
Jangan lupa vote and comment💜
Kini hari sudah malam kevin dkk yang ada di ruangan jessa juga sibuk dengan kesibukanya sendiri-sendiri.seperti alga dan varo yang sedang memakan makanan yang mereka beli saat ada di kantin rumah sakit,jastin yang duduk termenung di sebelah jessa,kevin yang duduk di soffa dengan tatapan kosong dan gea yang berusaha menghibur kevin.
"vin makan dong sedikit aja deh."bujuk gea dengan menyodorkan pizza ke mulut kevin tapi kevin hanya tetap diam dengan pandangan kosong.
"vinn ayo lah makan dulu.nggk usah lebay gitu juga kalik."
"apa lo bilang hah? Lo bilang gue lebay? Ge sahabat lo sedang berada di ambang kematian. Dan lo pikir gue bisa makan dengan tenang gitu. "sentak kevin yang membuat gea terkejut.
"sebenarnya lo khawatir sama jessa nggk sih ge?kok lo bersikap kayak bahagia gitu? " lanjut kevin.
"ya gu gue khawatir lah vin. Jessa tu sahabat gue yang paling berarti dalam hidup gue.dia selalu ada saat gue susah dan dia gak pernah sama sekali ninggalin gue saat gue sedang sedih. "jawab gea dengan pandangan yang menerawang kedepan.
"jes gue sebenarnya sayang banget sama lo tapi satu sisi gue nggak mau lo deket sama kevin. Gue sayang sama kevin jes dan gue akan lakuin apapun untuk dapetin kevin bahkan kalo gue harus berlawanan sama lo gue nggak akan takut." batin gea dengan menetes kan airmata.
"nggak usah drama lo. "sulut alga.
"hah! Gue nggak drama ga tolong lo jangan fitnah gue.!"
"gue gak fitnah ge tapi ini nyata kalo lo tu cuman drama alias lo bermuka dua.!!"
"hiks ga tolong jangan kayak gini sama gue." alga pun hanya memutar malas bola matanya.
"ck sebenarnya ini ada apasih? "tanya varo.
"sebenarnya gea tu-"belom sempat alga melanjutkan ucapannya datangkan segrompolan laki-laki tampan. Ya mereka yang datang adalah anggota inti black wolf.
Sedangkan gea yang melihat itu menghela nafas lega.
"assalamualaikumm babang zaki yang paling tamvan datang."teriak zaki.
Pletak
"pelan-pelan njir ini rumah sakit bukan hutan. "kesal dino dengan menjitak kening zaki.
"akhhh kamu tega mas sama dedek."ucap dramatis zaki dengan mengelus keningnya yang baru saja di jitak dino.
"ihh gak mau. Nggak suka gelayy. " jawab dino.
"ihh kok kamu gitu sih. "balas zakit.
"ap-"ucap dino terpotong.
"shut up." ucap dingin rangga dan langsung menerobos masuk.
"bagaimana ini bisa terjadi?"tanya rangga pada jastin dengan muka datarnya. Jastin pun menceritakan semua kejadian sebenarya pada inti black wolf yang baru saja datang.
Setelah jastin menceritakan kronologinya ruang rawat jessa menjadi hening beberada saat.
"eh neng gea yang cantik lo abis nangis ya." tanya dimas.
"eng enggak kok."
"nggak usah bohong ntar hidungnya tambah merah macam tomat lho buahaha."
"eh kudanil. Yang ada tu tambah panjang macam pinokio." selak zaki.
"suka-suka gue dong. "
"lo tu nggk bisa mengganti kata-kata itu sama aja lo melanggar hukum alam dan hukum rohani."
"apa hubungannya dah."tanya keano yang biasa mereka panggil ken.
"nggak tau."jawab zaki dengan muka polosnya. hal itu membuat teman-temannya geram. Satria yang geram langsung menonjok punggung zaki.
Bugh
"sakit bege. "ketus zaki.
"bodo amat. "jawab satria.
"buahaha ulululu kasian sekali dirimu sahabat. "tawa varo. Zaki pun hanya memonyongkan bibirnya.
...***...
