sama kalian nak, kami tid.. "ucap daddy namun langsung dipotong oleh jessa.


"kenapa baru sekarang kalian minta maaf?? Dari mana aja kalian dulu.hah!!"ujar jessa yang menahan emosi.


"nak kami dulu harus mengurus perusaan yang ada di paris karena saat itu hiks.. Perusahanan mengalami penurunan yang sangat drastis. "terang mommy.


"cih demi perusahaan kalian tega nelantarain anak yang usianya masih 5 tahun?apa kalian tidak berfikir gimana anak itu bertahan hidupp?"ucap jessa yang nadanya naik satu oktaf.


"hiks maafin mommy nak tapi dulu mommy sudah menitip kan kalian di bi inah hiks..hiks. "jawab mommy dengan berlinang air mata


"ASAL KALIAN TAU DULU KAMI DI SIKSA OLEH BI INAHHH NTAH ITU DI CAMBUK DI KURUNG DALAM GUDANG BAHKAN KAMI PERNAH TIDAK DI BERIMAKAN SELAMA 3 HARI.apa kalian tau alasannya??  ALASANNYA KARENA ADIK TUAN NANDO MERENGGUT KEHORMATANNYA SEBAGAI SEORANG GADIS.hiks." bentak jessa


Plakkk


"JESSA JAGA SOPAN SANTUN MU JANGAN PERNAH SEKALI-KALI KAMU MEMFITNAH ADEK SAYA!!. "bentak daddy kepada jessa bahkan daddy menampar pipi jessa.


"JANGAN PERNAH SEKALI-KALI ANDA MEMBENTAK  BAHKAN MENAMPAR ADEK SAYA DENGAN TANGAN KOTORMU ITU." bentak jastin kepada daddynya.lalu ia merengkuh tubuh mungil adek kesayangannya.


"hampir 3 tahun kami disiksa oleh bi inah.. Bahkan saat itu.. dia hampir hiks... membunuh kita kalo saja opa tidak datang tepat waktu hiks. "ucap jessa lirih sambil memegang bekas tamparan daddynya.


"DIMANA KALIAN SAAT ITUU? HAH?? KALIAN HANYA MEMIKIRKAN UANG UANG DAN UANG TANPA MEMIKIRKAN NASIB KITAA. "lanjut jessa degan membentak.


"kami kerja juga untuk membutuhi kalian nak.kami juga selalu mengirimkan uang lebih setiap bulannya."ucap mommy yang sudah tidak di iringi tangisan.


"kami tidak membutuhkan uang nyonya.  Kami hanya membutuhkan kasih sayang dari orang tua kita. Dan tadi apa anda bilang?uang setiap bulan? "tanya jessa dengan mengambil sesuatu yang ada di tasnya. Lalu melemparkan kartu atm kearah mommy and daddynya.


"itu uang yang anda kirimkan kepada kami.dan kami tidak pernah menggunakan nya sepeserpun."ucap jessa dengan menahan air mata yang mau keluar.


"too the point apa tujuan anda kemari. " tanya jastin sengan sotot mata yang begitu tajam.


"sebenarnya kami kemari mau menjodoh kan jessa dengan anak teman rekan kerja daddy.supaya perusahaan daddy bisa menjadi sukses. Ini semua juga untuk kebaikan kamu nak."jawab daddy. Jastin dan jessa yang mendengar langsung membelalakkan matanya.


"apa anda bilang?mau menjodohkan saya?  Hahahahaha saya kira anda kesini dengan niat yang benar-benar mau meminta maaf. Tapi...  ANDA INGIN MENJODOHKAN SAYA HAH??  ANDA RELA MENJUAL ANAK ANDA DEMI KAMAJUAN PERUSAHAAN ANDA HAH? hal ini membuat saya semakin membenci anda tuan dan nyonya fermilion. Dan sampai kapanpun saya tidak akan menerima perjodohan ini. " ucap jessa dengan sorot mata yang kecewa.


"jessa jaga ucapanmu nak. Terimalah perjodohan ini mommy mohon sayang. Ini juga untuk masa depanmu. "jawab mommy jessa.


"cih. Saya SAMPAI KAPANPUN TIDAK AKAN MENERIMA PERJODOHAN INI. LEBIH BAIK SAYA MATI DARI PADA MENERIMA PERJODOHAN INI NYONYA FERMILION. "bentak jessa. dan langung berlari menaiki motornya menuju  ke sekolahan dengan kecepatan di atas rata-rata.


"puas anda telah menyakiti hati adek saya?" ucap jastin.


