Black and White Love

Black and White Love
BAWL 6




" Ayo lah ma, kan aku pergi nya sama Daren kok " Ucap Lisa, yang membujuk mama nya saat ini.


" Tapi sayang, ini udah ke 3 kali nya kamu minta izin ke mama pergi tengah malam gini sama Daren... bagaimana kalau papa mu tau? kamu tau kan kalau papa mu itu enggak suka anak perempuan satu-satu nya pergi keluar rumah malam-malam gini!? " Ujar Rina, kepada putri semata wayang nya itu.


" Kalau mama enggak kasih tau ke papa, maka enggak ada masalah yang terjadi kok.... di tambah lagi papa sedang ada pekerjaan kantor nya di luar kota selama 3 hari.... jadi boleh kan ma? " Bujuk Lisa kembali, sambil menggenggam kedua tangan mama nya itu.


" Haah.. oke " Jawab Rina, langsung saja putrinya itu memeluk nya dan mengucapkan terima kasih dengan nada bahagia.


" Tapi.... kalau papa mu tau tentang ini semua, mama enggak akan bisa membantu mu... dan kamu sendiri harus menanggung sendiri hukuman dari papa mu nanti nya " Peringat Rina kepada Lisa.


" Okey, mama " Balas Lisa.


Ting tong... ting tong... ting tong...


Terdengar bel rumah yang berbunyi, langsung saja seorang pelayan di rumah tersebut membukakan pintu, dan terlihat Daren yang mengenakan kaos polos putih dengan jaket denim hitam, celana panjang jogger hitam, sepatu skechers hitam putih dan terakhir jam tangan hitam di pergelangan tangan kiri Daren.


" Selamat malam tuan Daren, silakan masuk... nona Lisa sudah menunggu anda di dalam " Ujar pelayan tersebut.


Daren pun masuk ke dalam rumah menuju ke ruang tengah, di sana sudah ada Rina dengan putrinya Lisa yang mengenakan pakaian ruffled top biru dengan pola garis-garis, celana slint pants hitam, sepatu sneakers choklat hambar dan tas sandang hitam bertengger di bahu kanan nya.


" Malam tante " Sapa Daren, yang di balas sapaan juga oleh Rina " Malam juga nak Daren "


" Tante ingat kan sama kamu Daren, antar Lisa pulang kembali ke rumah jam 3 pagi... tante percaya kamu akan nurutin permintaan tante, enggak kayak Lisa " Ujar Rina.


" Mama! " Ucap Lisa, yang malu dengan apa yang di katakan oleh mama nya itu.


" Hahaha... baik tante, anda tidak perlu khawatir jam 3 saya pastikan Lisa sudah ada di rumah " Ucap Daren, dan Rina pun hanya tersenyum sambil mengangukkan kepala nya mendengar perkataan Daren.


" Yaudah ma, kami pergi dulu " Pamit Lisa, yang mencium pipi kiri mama nya.


Dan Lisa langsung memegang telapak tangan kanan pacar nya Daren menuju ke luar rumah, sebelum memasuki mobil Daren berpamitan dengan Rina, dan setelah itu baru masuk ke dalam mobil.


Kedua pasangan tersebut langsung pergi dari rumah Lisa menuju ke tempat tujuan mereka, di perjalanan Daren memutar musik melalui radio mobil, dan Lisa akan menyanyikan lagu untuk menghilangkan rasa bosan dalam perjalanan.


Daren pun menikmati suara Lisa yang bisa di katakan sangat merdu dan enak di dengar bagi siapa saja, dan perjalanan pun terasa cepat bagi mereka berdua.


Sekitar 45 menit akhirnya mereka pun sampai di tempat tujuan mereka, yang di mana merupakan tempat orang-orang melakukan lomba balapan motor dan juga mobil, baik itu para remaja maupun orang dewasa.


