
Jangan lupa vote and comment ya 💜
...
...
...Dapat salam dari babang alga:')...
...
...
...Dapat salam juga dari jessa❤...
Kini jessa dan alga sudah ada di prancis, tapi sebelum jessa melanjutkan perjalanannya menuju hutan belantara, jessa pulang ke mansion omanya terlebih dahulu guna mengambil mobilnya.
"omaaa jessa yang cantik membuahana ini come backk."teriak jessa,algalun langsung membekap mulut jessa dengan telapak tangannya.
"emmhhhh"teriak jessa yang tidak jelas. dengan hati yang dongkol jessa pun menggigit telapak tangan alga hal itu membuat alga kesakitan.
"akhhh sakit bege."umpat alga sambil mengibas-ngibaskan tangannya.
"lagian lo juga yang bekep mulut gue. Asal lo tau tangan lo asin bau trasi pula."ketus jessa.
"yee tangan gue tu harum ya."
"harum dari mana coba."
Belom sempat alga menjawab tiba-tiba ada orang yag memanggil namanya dan juga nama jessa.
"jessa alga."panggil orang itu.
"omaa."teriak alga dan jessa bersamaan dan langsung berlari memeluk omanya erat.
"loh yang lain mana?"tanya oma dengan nada lembut.
"kita kesini hanya berdua oma."jawab alga. Alga dan yang lain sangat dekat dengan oma salsa karena saat jessa dan jastin masih tinggal di prancis mereka sering berkunjung ke mansion oma salsa.
"loh tapi kalian nggak brrantem kan?"
"nggak oma.jessa kesini mau ambil mobil jessa,maaf ya oma kita buru-buru soalnya masih ada misi." jelas jessa dengan mencium punggung tangan omanya dan langsung berlari dengan menarik pergelangan tangan alga hal itu membuat oma salsa bingung.
Jessa langsung memasuki mobilnya yang di ikuti alga dan langsung berlalu meninggalkan pekarangan mansion omanya jessa.saat di perjalanan jessa teringat akan perkataan anggel dan xavier bahwa alga mengetahui salah satu rahasia gea.
"ga gue mau tanya ama lo?"tanya jessa dengan wajah yang serius.
"apa?"jawab alga dengan menaikkan satu alisnya.
"lo tau salah satu rahasia gea kan?"
"kok lo bisa tau sih kalo gue tau salah satu rahasia gea?" kaget alga.
"ck itu nggk penting.sekarang cepetan ceritain ke gue."
"oke, waktu itu..."
flashback on
Di area balap terdapat pria tampan yang sedang duduk di atas motor sport nya.ia sedang menunggu anak-anak yang lain datang akan tapi saat ia sedang menunggu teman-temannya ia melihat seorang gadis yang tidak asing baginya.
Akhirnya ia mengikuti perempuan itu dan betapa terkejutnya perempuan itu adalah Gea aurora patisson.ia bersembunyi di balik pohon yang lumayan besar dan ia semakin terkejut tatkala melihat geonando yang sedang berpelukan dengan gea.
"kak aku nggak mau tau pkoknya jessa harus pergi jauh dari kevin.kalo bisa bunuh aja sekalian." ucap gea dengan nada merajuk.sedangkan alga yang bersembunyi di balik pohon syok atas apa yang di ucapkan gea.
Ia mengira bahwa gea adalah gadis yang sungguh baik hati tapi nyatanya ia berkhianat di belakang.dan parahnya lagi ternyata gea merupakan adik dari geonando yang merupakan musuh bebuyutannya gangster nya.
"enak aja main bunuh-bunuh. Jessa tu milik gue dan bagaimana pun caranya gue akan membuat jessa menjadi milik gue seutuhnya walaupun gue harus merenggut keperawanan nya gue nggak masalah. Yang penting jessa akan menjadi milik gue selamanya dan kevin akan menjadi milik lo selamanya" jelas geo.
"oke fine. "
Alga yang geram pun langsung keluar dari persembunyian nya dan langsung menonjok geo dengan membabi buta sampai geo terkapar lemas di aspal. Geo yang belom siap ia hanya bisa meratapi nasibnya .
Bugh
Bugh
Bugh
Bugh
Bugh
Bugh
"anjing lo berdua."
"dasar bedebah. Dan lo ge gue sangat kecewa sama lo.lo tu seperti orang murahan tau nggak, yang mengejar cintanya dengan cara apapun itu dan bahkan lo rela akan melenyap kan sahabat lo sendiri. "bentak alga.