"si siapa kalian. "tanya gugup jessa kepada 2 laki-laki tampan itu.
"kami pelindung mu."ucap pria berambut ungu lilac bernetra violet ungu.
"pe pelindung?"beo jessa
"iya lily kami adalah pelindung mu. Kami akan selalu ada dalam dirimu dan kami sebisa mungkin tidak akan membiarkanmu terluka sedikit pun." jawab pria berambut hitam putih bernetra hijau zamrud sembaru mendekati jessa yang terjatuh.
Pria bernetra hijau zamrud itu memegang pundak jessa dan membantunya berdiri.
"my queen.kamu adalah ratu yang sesungguhnya kamu adalah orang pilihan my Queen."lanjut pria bernetra hijau zamrud.
Pria yang bernetra violet pun mendekati jessa dengan senyuman yang begitu menawan.siapaun orang yang melihatnya pasti akan terpesona akan karismanya. Ia berhenti di depan jessa langsung memeluk nya erat dengan menciumi kening jessa.
"aku sangat mencintaimu lily tapi tuhan tidak menakdirkan kita bersama tapi... takdir tuhan lebih baik,ia memberikan ku Kesempatan untuk melindungimu dan bersemayam didalam tubuhmu untuk selamanya."tuturnya. Dan entah mengapa hati jessa merasa nyaman saat ada di dalam dekapan pria bernetra violet tersebut.
"si siapa nama kalian? "tanya jessa saat pria bernetra violet sudah melepaskan pelukan nya.
"Xavier bramata bajewala."jawab pria bernetra violet.
...
...
...Foto xavier🖕...
...
...
...Mata xavier yang bewarna violet ungu🖕...
..."...
oliver branata bajewala. "jawab pria bernetra hijau zamrud.
...
...
...Foro oliver🖕...
...
...
...Mata oliver yang bewarna hijau zamrud🖕...
"kamu bukan lah orang biasa lily kamu adalah ratu kegelapan yag sesungguhnya. kamu tahu kan Mafia blood mara salvatrucha ?"tanya oliver. Jessa hanya menjawab dengan anggukan.
"orang-orang mengira bahwa mafia itu sudah bubar tapi nyatanya mafia itu sampai sekarang masih ada dan masih berdiri dengan kokoh. "lanjut oliver
"tapi.. Bukankan mafia itu tiba-tiba menghilang karena tidak ada pemimpin nya?"tanya jessa.
Mendengar pertanyaan itu membuat xavier dan oliver tersenyum lembut.
"mafia itu tidak menghilang lily tapi mafia itu menunggu pemimpinnya kembali."jawab xavier.
"dan yang mereka tunggu adalah kamu lily. Kamulah orang yang di ramalkan akan membangkitkan dunia kegelapan kembali. Kamu akan menjadi ratu yang berparas sangat cantik tapi memiliki hati bak iblis. " lanjut oliver.
"bagaimana ini bisa terjadi? A aku hanya lah gadis kecil aku tidak akan bisa memimpin dunia kegelapan itu. Dan bagaimana mereka bisa percara kalau aku adalah pemimpin yang mereka tunggu itu."
"kamu harus menaklukkan dan membawa xenon kembali." jawab xavier.
"siapa xenon?. "
"xenon adalah singa yang haus akan darah dan tidak kenal ampun saat ada di medan perang.tapi ia cuman akan tunduk dengan satu orang yaitu ratu kegelapan yang sesunggunya. "jelas xavier
"Dulu xenon adalah singaku dan dia hanya tunduk denganku saja.tapi saat kematianku xenon pergi ke hutan belantara guna menunggu pemimpin Mafia blood mara salvatrucha datang kembali.dan sekarang pemimpin itu telah kembali,ratu kegelapan pun sudah tiba.kini pula saatnya xenon bangkit lagi guna melindungi ratu kegelapan yang sesungguhnya ."lanjutnya.
"tapi bukankah kamu sudah hidup beribu-ribu tahun lalu ya?"tanya polos jessa yang membuat xavier dan oliver gemas.