Yang di mana, lomba tersebut untuk menghilangkan rasa jenuh dan stres mereka, dan juga untuk mendapatkan uang yang banyak dengan melakukan taruhan oleh para peserta lomba balapan, yang ditonton oleh orang-orang yang juga melakukan taruhan untuk mengetahui siapa pilihan mereka yang menang.


" Datang juga kalian berdua, acara nya akan di mulai 8 menit lagi " Ucap Kio, yang berjalan menuju ke arah Daren dan Lisa bersama pacar nya Syifa.


" Sih Jay sama Arya mana? " Tanya Daren, yang tidak melihat keberadaan dua teman nya yang lain.


" Si Arya lagi nemenin pacar nya yang sedang ikutan balapan motor, kalau si Jay udah stay tuh di garis finish dengan mobil nya....lo juga cepat-cepat sana nanti malah enggak bisa ikut lomba lo " Ucap Kio.


" Okey " Balas Daren, yang langsung masuk kedalam mobil.


" Ikut sayang? " Tanya Daren, kepada pacar nya yang berada di luar mobil.


" Enggak, aku sekarang mau lihat kamu balapan di bangku penonton aja " Balas Lisa.


Dan Daren langsung menjalankan mobil nya menuju ke garis finish perlombaan, yang di sana juga terlihat oleh nya mobil teman nya Jay.


" Datang juga lo Daren, gue pikir lo enggak ikut! " Teriak Jay.


" Mana mungkin, gue mau lihat wajah kekalahan lo kayak perlombaan kita sebelum nya! " Balas Daren, yang juga berteriak kepada Jay.


" Anjin* lo! " Umpat Jay, yang mengarahkan jari tengah nya pada Daren.


Yang hanya di balas tawaan oleh Daren, terlihat juga oleh nya kalau Jay di dampingi oleh seorang perempuan tapi wajah nya tidak terlihat karena tertutup oleh Jay, tapi Daren tidak mempedulikan nya dan memilih untuk fokus pada perlombaan yang akan segera di mulai.


...LISA POV...


Ini merupakan ke 3 kali nya bagiku datang ke tempat perlombaan seperti ini, itu karena papa ku yang melarang ku untuk pergi keluar rumah saat malam hari tanpa ada orang rumah yang mendampingi ku, tentu nya aku datang ke tempat ini tanpa di ketahui oleh papa ku.


Hanya mama yang ku beritau mengenai hal ini, dan tentunya mama tidak mempermasalah kan jika aku ke tempat ini bila bersama pacar ku, tapi aku juga hanya bisa pergi ke sini bila papa ku ada urusan kerja di luar kota.


Dan paling lama hanya 5 hari papa ku bepergian, itu pun saat hari aku sekolah dan jarang jika bepergian saat hari liburan sekolah seperti sekarang ini, itu sebab nya aku tidak bisa menemani nya setiap saat Daren pergi ke sini.


Pada kali pertama aku ikut balapan motor melawan Daren dan juga Niya pacar nya Arya, aku pun kalah jauh saat pertandingan tersebut.


Yang kedua nya, aku nemenin Daren ikut perlombaan balap mobil dan kami jadi juara dan tentunya, uang yang di dapat juga banyak di tambah dengan taruhan oleh Kio dan pacar nya Syifa dengan para penonton.


Ini yang ketiga, dan aku ingin melihat sebagai penonton bagaimana perlombaan Daren dengan peserta lomba lainnya, tidak lupa aku juga ikut taruhan sebagai penonton.


Yang pasti nya aku memilih Daren dong, begitu juga dengan Kio, Syifa dan beberapa penonton yang lainnya.


Uang yang di pertaruh kan dengan penonton adalah 100 ribu, sedangkan sesama peserta lomba sebesar 500 ribu.


...LISA POV END...


3....2...1...


Bendera yang di pegang oleh seorang gadis mengenakan pakaian yang minim dan seksi, berada di dekat garis strat atau bisa di sebut grid girl, mengakat bendera setelah aba-aba ke-1.


