
"Woy kebo bangun!!!!"ucap seorang pria tampan yang sedang berusaha membangun kan putri tidur.
"ini orang tidur apa hibernasi sih"batin si pria. Namun tiba-tiba pria itu tersenyum smirk sambil menatap sang putri tidur .
"KEBAKARANN... KEBAKARANN... TOLONGGG "teriak si pria tampan itu.
"hah! Mana yang kebakaran. Tolongg..bang jastin omaa tolong jessa"ujar sang gadis itu sembari berlari keluar kamar membawa selimut dan bantal. Namun langkah nya terhenti ketika mendengar orang tetawa di belakangnya.
"bangsat lo bang"ujar jessa sembari melempar bantal kewajah jastin si kembaran nya.IYA Mereka adalag jasselyn dan jastin.
"bwahahaha muka lo komuk bat njirr"ucap jastin di sertai tertawa terbahak-bahak sampai ia harus memegang perutnya yang terasa sakit akibat terlalu banyak tertawa
.
"apaan sih lo.pergi sono dari kamar gue ganggu orang tidur aja orang masih malem juga"balas jesaa sambil menatap sinis kembarannya.
"ehh orang juga udah pagi lo bilang masih malem. Makanya jangan begadang nonton drakor mulu."sewot jastin.
"cepetan mandi kembaranku yang cantik tapi masih gantengan gue."lanjut jastin
"Ntar baangg gue masih ngantuk bat dah. Gue mau tidur lagi kasih waktu gue 1 jam lagi buat tidur." Ucap jessa sembari merebahkan tubuhnya di kasur king size nya.
"eh dugong kita udah ditunggu oma dari tadi lo malah enak-enakan mau tidur lagi. Cepetan mandi atau lo gue siram pakek air comberan."kesal jastin sembari menarik tangan adik kesayangan nya.
"iyaa-iyaa abangku gue mandi puas lo."balas jessa tak kalah kesalnya.
"yo mesti to dek."ujar jastin di sertai kekehan kecil.
15 menit kemudian..
"GOOD PAGI MY TWINS, OMAA" sapa jessa yang turun dari tangga.namun ia tidak turun melalui tangga tapi malah menjadikan pembatas tangga sebagai prosotan anak TK.
"eh sayang hati - hati nanti kalo jat-" Belom selesai oma memperingati nya namun jessa sudah jatuh tersungkur. naas Nya wajahnya dulu yang mencium lantai.
"huaaa oma hidung jessa udah nggak mancung lagii"rengekan jessa yang matanya sudah memerah mau menangis.
"bwuahaha rasaain tuhh emang enak ciuman sama lantai.makanya cari pacar biar nggak ciuman sama lantai"ucap jastin langsung si hadiahi tatapan tajam dadi jessa.
"hust jastin nggak boleh gitu cepet batu jessa" ucap oma yang memperingati cucunya dengan suara yang lembut.
Jastin pun langsung berdiri dan berjalan mendekati jessa yang masih jatuh tersungkur.
"cepetan berdiri!!"perintah jastin sembari menarik tangan adeknya.
"nggak mau!! Maunya di gendong"balas jessa sambil merentangkan tangannya pertanda dia mau di gendong.
"manja lo"ketus jastin. Walaupun begitu jastin tetap menuruti kemauan adik kesayangan nya.
"Apakah masih sakit sayang? "tanya salsa. oma jessa dan jastin.
"Tidak oma ku sayang"balas jessa sembari memeluk salsa.
"hillih tadi aja mau nangis"cecar jastin.
"bodo amat wlee "sinis jessa dengan memeletkan lidahnya.
"udah-udah jangan berantem mulu. Cepat habiskan sarapan nya.setelah itu oma mau bicara sama kalian berdua." lerai salsa kepada cucu-cucu nya.
"siap oma."kompak jastin dan jessa di sertai tangan yang hormat di depan jidat nya. Salsa pun membalas nya dengan senyuman tipis.
Jastin dan jessa langsung mengambil roti dan memberikan selai di atasnya.acara makanpun di lakukan dengan keadaan yang hening.hanya ada dentingan sendok. karna sudah menjadi kebiasaan keluarga fermilion kalau makan tidak boleh dengan bicara.
Acara makan pun selesai
"ada apa nenek manggil kita.? "tanya jessa yang di balas anggukan oleh jantin.
"usia kaliankan sebentar lagi 17 tahun maka dari itu oma ingin kalian pulang ke indonesia dan melanjut kan sekolah di sana."jelas salsa oma sikembar.spontan jessa dan jastin membelalakkan kedua matanya.