"hiks gaa lo salah paham.tolong hiks..de dengerin penjelasan gue."
"nggk ada yang perlu lo jelasin lagi .dan satu lagi yang bikin gue kecewa, lo telah bohongin kita semua atas status lo yang sebagai adiknya si bajingan ini."ucap dingin alga dengan menekan kata bajingan dan menendang kaki geo yang sedang terkapar lemah di atas aspal yang dingin.
Alga pun langsung berlalu meninggalkan gea yang sedang menangis sesenggukan.
"algaaaa hiks.. Gue mohon gue hiks.. Bisa jelasin ini algaaaa hiks.. "teriak gea namun alga hanya menulikan pendengaran nya.
Flasback off.
"bangsat berani -beraninya dia khianatin gue. "umpat jessa yang menahan amarahnya.hatinya sangat sakit tatkala mengetauhi hati busuk sahabatnya itu. Bahkan ia sudah menganggp gea sebagai kakaknya sendiri.
"jes kita harus bermain halus dan jangan sampai kita gegabah.ikuti dulu alur mainnya. "saran alga kepada jessa. Jessa pun memejamkan matanya guna untuk menahan emosi yang sudah ada di puncak kepalanya.
"lalu lo ngapain nyuruh gue nemenin lo ke hutan belantara itu? Lo mo ambil apa emangnya dah? "tanya alga yang penasaran. Lalu jessa menjelaskan semuanya kepada alga tanpa tertinggal sedikit pun. Sedangkan alga sangat terkejut saat ia mengetahui bahwa jessa lah pemimpin yang di tunggu-tunggi oleh mafia yang telah lama di anggap orang-orang bubar.
Kini jessa dan alga sudah berada di tepi hutan belantara itu.mereka keluar dari mobil di karenakan mobil tidak akan bisa memasuki hutan yang sangat lebat itu.
"alga, saat lo udah tau bahwa gue sebenarnya adalah pemimpin yang di tunggu-tunggu oleh Mafia blood mara salvatrucha gue mohon lo jangan takut dan ninggalin gue ya. "pinta lirih jessa dengan mata uang berkaca-kaca.
"gue nggak akan takut dan ninggalin lo queen.lo tu udah seperti nyawa gue. "balas alga dengan memeluk jessa.
...***...
Kini jessa dan alga melanjut kan perjalanannya menuju puncak gunung itu.di perjalanan menuju puncak gunung mereka melewatai berbagai rintangan yang sangat sulit .
"ga gue capek. "
"mau gue gendong? "
"nggak. Lo pasti juga udah capek."tanpa aba-aba alga langsung membopong tubuh mungil jessa. jessa yang terkejut langsung melingkar kan tangannya di leher alga.
"alga turuni gue!"
"nggak. "
"Turunin algaa"
"Nggak. Jes ini udah hampir malem kita harus secepatnya sampai di puncak gunung. Kalo kita istirahat itu akan bahaya karna biasanya banyak hewan buas berkeliaran di malam hari. Apa lagi ini di hutan yang sangat lebat. "mendengar ucapan alga jessa pun hanya pasrah saat di gendong alga.
Beberapa menit kemudian mereka sudah sampai di puncak gunung itu. Jessa berjalan kesana kemari berusaha menemukan xenon. akhirnya ia menemukan xenon yang sedang tidur di bibir gua. Alga dan jessa sangat tertegun melihat singa berbulu putih salju yang begitu indah.
"xenon."panggil jessa dengan nada yang lembut.dengan satu kali panggilan singa itu dengan perlahan membuka matanya.
Mata jessa dan mata xenon berpas-pasan sedetik kemudian xenon mengaung sangat keras yang membuat jessa dan alga ketakutan. Dengan kecepatan kilat pula xenon berlari dan menerjang tubuh jessa namun alga menjadikan tubuhnya sebagai tameng jessa,alhasil tubuh alga terpental sangat jauh dengan kuka cakaran di pundaknya.
Seketika pula alga langsung tak sadarkan diri di karenakan tubuhnya membentur pohon dengan sangat keras. Jessa sangat ketakutan sekali dengan sebisa mungkin ia mengendalikan rasa takutnya.