"tidak mendapatkan kasih sayang dari orang tua gue nggak masalah.asalkan gue selalu melihat jessa bahagia."lanjutnya setelah itu jastin langsung keluar menyusul jessa.


"jastinn hiks maafin mommy sayangg. "teriak mommy dan berlari menyusul jastin namun pergerakannya tertahan karena nando menahan tangan dina.


"berikan mereka waktu sayang. "ucap nando sembari memeluk istrinya.


Disisi lain


Hanya membutuhkan waktu 5 menit jessa sudah sampai di sekolahan. Untung saja gerbang belom di tutup padahal waktu sudah menunjukkan pukuh 07.12 menit.


Setelah memarkirkan motor jessa tidak langsung pergi ke kelas melain kan menuju ke rooftop sekolah.


Jessa membuka pintu roftop dan langsung berlari menuju pembatas rooftop dan menaikinya.


"hiks....hiks.  tuhan kenapa harus gue yang nanggung beban ini hiks....gue lelah, gue lelah dengan cobaan  hiks.. yang kau berikan tuhan."tangis jessa.


Kevin pov.


Hari ini gue males bat buat mengikuti pelajaran.akhirnya gue memilih bolos ke rooftop dan tidur si salah satu sofa yang di sediakan di sana. Tapi saat gue baru memejamkan mata gue denger ada yang buka pintu rooftop awalnya sih gue kira itu temen-temen gue.tapi dugaan gue salah dan gue lihat jessa yang berlari dan menaiki pembatas rooftop sambil menangis. Namun Sebelum kaki gue melangkah gue denger jessa yang berguman.


"hiks....hiks.  tuhan kenapa harus gue yang nanggung beban ini hiks....gue lelah, gue lelah dengan cobaan  hiks.. yang kau berikan tuhan."


"gue hiks.. mau ikut opa tuhann hiks....hiks... Gue lelah gue nyerah tuhan hiks.. "


Gue yang mendengar rancauan jessa pun terkejut karna tidak biasanya jessa seperti ini.kalo dia ada masalah pasti dia akan menyelesaikan nya dengan kepala dingin.


Gue juga mendengar teriakan orang-orang yang dibawah menyuruh jessa tidak melanjutkan aksinya itu.


"jessa apa yang lo lakuinn."bentak gue. Sambil berusaha mendekatinya. Gue juga melihat jastin dkk maru memasuki rooftop.


"queen apa yang lo lakuinnn. Tolong jangan lakukan itu. "mohon jastin.


"jes gue mohon turun jes."ucap gue yang kali ini dengan nada lembut gue pun berjalan mendekati jessa.


"dek"ucap lirih jastin dan jessa langsung berbalik menatap jastin. Gue yang mendengar  jastin bicara lirih hati gue sakit karena yang gue tau jastin tidak pernah serapuh ini.


"ba- bang hiks..  Jessa sangat sayang sama bang king hiks.... jessa mau nyusul opa ya bang hiks... Ahhahaha mommy sama daddy sudah nggak sayang sama jessa bang hiks....hiks... Mereka mau jo-dohin jessa hiks.. Hanya untuk membuat perusaannya semakin naik pesatt. " rancauan jessa yang membuat hati gue teriris.


Author pov


"hiks..jessa tolong jangan lakukan ituu.lo sahabat yang paling gue sayang jessaa hiks.. Gue mohon turun jes. "ucap gea yang berusaha membujuk jessa.


"princess tolong jangan lakuin itu lo masih punya kita."lanjut alga.


"lily gue mohon turun kalo lo lakuin itu gue pastikan gue juga akan nyusul lo. " bujuk varo serta ancam untuk jessa.


"bang hiks... Kevin gea varo alga. Gue sayang ama kaliann.kalian jaga kesehatan ya. Dan buat lo varo hiks.. Tolong jangan ikut nyusul gue hiks.. "ucap jessa.


"Good bye ."lanjut jessa dengan senyuman yang begitu manis.lalu ia langsung menjatuhkan dirinya dari gedung itu.


"JESSAAAAAA".teriak mereka semua yang berada di rooftop. Sedangkan di bawah juga teriak histeris.


"AAAAAAAA "teriak semua orang yang ada di bawah.namun semua orang bernafas lega karena saat ini tangan jessa di pegang kevin.


"vin lepas vin gue mohon hiks... "ucap lirih jessa dengan berusaha melepaskan cekalan kevin.


"nggak gue nggak akan lepasin tangan lo. " balas kevin dengan berusaha menarik tangan jessa walau jessa terus memberontak berusaha untuk melepas cekalan kevin. Dan akhirnya kevin berhasil menarik jessa hingga jessa jatuh di pelukan kevin. Kevin pun langsung memeluk jessa erat.hal itu juga membuat warga IHS bernafas lega.