Dan mobil para peserta langsung melaju dengan cepat meninggalkan garis finish, terlihat mobil Jay dan tiga mobil lain nya berada di depan mobil Daren dan satu mobil peserta lainnya.


Terlihat pada putaran pertama sampai ketiga, keempat mobil masih berada di depan dengan Daren dan mobil lain nya yang masih di belakang.


Pada putaran terakhir, mobil Daren dan mobil biru yang ikut menyalip peserta lainnya, sedang beradu kecepatan menuju garis finish.


' Sial, jika kayak gini... hanya satu cara yang bisa gue lakukan untuk memenangkan pertandingan ini... kalau enggak rugi besar gue ' Pikir Daren, yang dimana dia langsung memulai rencana yang telah di persiapkan nya jika berada di situasi ini.... walaupun berisiko jika melakukan sedikit saja kesalahan.


Terlihat mobil Daren perlahan kecepatan nya bertambah dan bergeser ke arah depan mobil biru yang seperti nya ingin menyusul Daren, tapi sudah terlambat sekarang mobil Daren tepat berada di depan mobil biru tersebut.


Saat mobil biru itu akan pindah ke sisi lain, mobil Jay sudah berada tepat di samping mobil biru tersebut, yang dapat dilihat jika sekarang mobil biru terjepit antara mobil Daren, Jay dan juga tiang pemantul cahaya, hanya di belakang saja yang kosong.


Sebelum peserta pemilik mobil biru itu akan melakukan rencana nya, Daren sudah menambahkan kembali kecepatan mobil nya dan terlihat Daren sudah berada duluan di garis finish, diikuti oleh mobil Jay dan baru mobil biru tersebut, serta mobil perseta lainnya.


Terlihat Lisa, Kio, Syifa, dan dua orang lain nya berlari menuju ke mobil Daren yang masih melaju ke depan, yang di sebab kan kecepatan mobil nya yang baru di turunkan oleh Daren.


Sehingga saat melakukan pemberhentian mobil Daren berada jauh dari garis finish, dan tempat para peserta, panitia acara dan penonton berada.


" Sialan lo Daren, jauh amat tempat mobil lo berhenti!!...hah..hah...hah " Teriak Kio, yang berlari ke tempat Daren dengan di susul dengan yang lain nya.


Daren langsung terduduk di jalan setelah keluar dari mobil nya, dan terlihat wajah nya pucat serta tubuh nya terlihat gemetar sedikit karena adrenalin nya yang terpacu karena balapan tadi.


Plak!...


" Daren bodoh! " Teriak Lisa yang menampar pipi kanan Daren, setelah itu dia langsung memeluk tubuh pacar nya dengan erat sambil menangis di dalam pelukan tersebut.


" Gila lo Daren, hampir jantungan gue tadi lihat lo balapan kayak tadi " Ujar Arya, yang duduk di sebelah teman nya itu yang sedang berpelukan dengan Lisa.


Bruuum....


Terdengar suara mobil menuju ke arah tempat mereka, dan itu mobil Jay yang berhenti di belakang mobil Daren.


" Sialan lo Daren, gue pikir rencana yang lo buat itu gagal... untung aja berhasil......nih uang lo, gue ambil bagian gue 40% " Ucap Jay, yang menepatkan uang kemenangan Daren di depan wajah nya, langsung saja Daren mengambil uang tersebut.


" Thanks " Ucap Daren.


" Kalau kayak gini, lebih baik acara perayaan kemenangan kita di tunda aja deh " Ucap Niya, yang duduk di samping Arya.


" Eh... gue kesini kan mau makan... sia-sia dong perjuangan Daren untuk menang " Ujar Syifa, yang memanyunkan bibir nya.


" Syifa sayang, kamu enggak... " Sebelum Kio menyelesaikan menasihati pacar nya, Daren langsung memotong perkataan nya.


" Enggak masalah, gue udah baikan kok... di tambah gue mau minum-minum dan makan steak daging sapi sekarang " Ucap Daren, yang mulai berdiri dan meregangkan tubuh nya.