"bukan.dulu xavier adalah pemimpin Mafia blood mara salvatrucha dan aku lah alter ego dan pelindung xavier .Tapi xavier gugur saat menjalankan misi di rusia dan saat itu pula aku menarik jiwa xavier guna melindungimu lily." jawab oliver dengan senyuman yang sangat menawan.
Xavier pun menggenggam tangan jessa erat dan menyuruh jessa untuk memejamkan matanya. Jessa pun menuruti apa yang di kata xavier belom ada satu menit xavier menyuruh jessa membuka matanya.
Saat jessa membuka matanya jessa sangat terpukau dengan pemandangan yang ada di depannya.kini jessa berdiri di sisi air terjun yang sangat indah airnya sungguh bening hingga memperlihatkan bebatuan yang ada di dalamnya.
"wau indah banget. "ucap jessa dengan mata yang berbinar.xavier yang melihat itu hanya tersenyum lembut sembari menarik tangan jessa menuju kursi yang ada dekat mereka.
Jessa tak henti-hentinya melihat pemandangan yang adadi depannya. sedangkan xavier terus-terusan memandangi wajah cantik jessa. Entah apa yang merasuki xavier tiba-tiba ia mendekap erat tubuh mungil jessa,sedangkan tubuh jessa mendadak kaku atas pelukan dadakan dari xavier.
"lily aku sangat menyayangi mu Tapi... takdir tidak akan pernah membiarkan kita untuk bersama. " jessa yang mendengar itu terseyum kecil nan sangat manis.
"xavier, walaupun aku baru pertama kali melihatmu aku juga sangat menyayangimu. Kamu memiliki tempat sendiri di hatiku." ucap jessa dengan membalas pelukan xavier.
"lily saat kamu sedang ada dalam bahaya aku akan mengambil alih tubuhmu. Dan aku lah yang akan melawan orang-orang yang berusaha menyakiti mu."ujar xavier sembari melepas pelukannya.
"tapi saat aku mengambil alih tubuhmu. Jantung mu akan terasa teramat sakit." lanjut xavier sambil membelai wajah jessa dengan tatapan sayu.
"kenapa bisa gitu? "
"karna dulu aku di bunuh musuhku dengan ia menancapkan belati tepat ada di jantung ku." jessa yang mendengar itu sangat kaget.
"apakah orang itu masih hidup? "xavier pun merespon dengan anggukan.
"dimana sekarang ia tinggal?"
"london. "
"xavier aku akan membalaskan dendam mu dan aku akan membunuh nya dengan tangan ku sendiri."ucap jessa dengan ekspresi wajah yang serius.
"sebelum kamu membalas kan dendam ku kamu harus berhasil membawa xenon kembali. Sekarang xenon ada di hutan belantara yang ada di prancis." ujar xavier sambil mengambil sesuatu yang ada di sakunya.
...
...
"ini sangat indah xavier. "balas jessa dengan melihat kalung itu dengan mata yang sangat berbinar. Xavier pun senang karena jessa menyukai kalung pemberiannya.
"besok malam bulan purnama akan tiba. bangun lah lily pergilah ke prancis temukan dan takhlukkan lah xenon.kamu harus bisa menemukan xenon saat bulan purnama itu tiba.jika kamu telat menemukan xenon maka kamu harus menunggu 5 tahun lagi. karna xenon bukan lah singa biasa dia istimewa dia juga bisa masuk kedalam jiwamu sama halnya denganku..."ucap xavier yang dijeda sebentar.
"...dan ajak lah alga karna alga tau salah satu rahasia gea. "lanjutnya.
"ta tapi aku ti tidak mau meninggalkan mu hiks."
"lily kamu tidak akan pernah meninggalkan ku.aku ada dalam dirimu, jika kamu ingin bertemu denganku pejamkan lah matamu dan masukilah alam bawah sadarmu maka kamu akan bertemu denganku." jelas xavier sambil menghapus air mata jessa.lalu ia mencium dua mata jessa dan mencium kening jessa lama.
"xavier, sebelum itu aku ingin bertemu dengan oliver dan anggel." pinta jessa. xavier pun tersenyum lembut dan memerintahkan jessa untuk memejamkan matanya.
Kini jessa berpindah di bangunan bak istana yang sangat megah.