"xenon aku adalah orang yang akan memimpin Mafia blood mara salvatrucha aku lah ratu mu, aku lah ratu kegelapan itu." ucap jessa yang sangat lembut.tapi xenon tidak bisa percaya begitu saja akhirnya ia pun menerjang tubuh jessa dan mencakar punggung jessa.
"xenon aku kesini di perintahkan xavier untuk menjemput mu. Jadi kumohon untuk percaya denganku. " lagi-lagi xenon tidak menggubris perkataan jessa dan langsung mencakar tepat pada leher jessa. Jessa pun langsung kehilangan kesadaran nya.
Saat xenon ingin menerkam jessa tiba-tiba kalung yang di pakai jessa bersinar sangat terang dan memunculkan sosok seorang pria berambut ungu lilac.xenon yang melihat orang itu langsung menundukkan kepalanya.
"xenon apa yang kau lakukan dia adalah ratu kegelapan yang aku pilih untuk meneruskan Mafia blood mara salvatrucha dan dialah yang akan merawatmu. Tapi kamu tidak mendengar kan perkataannya. Apakah kamu tidak melihat kalung yang ia pakai hah? " ucao xavier yang emosi. Akhirnya xavier pun menghembus kan nafas pelan.
Xavier pun berjongkok di hadapan xenon dan mengusap bulu halus xenon.
"xenon. "panggil xavier dan xenon pun mendongakkan kepalanya.
"kau harus berjanji denganku kalau kau harus menjaga jessa.bahkan kau rela menaruhkan nyawamu demi menyelamatkan jessa.karna jessa adalah kehidupan ku."pinta xavier yang di angguki oleh xenon. Xavier pun bencium kepala xenon dan bersamaan dengan itu xavier menghilang bagaikan debu yang berterbangan.
Xenon pun berjalan mendekati jessa dan meringkuk di sebelahnya.
Dua jam telah berlalu kini jessa dengan perlahan membuka matanya dan pertama yang ia lihat adalah xenon yang duduk di sebelahnya. Dengan tangan gemetar ia mengusap lembut kepala xenon,ia merasa senang saat xenon sudah bisa menurut dengannya.
"hai xenon maukan kau menjadi temanku?" tanya jessa.sedangkan xenon hanya menhganggukkan kepalanya.
Tubuh jessa tiba-tiba bersinar dan ia merasakan sakit yang teramat sakit.bersamaan dengan itu alga tersadar daru pingsan nya dan ia terperangah melihat tubuh jessa yang bersinar terang.
Setelah sinar itu hilang tubuh jessa limbung kebawah dan dengan buru-buru alga menangkap tubuh jessa supaya jessa tidak terjatuh.alga terkejut saat tiba-tiba di belakang telinga jessa ada tato berbentuk mahkota dan di jari jessa ada tato berbentuk singa.
...
...
...
...
"jess bangun jess. "panggil alga. Alga yang mendengar xenon mengeram pun merasa takut.
"xenon aku adalah temannya jessa, kumohon jangan sakiti kami. "setelah mengucapkan itu alga membopong tubuh jessa dan membawanya turun menuju mobilnya. Ia juga menyuruh xenon untuk mengikuinya.
Begitu lika likunya perjalanan menuju mobil kini jessa alga dan xenon sudah sampai di dalam mobil.alga dengan buri-buru membuka pintu mobil dan mendudukkannya dan ia juga membuka pintu penumpang supaya xenon bisa masuk kedalamnya.
Alga menancap gas dengan kecepatan di atas rata-rata.ia membuka maps guna mencari rumah sakit yang paling terdekat.
Setelah sampai menemukan rumah sakit itu ia menoleh kebelakang melihat xenon yang sedang meringkuk.dengan tangan gemetar ia mengusap lembut kepala xenon.
"xenon kau disini dulu oke. Aku harus segera membawa jessa kedalam supaya ia mendapatkan perawatan yang baik. Aku akan membuka sedikit kaca mobil supaya udaranya bisa masuk. "sebagai jawaban dari xenon ia hanya menggeram kecil.
...***...
Diruangan yang bernuansa putih jessa terbaring lemah,dokter juga sudah mengobati semua lukanya begitu pun dengan alga ia juga sudah mendapatkan pengobatan yang baik.
Dengan perlahan jessa membuka matanya dan melihat sekitar ruangan. Alga yang melihat jessa sudah bangun langsung menhampiri brankar yang di tiduri jessa.
"ha haus. "dengan sigap alga mengambil kan minuman yang ada di atas nakas.