Dan akhirnya yang lainnya menyetujui ajakan Daren, dengan Syifa yang senang karena akan makan steak daging sapi, sedangkan Lisa ingin mengajak pacar nya untuk istirahat di rumah... yang pada akhirnya mengikuti kemauan pacar nya untuk melakukan perayaan.


" Jarang-jarang kan kamu ikutan perayaan kayak gini dengan yang lainnya, mana tau mungkin akan sulit bagi mu untuk ikut ke sini nanti nya saat papa mu pulang....mau kan? " Bujuk Daren, yang membuat Lisa tidak bisa menolak pacar nya itu.


*


*


*


*


*


" Kamu ingat enggak dengan apa yang kukatakan saat aku menerima mu sebagai pacar ku? " Tanya Lisa, yang tiba-tiba saja menanyakan hal tersebut kepada Daren, yang saat ini mereka sedang dalam perjalanan ke rumah Lisa.


" Hmm... kamu mengatakan aku akan setuju kamu jadi pacar mu jika kamu setia pada ku, jujur pada ku dan hanya aku satu-satu nya pacar dan juga istri mu itu yang kamu katakan, dan aku menerima nya " Jawab Daren, yang menggenggam telapak tangan kanan Lisa dan tangan lain nya di stir mobil.


" Bagus lah jika kamu ingat, aku harap kamu tidak berbohong kepada ku seperti yang kamu lakukan sebelum nya.... kamu tidak memberi tau ku mengenai apa rencana mu dengan Jay untuk perlombaan tadi... kamu tau aku takut saat mobil mu melaju sangat cepat..... " Daren hanya diam saja, dan tidak menyela apa yang ingin di katakan oleh Lisa kepada nya.


" Hiks... aku enggak mau kamu terluka....padahal sebelumnya saat aku menemani mu ikut balapan... hiks.. kamu enggak melakukan hal nekat kayak gitu... aku enggak mau terjadi hal buruk sama kamu... hiks.. " Keheningan yang melanda mereka berdua, dengan suara tangisan Lisa terdengar di dalam mobil.


Saat mereka sudah sampai di rumah Lisa, Deren langsung memeluk tubuh pacar nya itu.. serta mengelus punggung pacar nya untuk menenangkan nya.


" Maaf kan aku....yang penting aku enggak apa-apa kan sekarang... " Ucap Daren, setelah itu dia mengahapus air mata lisa.. kemudian mencium kening pacar nya dengan lembut.


Lisa hanya diam saja, dan mulai keluar dari mobil menuju ke dalam rumah nya tanpa mengucapkan selamat malam pada Daren, bahkan untuk mengucapkan satu kata cinta pun tidak dilakukan nya seperti yang biasa nya, jika Lisa akan berpamitan dengan Daren.


" Haah... " Daren hanya hela nafas dengan sifat pacar nya itu, walau begitu dia tidak peduli lagi dan langsung saja mengendarai mobil nya ke rumah nya.


' Besok Lisa juga enggak marah lagi, karena enggak mungkin dia bisa bertahan lama jika berjauhan dengan ku ' Batin Daren.


Ini bukan pertama kalinya mereka bertengkar seperti ini, dapat Daren pastikan.... diantara mereka berdua hanya Lisa yang tidak akan bisa berjauhan lama-lama dari nya.


Karena Lisa yang berpegang teguh dengan jatuh cinta itu hanya datang satu kali , dan hanya untuk satu orang saja, hingga...menikah dengan satu orang dan tidak akan dengan yang lainnya.


Yang bisa dikatakan, bagi Lisa hanya dengan Daren dia jatuh cinta, memiliki hubungan, dan akan menikah serta memiliki keluarga hanya dengan Daren.


...💟 BERSAMBUNG 🖤...


Jangan lupa dengan :


Vote ❤


Like 👍


Komentar 💬