Broken Twins

Broken Twins
part 18



"princess."teriak alga kala melihat jessa berjalan di koridor sekolah.


"gue nggk tuli alga."kesal jessa.


"habisnya gue seneng banget lihat lo udah berangkat sekolah lagi."kekeh alga.


"oh iya,yang lain mana?,"


"varo baru di jalan kalo kevin gea gue nggk tau." jessa pun hanya ber oh ria.


Saat ingin memasuki kelas jessa da kevin tersentak kaget mendengar teriakan seseorang.


"dekkkkkk bantuin guee."teriak jastin.


Jessa dan alga serentak menoleh kebelakang dan langsung tertawa terbahak-bahak.


"buahahahaha anjir perut gue sakit lihat lo di jewer pak davit."ngakak alga.


"diam alga,lily!! kalo kalian tetus tertawa akan saya seret ke ruang kepala sekarang juga."ancam pak davit,om si kembar.


"peace pak." ucap jessa dan alga bersamaan.


Jastin pun terus di Seret pak davit menuju keruang kepala.entah apa yang di perbuat jastin sampai membuat si kepala sekolah marah. Dasar jastin!!


Bari satu langkah mau memasuki kelas jessa kembali terkejut dengn teriakan seseorang.


"jessa!!,"


Jessa kembali menoleh dan tertegun sebentar,lalu tk lama ia mengembalikan ekspresi datarnya.


"ada apa ge?,"tanya jessa.


"loh kok kalian bisa bareng sih?,"tanya alga penasaran.


" oh iya,tadi gue di jemput kevin."jawab gea dengan tersenyum manis.


"emm,ini yang lo bilang ada urusan mendadak yang sangat penting dan lo rela nggak jadi jemput gue?," pungkas jessa.


"lo salah paham jes,gue jemput gea hanya karna gue punya hutang budi sama dia."jelas kevin.


"tega lo vin ama yayang princes gue." selak alga.


"heyyo wassup geng."celetuk varo yang baru datang bersamaan dengan louwis.


"ada apa sih rame-rame di depan kelas?," tanya louwis penasaran.


"nggak ada apa-apa tadi cuman ada hama kecil." sulut alga.


Alga merangkul pundak jessa dan mengajaknya kedalam kelas.


"ada apa sih?," tanya varo yang masih penasaran.


"gak ada." jawab dingin kevin dengan melanggar pergi menuju kelas.


...***...


Jam pelajaran telah berlalu kini jessa dkk sedang santai-santai duduk dikantin.mood jessa dari kejadian saat melihat kevin dan gea mendadak turun.


"dek lo nggak pesen makanan?,"tanya jastin.


"nggak laper."jawab jessa singkat dengan memainkan handphonnya.


"lo belom sarapan dek."


"gue nggak laper bang!,"jawab jessa ketus lalu berdiri meninggalkan kantin.


Alga yang melihat jessa pergi langsung menatap kevin tajam."ini semua gara-gara lo vin." ujarnya dengan ikut berlalu meninggalkan kantin.


"lo ngapain adek gue?,"tanya jastin dingin.


"bukan urusan lo."jawab kevin yang tak kalah dingin.


"jelas urusan gue.jessa itu adek gue kalo lo bikin dia sakit hati gue yang akan jadi orang pertama yang akan habisin lo. "ancam jastin dengan aura yang gelap.


"jastin ini bukan salah kevin tapi salah gue,tadi pagi kevin seharusnya jemput jessa tapi gue malah nyuruh kevin buat jemput gue."ujar gea lirih.


Jastin yang mendengar itu hanya tertawa sinis dan langsung berlalu meninggalkan kantin.


"bodoh lo ge."kesal louwis yang ikut menyusul jastin dan varo yang berjalan di belakangnya.


"vin, gue minta maaf."pinta gea dengan menundukkan kepalanya.


"bukan salah lo, habisin tuh makanan lo nanti keburu dingin."


...***...


Disisi lain jessa kini tengah duduk di halaman dan di temani alga yang senantiasa duduk si sebelahnya.


"lo sakit hati?,"tanya alga pelan.


"buat apa sakit hati? Kalo gea mau ambil kevin ya ambil aja, gue juga nggak mau mempertahankan orang yang tidak bisa menghargai kita."


"gue tau lo bohong jes. Lo bicara seperti itu hanya seolah-olah lo nutupi rasa sakit hati lo."


Jessa menatap teduh alga yang di balas usapan lembut di kepalanya.


"ga--, "ujar jessa terpotong saat alga menarik tubuhnya kedalam dekapan alga.


"hustt.lo udah gue anggep adik kandung gue sendiri jes.gue bakal lakuin apapun demi lihat lo bahagia."


Setelah pembicaraan singkat suasana menjadi hening beberapa saat sampai tiba-tiba jessa dan alga di kaget kan seseorang.


"DORRR!! "


"mommy."kaget jessa dan langsung menjauhkan pelukannya.


"varo lo nyebelin banget ya!!"kesal jessa. Ia pun menarik tangan varo dan langsung memukuli nya.


"ampun-ampun princes."ujar varo dengan menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya karna di pukuli jessa


Jessa pun yang kasihan menyudahi aksinya." lo sih nyebelin."


"ya lagian lo malah berduaan sama tuh si gaga."


"kenapa? lo juga mau berduaan sama gue?" tanya jessa.


Varo yang mendengar itu langsung memekik semangat"mau princess!!,"


"yahh tapi gue nya nggak mau."jawab jessa yang sukses membuat varo badmood.