"dimana xenon?,"
"mobil. "
"aku harus bertemu dengannya dan segera membawanya ke markas blood mara salvatrucha."
"lo baru sadar jes tubuh lo masih lemah. "
"gue gak peduli."jawab jessa dengan berusaha berdiri. Alga pun yang tidak tega melihat jessa seperti itu akhirnya membantunya untuk berdiri.
Alga dan jessa berjalan menelusuri lorong rumah sakit tetapi sebelum itu jessa dan alga mengganti pakaiannya dengan pakaian serba hitam dan disertai tudung untuk menutupi muka mereka.
...
...
...Penampilan jessa...
...
...
...Penampilan alga( anggap aja ada tudungnya ya muehehe^^)...
Sesampainya di parkiran mereka langsung memasuki mobil dan alga langsung menancap gas menuju markas Mafia blood mara salvatrucha.
Jessa menoleh kebelakang dengan mengusap pucuk kepala xenon dengan penuh kadih sayang.
"xenon kita akan menguasai dan membangkitkan dunia hitam kembali." gumam jessa sedangkan xenon hanya merespon denga menggeram kecil.
Kini mereka telah menginjakkan kaki mereka di New York mereka pula langsung menuju markas besar mafia blood mara salvatrucha. Kini mereka telah sampai di depan markas yang sangat besar jika orang lain mengira tempat ini adalah tempat yang terbengkalai karena tampilan depannya sangat menyeramkan bak rumah hantu yang ada di film-film.
Jessa melangkah memasuki gerbang itu tetapi mereka di hadang oleh orang berbadan besar tinggi dan tegang orang itu juga memakai pakaian serba hitam dan pula membawa senjata.
"siapa kau berani-beraninya memasuki wilayah kami." tanya salah satu orang berbadan besar itu.
"pemimpinmu"
"jangan membual. Pergi sebelum kau kami habisi!!"
"turunkan senjata kalian atau kalian akan menyesal. " ucap tenang jessa. Hampir saja orang itu mau menyerang jessa tapi jessa lebih dulu memberi kode agar alga dan xenon memasuki halaman markas.
Orang bertubuh besar itu yang melihat xenon mendekati gadis kecil yang ada di hadapannya tubuhnya langsung bergetar hebat karena ketakutan.
"ma-maafkan kami miss ka-kami ti-tidak tau kalau kau yang a-akan memimpin ka-kami." ucap orang itu yang terbata-bata dengan menundukkan kepalanya.
"hm. Kumpulan semua anggota di aula markas. " ucap dingin jessa.
"ba-baik miss."setelah menjawab pria bertubuh kekar itu langsung melarikan diri memasuki gedung bagian kiri dan jessa terus berjalan menuju bagian kanan karna aula berada di bagian gedung sebelah kanan. Bagaimana jessa mengetahui nya kalau aula berada di gedung sebelah kanan? Ya. Jawabannya karna ia di beri arahan okeh xavier.
Sesampainya mereka di depan pintu aula jessa memberi kode kepada alga dan xenon supaya mereka menunggu didepan dan ia akan memasuki aula sesuai intruksi dari jessa.
"siapa kau? "sentak pria yang berwajah tampan.
"pemimpinmu. "ucap dingin jessa.
"Omong kosong. Dulu juga pernah ada orang yang mengaku dirinya sebagai pemimpin kami tapi orang itu hanya membual. "setelah mengatakan itu pria tampan terssebut langsung menyerang jessa dengan membabi buta.
Bugh
Bugh
Bugh
Bugh
Semua pukulan tidak ada yang mengenai jessa sedikit pun. Jessa yang melihat pria itu lengaj langsung saja memplintir tangan orang itu. Jika ada orang melihat posisi nya hampir sama dengan orang yang berpelukan.
"saat kau masih kecil kau pernah di culik oleh musuh ayahmu lalu kau di bawa ke tengah tuhan.orang itu berusaha membunuh mu tapi usahanya di gagalkan oleh anak kecil yang bernama xavier dan singanya xenon." ucap lirih jessa di telinga orang tampan itu. Orang itu yang mendengar langsung tertunduk dengan kilasan-kilasan masalalunya bersama xavier kembali terputar .
"ba-bagaimana ka-kau bi-bisa tau. "jessa yang mendengar itu hanya tersenyum tipis.
"xavier ada dalam jiwaku. "
"siapa namamu. "lanjut jessa.
"louwis"
...***...