"tolong jangan lakuin itu lagi jes ada gue disini lo nggak perlu takut lagi. Gue akan selalu ada saat lo butuh jes."bisik kevin dengan memeluk erat jessa.


"hiks.. kenapa lo nolong guee vinn hiks..lebih baik tadi lo hiks nggak nolongin gue.gue lelah vinn gue lelahh hiks...ahahha padahal sebentar lagi gue akan ketemu sama opa vin hiks.... Vin asal lo tauu tadi opa manggil gue vin ahahaha. Tapi lo hiks.. Lo malah nahan tangan guee hiks... ahahaha" rancau jessa yang kadang tertawa kadang menangis hal itu membuat orang yang mendengarnya terenyuh dan menitikkan air mata.


"lily sadar jangan kayak gini. Disini ada abang lo ada gea ada varo alva dan black wolf.lo disini nggak sendiri."ujar kevin.


"dek sadar.lo nggak boleh lemah. "ucap jastin sembari ngengusap kepala jessa yang kini sedang berada di dekapan kevin.


"lo jangan coba-coba ngulangin hal itu lagi.gue sayang sama lo. "bisi lembut kevin dengan mengecup kening jessa. Namun beberapa detik kemudian jessa sudah kehilangan kesadarannya.kevin pun langsung membopong tubuh jessa menuju rumah sakit terdekat. tanpa mereka sadari ada orang yang mengepalkan tangannya kuat sampai membuat kuku-kukunya menjadi putih.


"lo salah karena telah bermain-main dengan gue jes. Dengan cara lo merebut orang yang gue suka lo bakal habis di tangan gue. " batin seseorang.


...******...


Sesampainya di rumah sakit jessa langsung di tempatkan di ruang vvip yang sangat mewah. Rumah sakit ini merupakan milik dari jessa dan jatin yang di beri nama international  hospital jas'ly. Twins membut rumah sakit ini dikarenakn mereka tidak ingin melihat salah satu anggota black wolf yang terluka karena misi ditempatkan di rumah sakit yang penanganannya tidak memadai.


Sungguh baik sekali hatimu twins. :'')


Kevin dkk pun menunggu dokter yang sedang memeriksa jessa di depan pintu ruang rawat jessa.selang 30 menit dokterpun keluar dan memberi tahu kondisi jessalyn.


"Msr. lily dia mengalami trauma yang begitu mendalam tentang masalalunya. Dia terlalu mengingat yang membuat menjadi beban di fikirannya. Alhasil dia menjadi depresi dia merasa kalau sekarang dia sungguh tertekan. Jadi saya mohon jangan menambah beban fikirannya karna itu akan berdampak di kesehatan nya." jelas sang dokter.


"ngak usah sok pakek bahasa folmal deh lo. Males gue dengernya."ketus jastin kepada sang dokter. Hal itu membuat teman-temannya menatap jastin cengo karena mereka tidak tau kalau rumah sakit itu milik si kembar.


"ehehe biar kerenan dikit lah. "sombong ronald sambil menarik-narik jas dokter nya.


Ya! Dokter itu bernama ronald dia sudah di anggap abang oleh sikembar umurnya tidak jauh dari om davit yang hanya terpaut 2vtahun.ronald ber umur 25 tahun sedangkan davit berumur 27 tahun.


"kok kalian akrab gini sih?. "Tanya gea.


"sebenarnya tuh rumah sakit ini punya gue jan jessa. "jelas jastin yang membuat mereka semua terkejut.


"biasa aja kali mukanya. " ujar dokter ronald sambil terkekeh.


"hati dedek terkejod bang. " ucap dramatis alga.


"jijik gue ga. "ketus jastin langsung memasuki ruangan tanpa pamit kepada teman-temannya. Akhirnya teman-temanya pun ikut memasuki ruangan yang jessa tempati.saat memasuki ruangan tersebut mereka di buat terperangah karena dalamnya begitu sangat indah nan mewah.


...


...


Kevin dkk melihat jessa yang begitu lemah di atas brankar.bibir yang biasanya berwarna merah mudah kini menjadi pucat pasi seperti tidak ada darah yang mengalir sedikit pun.jastin duduk di samping kanan jessa sembari menggengam tangan mungil jessa. Sedangkan kevin berdiri di sebelah kiri jessa sambil mengelus lembut pucuk kepala jessa. Sedangkan gea varo dan alga??  Ya.mereka sedang duduk di sofa yang sudah tersedia di dalam ruangan tersebut.