"my queen." panggil seorang gadis cantik tapi memilikibaura yang menakutkan.
"si siapa ka kamu."ucap terbata-bata jessa dengan bersembunyi di belakang xavier. Gadis cantik itu malah terkekeh melihat tingkah jessa yang menggemaskan.
"aku anggel my queen.dan aku lah orang yang sering kamu panggil iblis itu."jawab anggel dengan tertawa kecil.
Anggel pun mendekati jessa dan memeluknya erat.jessa pun juga membalas pelukan itu yang tak kalah eratnya.
"I'm sorry that I like to call you the devil." ucap jessa.
"it's okay my queen. I like that call. Because of what? karnah I am indeed the devil who is being sent to guard his queen." jawab anggel.
"i'am sorry. "
"Yeah, no problem. "
...
...
...Foto anggel 🖕...
Jessa pun melepaskan pelukannya dan beralih kepada pria tampan yang berdiri di samping anggel jessa memeluk oliver sangat erat, hal itu membuat oliver terkekeh geli dan mencium pucuk kepala jessa.
"aku juga akan sangat merindukanmu oliv."
"hai jangan memanggil ku oliv.itu seperti nama perempuan tauk. " kesal oliver sambil mengerucutkan.
"tapi aku suka memanggilmu dengan panggilan oliv. " jawab jessa yang sama kesalnya ia juga mengerucutkan bibirnya lucu.
"tidak boleh.pokoknya kamu harus mangil aku oliver!!!."kekeh oliver.
"xavierr." panggil jessa kepada xavier dengan mata yang berkaca-kaca. Xavier pun langsung menarik jessa ke dalam dekapannya.
"ekhmm oliver kamu harus menuruti apa yang di inginkan lily tanpa ada bantahan." ucap tegas xavier.
"ehehe iya-iya princess. Maafin oliv yaa. " ujar oliver kepada jessa hal itu membuat jessa menghentikan tangisannya dan tersenyum bahagia.
"my queen. Ini saatnya kamu bangun dan saatnya kamu menemukan dan menaklukkan xenon. "ucap anggel.
"lihat lah cahaya yang ada di sebelah kananmu. Larilah kecahaya itu maka kamu akan menemukan jalan untuk bangun." lanjutnya.
"jaga dirimu baik-baik princes ku." ujar xavier sambil mencium kedua pipi mata hidung dan kening jessa. Jessa pun tak bisa menahan tangisannya ia langsung memeluk xavier erat lalu beralih ke oliver dan anggel.
Setelah itu ia langsung lari ke arah cahaya itu dan sesekali melihat kebelakang dan melambaikan tangan nya.
***
Kini diruangan yang bernuansa putih terbaring lemah tubuh munggil gadis cantik yang di sebelahnya terdapat pria tampan yang termenung mematap tubuh yang berbaring lemah di hadapannya.
Diruangan itu hanya terdapat dirinya dan tubuh lemah jessa. Angga dkk juga sudah pulang 2 jam yang lalu sedangkan jastin dkk sedang berada di kantin guna membeli makanan ringan.
...
...
Kevinarga_wake up lily i miss you ❤
Like 65.873
Comment 1.346
Dealga_princes gue 😭
Bellabaskara_sayang itu siapaa?
Alvarold_mak lampirnya keluar buahaha @Bellabaskara.
Gea ap_❤
Kingdala_miss u princess ❤
Fanskevinarga_itu tangan siapa kak?
Bellabaskara_bcd @alvarold.
Setelah membaca beberapa komentar kevin mematikan handphonnya dan menaruhkan di atas nakas.
Kevin panik saat melihat tubuh jessa yang kejang-kejang secara tiba-tiba.ia langsung menekan tombol yang ada di samping brankar jessa dan ia juga teriak-teriak memanggil dokter.
Jastin dkk sampai di ruangan jessa bertepatan dengan dokter dan beberapa suster yang lari tergesa-gesa memasuki ruangan jessa.kevin pun di suruh salah satu suster untuk menunggu di luar.
"ada apa dengan adek gue vin."tanya jastin yang khawatir.
"gue nggak tau. Tadi tubuh jessa tiba-tiba kejang-kejang."