"buahahaha nggak usah lo manyun-manyunin ntu bibir udah jelek tambah jelek lagi."ejek louwis.


"mohon bersabar ini ujian buahaha."lanjut alga.


"udah-udah jangan di ejek mulu,kasihan varonya."lerai jessa.


"ihh princes mah gitu."jawab varo yang membuat jessa tertawa.


"gue bosen!gimana kalo kita bolos saja?"usul louwis.


"mau lah."pekik jessa senang.


"tapi tas kita?"tanya varo.


jessa yang mendengar itu menepuk pundak varo." tenang kan ada bang jastin"


jessa alga varo dan louwis mengendap-endap layaknya orang yang mau maling.mereka berjalan pelan menuju gerbang belakang,sesampainya di gerbang belakang mereka bingung bagaimana cara menanjat karna gerbang belakang memiliki tinggi yang hampir satu lantai.


louwis melihat sekeliling hingga netranya melihat tangga lipat yang tepat berada di samping kanannya.


"guys.dewi fortuna gue rasa sedang berpihak kepada kita."ujar louwis dengan menunjuk tangga yang ada di samping nya.


varo dengan segera mengambil tangga itu."oke siapa yang mau naik terlebih dahulu? "


"jes lo aja dulu yang naik."usul alga.


"nggak!!gue yang terakhir."


satu persatu mereka menaiki tangga.kini cari louwis dan alga sudah duduk manis di puncak gerbang yang berbuat seperti dinding yang menjulang tinggi.jessa yang terakhir menaiki tangga dengan pelan-pelan agar ia tidak terjatuh, saat sudah mendekati puncak tangan alletta di tarik pelan alga agar ia tak terjatuh.


"lalu gimana kita turunnya?,"tanya varo.


"loncat saja lah."usul louwis yang mendapat pelototan tajam varo.


"woy dugong ini tinggi banget anjim kalo gue patah tulang gimana?"ujar varo ketus.


"ya nasib."jawab louwis santai dan tanpa aba-aba louwis meloncat dan mendarat dengan sempurna.


"woyy cepet giliran kalian. "


"huaaa gue takut jatohh algaaa."rengek varo dengan menggoyang kan bahu alga.


"diem nanti kita bisa jatoh dodol."


sedangkan jessa memejamkan matanya kala ia merasa xavier alter ego jessa ingin mengajaknya bicara.


"lili biarkan aku yang mengambil alih tubuhmu agar kau tidak terluka."ujar xavier.


"tidak biar aku saja lili."selak oliver.


alletta tersenyum saat mengetahui alter egonya mengkhawatirkan dirinya. "tenang lah aku akan melakukannya sendiri."


"tidak princes biarkan aku saja yang melakukannya." tutur anggel dengan tersenyum tipis.


"me!!! "ketus xavier.


"no!! biar aku saja."jawab oliver.


"aku! kalian laki-laki jadi harus mengalah dengan perempuan."


"stop jangan berdebat kawan.aku bisa melakukannya."lerai jessa.


"*tapi--"


"tidak ada bantahan xavier*."setelah mengatakan itu jessa kembali membuka matanya.


ia memutar bola mata jengah saat melihat varo merengek karna takut jatuh.


"varo dengar!lo pasti bisa."tenang jessa lalu ia melompat dengan mendarat sempurna.


"yang lompat gue dulu ato lo?"tanya alga.


"bareng."jawab varo manja.


"ck.dasar manja."umpat alga lalu ia menggenggam tangan varo lalu melompat dan dengan mendarat mulus sesuai harapan.


jessa terkekeh saat melihat varo masih memejamkan matanya."buka mata lo var."


"hah gue selamat?? OH MAMAA ANAKMU YANG TAMPAN INI SELAMAT."teriak varo girang.


"pelan-pelan nanti kita ketahuan."ujar louwis.


"jadi?kita mau kemana? sedangkan mobil kita ada di dalam."tanya alga.


"ke mansion gue aja.kalo masalah mobil gampang kita tinggal cari taksi aja."usul jessa yang di angguki semua orang.


mereka berempat berjalan beriringan.tak selang lama mereka sudah mendapatkan taksi.


jessa membuka room chat nya guna memberi kabar kepada abangnya agar ia tidak cemas mencarinya.


...bang kingkong_...


^^^bang nnti tlng bawain tas gw alga louwis dn varo ya babangku ya gntng.^^^


emang nya kalian kemana?


^^^blos^^^


ck!dasar adik nggk ada akhlak.bls"nggk pd ngajak


^^^kan dadakan babangku sayang :)^^^


setelah menjawab pesan jastin jessa beralih memasukki room chat kevin.


...kevin ❤...


princess lo kmn?


maafin gw ya


tlng jngn mrh


^^^gw bls^^^


^^^tenang gw udh maafin lo^^^


kok lo nggk ngajak sih :(


^^^kn lo msih ama gea.^^^


lo cemburu?


^^^no!!^^^


ciee pcr gw cmbru jadi tambah sayang deh:')


jessa langsung mematikan handphone nya karna ia enggan membalas pesan kevin.


disisi lain jastin duduk termenung di dalam kelas karna ia kesal saat mengetahui adeknya dan yang lain tidak mengajaknya membolos.


"loh yang lain pada kemana?,"tanya gea penasaran.


jastin hanya melirik gea sekilas tanpa menjawab pertanyaannya.


"bolos."jawab kevin dingin.


gea yang mendengar itu memanyunkan bibirnya. "kok kita nggak di ajak sih." gerutunya tanpa ada yang menjawab.