"ihhh algaaa siniin gincu gue.!! "teriak gea sambil berusaha merebut gincunya kembali.


"nggak mau wlekk"


"vin nih tangkep."lanjut alga sembari melempar gincu gea ke varo.


"nihh ambil nih kalo bisa."ujar varo sambil mengangkat tinggi tangan nya supaya gea tidak bisa mengambilnya.


"varr gue kan pendek.cepetan kembaliin. " kesal gea sambil meloncat kecil guna mengambil gincunya namun usahanya tidak membuahkan hasil sedikit pun.


"kalo lo mau ini lo harus berjuang buat dapetinnya.kayak doi yang udah di perjuangin eh malah jadiannya sama yang lain."balas varo.


"curhat ya bund?"sahut alga dengan terkekeh.varo pun hanya bisa menampilkan senyum bodohnya itu.


"cepetann kesiniin gincu gue varooo."


"kalo mau ambil nihh."


"ihhh ggak bisa varoo gue kan pendek." emosi gea yang sudah sampai ke ubun-ubun.


"makanya kalo tinggi tu keatas nggak kesamping." bukan varo yang menjawab melainkan jastin.


"gue tu langsing ya kingkong ."ketus gea.


"varo cepetan kembaliin gincu gue." rengek gea.


"udah-udah var kembaliin tuh gincunya." ucap kevin yang membut perut gea merasa ada kupu-kupunya.


"iye-iye noh ambil." kata varo sambil memberikan gincunya.


"wlekkk "ejek gea kepada varo.


Setelah kejadian itu ruangan kembali hening jessa juga belom sadarkan diri mungkin efek dari obat bius yang di berikan oleh dokter ronald.kini kevin dkk juga melakukan kesibukan masing-masih seperti gea yang sibuk make up varo dan alga yang adu bacot dikarenakan memainkan game yang ada di handphon mereka yaitu mobile legends . Jastin yang sibuk memainkan ponsel nya dan kevin yang setia duduk manis disamping brankar yang di tiduri jessa.


Jastin juga tidak mengabari orang tuanya kalau jessa sedang di rawat di rumah sakit karena jastin tidak ingin saat jessa sadar dan melihat orang tuanya dia kembali depresi lagi.


"eh gue balik dulu ya.gue udah di tunggu abang gue."ucap gea tiba-tiba.hal itu membuat semua ornag yang ada di ruangan mengerut kan keningnya.


"bukannya lo anak tunggal ya.? "tanya jastin dengan menaikkan satu alisnya.


"emm maksud gu-gue tuh ah iya sepupu gue yang sedang nunggu gue. "gugup gea.


"bukannya sepupu lo perempuan semua ya?  kalau yang laki-laki usianya masih 5-7 tahunan ya.? Tanya kevin.


"dan sepupu lo yang usianya satu angkatan sama lo baru kemaren balik ke amrik kan?" lanjut tanya alga.


"atau jangan-jangan lo bohongin kita ge ?" sahut varo.hal itu membuat gea semakin gugup.


"mak-maksut gue i-itu ah anak temen nyokap gue yang u-udah gue anggep sebagai abang gue.ah iya itu ehehe. " jawab gea yang semakin gugup.


"kok lo gu-" belum sempat alga melanjutkan omongan nya namun sudah di potong gea.


"ah gue duluan ya dadaaa. " potong gea yang langsung berlari keluar ruangan.


"ada yang aneh ama gea. "ucap varo yang di angguki oleh semuanya.


"kalian mau disini ato mo pulang?"tanya jastin.


"disini lah gue males pulang lagian di rumah gue sendirian nyokap bokap gue sibuk ngurusin kerja. "jawab malas varo.


Kini jam telah menunjuk kan pukul 2 pagi. jastin varo dan alga ia hanya tidur di tikar yang sudah disediakan oleh pihak rumah sakit dan kevin ia tidur di kursi sebelah tempat tidur jessa. Seperti itulah persahabatan mereka sangat erat dan tanpa goyah sedikit pun.


Dalam persahabatan Mereka sangat menjunjung tinggi solidaritas. Mereka tidak terikat oleh hubungan darah namun mereka terikat oleh erat nya tali persahabatan.salah satu prinsip mereka,jika salah satu mereka ada yang berkhianat maka mereka tidak akan memberi toleransi untuk yang kedua kainya.


Tbc!!


Typo masih bertebaran!! Cerita ini akan aku revisi setelah end nanti ya kawan 💜


Jangan lupa vote an comment ya 💜


Maaf kalo part yang ini absurd ehehe 😅


Salam manis dari author 💜💜