"semoga jessa tidak apa-apa tuhan." gumam alga.
"kalo sampek jessa kenapa-napa gue nggak akan pernah maafin diri gue sendiri." ucap lirih varo yang masih bisa di dengar gea.
"gue juga var. Walaupun gue benci Jessa tapi gue juga nggk bisa bohongin hati gue kalo jessa lah orang yang paling berarti dalam hidup gue. "batin gea.
Mereka ber lima diam termenung dengan pemikirannya masing-masing. Hingga pintu ruang rawat jessa terbuka menampilkan pria berjas putih.
Jastin yang terduduk langsung berdiri dan bertanya kepada sang dokter.
"gimana keadaan adek saya?," tanya jastin yang sangat khawatir.
"tenang tuan. Keadaan nona lily kini baik-baik saja bahkan bisa di perkirakan kalau dia akan secepatnya sadarkan diri. "
"bolehkah kita masuk? "tanya varo yang di angguki dokter itu. Mereka pun langsung memasuki ruangan jessa tanpa berterima kasih kepada sang dokter.
Mereka berlima berdiri si samping brankar kecuali kevin yang duduk di kursi samping brankar jessa.ruanga terasa hening tanpa ada niatan untuk membuka suara.
Kevin terus menatap jessa dengan mata sayu nya yang lain pun juga sama.mereka menatap jessa dengan tatapan sayu. Bagi mereka jessa adalah nyawa mereka, tanpa adanya jessa hidup mereka seperti tubuh tanpa raga.
Keadaan hening begitu lama hingga kevin menyadari ada pergerakan di jari mungil jessa. Kevin dan yang lain pun sangat bahagia.
"je jessa. "panggil kevin terbata-bata.
"dek bangun dek. "ucap jastin.
"princes bangun,varo janji deh ntar varo nggak akan jail lagi ama princes. "
Mereka semua terus berdoa hingga kini jessa membuka matanya perlahan.ia mengerjap kan matanya dan menyesuaikan cahaya yang ada di dalam ruangan tersebut.
"ha haus. "ujar jessa yang terbata. Kevin pun denga gesit mengambilkan jessa minuman yang ada di atas nakas dan membatu jessa untuk meminumnya.
"gue panggilin dokter. "ucap alga. Tapi belom sempat alga keluar jessa sudah mencekal tangan kekar alga dengan tangan mungilnya.
"gue nggak apa-apa. "ujar lirih jessa.
"bang. "lanjut panggil jessa kepada jastin.
"iya dek? Kamu mau apa? Mau makan? atau minum hem? Atau kamu merasa ada yang sakit?"tanya beruntun jastin tapi jessa hanya menanggapi dengan gelengan kepala.
"bang gue mau pergi ke hutan belantara yang ada di prancis. "
"lo mau apa ke situ?"tanya bingung gea yang di hiraukan oleh jessa.
"gue mohon bang."ucap jessa lagi.
"nggak gue nggk ngijinin."
"bangg. "ujar jessa dengan mata yang berkaca-kaca.
"dek itu bahaya dan lo juga baru sadar dari koma.gue tetep nggk nginijin."
"yang dibilang jastin itu benar jes.emang ada apa sih di hutan itu? "tanya kevin.
"ada yang harus gue ambil. Dan gue nggk sendirian kok. "
"hah? Lha terus mo ama siapa.?"tanya varo.
"gue mo sama alga. "
"gue? "beo alga.
"nggak.nggak boleh kalo lo mau kesana gue yang harus nemenin lo."sulut kevin.
"vinn gue mohonn.kalo kalian semua gak ngijinin gue,gue akan pergi dan gue nggak akan mau balik lagi kekalian."ancam jessa.
"baiklah."ucap mereka serempak.
"kapan lo berangkat?"tanya varo.
"sekarang. "
"dekk gu-"belom sempat jastin malanjutkan ucapanya tapi sudah di potong jessa.
"waktu gue hanya sebentar."potong jessa dengan berusaha berdiri yang di bantu kevin.
Jessa pun melepas semua selang infus yang ada di tangannya. Dan berjalan mendekati alga.
...***...