_sekedar info dari author ,mulai dari usia 7 tahun jessalyn dan jastin tinggal di prancis bersama omanya. Oke back to topic_
"tapi omaa.jessa sama jastin kan disini juga udah sekolah.jadi lebih baik pulang ke indonesia nya setelah lulus sekolah aja ya oma"melas jessa"iya oma bener tuh apa kata jessa. Kita tu di sini udah banyak teman nanti kalau kita pindah sekolah kita takut nggak punya teman dan akhirnya kita di bully ."lanjut jastin.
"udah-udah oma tidak menerima penolakan.oma udah siapkan pesawat pribadi nya. jadi besok kalian akan langsung berangkat ke indonesia."sergah salsa oma twins.jessa dan jastin pun hanya bisa menghembus kan nafas lelahnya.
"oma tau bahwa sebenarnya kalian masih enngan pulang ke indonesia karena takut akan kesepian.tapi kalau kalian tidak pulang ke indonesia kalian tidak akan pernah berdamai dengan masa lalu. "batin salaa sembari memandang kedua cucunya dengan tatapan sendu.
"jessa mau ke kamar dulu,mau beres - beres"ucap jessa "jastin juga mau ke kamar dulu" lanjut jastin.yang hanya di balas anggukan oleh salsa.
Jessa pov
Gue melangkah kan kaki memasuki kamar. Sebenarnya gue males banget buat pulang ke indonesia.karna gue takut akan kesepian,gue di dunia ini cuman punya abang,oma,dan juga sabahat gue. Orang tua gue? Gue nggak tau mereka pergi kemana walau pun perbulan nya mereka tetap mengirimkan uang buat gue dan jastin. Menurut gue uang itu tidak ada artinya karna yang gue dan jastin ingin kan kasih sayang dari orang tua. Terakhir melihat wajah orang tua gue ketika gue masuh usia 5 tahun. Dan setelah itu sampai sekarang gue udah nggak pernah lagi melihat nya. Gue melangkah kan kaki menuju nakas buat mengambil handphone
...Orang-orang absurd ♥...
Alganteng_
Oii gue rindu ama twins:'(
Geanyalily_
Gue juga kpn pulang.😩
Varorang²an sawah_
Cepetan pulng princess abang kangennya udah nyampe ke ubun-ubun:(
Bang kingkong_
kevinya jelek_
Mampus lo kingkong nya udah ngamuk bwahaha.
Alganteng_
Dirimu jahat bang dedek nggak bisa di gini in. @kevinya jelek_
Kevinnya jelek_
Jijik gue gaa.
^^^Lilyra_^^^
^^^Udh diem bsk gw sm my twins pulang ke indo. ^^^
Geanyalily_
Beneran jess? Huaaa gue seneng bat dah. Gue harus ngada in syukuran nih buat menyambut my queen and my king.
Alganteng_
Gue setuju.
Varorang²an sawah_
2in
Kevinya jelek_
3in
Bang kingkong_
Lebay lo pada.
Alganteng_
Jan lupa oleh-olehnya princess besok abang jemput di bandara bwahaha.
^^^Lilyra_^^^
^^^Sip bisa di atur. ^^^
Varorang²an sawah_
Huaaa seneng nya hati babangg.
kevinya jelek _
2in
Alganteng_
3in
Geanyalily_
4in
Varorang²an sawah_
Idih copas nggk kreatif lo pada.
Tanpa ada niatan membalas gue langsung tutup handphone dan manaruh nya kembali di atas nakas.
Author pov
Tok tok tok... Suara ketukan pintu dari kamar jessa.
"masuk!!"perintah jessa. Ketika pintu di buka menampil kan sosok pria yang tampan.
"dek lo beneran yakin mau pulang ke indonesia??" tanya jastin sambil menatap sendu adek tersayang nya.
"iya bang gue yakin."balas jessa dengan memberikan senyuman tipis.
"kalo lo nggak yakin jangan di paksain dek. Nanti abang yang akan bicara sama oma" ucap jastin sambil memegang tangan kecil jessa. Jessa pun menjawab "nggk usah bang.lagian jessa mau berusaha berdamai dengan masa lalu" setelah mengatakan itu jessa memeluk hangat jastin abang nya.
jastin pun langsung membalas pelukan adik kecil nya. Walaupun jastin sama jessa kembar namun tetap saja jastin menganggap jessa sebagai adik kecilnya.
"udah gih cepetan beres-beres.kok malah jadi mellow gini sih." kekeh jastin sembari mengusap air mata yang keluar sedikit.
"siap komandan."ucap jessa di sertai tangan yang hormat seperti upacara pengibaran bendera sang merah putih. Jastin yang melihat itu pun hanya terkekeh sambil mengusap lembut rambut jessa.
TBC!
Jangan lupa vote and comennya ya:')
Pesan author kalau nggak suka ama ceritannya nggak usah dibaca ya:'')